
Ryan dan Maya pulang sebelum Magrib. Keduanya dikawal Kim Menuju rumah utama Lee. Mansion modern bergaya Eropa cukup kokoh. Walau rumah itu tergolong tua Karna itu warisan dari sang ayah .Yang sama sama bermarga Lee.
" Bang , abang kenapa kok diam " kata Maya bertanya .Ketika mereka sudah masuk kamar..Karna Ryan banyak diam sedari tadi
"Abang tidak kenapa napa , cuma abang memikirkan May " kata Ryan Yang sempat berpikir kalo Diaz jatuh cinta dengan istrinya . itu menurut Didi.
Karna Frans juga punya niat yang sama pada Maya. Yang ingin menikahi istrinya itu.
Entah mengapa Wanita nya jadi magnet tersendiri bagi orang orang didekatnya.
" Hah ......memang kenapa dengan May bang .Apa May punya salah sama abang " kata Maya bertanya. Dan menatap wajah Ryan lekat.
" Tidak......May ngak salah apa apa..Cuma abang terlalu cinta sama May . Dan abang takut kehilangan ibu dari anak anak abang ini " kata Ryan. Seraya menangkup pipi Maya
Cup.........
" Ih abang kok jadi pintar menggombal ya sekarang " kata Maya heran.
" Masa rasanya abang slalu menggombal May. Apalagi kalo mau minta jatah " kata Ryan tersenyum
" Dih.......tahu ah ....abang aneh deh " kata Maya .Yang tersipu malu dengan perkataan Ryan. yang jujur.
" Aneh apanya, abang merasa biasanya aja. ngak ada yang berubah. Tetap cinta sama May " kata Ryan yang lalu memeluk istrinya itu.
Maya tersenyum lalu mencium bibir suaminya itu. " Nih mulut tumben manis " kata Maya .
" Akan lebih manis lagi kalo kita bercinta " kata Ryan berbisik .Sambil mengigit pelan telinga Maya.
" Bang nanti aja sudah mau magrib " kata Maya menatap wajah suaminya itu .Yang sudah menahan hasratnya.
" Ok tapi dobel ya " kata Ryan tersenyum .
" Lah biar dilarang juga . Abang kan memang suka dobel malah lebih " kata Maya protes .
" Ya habisnya enak sih " kata Ryan jujur yang membuat Maya mencubit gemas pinggang sang suami .
" Auw nakal nya " apa mau sekarang nih " goda Ryan.
" Ngak nanti aja " kata Maya yang lalu melepas pelukan suaminya itu. Dan melangkah cepat kekamar mandi dan lalu menguncinya. Karna bisa bahaya bila magrib magrib on
" Hahaha ..........tawa Ryan tergelak . Membiarkan istrinya itu kabur . Padahal ia hanya bercanda .Namun Maya menganggapnya serius.
Sesaat kemudian Maya sudah menyelesaikan ritual mandinya Dan melihat Ryan sedang duduk santai di sofa
." Bang cepat mandi kita sholat berjamaah " kata Maya .
" Mandinya nanti malam aja ya setelah
__ADS_1
dobel " kata Ryan tersenyum.
" Ih abang apaan sih, sekarang wudhu ayo sholat .keburu waktunya habis " kata Maya.
" Siap ......nyonya Lee " kata Ryan yang lalu menuju kamar mandi.
Maya hanya mengelengkan kan kepalanya. Dengan polah suaminya itu. Walau Ryan terlihat dingin dan cuek diluar sana . Suaminya itu pria yang hangat dengan keluargganya .Dan juga baik serta penyayang. Yang membuat Maya tak pernah bisa menolak pesona nya.
Maya mengelar sajadah untuk sholat berjamaah. Setelah siap , kedua pun sholat. Selesai sholat Maya mencium hikmat tangan Ryan.
" Abang sangat mencintai mu May , abang berharap hanya maut yang memisahkan kita " kata Ryan mencium kening istrinya itu.
" Aamiin ...semoga kita semua berkumpul di surganya Allah ya bang " kata Maya . Yang di anggukan Ryan .
Setelah selesai keduanya pun keluar kamar untuk melihat anak anaknya . Yang juga baru selesai sholat dengan Imam putra sulungnya.
