
Maya ,Desi dan Vani langsung menjemput anak anak nya kesekolah. Mereka hanya membawa satu mobil. Yang tak lain mobil milik Maya. Namun cukup untuk ngumpul bareng.
"Mah kita beli es krim dulu ya sebelum pulang dan jajan juga " rengek Queen manja.
" Iya sayang sekarang masuk mobil anak laki laki dibelakang semua ya " kata Maya. Ketika anak anaknya sudah berkumpul.
" Ngak aku depan " tolak Tan. Yang lebih dulu masuk ke mobil Alphard hitam yang menunggu.
Maya pun hanya bisa membuang nafas kasar Dan mengandeng putri bungsunya.Menuju mobil.
" Bang Aska didepan sama Tan biar Rey sama Kelvin dan Juna. dibelakang ya, Via sama Amara ditengah ya. sama Queen dan mamah." kata Maya.
" Ya tante " kata Kelvin yang lalu mengandeng juna putra bungsu Didi.Lalu masuk mobil. Setelah semuanya masuk
Jhon pun lalu membawa mobil menuju kedai es krim. Dan juga Warung bakso untuk membiarkan istri majikannya itu bersenang senang.Bersama anak anaknya.Tugasnya cuma menjaga dan mengawasi.
"'Wah aku mau yang ini mah " kata Rey yang lalu duduk lesehan mengambil sebungkus rempeyek.
" Rey suka peyek besok kalo nenek kesini biar mamah pesan bawakan yang banyak ya sayang " kata Maya.
" Aku juga mau May " celutuk Vani.
" Dih yang ditawari siapa yang pengen siapa " sindir Desi .
" Lah kan mumpung Maya pesan . Ya nanti ta bayar lah " kata Vani melirik Desi.
" Aji mumpung kan mah, kan tante yang beli " kata Via.
" Tuh anak lho juga sama ya " kata Desi menyindir lagi.
" Hahaha......sudah nanti kalo ibu kesini gue kasih ngak pake bayar. Desi juga dapat kok " kata Maya santai. Karna baru tahu anaknya suku rempeyek seperti Bima adiknya.
" Wah makasih May, Mudahan sehat sekeluarga slalu " kata Desi senang.
" Hadeh yang juga aji mumpung tadi nyindir . giliran dikasih juga mau " kata Vani balik menyindir Desi.
" Iya lah kan ngak menolak Van , lagian gratis paling enak " kata Desi yang tergelak.
" Cih.........lebay " kata Vani.
Membuat Maya tersenyum melihat polah kedua temannya itu.
" Bang nanti baksonya yang satu kasih kan sopir saya ya bang. minumnya es jeruk ya bang. tuh orangnya di mobil " kata Maya pada penjual bakso. Yang membawa 6 mangkok bakso panas.
" Iya mba " kata si abang tukang bakso.Lalu kembali mengambil bakso lagi.
" Kenapa ngak gabung sini aja sih mah " kata Aska.
__ADS_1
" Sana bang Aska yang ajak turun, tadi sudah mamah tawarin ngak mau. Mungkin om Jhon malu .Mungkin sama bang .Aska mau " kata Maya.Yang tahu pasti Jhon merasa ngak nyaman dengan teman temannya.
" Iya mah " kata Aska yang lalu beranjak dari tempat duduknya . Lalu menghampiri mobil .Dan menyuruh Jhon untuk turun.
Awalnya Jhon menolak. Namun karna Aska memaksa Jhon. Akhirnya Jhon pun mau tapi mencari meja sendiri. Yang akhirnya ditemani semua anak laki laki. Maya hanya tersenyum melihat putranya itu cukup ramah dengan para pengawal sang ayah. Karna Aska cukup akrab dengan semua anak buah sang papah dari sejak kecil.
" Aska terlihat dewasa ya May, walau masih kecil " kata Desi. Seraya melihat putra pertama Maya.
" Iya May, dan adik adiknya cukup patuh dan menurut " kata Vani.
" Ya memang harus begitu Des, Van Toh dia dituakan karna dia anak sulung dan kakak tertua. .Dan dia memang harus bisa membimbing adik adiknya ." kata Maya Yang bangga putra pertamanya itu cukup pintar dan juga baik.
Slama ini Maya tak pernah pilih kasih dengan anak anaknya .Begitu juga Ryan yang tak pernah membanding bandingkan putra mereka. Agar mereka bisa saling menyayangi satu sama lain. Dan juga saling menghargai yang lebih tua .Terutama pada sang kakak.
