Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 231 Tetap Berangkat.


__ADS_3

Bima gelisah menunggu didepan klinik .Ia merasa bersalah tak menemani Nur pulang. Apa lagi sebelum pingsan Nur mengatakan jangan meninggalkannya.


" Pasien sudah sadar mas, dia mencari suaminya " kata seorang perawat .


" Temui Nur nak, tenangkan dia " kata Bu Lastri. pada anak lelakinya itu.


" Ya bu " kata Bima yang hendak melangkah.


" Bima tenangkan dia dulu. jangan kau tanya macam macam " kata Maya pada Bima.


" Ya kak " kata Bima. Yang lalu melangkah masuk menuju ruang dimana Nur berada.


" Aby " kata Nur yang hendak bangun ketika Bima masuk.


Bima pun langsung menghampiri ranjang Nur dan memeluk Istrinya itu


" Maaf kan Aby yang tak bisa menjaga mu " kata Bima yang lalu menciumi wajah Nur.


" Hiks.....hiks .......Nur yang salah by, maaf kan Nur " kata Nur terisak.


" Ayo kita pergi ke Dubai by, Nur ikut Nur nggak mau ditinggal " kata Nur menangis memeluk Bima dengan erat.


"- Ayo by...... kita pergi " kata Nur menangis tersedu sedu dipelukan suaminya itu. Seakan akan takut dipisahkan.


" Iya kita akan pergi " kata Bima . Yang lalu mengendong istrinya itu dari tempat tidur. Menuju luar ruangan. Dengan baju pasien yang masih melekat di tubuh Nur.


Sedangkan Maya mengurus administrasi Nur.


" Sekarang kondisi nya cukup baik. Tapi lebih baik lagi bawa kerumah sakit .Agar bisa melihat konsisi bayinya " kata Dokter yang menangani Nur di klinik dekat bandara.


" Baik dok trimakasih " kata Maya. Yang lalu membayar semuanya.


Lalu setelah itu Maya keluar. Menemui Bima dan Nur Juga Ibu dan anak anaknya.


" Apa kita tunda saja keberangkatan nya Bim " kata Maya.


" Ngak kak. Kami berangkat saja " kata Nur lirih

__ADS_1


":Trimakasih kakak dan ibu sudah mengantar kami " kata Nur terlihat sedih. Dan juga baru tahu keluarga Bima mengantar mereka ke bandara.


" Apa kau yakin nak, Tapi kondisi mu belum memungkinkan " kata Bu Lastri sambil memperbaiki selimut Nur.


" Maaf kan Nur bu, mengecewakan ibu. Tapi kami tetap akan berangkat dan lagi tiket nya mahal sayang terbuang " kata Nur.


" Tapi kesehatan mu lebih penting Nur " kata Maya.


" Iya kak, tapi Nur ngak mau di tinggal suami Nur " kata Nur kembali terisak .Yang membuat semua orang iba. termasuk Jhon dan Kim yang mengawal nona muda nya.


" Baiklah kalo itu keputusannya. Besok ibu dan kak May akan kesana menyusul kalian " kata Maya yang mengkhawatirkan kondisi adik iparnya itu. Walaupun ia baru mengenal Nur .Tapi Maya tahu gadis itu berhati lembut.


" Asyik...........kita ke Dubai.......ye ye..... teriak Queen senang yang membuat semua orang kaget karna teriakannya. Padahal dalam suasana haru.


" Yah ...kau ini de, bikin kaget saja. aunty lagi sakit tuh " kata Tan . Yang biasa menjadi lawan bagi ratu Lee itu.


" Sudan setengah jam lagi mereka harus berangkat nona . Ayo Bim waktunya ceking " kata Jhon.


" Baik bang " kata Bima .Yang lalu langsung mengendong Nur kemobil. Diikuti para krucil dan juga kakaknya dan bu Lastri.


" Jaga Nur disana ya Bim " kata sang ibu memeluk putranya itu . Walau berat untuk melepasnya.


Begitu juga Nur yang duduk dikursi roda yang berpamitan dan memeluk mertuanya.Dan juga Maya kakak iparnya yang baru ia kenal.


" Jaga diri disana ya nak " kata bu Lastri.


" Ya bu, ya kak .kami akan baik baik saja. Trimakasih sudah mengantar kami kata Nur pelan .


" Ya de, nanti kami akan menyusul kalian..Bim setelah sampai langsung cek up ke dokter ya. Kakak takut ada apa apa dengan kandungannya " kata Maya.