"'Papah mamah ..........!!!" teriak Queen yang senang melihat orang tuanya itu. Lalu berlari kearah Ryan .Yang lansung digendong Ryan
" Cantik nya papah sudah ngaji belum ?" tanya Ryan .Pada ratu Lee kecilnya itu.
" Sudah pah tadi sama bang Aska " jawab Queen .Yang langsung dapat dua ciuman di pipinya
" Anak papah pintar " kata Ryan yang lalu menurunkan Queen .
Sedangkan Tan dan Rey hanya duduk didekat Maya yang merangkul keduanya.
" Lets go, oh ya pah lusa Aska mau izin pulang sore mau ikut lomba pencak silat " kata Aska
" Iya pah abang mau lomba , Rey boleh ikut ya lihat sama Tan " kata Rey
" Boleh tapi ditemani om Alan ya " kata Ryan.
" Queen juga boleh ikut ya pah ya ya kan Queen pengen kasih yel yel " kata Queen sambil tersenyum manis.
" Iya boleh tapi ingat ngak genit genit ya nanti suruh mba Mumun nemenin" kata Ryan .
" Hore .......asyik makasih ya pah , I love you dad " kata Queen memberikan ciuman kiss bye.
Yang membuat Maya dan Ryan tertawa dengan tingkah putrinya itu. Sedang Aska Tan dan Rey hanya tersenyum. Melihat tingkah sang adik centilnya itu
" Hadeh lebay " kata Tan.
" Biarin .........we "' kata Queen menjulurkan lidahnya
" Ye ......jelek" cibir Tan
" Biarin......" kata Queen manyun
__ADS_1
" Sudah...sudah yuk kita makan " kata Ryan yang mengandeng tangan putrinya itu.Dan di ikuti tiga putranya yang berjalan dibelakang bersama Maya. Menuju ruang makan
.....................................
Sedangkan Bima dan Nur, juga bu Lastri dan mak Sanah .Sudah menunggu dimeja makan.
Dan lalu mereka pun makan bersama. Setelah berkumpul. Lalu Bima memimpin doa sebelum makan. .Tampa banyak bicara. Mereka menikmati makanannya dengan lahap.
Bi Marni dan para pelayan . Tersenyum bahagia melihat kerukunan. Keluarga majikan mereka . Yang terlihat bahagia dan rukun . Apalagi meraka saling menyayangi satu sama Lain..
.....................................
Sedang di sebuah mansion pinggiran kota . Sepasang manusia baru selesai melakukan pergumulan panasnya
" Apa kau tidak lelah " tanya Cindy menatap pria yang ada disebelahnya.
" Kau kira aku ini lemah hah........kemana Diaz pergi " tanya pria itu
" Dia sedang ada pertemuan dengan klein nya " jawab Cindy.
"Malam malam begini " kata Pria itu.
" Apa istrimu tak mencari mu " tanya Cindy.
" Tidak paling dia juga sedang bersenang senang " kata pria itu Yang duduk dan menyulut kan sebatang rokok dengan korek api .Lalu mengisapnya.
" Apa kau yakin akan tinggal disini. Ini sangat jauh dan sepi " kata Pria itu .
" Ini lebih baik dan aman. Juga tak ada irang yang akan menganggu ku ":kata Cindy yang menutupi tubuh polosnya dengan selimutnya
"'Tapi sebaiknya kau cari yang lebih aman karna Diaz terlibat banyak bisnis kotor " kata pria itu.
" Itu masalahnya Yang penting aku tak terlibat " kata Cindy . Yang kembali melakukan maksiat setelah gagal.menikah dengan Salman..
" Cih ...kau pikir kau tidak terseret olehnya. Dengan kau tinggal dirumahnya . Secara otomatis kau juga akan terlibat. " kata Pria itu. Menatap Cindy . Mantan simpanan bosnya itu. Namun .Cindy tetap cantik walau kini sudah tak bekerja jadi model lagi.
" Untuk sementara aku tinggal disini dulu Sebelum aku mendapatkan tempat yang lain " kata Cindy.
" Cindy ..............
" Cindy............
Teriak Diaz yang terdengar nyaring.
" Astaga dia pulang gimana ini " kata Cindy
" Ok ....temui lah dia ..aku akan pergi " kata pria itu memasang pakaiannya . Dan keluar lewat jendela kamar. Cindy.
__ADS_1