
Maya tertawa bahagia dengan candaan suaminya itu. Lalu keduanya pun memadu kasih.Walau kini Ryan sering sibuk ia masih bisa membagi waktunya bersama keluargga nya.
Sedangkan disebuah rumah . Bayu baru saja pulang dari kantor .Sudah hampir tujuh tahun berlalu. Bayu masih belum menikah lagi.Karna dia masih menemani Neti.
" Mas bayu baru pulang " kata Neti yang kini sudah bekerja di sebuah butik .
" Iya Net " kata Bayu yang lalu duduk santai di sofa.
" Mas sebaiknya mas mencari istri biar mas ada yang mengurus " kata Neti .
" Mas bayu belum bertemu yang cocok Net. Apa kah tak ingin menikah lagi. ?" tanya Bayu yang juga ingin Neti menikah sebelum ia berumah tangga .
" Neti juga belum ketemu yang cocok mas " kata Neti .
" Ya sudah ngak usah terlalu dipikirkan.Jalani saja apa adanya ":kata Bayu . Menghela nafas kasar.
Bayu ingin sekali bertemu Aska anaknya. itu . Tapi ia tak pernah tahu Maya tinggal dimana
Dan terakhir kalinya . ia hanya mendengar kecelakaan yang menimpa Ryan . Yang sempat masuk dalam berta televisi.
" Seperti kau sekarang nak " maaf kah ayah mu ini. " kata Bayu . Yang slalu menyimpan foto Aska di dompetnya.
Kini ia sudah hidup lebih baik dan juga bertangung jawab. Dan juga menjaga adiknya dengan baik .Kesalahannya di masa lalu .Membuat Bayu sadar .untuk belajar membenahi diri. Apalagi sekarang umurnya semakin bertambah.
" May apa kau masih mengingat kak Bayu. Ku harap kau bisa memaafkan kak Bayu " kata Bayu yang berharap bisa bertemu Aska suatu hari nanti.
.....................................
Pagi ini Maya sudah menyiapkan semua koper di ruang tengah mereka akan pulang selama 3 hari ke kampung halaman . Untuk ziarah ke makam ayah Maya.
" Kita sarapan dulu " kata Maya pada anak anaknya .
" Iya mah, apa nanti kita akan berenang ke sungai om ?" tanya Rey yang sangat ingin ke sungai di kampung halaman sang nenek.
" Ya boleh kalo kalian mau ,tapi hati hati banyak ikan belutnya " kata Bima
" Serius om ,kita boleh tangkap ngak ?" tanya Queen .
" Ih geli, kan licin " kata Maya.
" Ih kok mamah takut kan asyik " kata Rey.
" hahaha.......mamah ngak suka belut yang begitu sukanya belut yang........
" Bang......." kata Maya mendelik matanya pada Ryan .Yang membuat semua anak anaknya tertawa.
__ADS_1
Ryan pun tersenyum. Sambil menyuap sarapannya Sedangkan . Bima dan Nur pun juga ikut tertawa. Melihat Maya yang terlihat galak.
" Memang belut yang di sukai mamah imut ya pah .Jadi mamah takut belut sungai" tanya Queen.
" Iya lah belutnya imut makanya mamah suka. Kalo belut sungai mengigit sakit Tapi kalo belut mamah .......
" Abang ......." kata Maya mengalihkan perhatian Ryan .
" Iya sayang ada apa " jawab Ryan santai.
" Cie.....cie...... papah pake sayang sayangan ni ye........" kata Queen.
" Iya lah kan papah juga sayang sama queen kata Maya. yang tak mau anaknya itu " bertanya hal yang aneh.
" Kok aunty Nur ngak dipanggil sayang sama Om Bimbim " kata Rey bertanya
" Om beda panggil sayang nya .Kalo aunty Nur panggil om aby kalo Om panggilnya baby ." jelas Bima
"Wah keren ya jadi panggilnya beda beda ya mah. Nanti kalo sudah besar win juga bikin panggilan kesayangan sendiri " kata Queen.
" Ya terserah kalian .Yang penting tetang sayang sama saudara dan keluargga " kata Ryan.
