
Bu Lastri pun menatap Ratih penuh selidik
Karna Ratih terlihat panik.
" Ada apa coba jelaskan " kata bu Lastri.
" Itu bu ikan koi non win pada mati semua Yang ada di kolam baru" kata Ratih.
" Hah kok bisa " kata bi Marni kaget ..Karna bakal ada yang ngamuk bila tahu ikan nya pada mati.
" Apa mang ujang tahu " tanya bi Marni.
" Sudah bi " kata Ratih .
" Ayo kita lihat " kata bu Lastri yang bergegas menuju taman . Di ikuti bi Marni dan Ratih dan sesampai nya disana Sudah ada Ali Alan dan mang Ujang juga pa kirman tukang kebun .
" Bu gimana ini tuh ikan nya kekurangan oksigen jadi mati semua " kata Kirman .
" Kok bisa kekurangan oksigen padahal sudah di pisah kan " kata bu Lastri ..
" Biar saya telpon tuan muda bu . Biar tuan muda tahu dan mau diapain . nih kolam mau diisi lagi atau dikosongkan " kata Alan yang ikut panik .
"' Iya lan coba telp tuan muda dulu Takut nanti salah bila kita isi lagi. Karna bagi bu Lastri mudah untuk membeli sekarang Gampang tinggal perintah Tapi bila salah langkah takut sang menantu tersingung Dan bisa jadi masalah. Maka nya mereka harus minta pendapat Menantunya dulu.
" Iya bu " kata Alan Yang langsung menelpon bos nya itu.
Dan setelah menelpon Ryan . Ryan menyuruh meminta Alan menanyakan pada Maya . Bu Lastri pun bergegas menemui Maya bersama bi Marni di kamarnya. Maya yang mendengarkan nya hanya membuang nafas kasar
" Ngak usah beli bu , bersih kan aja kolam nya Terus ambil lagi ikan yang di kolam pertama Nanti kan kalo beranak lagi kan juga jadi banyak. itu kan karna kepenuhan ikannya bu Jadi rebutan oksigen dan mati
" kata Maya
" Iya juga ya kan di kolam pertama juga masih banyak ."' kata bi Marni.
" Ya sudah non biar bibi bilang dulu sama mang Ujang dan mang kirman Biar cepat digarap . Biar pas non Queen pulang ngak ribut " kata bi Marni pamit .
" Ya bi " kata Maya Yang menatap kepergian bin Marni .
.
__ADS_1
" Ya sudah nak , ibu kebelakang dulu ya " kata bu Lastri yang juga hendak keluar menyusul bi Marni
" Ya bu , pisah kan separuh biar rata bu " kan jadi ngak berdesakan " kata Maya
" Ya nak ya sudah May istirahat ya " kata ibu yang lalu pergi meninggal kan Maya Yang kembali membaca buku.
************
Sedangkan di rumah kecil Caca baru saja menidurkan bayinya . Dan meletakan bayinya diatas ranjang Sedang kan Bi inem baru menaruh pakaian yang baru di setrika di keranjang ..Ketika mendengar pintu depan diketuk. Bi inem yang mendengar lansung bergegas keluar . Dan melihat siapa yang datang .
" Lho bukan nya nona yang kemaren datang kesini kan " kata bi inem
" Mana majikan mu suruh keluar !!" kata wanita itu
"' Siapa bi ? " kata Caca yang ingin melihat siapa yang bertamu.
" Gue " kata wanita itu menatap tajam
Deg....
" Della bagai mana kau bisa tahu aku tinggal disini " kata Caca kaget.
" Astagfirullah ... ya sudah masuk dulu Del aku ambil kan uang nya " kata Caca yang memang pernah berhutang dengan Della sebanyak 5 juta. Tapi kini menjadi 10 juta. Karna dilipat gandakan .Della karna dulu Della meminta bunganya . Padahal belum setahun ia meminjam nya.
" Gitu dong dari kemaren gue cari malah menghindar " dumel Della .
" heh ... non ingat ini rumah orang sopan dikit " kata bi inem.
" Cih...... baru juga punya rumah kecil sombong " kata Della cuek lalu duduk di sofa
Caca pun lalu kembali ke ruang tamu
" ini Della uang nya trimakasih sudah meminjamkan ku uang . Tapi lain kali tolong jangan datang kesini lagi " kata Caca
" Cih mentang mentang sudah nikah aja sombong lho ca , Dulu aja gaya selangit dan diusir orang tua eh sekarang lupa sama teman dan hutang mu " kata Della.
" Tapi aku cuma meminjam 5 juta kenapa menjadi bunga jadi banyak Del kamu kok kaya rentenir aja " kata Caca
" Suka suka gue salah lho sendiri kenapa minjam uang lama gue sampai ngak bisa jajan " kata Della
__ADS_1
" Ya sudah Del..... maaf sekarang pergilah " Aku mau istirahat " kata Caca .
" Ok nikmatilah hidup mu bye " kata Della tersenyum sinis senang bisa membunga kan uang dari teman kuliah itu
Sedangkan Caca cepat cepat kembali kekamar nya Dan menutup pintu lalu menangis tersedu sudu Sambil menutup wajahnya dengan bantal Agar tak kedengaran dari luar dan juga dan menganggu Bayinya yang tertidur.
"' Ya Allah ampuni aku karna dulu aku sering zalim dan jahat dengan Nur hingga kini aku mendapat balasannya " kata Caca lirih . Karna dulu ia sering memalak Nur ketika semasa anak baru Dan ia juga mengerjai temannya itu tampa rasa iba. Bahkan ia sempat menjebak Bima Tapi kini ia sudah mendapat kan balasannya Dari sahabatnya sendiri padahal mereka dulu sahabat baik. Tapi kini ia malah dijatuhkan sahabatnya sendiri. Dan Ketika ia minjam uang saat butuh Malah jadi berbunga sampai 100 x lipat Yang membuatnya kecewa . Tapi Caca akhirnya sadar Dan berusaha untuk introspeksi diri Dan berharap bertemu Nur untuk minta maaf.
" Ya Allah mudahan aku bisa bertemu dengan Nur dan minta maaf pada nya
suatu hari nanti " kata Caca yang lalu menghapus air matanya . Karna tak ingin berlarut larut sedih . Yang penting kini ia sudah berusaha berubah . Dan banyak merenungi kesalahannya . Berkat suami
dan adik iparnya Yang slalu membimbing nya Agar bisa jadi orang yang lebih baik
Dan juga menyemangati nya menjadi ibu yang baik
" Non Caca " kata bi inem yang membuyarkan lamunan Caca
"Ya bi sebentar " kata Caca lalu menuju pintu dan membukanya.
Ceklek......
" Ada apa bi " kata Caca.
" Itu non tadi ada tetangga sebelah mengantarkan ini , katanya buat nona
Juga nanyain nona sudah pulang belum terus bibi bilang sudah " kata bi inem
" Oh gitu ngak pa pa bi, ya sudah taruh saja dimeja makan bi " kata Caca
" Ya non " kata bi inem Yang lalu meninggalkan kamar Caca dan menuju dapur untuk .menaruh sayur asam pemberian tetangganya.
" Aneh juga masa ngasih tiap hari
Apa sengaja pengen lihat mas Bayu ya Karna sering banget tanya tanya " bathin bi inem yang curiga pada tetangga nya itu
Karna selama Caca belum pulang suka
sering main kerumah pas Bayu sudah pulang kerja. Dan ngajak ngobrol .Dan untung nya Bayu tak mau menanggapi nya Karna lelah Dan harus kerumah sakit
__ADS_1
Untuk menjaga istrinya