
Bima terbangun ketika jam di ponselnya menunjukan jam 03 20 .
" Astagfirullah aladzim " kata Bima yang lalu beranjak dari atas ranjang dengan tubuh polos.. Lalu bergegas memunguti pakaiannya yang berserakan dilantai. Dan melihat tubuh polos Nur. Bima pun langsung menyelimuti tubuh gadis itu. Lalu bergegas keluar pintu.
Hatinya hancur karna rasa bersalah . Apalagi ia sudah merusak kehormatan gadis yang tak bersalah. Dengan bergegas Bima menuju kasir dan membayar tarif hotel. Lalu bergegas pergi dengan perasaan campur aduk.
" Ya Allah apa yang sudah kulakukan " kata Bima ketika sudah masuk kekamarnya. Ia pulang dengan naik taksi..Untung masih ada taxi di waktu dini hari.
" Ya Alah ya Rabb ampuni aku, apa yang terjadi dengan ku " tangis Bima .Yang sesenggukan di dalam kamar mandi.
Kenapa , ada apa dengan ku , ya allah setan mana yang masuk dalam diriku . Sampai aku tega melakukannya " guman Bima lirih . Merasa berdosa karna sudah berbuat tak senonoh. Dengan gadis yang tak ia kenal.
Bima terduduk lemas tak berdaya dilantai. Membayangkan raut wajah dan ibu dan kakak nya yang selama ini berjuang untuk sekolahnya. Terutama pada abang iparnya Ryan. Yang membuat Bima luar biasa kecewa . Kecewa pada dirinya sendiri. Yang tak bisa menjaga marwahnya. Sebagai lelaki yang baik.
" Ya Allah aku harus bagaimana. Bagaimana aku menghadapi kak May dan bang Ryan kalo mereka tahu. " kata Bima yang takut pada kesalahannya sendiri.
Lama Bima menangis Menangisi tentang kebodohannya. Yang pasti akan membuat keluargga nya malu. Karna sudah melakukan hal yang fatal.
...................................
Di sebuah kamar seorang gadis bangun . Dan sangat terkejut dengan apa yang terjadi. Ketika melihat tubuh polos nya.Tampa pakaian bawah.
Astagfirullah, apa yang terjadi. kenapa aku disini " kata Nur yang lalu mengambil roknya lalu dan **********. Lalu dengan cepat memakainya. Dan bergegas pergi
" Auw......sakit......" lirih Nur yang menangis keluar dari kamar penginapan. Dan ketika bagian resepsionis sepi. Nur pun bergegas pergi menuju jalan raya. Dengan terisak pelan.
" Ya Allah kenapa kau timpa kan musibah ini pada ku ya Rabb. Apa salahku ? " kata Nur dengan tubuh gemetar. Lalu bergegas menyetop taxi. Ketika ada taxi yang lewat.
Nur membayar taxi ketika sudah sampai Didepan kost nya. Lalu membuka kunci kamarnya dan bergegas masuk dan Lalu menutupnya.
" Ya Allah....aku wanita hina, aku sudah kotor " kata Nur lirih yang lalu masuk kamar mandi dan menangis pilu.
Nur tak menyangka akhir dari menghadiri acara tadi malam..Membuat kehormatannya di rengut secara paksa . Dan kini ia tak tahu harus berbuat apa.
" Umi abi, maafkan Nur , yang tak bisa menjaga diri hiks ....hiks .....hiks ......
Nur menangis sejadi jadinya. Membayangkan keluargganya ketika tahu dirinya sudah dinodai secara paksa. Dan tak tahu siapa yang melakukannya.
Tangan Nur bergetar , tubuhnya terguncang menangisi semua apa yang terjadi.Yang tampa ia sadari . Padahal seingatnya tadi malam ia hanya ingin pipis. Tapi kenapa ia sudah berada di kamar penginapan.
Nur pun menangis tersedu sedu. Siapa yang tega melakukannya ?" ya Allah. siapa dia dan kenapa harus aku " kata Nur lirih.
__ADS_1
Nur pun lalu menggosok tubuhnya sampai kemerahan. Walau terasa perih namun nur tak peduli . Ia merasa sudah jadi wanita kotor.
................................
" Nur ....Nur....... bangun Nur....... kenapa begini " kata Amel. Yang mendapati sahabat semasa SMA nya itu. Terkulai pingsan di lantai kamar mandi. Dengan mata merah dan sembab
" Ada apa dengan mu Nur " kata Amel yang menggosok tubuh Nur dengan minyak gosok setelah membantu Nur keluar dari kamar mandi dan membaringkannya di atas tempat tidur.
Hiks.....hiks.......hiks......
