Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 308


__ADS_3

Namun Rara tak menyerah untuk tetap menghubungi Ryan. Ryan yang melihat itu pun cuma memasukan ponselnya kedalam laci


" Aku harus menyuruh bi Marni menelpon ibu. apa mungkin ia pulang kesana " kata Ryan yang tak bisa tenang sebelum mendapatkan kabar Maya.


Sedangkan Rara mengepalkan tangannya kesal karna panggilan nya tak dijawab.


" Aku harus punya taktik lain " kata Rara yang tersenyum penuh arti .


" Kau menelponnya lagi " kata seorang wanita yang baru masuk.


" Iya tapi tak diangkat , sepertinya dia sibuk. Tapi aku berhasil membuat sopirnya itu dipecat " kata Rara.


" Apa kau yakin bisa merebut hatinya lagi tanya wanita itu yang meletakan rantang makanan dimeja.


" Aku yakin dan aku ingin dia menceraikan istrinya . Dengan sukarela. " kata Rara tersenyum.


" Tapi yang ku tahu tuan Lee sangat mencintainya Walau dia perempuan desa yang dipungut dijalan " kata wanita itu yang tak lain Tania mantan kekasih Didi yang baru seminggu keluar dari penjara sepupu Rara.


" Itu lebih mudah bagiku untuk menghancur kan nya " kata Rara optimis.


" Terserah tapi berhati hati lah , Maya punya dua sahabat yang sangat bar bar . Mereka itu musuh ku Dan Vani merebut Didi dariku. " kata Tania. Yang dendam dengan Vani ..


" Aku ingin lihat Van, kekuatanmu tampa Maya. apabila teman kalian hancur kalian pun akan hancur " bathin Tania..Yang sudah sempat merasakan hotel prodeo .Dua kali karna berurusan dengan Vani dan Narkoba. Sekarang ia sudah bebas lagi.


*****


Maya mencoba mengirim pesan ke no Aska. agar Aska tahu kalo dirinyalah pemilik no baru itu.Tak lama menunggu Maya langsung di telp Aska .


" Iya mah Ini Aska mamah baik baik saja kan " kata Aska yang bicara menjauh dari kelasnya dan seorang diri di kamar kecil ketika izin buang air kecil .


" Baik sayang , tolong jaga adik adikmu ya sayang " kata Maya . Yang lalu menceritakan semuanya pada Aska. Dan berharap Aska bisa membantunya untuk mengawasi sang papah. Dan menjaga adik adiknya.


" Jadi Aska harus tetap dirumah. Mamah baik baik saja bang " kata Maya yang mengubah mode vc ketika hendak melihat wajah putra sulungnya itu.


" Iya mah Aska akan jaga trio kembar dan mamah dimana sekarang ?" tanya Aska.


" Mamah di rumah teman nih lihat lagi dikamar kan" kata Maya. Yang membuat Aska tersenyum dan tak khawatir dengan Mamahnya.

__ADS_1


" Ya mah mamah jaga diri ya , Aska tutup dulu. nanti Aska hubungi kalo Ada apa apa " kata Aska


"Ya nak , mamah sayang kalian semua " kata Maya yang memberi ciuman jauh pada Aska .Dan Aska memutuskan panggilannya.


" Ok....... aku save dulu dan ganti nama temanku kalo tngak bisa ketahuan papah " kata Aska yang lalu menghapus bekas file panggilan. Lalu melangkah kembali ke kelasnya.


******


" Alhamdulilah " kata Maya yang lalu memegang dadanya . Yang bisa memberi pengertian pada putra sulungnya itu. Maya Yakin anak anaknya itu pasti berpihak padanya.


Lalu ia pun mulai berpikir mencari tahu tentang Rara.. Wanita penggoda suaminya itu. Yang harus ia ketahui latar belakang siapa lawannya. Karna untuk sementara ia tak mau membawa Desi dan Vani dalam masalahnya.


****


Dirumah Desi . Vani mondar mandir sambil berpikir apa yang harus mereka lakukan untuk.membantu Maya.


