
Maya menghilang di balik pintu.Setelah Jhon mengendong Rey. Dan membawanya keluar dari ruangan. Sedangkan Ryan melanjutkan meeting. Cukup lama mereka membahas kerjasama itu. Sampai akhirnya selesai tempat Jam 4 sore.
" Baiklah tuan Lee trimakasih atas kerja samanya " kata Pa Altaf lega .Setelah Ryan menanda tangani surat kontrak kerjasama.
"'Sama sama, kami berharap semuanya berjalan baik. " kata Ryan
"'Ya tuan kami akan bekerja sebaik mungkin karna tuan sudah percaya pada kami " kata Pa Altaf. Yang memang terlihat agamis.
" Itu harus. pa , karna kami ingin relasi kami juga sukses " kata Ryan.
" Oh ya maaf sebelumnya tuan Lee, apa istri anda seorang muslim. Maksud saya tuan Lee
seorang muslim." kata Pa Altaf bertanya.
" Iya benar, saya menjadi mualaf sebelum menikah. Istri saya yang membimbing saya sejak mengenalnya. Saya jatuh cinta padanya " kata Ryan jujur.
" Alhamduliliah anda mendapatkan hidayah. Dan punya istri yang baik dan juga cantik .Dan sepertinya juga penyayang " kata Altaf memuji
" Trimakasih pa Altaf, Dia memang wanita yang baik dan sempurna. Dia satu satunya wanita yang berhati lembut yang menarik perhatian saya " kata Ryan tersenyum.
" Syukurlah jadi tuan lee punya putra tiga orang " kata pa Altaf .
" Empat yang terakhir perempuan . Mereka kembar tiga " kata Ryan santai
" Masyaallah. luar biasa tuan Lee. Sudah punya 4 orang anak rupanya. Saya baru saja 1 orang itu pun cukup rewel sedikit " kata pa Altaf tersenyum.
" Ya mungkin besok bisa nambah lagi pa, kalo bisnisnya berjalan lancar " kata Ryan tersenyum.
":Insyaallah tuan Lee semoga semuanya berjalan lancar, dan ini asisten saya Bram masih lajang. Kalo Toni sudah menikah bulan lalu. Apa pa Alex dan pa Didi juga sudah punya putra atau putri " kata Pa Altaf lagi.
" Saya sudah punya putra dan putri pa" kata Alex tersenyum bangga.
" Kalo saya putri dan putra pa Altaf. mereka seumuran putra tuan Lee " kata Didi.
__ADS_1
" Masyaallah..... wah rupanya , orang orang sukses itu hidup bahagia juga. Kadang banyak yang sukses tapi keluargganya berantakan tuan Lee " kata Pa Altaf.
" Itu tergantung bagaimana kita menyikapinya pa, Untungnya saya punya istri yang sabar dan juga sayang dengan anak anaknya. Jadi tak ada masalah " kata Ryan bangga. karna Maya memang keibuan dan juga penyayang.
" Ya pa, saya salut sama tuan Lee .Saya pikir anda masih melajang . Rupanya banyak rumor yang menyimpang . Tak sesuai dengan kenyataan yang saya dengar dan saya lihat " Kata pa Altaf jujur. Karna selama ini ia mendengar Tuan Lee adalah seorang Casanova. Dan juga sombong tapi faktanya berbeda .Ketika dia bertemu langsung. Dan melihat sendiri kehidupan pribadi partner bisnisnya itu.
Ryan hanya tersenyum. Karna memang banyak rumor kehidupannya dimasa lalu .Yang masih menjadi momok gosip dan pembicaraan setiap orang yang pernah mengenalnya. Dan untungnya .Maya tak terpengaruh sedikit pun apalagi percaya.
Karna memang sejak dari awal Ryan sudah jujur pada Maya tentang siapa dirinya. Jadi kini ia bisa bernafas lega. Bisa hidup normal dan bahagia bersama istri dan anak anaknya.
Setelah meeting selesai . Bram dan Toni pun pulang .bersama. Hari ini mereka puas mendapatkan bonus gaji dari sang bos atas kerja sama mereka bisa menyakinkan tuan Lee.Yang sangat susah untuk ditemui.
" Bram kenapa diam aja " kata Toni ketika keduanya sudah dimobil.
