
Siang ini Maya baru saja selesai menyusui Aska. Ketika Ryan menelponnya.Bahwa Ryan mengatakan ia akan pulang malam.
" Maya ngak usah nunggu abang ya " kata Ryan di telpon.
" Iya bang , bang Ryan hati hati ya. Kalo kemalaman ngak usah pulang ginap aja dulu hotel " kata Maya.Yang tak mau calon suaminya itu kelelahan.
" Iya May, titip cium buat Aska ya " kata Ryan pada Maya.
" Ya bang, nanti Maya cium yang lama buat abang " kata Maya terkekeh.
Tawa Maya yang terkekeh Membuat Ryan rindu dengan wanita yang ia cintai itu.Walau Maya seorang calon janda. Namun ia berbeda dari wanita lain .Entah kenapa ada daya tarik sendiri bagi Ryan.Setelah memutuskan hubungan telponnya Ryan pun lalu keluar bersama Alex asisten nya. Menuju kantor sepupunya.
...........................
Disisi lain Desi sedang sibuk menyiapkan dirinya dan Clara.Karna mereka berdua akan menghadiri rapat
" Sudah siap Des" kata Clara.
" Sudah ra " kata Desi.Yang sudah siap berdiri.
" Ayo Des, Clara cepat " kata pa Beni .Atasan keduanya dari bagian produk
" Iya pa " kata Clara dan Desi bersamaan dan bergegas mengikuti pa Beni dari belakang.
Ketiganya berjalan keruang rapat. Dan setelah masuk disana sudah berkumpul. Wakil wakil dari departemen lain.Yang sedang menunggu ceo mereka .Yang akan hadir hari ini. Karna untuk rapat penting .Peluncuran produk perusahaan yang baru.
Semua staf pun duduk dikursi masing masing menunggu bos yang ditunggu.
" Rapat akan di mulai Presdir sudah tiba dan menuju kesini " kata pa Sandy. Dari bagian keuangan atasan Maya.
Semua orang pun berdiri menyambut Presdir mereka. Yang masuk keruang rapat bersama beberapa beberapa pengawalnya.Yang menunggu di depan pintu.
" Siang semuanya " kata Ceo muda itu memberi salam.
" Siang presdir " sahut para karyawan bersamaan.
Lalu pria yang terlihat tampan itu pun duduk tenang dikursinya.Yang membuat beberapa karyawannya berbisik bisik melihat ketampanan presdir muda itu
" Ok kita mulai ,sambil menunggu relasi bisnis kita. Maka aku persilahkan kalian lebih dahulu mempresentasikan hasil kerja kalian " Kata presdir muda itu tersenyum.
" Astaga Des, dia masih muda dan sempurna banget " bisik Clara .
" Gila gue pikir sudah tua , nyatanya cogan dan keren oey " bisik Desi.
" Iya Des, kalo gitu mah, jadi istri kedua juga mau gue " kata Clara.
" Ih.... ngawur " kata Desi.
__ADS_1
" Des, Clara jangan berisik" kata Pa Beni mengingatkan.
Presdir muda Tuan Frans Antony Gee.
" Iya pa " kata Clara dan Desi .Yang duduk disebelah pa Beni.
Lalu Clara dan Desi pun hanya saling lihat.
memberi kode untuk saling menutup mulut.
Persentasi pun berjalan lancar dari staf keuangan yang di laporkan Dita. Lalu berlanjut dari bagian lain.Sampai akhirnya bagian Desi yang di presentasikan oleh Clara.
Clara pun maju kedepan untuk menjelaskan hasilnya. Namun tiba tiba
" Presdir tuan Lee sudah tiba " kata asisten tuan Gee yang berdiri di depan pintu.
" Ok suruh masuk dan kau lanjutkan " kata tuan Gee pada Clara.
" Baik presdir "Kata Clara yang gugup.
Clara pun melanjutkan tugasnya. Untuk menjelaskan sedetail mungkin produk yang mereka rancang. Sampai akhirnya.
" Apa aku menganggu " kata suara bariton yang baru masuk.
" Nothing....masuk lah dan silahkan duduk " kata Presdir Gee.
" Des, awas tuh liur mu menetes " kata pa Beni yang melihat Desi melongo sambil ternganga.