" Ya kak " kata Bima. Yang memeluk sang kakak dan lalu mencium semua keponakan


Tak lama mereka berpamitan. Bima pun langsung ceking diantar Kim . Yang sempat menyewa kursi roda di bandara. Setelah masuk kedalam pesawat. Kim pun pamit. Dan mengatakan pada Bima. Akan ada Lim dan sopir yang akan menjemput mereka nanti.


...............................


Sedangkan di sisi lain Salman mencari cari taxi. Yang membawa Nur dan langsung mengecek perusahaan taxi . Karna Salman masih mengingat jelas no plat taxi yang membawa Nur. Walau terlihat dari jauh.

__ADS_1


" Sebentar mas, sopirnya masih dalam perjalanan menuju kemari. Apa ada masalah mas dengan sopir kami " kata manajer perusahaan taxi itu.


" Tidak pa, cuma saya ingin memastikan keadaan adik saya yang naik taxi tersebut dalam kondisi yang tidak baik " kata Salman.


" Baik tunggu saja sebentar lagi beliau datang " kata Manajer itu.Yang sudah menghubungi sopir yang dimaksud.


Salman pun menunggu dengan sabar sampai si sopir datang . Dan menemui Salman di ruangan sang bos.


" Pa udin ini Mas Salman dia kakak dari penumpang yang bapa antar . Dia ingin bertanya sesuatu pada bapak " kata Manajer tersebut.


" Ya pa adik saya dalam kondisi tidak baik ketika naik taxi bapak . Bapak mengantarnya kemana ? " tanya Salman penuh selidik .


" Maksud mas wanita muda yang cantik yang menumpang taxi saya ke bandara " kata sopir taxi bertanya.


" Iya pa , kemana bapak mengantarnya. kondisinya tidak baik " kata Salman.


" Dia meminta saya mengantarnya ke bandara mas. Tadinya dia minta turun di terminal. Tapi ia meminta saya untuk mengantarnya ke bandara saja. Saya menawarkannya Untuk kerumah sakit tapi ia menolak. Katanya ia ingin menemui suaminya yang mau pergi jauh . Dan takut tak bisa bertemu " kata Sopir itu bercerita .


" Lalu dia membayar saya. Dan turun tergesa gesa di penembangan luar negri . Padahal sepertinya ia mengalami pendarahan serius. dia menangis mas. membuat saya ngak tega. Dan saya langsung pergi . Takut saya dituduh macam macam. Maaf mas saya ngak ngapain ngapain kok cuma membantu adik mas " kata Sopir itu terlihat takut.


" Trimakasih pa, saya percaya sama bapak . trimakasih infomasinya. Saya hanya memastikan ia dimana. Agar saya mudah mencarinya " kata Salman .


Salman pun lalu berpamitan dan bertrimakasih pada sopir juga manajer perusahaan taxi itu. Lalu bergegas menuju bandara untuk mencari info dan kebetulan sepupunya ada yang bekerja disana.


Satu jam Salman sampai di bandara ..Dan langsung menemui sepupunya Alwi yang bekerja disana.


" Astagfirullah aladzim man, bagaimana bisa itu terjadi. bukannya Nur masih kuliah " kata Alwi membuang nafas.


" Cerita nya panjang wi, tapi tolong cek untuk penerbangan luar negeri. Apa Nur ikut atau masih disini " kata Salman .


" Ok sabar tunggu sebentar " kata Alwi yang lalu mengecek semua penerbangan atas nama Nur .


"'Untuk Eropa tidak ada. man . Apa ada masalah dengan mereka berdua . Hingga suaminya pergi. " kata Alwi yang kembali mengecek penerbangan ke timur tengah


'"Aku tidak tahu wi, entah ada masalah apa antara keduanya. Tapi yang aku takut kan Nur tidak baik baik saja.Dan sempat jatuh di teras rumah. Dan terjadi pendarahan. " kata Salman.


" Ya Allah mudahan tak terjadi apa apa dengan Nur. " kata Alwi.

__ADS_1


" Mereka ke Dubai " kata Alwi yang sudah mendapatkan Nama Bima dan Nur.


" Hah .....Dubai..... ngak salah wi " kata Salman kaget . Lalu langsung mendekati sepupunya iitu . Melihat nama Nur dan Bima memang ada disana dengan tujuan Dubai.


__ADS_2