Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 123 Kekantor Suami.


__ADS_3

Maya menyuruh Jhon untuk mengantar Desi pulang. Ke apartemen Alex.


" Benar nih Des ngak mampir dulu ?" tanya Maya pada Desi


" Bukan ngak mau, tapi takut bang Alex nanti pulang sore aku belum masak May " kata Desi


" Gampang Des, tinggal beli bilang aja lho yang masak " kata Maya. Melirik Desi sambil tersenyum.


" Aih itu mah nipu May, lho sih enak punya 10 pelayan nah gue ngak punya " kata Desi mengerucutkan bibirnya.


" Kan minta bang Alex " kata Maya.


" Kemaren sih nawarin May , tapi gue pengen nanti aja pas dekat lahiran. " kata Maya.


" Lah itu kenapa ditolak dari pada lho kecapean." kata Maya.


" Kan apartemen kita kecil kalo gue punya pembantu dia tidur dimana ? di gudang kan kasihan " kata Desi.


" Lho kan kamarnya dua yang satunya bisa dipake yang bantu bantu. " kata Maya.


" Itu kamar di jadikan bang Alex kantornya buat kerja. Karna ngak mau kamar tidur sesak " kata Desi.


"Ya kenapa ngak nyari rumah aja " kata Maya bertanya.


" Ish kau ini May, enak punya suami kaya rumah gede dan besar, Nah bang alex baru nyari nyari May . Jadi harus sabar masa gue maksa maksa ngak mungkin kan .Kasihan laki gue " kata Desi.


" Ngak kaya lho tinggal gesek tuh kartu ajaib " kata Desi


" Yah itu hanya faktor keberuntungan aja Des, ya sudah berarti kita antar lho langsung pulang nih " kata Maya.


" Ya nyonya Lee, trimakasih besok kalo ada waktu kita senang senang lagi oke.


' Ok .Jhon tolong antar nona Desi ke apartemen Alex ya " kata Maya.


" Baik nona " jawab Jhon yang fokus membawa mobil.


" Habis ngantar gue, lho langsung pulang May ?" tanya Desi.


" Ngak nyari pacar " kata Maya bercanda.


" Uluh.....uluh..... sudah punya suami keren, ganteng dan tajir aja gaya mau nyari pacar " kata Desi manyun.


" Hahaha lagian nanya , ya pasti pulang lah masa gue tidur di mobil lagian dirumah lagi ada ibu sama Bima tahu " kata Maya ikut manyun


" Lah ibu sama Bima sudah nyampe, berarti gue kesana ya besok .Sama Vani biar bisa dapat oleh oleh " kata Desi terkekeh.

__ADS_1


" Ok gue tunggu besok, jangan lupa bawakan buah buat rujakan ya " kata Maya.


" Ok bu bos, trimakasih ya " kata Desi .Ketika mobil sudah berhenti di parkiran apartemen.


" Ya sama sama " kata Maya. Ketika Desi beranjak turun dari mobil.


" Dah, jhon trimakasih ya " kata Desi pada jhon.


" Sama sama nona " kata Jhon . Lalu kembali memutar mobilnya setelah Desi turun


" Apa kita langsung pulang nona ?" tanya Jhon pada Nona mudanya itu.


" Bisa ngak kita mampir kantor Bang Ryan sebentar Jhon " kata Maya.


" Baik nona " kata Jhon yang lalu membawa mobilnya melaju meninggalkan apartemen Alex. Menuju gedung perkantoran tuan mudanya.


Hampir 30 menit mobil pun memasuki gedung perkantoran . Lalu Jhon pun membuka pintu. Dan mengantar Maya untuk menemui tuan mudanya itu


Semua mata menatap Maya ketika Maya memasuki perkantoran suaminya itu.Karna penasaran dengan Maya.Bisik bisik terdengar jelas di beberapa karyawan .Namun Maya hanya cuek dan diam. Memang ini pertama kalinya Maya menginjakkan kaki di kantor sang suami Sejak menikah dengan tuan muda Lee itu.


" Lewat sini nona " kata Jhon ketika keluar dari Lift.


" Iya , apa tuan muda ada ya ? " tanya Maya


" Yah .....sia sia dong datang kesini " kata Maya yang lalu menuju ruangan sang suami.Namun belum sampai. ia sudah dicegat seorang wanita yang tak lain sekertaris Ryan.