" Lho bisa diam ngak sih Van , pusing gue lihat lho mondar mandir kaya setrikaan " omel Desi. Yang sedang duduk di sofa


" Kan gue lagi nyari ide Des " kata Vani


" Tapi ngak kaya gitu juga kali, sini duduk ...!!!" kata Desi. Akhirnya Vani pun manyun sambil duduk disamping Desi.


" Van.........."' kata Desi


" Apa ?" kata Vani menatap Desi. Yuk antar ke Atm sebentar trus kerumah tuan Lee nanya bi Marni " kata Desi.


" Yuk sekarang mumpung anak anak belum pulang " kata Vani yang beranjak dari duduknya. Lalu keduanya pun menuju rumah utama Lee. Namun di jalan Desi menyuruh Vani untuk mampir ATM dulu .


" Tunggu bentar ya Van " kata Desi.


" Ok ngak pake lama beb " kata Vani.


" Ok " kata Desi. Lalu keluar dari mobil menuju ATM BCA yang sedang kosong.


Vani menunggu sambil bermain ponsel . Dan tampa sengaja ia melihat Tania yang juga mau ke Atm di sebelah Desi .


Deg........

__ADS_1


" Astaga itu bukannya si ular gatal . kenapa bareng Tania. tunggu.........ish ish.....gue ingat " kata Vani yang dulu sempat dihina Tania dan sepupunya itu di mall.


" Ok.....rupanya kalian berdua pantas di sebut ular gatal " kata Vani . Menatap Rara yang masuk menemani Tania.


Dan bersamaan Desi keluar yang langsung menuju mobil dan lalu masuk


" Des kamu tahu ngak.kira kira Maya dimana sekarang . ?" tanya Vani menatap Desi ketika sudah masuk mobil.


" Kenapa ?" Kata Desi heran.


" Aku mau ngasih tahu Des Rara si ular gatal itu sepupu nya Tania . Lho ingat nggak waktu kita ke mall waktu Maya hamil dan Tania menghina kita sama sepupunya itu sebelum aku nikah sama Didi " kata Vani. Mencoba mengingat Desi.


" Anjir..........dasar ****** , tuh berdua " maki Desi yang melihat Rara dan Tania keluar dari ATM . Sedangkan Desi dan Vani duduk tenang memperhatikan keduanya dari dalam mobil


" Kita harus nyari Maya Des, kits harus bicara " kata Vani. yang masih melihat mobil Tiara keluar dari parkiran ATM..


" Aku tahu dia dimana " kata Desi . tersenyum


" Dimana ?" kata Vani penasaran .


" Dirumahnya " kata Desi.


" Ck.....itu juga aku tahu Des, pasti dirumah rumah tuan Lee kan. ?" kata Vani


" Bukan Van, sejak kapan kamu mulai tulalit hah....ya ngak mungkin dia disana kan dia kabur . Maksud gue dia di rumah nya sendiri . Rumah yang dekat rumah lho beli itu lho " kata Desi.


" Plak .....Vani pun menepuk jidatnya. kau betul Des ayo kita kesana " kata Vani yang lalu menghidupkan mesin mobilnya . Lalu pengi meninggalkan tempat itu. Menuju rumah yang dulu mereka tempati sebelum menikah dengan asisten tuan Lee.


Benar saja mobil Maya terparkir di garasi ya. Rumah Tipe 50 x 70 puluh itu . Menjadi kenangan bagi ketiganya. Karna Maya sempat menampung Desi dan Vani .


Keduanya lalu turun dari mobil mengendap gendap dari pintu dapur.


" Shut........kata Desi yang lalu pelan pelan membuka pintu yang tak terkunci. Lalu masuk dan berjalan pelan pelan menuju kamar Maya.


Maya yang sedang duduk sambil makan kentang goreng dan main game menoleh ketika pintu kamarnya ingin dibuka.


" Siapa ya " kata Maya yang lalu mendekati pintu. Dan.......

__ADS_1


" Aaaa............teriak Vani dan Desi terkejut melihat Maya membuka pintu pakai masker


" Astaga kalian .......!!!!" kata Maya. kaget


__ADS_2