
Setelah bu Risma pamitan bersama mak Sanah dan Bima . Ryan pun menyuruh bi Marni bersiap siap untuk pulang besok pagi.
" Berarti kita pulang besok pagi bang " tanya Maya menatap Ryan yang sedang memperhatikan si kembar.
" Iya sayang , setelah Ali kembali kita harus berangkat. karna Jhon yang akan membawa mobil. Bergantian dengan Ali. Nanti bi Marni dan Nia ikut mobil Jhon "kata Ryan.
" Lalu May sama abang dan anak anak . Juga Vani dan Didi juga Kim dan istrinya " kata Ryan lagi.
" Apa muat bang " tanya Maya .
" Muat lah nanti yang belakang jok kursinya dibongkar buat si kembar .Dan Aska biar sama Abang " kata Ryan yang tak mungkin membiarkan istrinya terlalu lelah memangku jadi ia sempat berunding dengan Kim dan Didi.
" Terserah abang May nurut aja " kata Maya. Yang tahu pasti suaminya slalu memberikan yang terbaik.
" Nanti suruh Nia ikut bantu beres beres , Agar setelah sarapan kita sudah berangkat karna siang hari lebih aman dari pada malam hari " kata Ryan. Yang tak mau terjadi apa apa dengan keluarganya .Terutama anak anaknya yang masih kecil.
Ryan sudah menyiapkan pengawalnya dengan dua mobil . Di depan dan belakang . Juga dengan motor untuk pengawal nya. Mengingat kejadian yang menimpanya.
................................
Sedang disebuah rumah seorang pria baru saja bangun Ketika matahari sudah meninggi dan langsung menelpon anak buahnya.
" Bagaimana hasilnya " tanya pada anak buahnya.
" Kita tak bisa berhasil bos, memang proyek itu sudah ditandatangani tuan Lee langsung . Dan Didi asistennya yang menjalankannya. Dan kita tak bisa mengambil apapun dari sana" kata pria itu.
" Sialan kenapa ia slalu saja bisa sukses dan menang tender " kara Jimmy mengumpat kasar.
" Kami sudah berusaha bos, tapi semua nya sis sia. Dan lagi proyek itu sudah berjalan lancar dan tak ada celah buat kita masuk " kata anak buahnya lagi.
Jimmy pun mengepalkan tangannya. Bukan sekali dua kali ingin menjatuhkan lawannya tapi dia slalu gagal. Dan Lee slalu menang yang membuat jimmy semakin membenci teman kuliahnya itu.
" Lalu kita harus gimana bos ? " kata anak buahnya.
" Aku ingin minggu depan kau bisa melenyapkan Lim dan Didi. Kalo Alex urusan belakangan . Hubungi tuan Diaz untuk memancing Lim " kata Jimmy .
__ADS_1
" Baik bos segera saya laksanakan " kata Pria itu. Lalu mutuskan hubungan.
Sedang kan di suatu negara Lim sedang bicara serius dengan Steve. Di ruangan kerja Steve.
" Kau yakin Diaz terlibat Lim ,yang kutahu Jimmy hanya punya urusan bisnis dengannya." kata Steve.
" Entah lah bro, aku hanya sedikit curiga dengan bisnis Diaz yang melibatkan Jimmy. dan sebenarnya aku sudah memperingatkan Diaz berkali kali tapi dia tak menggubris. " Kata Lim.
" Apa ia terlibat korupsi di Dubai " tanya Steve menatap Lim serius.
" Awalnya begitu , tapi setelah kejadian kemaren dia sepertinya jera . Tapi untuk masalah berbisnis dengan Jimmy sepertinya dia masih melakukannya.
" Berhati hati Lim , aku yakin Jimmy pasti mengincar mu terkait tuan Lee. " kata Steve
" Itu pasti tapi dia tidak tahu kalo tuan Lee masih hidup dan begitu juga dengan Diaz." kata Lim santai. Sambil mengetuk getuk kan jarinya di meja.
" Apa tuan besar dan nyonya akan berangkat malam ini" tanya Steve
" Iya steve, karna mereka ingin bertemu cucu cucu nyonya. Dan dipastikan mereka aman. Karna aku sudah menghubungi Alex dan juga tuan Lee.