" Maaf nona , mau bertemu siapa ?" tanya wanita itu menghalangi jalan Maya.


" Maaf nona Friska, beliau nona Lee istri tuan muda " kata Jhon .Yang membuat sekertaris Ryan terkejut.


" Silakan nona " kata Jhon yang lalu menyuruh Maya kembali melangkah menuju pintu ruangan Ryan.Sedangkan Friska terpaku berdiri dekat mejanya.


Maya pun lalu mengetuk pintu ruangan Ryan.


Tok.....tok.....tok.....


Ceklek ........


Pintu pun terbuka . Kim yang melihat Maya langsung tersenyum


" Nona muda silahkan masuk " kata Kim


" Tuan muda , ada nona muda " kata Kim.


Ryan yang sedang sibuk pun menoleh dan kaget melihat istinya itu.

__ADS_1


" Sayang sini masuk, tumben datang kesini " tanya Ryan.


" Tadi habis ngantar Desi , Maya ingat abang jadi.mampir dulu " kata Maya yang masuk ke ruangan suaminya itu.


" Kim keluar lah " kata Ryan.


" Baik tuan " kata Kim yang mengerti bahwa tuan mudanya itu ingin bersama yang istri.



Kim pun lalu keluar dari ruangan Ryan. Ryan pun lalu menggeser kursinya dan berdiri mendekati istrinya itu.Dan memeluknya.


" Kok wangi apa tadi jadi ke salon ?" tanya Ryan seraya mencium pipi Maya yang cubby.Karna tambah gembul karna di masa hamilnya.


" Jadi bang , tapi Maya ngak jadi ngecat rambut. Takut kelamaan di salon " kata Maya .Yang lalu menarik tangan sang suami. Untuk duduk disofa.


" Ya sudan begini aja juga sudah cantik " kata Ryan .Yang lalu memangku istrinya itu.


" Bang Maya berat udah tambah gede nih " kata Maya Yang tak mau suaminya itu memangku nya. Karna berat nya bertambah.


" Gendut juga ngak masalah .abang suka " kekeh Ryan yang mencium pipi Maya. Lalu mengusap perut Maya pelan.


"'Masa .....sih Maya pikir abang ngak suka kalo Maya gendut " kata Maya.


" Lah kan Maya hamil anak abang , kenapa abang ngak suka " kata Ryan yang memeluk erat istrinya itu.


" Iya benar bang , tapi badan Maya tambah melar dan bengkak. " kata Maya


" Tapi kamu makin cubby sayang nih pipi juga makin endut " kata Ryan gemas Entah mengapa ia tak pernah bisa menahan hasratnya pada istrinya itu. Malahan ia senang bisa menikmati istrinya itu. walau lagi hamil buah cintanya. Yang slama ini sangat harapkan keluargganya.


Untuk jadi penerusnya di masa depan.


" Masa " kata Maya yang lalu berbalik menghadap suaminya itu


" Apa abang masih lama pulangnya " tanya Maya Menatap lekat wajah suaminya itu. Dan mencium bibir Ryan dengan lembut.


" Mhem...... dehem Ryan yang menahan tenkuk.istrinya itu.Ketika Maya ingin melepas ciumannya.


" Mpt......Ryan pun mencium istrinya itu dengan hasrat. Tak mungkin ia bisa menahan diri kalo sudah berada didekat istrinya itu..Apalagi setiap mencium bau wangi tubuh istrinya itu Yang ada otaknya sudah berfantasi liar saja


Ryan pun lalu mengedong Maya kedalam kamar peristirahatan . Lau membaringkan tubuh Maya dengan pelan. Lalu ia pun melepaskan kemeja. Maya yang tahu isyarat suaminya itu hanya bisa menunggu lanjutannya saja. Dan menikmati siang hari yang semakin panas.


Selesai memadu cinta Ryan pun menelpon jhon untuk pulang lebih dulu. Karna Maya akan pulang bersamanya. Di biarkan nya Maya terlelap sebentar. Dan ia pun masuk kamar mandi untuk membersihkan diri.Dan kembali bekerja. Mumpung istrinya itu tertidur.


.

__ADS_1


__ADS_2