" Cih pa Beni , ngak bisa lihat orang senang " dumel Desi.
" Punya orang Des, tahu diri " bisik pa Beni.
" Ngak masalahkan pa ,kalo cuma ikut mengangumi saja " kata Desi manyun.
" Terserah deh " kata pa Beni yang juga melihat pada wanita staf lain terpukau dengan dua mahluk tuhan yang sempurna didepan mereka.Bagaimana tidak jarang jarang mereka bisa melihat pria tampan. Yang duduk tenang didepan mereka.
" Ya ampun ganteng banget " bisik salah Satu karyawan wanita.
" Iya itu mah bisa di kurung dikamar aja untuk dipandangi " kata staf lain.
" Gue mah juga mau jadi istri keempatnya " kata yang lain lagi.
"Dih, jadi simpanan aja susah mau jadi istri keempat " cibir yang lain.
" shut....." kata yang lain menegur.
__ADS_1
Tuan muda Ryan Aksara Lee
Bisik bisik para karyawan pun terhenti. ketika Clara selesai menjelaskan.Lalu dilanjutkan dengan staf bagian lain.
Ryan yang duduk santai bersama Frans tersenyum .Ketika melihat proses dan persentasi para karyawan yang akan membuatnya bekerja sama dengan perusahaan sepupunya itu.
" Bagaimana tuan Lee " tanya tuan Gee muda.
" Sangat bagus Gee, dan aku ingin melihat produk nya langsung nanti " kata tuan Lee panggilan Ryan dikalangan bisnis.
" Ok ngak masalah " kata Frans tersenyum manis. Yang membuat para wanita disekelilingnya yang melihat meleleh.
" Ya ampun meleleh hati gue" kata Clara yang terpesona.
" Iya ra, tapi ngak bisa dimiliki cuma cukup dipandang dari jauh " kata Desi. Yang juga ikut terpesona dengan Dua pria tampan itu.
" Yah, ngak masalah Des , buat nemani dalam mimpi doang " kata Clara.
...............................
Sedang disisi lain Maya sedang duduk memangku Aksa.
" Ih dia sangat lucu non" kata bi Marni yang mengantar jus untuk Maya.
" Iya bi Marni, dia makin lucu dan mengemaskan Dan juga tambah berisi " kata bu Risma yang membawakan kue basah. Buatan bu Risma dan Bi Marni.
" Itu pasti bu orang nyusunya aja kuat banget" Kata Maya tersenyum.
" Iya non, tuan muda pasti kangen banget melihat tuh pipi tambah bulat " kata bi marni.
" Hahaha....Iya bi , Tadi aja nyuruh minta di cium " kata Maya tertawa.
" Pasti lah non, bibi aja gemas lihatnya Aska kalo tersenyum " kata bi Marni.
" Apa bi Marni belum punya cucu " tanya bu Risma .
" Belum bu., anak saya laki laki dua duanya tapi sibuk kerja Pada belum mau menikah .Katanya masih ingin menikmati kerjaannya " kata bi Marni.
" O begitu ya bi, Tapi memang anak perempuan beda pemikirannya sama laki laki ya bi " kata bu Risma.
" Iya bu " kata bi Marni .Sambil mereka menikmati kue basah buatan sendiri.
Maya hanya tersenyum mendengar obrolan bi Marni dan ibunya.Seseksli ia menjawab. dan memberi masukan. Dan juga tertawa ketika bi Marni menceritakan tentang pengelaman lucunya.
Kini Maya merasa bahagia bersama anaknya.Maya tak menyangka ia bisa hidup tenang di Villa bersama Aska putranya. Walau belum bisa melupakan Bayu sepenuhnya .Namun Maya berusaha
__ADS_1
membuka lembaran baru. untuk dirinya.Agar bisa hidup.lebih baik lagi. Setelah bercerai dengan Bayu nanti.
Maya takan bisa menghapus kenangan pahitnya.Namun ia sudah mengikhlaskan semuanya.Semua apa yang telah terjadi. Agar bisa hidup tenang bersama Aska. Walau Aska anak dari Bayu .Pria yang membuat Maya sakit hati. Dan sempat membuatnya trauma dan tertekan. Karna perasaan cintanya yang tulus tapi di khianati.