Lim tersenyum. Sebenar nya sudah lama Mica jadi istri simpanannya. Dan tuan Lee tahu itu. Karna untuk keamanan Mica sendiri menyangkut peristiwa pembunuhan di masa lalu.yang membuat Jimmy dendam dengan Lee. Yang tak ingin di ungkap Lim.
" Dia tak kan brani membunuhku Steve karna aku punya kartu As " kata Lim santai.
" Oh ya kau yakin Lim, jangan bercanda dia bukan mafia biasa " kata Steve.
" Santai bro, lihat saja nanti. Akan ku buat dia berlutut di depanku kalo dia brani pada tuan Lee.Karna tuan Lee sudah tahu lama siapa sebenarnya Jimmy. " kata Lim santai.
" Baiklah tapi berhati hatilah. kita tidak tahu akal liciknya. " kata Steve
" Baik Steve, trimakasih sarannya " kata Lim yang menyesap kopi susunya. Lalu keduanya pun terdiam sesaat.
...............................
Sedangkan di sebuah apartemen Mey sedang bertemu dengan Lola. temannya.
__ADS_1
" Ada apa lagi " kata Lola menatap Mey curiga.
" Aku hanya ingin memberikan mu pekerjaan " Kata Mey pada Lola
" Apa , dan untuk apa ?" kata Lola.
" Aku ingin kau merayu Alex untuk bisa mengantarmu ke rumah utama dan bertemu Maya " kata May serius
Hahaha...... tawa Lola terdengar nyaring. Lalu berhenti dan lalu Lola tersenyum sinis.
" Maaf Mey, kenapa tidak kau saja aku tak tertarik " kata Lola tegas.
" Apa kau menolak ku " kata Mey. Yang terlihat kecewa.
" Aku ingin dibayar cash kalo kau memintaku untuk menurutimu, karna selama ini kau sering menipu ku. Dan lagi yang kemaren aja belum kau bayar " kata Lola sinis.
" kau sudah bangkrut Mey, dan aku ingin memberi info penting . Apa kau tahu suami mu akan membuang mu " kata Lola tertawa.
" Hah.....jangan mimpi , tuan Gee sangat mencintaiku mana mungkin ia membuang ku begitu saja " kata Mey dengan pedenya.
" Kau yakin Mey, . tapi kau tak tahu siapa keluargganya dengan baik kan . Aku yakin suatu saat mereka akan bosan pada keluargga mu yang seperti benalu tu " kata Lola menyindir.
" Hei hati hati kalo bicara jaga mulut mu nona Lola " Kata Mey gusar.
" Cih......sombong , kau bukan lagi seorang model internasional Mey,. paling bayaran mu cuma murah disini. Ngak sebanding dengan gaya hidupmu itu " kata Lola sinis.
" Itu lebih baik ketimbang diam saja hanya mengharap transferan kekasih gelap mu itu " Kata Mey menyindir.
" Tapi aku juga bekerja Mey , tidak sepertimu yang hanya mengandalkan tubuh " kata Lola yang tak terima. Karna ia sekarang memang membuka butik hasil dari tabungannya.Yang ia kumpulkan untuk masa tuanya.
" Baiklah kalo kau menolak aku tak bisa membantumu lagi " kata Mey.
" Yang kemaren saja kau belum.membayarku Mey. Jadi aku menolak, karna aku ngak mau rugi " kata Lola .Yang tahu keuangan Mey sekarang sudah menipis. Sampai berniat untuk menghabisi Maya. Untuk apalagi kalo bukan untuk menguras harta istri dari sepupu suaminya itu. Itu yang Lola tangkap dari Mey temannya . Yang cukup licik dan serakah. Walau cantik namun hatinya busuk.
Mey pun melengos cuek dan pergi . Karna memang suaminya sedang krisis yang ia pun harus menahan diri. Setelah Mey pergi dari apartemen nya. Lola pun mengirim hasil rekaman pembicaraannya dengan Mey pada seseorang. Yang langsung di transfer uang oleh sang penerima.
__ADS_1
" ****.....kau keterlaluan Mey . Kalo Alex dan Didi tahu mereka tak akan mengampuni " kata Pria itu yang tak lain Frans . Suami Mey sendiri. Yang slalu mengawas selama bersama nya.