" Ok. pah ," kata Queen tersenyum.
Setelah sarapan Ryan pun berangkat kekantor sedangan Maya berpamitan sekalian pulang kampung .Yang juga membawa bi Marni dan Nia dan Mumun. Agar bisa bantu bantu disana.
Karna mereka berbeda mobil yang satu di bawa Pa Ali Dan yang satu di bawa Alan. bersama Bima dan Nur dan Nia dan Mumun.
" Iya Nur kan nanti sudah sampai baru bangun " kata mumun yang duduk didepan dengan suaminya. Sedangkan Bima dengan Nur dan Nia di belakang sendiri.
"Belum mengantuk by . Nanti saja " kata Nur yang bersandar di bahu suaminya.
" Baiklah bila ngatuk biar aby jadi bantal nya " kata Bima tersenyum.
" Cie .....cie ...." .goda Mumun
" Lah mun kamu aja punya tuh disamping "kata Bima .
" iya den......tapi kan lagi nyetir ngak bisa sayang sayangan ya kan bang " kata Mumun.
" Bisa Mun mau sekarang " goda Alan .Yang membuat Mumun malu
" Cie.....cie ......Mumun malu tuh sampe kaya kepiting rebus tuh pipi " kata Nur mengoda.
" Malu malu tapi mau non " kata Alan tersenyum .
__ADS_1
" Mumun belum isi bang ?" tanya Bima.
" Isi apaan den ?" tanya Mumun bingung.
" Itu lho mun, yang abang pompa tiap hari biar perut Mumun buncit " kata Alan santai.
" Abang .......malu tahu " kata Mumun cemberut .
Yang membuat Nur Bima dan Nia tergelak bersama. Membuat riuh di dalam mobil.
" Lagian Mumun telmi jadi ya abang kasih tahu aja " kata Alan tersenyum .Lagian den Bima dan non Nur aja santai Paling Nia toh pengen cepat cepat " kata Alan. .
Mumun pun diam dulu memang sempat pacaran dengan kakaknya Nia. Tapi kakak nya akhirnya pindah ke surabaya bekerja di kantor cabang. dan menikah dengan Hana baby sister Tan dulu. Hanya tinggal Weni dan Nia yang masih gadis . Karna tinggal pada pelayan yang tua yang melayani Maya di rumah. Sedangan Nia di kuliah kan Maya. sekarang baru semester dua.sedangkan Weni tak mau. karna sudah malas katanya
Ryan cukup perhatian dengan orang orang dekatnya. begitu juga dengan para pengawalnya yang dibangunkan rumah atau di belikan Ryan. Karna mereka sudah seperti keluargga sendiri. Karna berbagi itu sangat indah. Itu yang juga Maya terapkan pada anak anaknya.
Sedang dimobil satu nya para krucil sedang asyik sibuk dengan ponsel masing masing.
di belakang yang mengelar kasur lipat. Sedang kan Aska didepan menemani pa Ali.
" Bi Marni ngak tidur ?" tanya Maya pada Bi Marni yang duduk disampingnya
" Ngak non belum ngatuk " kata bi Marni
tersenyum .
" Ya sudah Maya tidur ya bi. ngantuk .Karna tadi malam bergadang menata koper " kata Maya. padahal ia lembur dengan suaminya.
" Ya non " kata bi Marni mengiyakan
" Den Aska lama ya ngak kev rumah nenek? tanya pa Ali .
" Iya pa , karna sibuk sekolah dan juga sekarang sudah mau ujian naik kelas " kata Aska.
" Wah berarti besok liburan lagi dong " kara Pa Ali.
" Iya pa tapi nanti Aska mau ambil sekolah akselerasi saja biar cepat karna bosan lama lama sekolah " kata Aska.
" Lah kan senang den banyak temannya." kata Pa Ali.
" iya pa tapi sebagian ada yang usil dan Aska tidak suka " kata Aska yang memang pendiam dan cuek disekolah .Tapi dia terlihat hangat dan ramah pada keluarganya.
"'Oh gitu ya den . Dan tiba tiba.....
Brak.........brak. . ......
__ADS_1
Cit.. ......