
Mobil Yang satu remuk dan terjungkal Sedang .kan yang satunya meledak.Orang orang yang melihat itu pun langsung menelpon polisi dan ambulans
Miu.....miu......miu......
Suara ambulans menggema disepanjang jalan mengangkut korban yang penuh luka dan sekarat. Melewati jalan yang mengudang perhatian. . Banyak orang di sekitarnya Maya yang baru turun dari mobil Ketika sempat melihat korban yang bersimbah darah. terbanting keluar dari mobil yang meledak..Yang membuatnya bergidik ngeri .Padahal ia sedang mencari oleh oleh untuk Bima bersama Jhon dan Nia.
" Inalilahi " kata Maya yang lalu berbalik tak ingin melihat korban yang cuma berjarak 1 meter.
" Ya Allah kasihan .ayo diangkat tolong....ayo " kata seorang nakes yang meminta pertolongan.
"'Nona tunggu disini saja Biar saya yang kesana " kata Jhon
"'Iya bang Jhon " kata Maya. Yang tegang .Padahal pagi ini niatnya membeli oleh oleh untuk Bima. Setelah tadi mengantar anak anaknya kesekolah. Namun melihat apa yang barusan terjadi. Membuat hati Maya miris.
Sedangkan didekat ambulans jhon baru saja membantu nakes . Mengangkat korban yang terluka . Dan.......
" Cindy ......" kata Jhon yang melihat mantan tuan mudanya itu sekarat.
" Cindy yang sekarat pun hanya mengerakkan matanya menatap Jhon . Yang menyebut namanya.
" Maya ......Maya " katanya lirih ..
Deg.......
Jhon pun mendekati Cindy. Lalu menatap Cindy lekat . Karna ia hampir tak percaya . Melihat wanita yang sekarat itu adalah Cindy.
Padahal belum sebulan .Cindy dikabarkan tewas dalam kecelakaan .
" Kau Cindy ...?" tanya Jhon mendekat .
" Maya......Maya ....." kata Cindy menatap Jhon.
" Ada apa dengan nona Maya " kata Jhon .
" A....a...ku...ingin min...ta ..maaf " kata Cindy menahan sakit di lehernya .
__ADS_1
"'To .. long panggilkan Ma...ya. " pinta Cindy.
Jhon pun menghela nafas. Lalu bergegas menemui Maya yang duduk dimobil.
" Nona , Cindy ingin bertemu nona bisa kah nona menemui dia sebentar " kata Jhon.
" Hah.......dimana ?" tanya Maya Kaget.
" Disana nona dia sekarat " kata Jhon . Menujuk arah keramaian.
Maya pun turun dari mobil dan ikut mendekati korban lalu mendekati brankar Cindy yang diangkut ke ambulans.
" Cindy ......" kata Maya yang melihat Cindy di masukan kedalam mobil . Lalu Maya oun ikut masuk ke dalam mobil ambulas.
" Cindy ya allah kenapa bisa begini ?" kata Maya. Menatap wanita teman Mey ying itu.
Cindy pun mengengam tangan Maya erat.sambil terbata bata ia bicara dengan Maya.
" A..aku minta maaf sudah jahat padamu. aku banyak berbuat jahat pada kalian..tolong maafkan aku " kata Cindy menahan darah yang tertelan di mulutnya.
"'Tadinya aku berniat membunuhmu ....tapi rupanya tuhan sayang padamu ....hingga aku sekarang tak bisa lagi jahat padamu " kata Cindy yang sesekali kali menelan salivanya.
" Aku sudah jahat padamu dan Lee. aku juga membuat Mey ying sekarat. Maaf kan aku. Sampai kan pada mey ying aku minta maaf. Dan juga Lee. Aku sangat mencintainya sampai hari ini .Tapi aku jahat padanya Mengkhianati nya dengan Gee. Dan membuang anakku dengan Gee demi mengejar Lee " kata Cindy lirih.
" Ryan sudah memaafkan mu .jangan bicara lagi .kita sedang kerumah sakit. Bertahanlah " kata Maya.
Namun Cindy mengengam tangan Maya erat dan saat itu nafasnya menghembus kuat dan aaaa........
" Cindy.. .....Cindy......." kata Maya yang menangis . Lalu terasa genggaman Cindy melepas tangan Maya yang terkulai lemah
" Inalilahi wainalilahi rojiun " kata Maya lalu menutup mata Cindy yang terbelalak.