Nur tak menjawab tapi malah makin menangis. Lalu memeluk Amel
" Nur menangis lah sepuas mu, lalu setelah itu tenang lah . Ceritakan padaku apa yang terjadi " kata Amel yang memeluk tubuh sahabat karibnya itu.
" Aku.....aku.......hiks ....hiks......hiks.....
Nur tak bisa berkata kata. Tangisnya terdengar pilu. Membuat Amel bingung menduga duga apa yang terjadi sebenarnya.
" Sudah Nur ..... sudah ......sekarang menangis lah sampai puas dulu. Ngak apa apa kok nanti ceritanya belakangan " kata Amel yang tak mau memaksa. Apalagi melihat kondisi Nur yang membuatnya tak tega.
Nur pun menangis sepuas nya sampai ia tertidur pulas. Amel hanya bisa menyelimuti temannya itu. Lalu membelikan makanan untuk Nur sebelum berangkat kuliah.
Lalu Amel pun berangkat kuliah seorang diri. Sambil memikirkan Nur sahabatnya itu.
" Mudahan kau baik baik saja Nur " kata Amel . Yang turun dari motornya . Ketika sudah sampai di halaman kampus.
Sedangkan Bima baru saja selesai merapikan buku bukunya. Setelah subuhan dan sarapan Bima sempat mengerjakan tugas tugas kuliah Lalu bersiap untuk pergi kekampus.
" Bim, yadi malam kami nyariin lho. Lho kemana " tanya Andra.
Bima tak menjawab ia terdiam sesaat. Karna tak mungkin menceritakan hal yang terjadi tadi malam pada dua sahabatnya itu.
" Aku tadi malam tidur di penginapan karna ngak kuat lagi untuk pulang " kata Bima tergagap.
" Lho ngak sama si Caca perempuan gila itu kan " tanya Andra penuh selidik menatap Bima.
" Oh tidak memangnya kenapa ?" aku ngak sama dia " kata Bima. Tapi dengan Nur kata hati Bima dalam hati.
" Alhamduliliah . Bim, kamu tahu ngak, minuman yang Caca beri sama kamu di bubuhi obat perangsang sama dia. tuh perempuan gila tahu ngak " dumel Andra.
" Apa.....apa.... obat perangsang, maksudnya obat perangsang.apa dra " tanya Bima kaget.
__ADS_1
" Obat buat melaku kan gini " kata Amin yang datang sambil memperagakan tangan untuk orang dewasa.
Deg.......
Bima pun menelan salivanya . Dengan hati bergemuruh. Mengingat apa yang terjadi semalam dengannya.
" Apa kau masih pusing?" kalo masih pusing mending ngak kuliah dulu . Istrirahat aja biar nanti kira absen kan dan kasih catatan " kata Amin.
" Tapi aku sudah merasa baikan kok , rada mendingan . Cuma pusing sedikit " kata Bima memberi alasan.
" Ya sudah sana berangkat , aku lagi nungguin wandi " kata Andra.
" Ya sudah bro kita duluan " kata Amin .
" Duluan ya dra " kata Bima .Lalu berjalan menuju pintu keluar kost . Dan ke parkiran motor untuk mengambil motornya.
" Ya hati hati " kata Andra.
Bima pun membawa motornya menuju kampus. Dengan perasaan galau dan campur aduk. Memikirkan Nur gadis yang sudah ia hancurkan kehormatannya..
" Min aku ke perpus sebentar ya mengembalikan buku " kata Bima ketika berjalan di lorong kampus.
" Ya sudah aku kekelas duluan " kata Amin.
" Ya min " kata Bima. Yang bergegas menuju perpus. Sambil mata nya mencari cari Nur.
" Apa dia ngak kuliah " kata Bima dalam hati Sambil melewati kelas Nur.
" Hai Bim " sapa Caca ketika keduanya bertemu di depan kelas Nur.
" Eh ....Caca assalamualaikum " sapa Bima.
" Walaikum salam ganteng " jawab Caca kemayu sambil tersenyum manis.Sedangkan Bima membuang muka ke arah lain.Lalu bertanya pada siswi lain yang lewat.
" Hei .... maaf apa Nur masuk kuliah ? " tanya Bima yang menanyakan Nur.
" Kamu nyari Nur Bim , ya ampun...... kiyut banget sih mbok nanya aja sama aku " kata Caca
" Nur ngak masuk kuliah, dia sakit " jawab Amel yang menatap heran Bima yang menanyakan sahabatnya itu.
" Ya sudah maaf . permisi " kata Bima bergegas pergi dari tempat itu. Karna tak mau melayani Caca yang terlihat genit padanya.
__ADS_1