" Habis ini kemana May " tanya Desi.
" Belanja dulu , mau beli jajanan di toko cemilan. Stok dirumah sudah hampir habis Des" Kata Maya.
" Wah kebetulan Gue juga mau beli jajanan buat anak anak May " kata Vani.
" Ya sudah aku juga nanti biar ngak repot " kata Desi. Yang memang jajanan dan susu anak anaknya hampir habis.
....................................
Aska mengambil beberapa susu dan kacang coklat untuk cemilannya. Begitu juga dengan Tan dan Rey. Yang memilih makanan cemilan kesukaan masing masing.
" Nih coklat almond " kata Queen yang masukan beberapa toples coklat kacang almond yang membuat Tan terbelalak.
" Emang habis segitu banyak " tanya Tan.
" Kan awet , Queen bisa bawa juga kesekolah buat bekal " kata Queen santai.
" Nanti abang Tan boleh minta ya " kata Tan .
" Abang ambil aja sendiri tuh banyak , bang Aska aja ngambil tuh sama bang Rey " kata Queen menunjuk Aska dan Rey yang sedang mengambil toples coklat.
Tan pun buru-buru mengambil satu toples coklat almond . Sedangkan Rey dapat dua toples sama dengan Aska.
" Yah tinggal satu " kata Tan sambil memeluk toplesnya
" Hehehe.......salah sendiri telat tuh minta sama de Win sana " kata Rey tertawa. Karna Tan hanya dapat satu toples saja.
Tan pun lalu menghampiri sang adik yang memborong 5 toples sekaligus .
" De cuma dapat satu , bagi satu dong " kata Tan berharap adiknya itu mau berbagi.
" Ngak itu juga kurang " kata Queen cuek.
__ADS_1
Aska yang melihat Tan yang merayu Queen pun. Lalu menanyakan pemilik toko untuk minta 1 stoples lagi Agar tak iri karena Aska dan Rey dapat 2 toples masing masing orang.
" Oh stoknya habis de, ini tinggal satu toples saja mau " kata pelayan toko.
" Ya mba ngak masalah " kata Aska yang lalu mengambilnya dan memberikannya pada Tan.
" Tan ini, jangan ganggu punya ade " kata Aska yang tahu ade bungsunya itu kadang rewel bila di ganggu.
" Tuh sudah dikasih abang , punya ku buat stock " kata Queen.
" Trimakasih bang " kata Tan tersenyum .
" Sama sama " kata Aska yang lalu kembali mengambil keranjang belanjanya yang ditunggui Rey.
" Tan kalah cepat, untung masih ada ya bang " kata Rey. pada sang kakak.
" Iya untung masih ada, ayo cari yang lain " kata Aska pada Rey .
Keduanya pun menyusuri setiap lorong jajanan. Yang lalu diikuti Tan. Rey memang dekat dengan Aska. karna ada kesamaan diantara keduanya .Sedangkan Tan lebih dekat ke Queen. walau kadang sedikit usil.
" Bang tungguin " kata Tan yang lalu menghampiri Rey dan Aska.
" Ade mana?" kata Aska bertanya.
" Lagi sama Via disana " tunjuk Tan.
" Ya sudah ayo " kata Aska yang lalu memilih cemilan yang lain.
Ketika selesai memilih Queen pun mendorong. Keranjangnya yang penuh mendekati sang mamah. Yang sedang memilih milih Coklat batangan.
" Ya ampun May, anak gadis lho badannya kecil keranjang belanjaannya penuh banget " kata Desi kaget. Melihat isi belanjaan si bungsu dari empat bersaudara itu.
" Hadeh pantasan bapanya kerja keras anaknya aja makanan banyak segitu " kata Vani.
Sedang Maya hanya tersenyum lalu menyuruh pelayan kasir membungkusnya karna itu memang pilihan si bungsu. Jadi mereka bebas memilih.
" Ini bu, totalnya 3 juta " kata pelayan kasir.
Membuat Mata Desi dan Vani terbelalak melihat jajanan anak ratu kecil Lee itu.
" Nanti bayarnya ditotal sekalian ya mba " kata Maya.
" Baik bu " kata pelayan kasir itu ramah. Yang mengenal Maya pelangan tetap di toko itu.
Jajanan Queen yang lumayan menguras kantong.Aku juga mau oey......tapi mehong mehong
__ADS_1
.