Maya terisak melihat tubuh Cindy yang terbujur kaku. Yang terduduk lemas melihat darah segar masih mengalir di tubuh Cindy.
Sedangkan dikantor Ryan baru saja menerima telpon dari Jhon yang mengatakan Maya mengantar Cindy kerumah sakit.
__ADS_1
" Kim.........!!!" teriak Ryan yang lalu menaruh ponselnya disaku jasnya dan bergegas keluar ruangannya
" Iya tuan muda ' kata Kim yang menghampirinya .
" Kita ke rumah sakit sekarang " kata Ryan .Yang berjalan cepat memasuki lift .Untuk turun kelantai bawah.
Tampa bicara Kim mengikuti tuan mudanya itu. Yang tergesa gesa menuju mobil . Dan duduk tenang sesudah masuk mobil. Mobil pun lalu menuju rumah sakit Dimana korban kecelakaan dirujuk.
Sedang Maya terduduk lemas terisak . Ketika jasad Cindy diturunkan dari ambulans . Yang lalu dibawa keruang mayat.
":Nona Maya ........." panggil Jhon yang melihat Maya terduduk lemas di kursi tunggu .Dengan linangan air mata di pipinya.
" Nona ngak apa apa ?" tanya Jhon pelan yang tak tega melihat nona nya itu terisak .
Lalu jhon berdiri di dekat Maya untuk menemaninya.
"'Maya .........." Kata Ryan yang baru saja tiba . Dan melihat istrinya itu menunduk.
" Bang Ryan ....." kata Maya .Laku langsung memeluk tubuh Ryan . Dan menangis tersedu sedu dalam pelukan suaminya.
Yang membuat Kim dan Jhon berdiri diam. Mematung melihat nona nya itu menangis. Dipelukan tuan mudanya.
"'Menangis lah " kata Ryan memeluk tubuh istrinya itu dengan erat.
" Nona Cindy meninggal tuan, waktu kami melihat tabrakan itu dia sekarat .Dan ia ingin bertemu nona Maya " kata Jhon menjelaskan .
" Huh........Ryan pun menghela nafas kasar tapi tetap memeluk tubuh Maya erat .Lelah berdiri .Ryan pun mengajak Maya duduk sambil memeluk tubuh istrinya itu.
" Cindy bilang apa sama May " kata Ryan bertanya..
" Dia minta maaf sama May juga abang , juga sama Mey ying dan Frans " kata Maya lirih. Karna baru kali ini .Maya melihat orang sekarat didepannya. Bahkan dia tak mengenal Cindy. Tapi kini Maya tahu bahwa Cindy adalan mantan suami.nya Yang masih mencintai suaminya. Seperti pengakuan Cindy.pada Maya. Dan Mey ying juga begitu.
Maya tak pernah menduga .Kalo Cindy punya niat jahat padanya .Yang ingin membunuh nya Tapi sebelum Cindy bisa melakukannya. Tuhan lebih dulu membuat Cindy sekarat.
Ya .......tadinya Cindy ingin menculik anak anak Maya. Agar wanita itu meninggalkan Ryan .Dan ingin Maya mati dan sekarat. Dengan melempar bom rakitan . Agar terkesan Maya bunuh diri. Tapi naas senjata Makan tuan. Semua yang dia Rencanakan berbalik pada dirinya. Yang membuatnya sekarat dan mati mengenaskan . Tapi Cindy masih sempat minta maaf. pada Maya.
__ADS_1
Maya hanya menangis mendengar pengakuan Cindy. Kejahatannya jadi malapetaka bagi dirinya sendiri. Dan Maya tak pernah berpikir membalas kejahatan orang orang yang pernah menyakitinya. Slama ini yang ia pikirkan slalu berbuat baik untuk amal nya kelak di akherat . Bahkan dalam setiap doa yang Maya panjat kan Adalah meminta kepada Allah untuk di lindungi dari semua marabahaya .Yang nyata atau pun tidak terlihat. Dari orang orang yang berhati dengki dan iri. Dan Allah tidak tidur . Ia mengabulkan semuanya untuk Maya. Karna dalam hati Maya tak terlintas sedikit pun untuk menyakiti orang lain .Yang ia tahu hanya menolong orang dan banyak memberi dan bersedekah juga menolong sahabat dan kerabat Tanpa menghitung berapa uang yang ia keluar. kan .Dan juga tak mengharap balasan. Semata mata ia laku kan untuk tujuan kebaikan. Dan tabungan akhiratnya kelak