" Aku ngak nyangka. Ton, Maya itu istrinya tuan Lee. pantas saja ia bercerai dengan kak Bayu untuk mengejar pengusaha tajir " kata Bram.
" Masa sih Bram kok gitu. Tapi yang kulihat Maya ngak seperti itu. Dia baik dan tidak sombong. Kalo masalah dengan kak Bayu kita ngak perlu langsung menyimpulkan bahwa Maya matre kan. Karna mendengar Tuan Lee bercerita dia memuji muji Maya. Dan menurut ku mungkin dia ada masalah. Antara mereka berdua itulah kenapa mereka bercerai. " kata Toni memberi alasan.
" Itu mah , sudah nasip lho Bram. Berarti jodohmu memang si Mila. Jadi terima aja jodoh lho dia. Dari pada jadi perebut istri orang " kata Toni.
" Ya Ton, tahu diri gue.......Sudah nasip ku begini. Andai sejak awal gue.jujur. Ngak mungkin dia lepas dari genggaman gue" kata Bram yang nelangsa memikirkan gadis pujaannya itu.
" Sudah ngak usah diingat. cepat nikah dan bikin anak. Biar bisa besanan tuh sama Maya. Apalagi anak anaknya pewaris kekayaan tuan Lee " kata Toni mengoda Bram yang jomlo.
" Hadeh.....lho Ton, mentang mentang sudah punya bini, senang banget tertawa diatas penderitaan teman " kata Bram kesal .Lalu melengos melihat keluar jendela.
" Hahaha .........baper ni yee, kasihan ...." ledek Toni terkekeh.
" Puaskan dirimu meledek gue Ton, dari pada nanti muka tuh masam karna nggak dapat jatah. " kata Bram membalas.
" Ck.........tahu aja lho bro. Memang dibawah lagi palang merah tapikan masih bisa dipake yang atas " kata Toni mencibir.
" Cih.........tapi tetap kekamar mandi kan toh bertelur nya " ledek Bram.
__ADS_1
" Halah lho aja masih belum tahu rasanya Bram " kata Toni sewot.
" Santai bro. Kan sebulan lagi juga sudah bisa cetak gol, jadi santai ngak perlu pusing. Kata Bram tak mau kalah.
" Masa iya, hati hati nanti pas lagi bercinta Mila ke sebut nama Maya. Ambyar tuh malam.pertama " cibir Toni.
" Cih .....ngak bakal gue kan ngak ngelantur kaya lho Ton , yang salah sebut nama " kata Bram terkekeh. Mengingat Toni yang salah sebut nama kekasihnya. Ketika sedang bikin adonan di malam pengantin.
Hahaha...........tawa Bram
" Lho mau membalas nih rupanya " kata Toni
" Ngak cuma mengingatkan makanya jangan punya banyak pacar sampai lupa. istri di kira mantan." kata Bram terkekeh.
" Sialan lho Bram " maki Toni mengumpat.
" Hahaha ......lho yang mulai kok sewot makanya jangan mulai " kata Bram tergelak
Karna berhasil membuat temannya itu mati kuru .Karna kalah berdebat. Kadang Bram banyak mengalah. Tapi ada saatnya kadang ia harus balik menyerang.
Keduanya pun sampai di komplek perumahan yang cukup mahal. Toni dan Bram memang bertetangga karna membeli rumah satu komplek. Dan keduanya bersahabat sejak dari bangku kuliah. Dan juga dapat pekerjaan satu kantor yang membuat mereka jadi akrab. Hingga sepakat membeli rumah yang berdekatan.
Sedangkan Maya bersantai dikamar.Sambil menonton film drama korea disofa. Ketika tiba tiba pintu kamar terbuka.
Ceklek..
" Bang " kata Maya yang ketika melihat suaminya itu masuk kamar. Dan kembali menutupnya .
" Lagi apa " tanya Ryan yang mendekati istrinya itu lalu langsung mengecup bibirnya.
" Ish abang entar ada yang masuk " kata Maya.
" Sudah abang kunci , aman " kata Ryan yang langsung mengendong Maya dari sofa menuju tempat tidur keduanya. Yang membuat Maya kaget . Namun tak bisa berbuat apapun. Karna tahu apa yang bakal terjadi.
__ADS_1