
Selesai makan Neti merapikan Rantang dan menaruh sisanya di mangkok untuk Rara nanti malam. Dan membawa rantang nya pulang.
" Besok Neti kesini lagi ya mb buat mengantar mba Biar kita bisa pinjam sopir abang Diaz " kata Neti.
" Iya Net teimakasih hati hati dijalan " kata Rara
" Ya mba " kata Neri yamg sudah melihat perawat yang merawat Neti datang diwaktu sore karna memang ia bekerja sampai Jam 3 dan setelah jadwalnya menjaga dan merawat Rara..
************
Di Rumah ustad Rahman banyak para tamu yang berkunjung Mengunjungi ustad Rahman yang baru sembuh Juga mengucap kan belasungkawa Dan juga memberi ucapan selamat Untuk Nur yang baru melahirkan anak pertamanya.
Yang membuat abi Rahman dan kewalahan Untungnya ada santri yang sukarela mau membantu .Dan Bima sampai memesan makanan untuk .para tamu yang datang dari jauh .Karna tak mungkin hanya memakai jasa dua orang pelayan dan santri putri yang longgar waktunya.
" Ya Allah untung Bima sigap kalo ngak aku bisa malu man " kata abi bercerita ketika Salman pulang.
" Menantu abi itu slalu ringan tangan membantu Makanya rezekinya segunung " kata Salman . Yang tahu adik ipar nya itu sudah mengeluarkan banyak uang untuk kakek dan pamannya Tapi masih saja bisa memberi makan para tamu Yang datang dari jauh bahkan memberi snack untuk perjalanan. Padahal. pagi tadi sudah membagikan bubur untuk para santri . Bahkan biaya rumah sakit saja semua ditanggung Bima.
"' Ya man alhamdulilah Nur bisa berjodoh dengan Bima Dan abi tak menyangka " kata abi Yang tahu di masa kuliah rupanya Nur menyukai Bima dari teman nya Amel sampai bersikap manja pada suaminya itu. Bahkan Putrinya itu sangat agresif .Dan ustad Rahman pura pura tuli mendengar pergumulan panas malam itu. Karna Nur ngambek pada Bima menantunya karna meminta haknya.
Ustad Rahman mengeleng gelengkan kepalanya mengingat semua itu sambil tersenyum sendiri.
" Abi kenapa ?" kata Salman menatap abi nya bingung
" Ngak kenapa napa Man " kata abi yang tak mungkin memberitahu sifat manja Nur pada putranya itu
" Tapi kok abi senyum senyum " kata Salman penasaran .
" Bukan apa apa nak , cuma abi senang aja melihat adik mu bahagia . Mengingat apa yang terjadi dulu " kata abi
" Hehehe...... iya juga ya bi " kata Salman terkekeh mengingat ia sempat memberi bogem mentah adik iparnya itu. Tapi sekarang sepertinya ia menjadi berlian dalam keluarganya..
Ketika sedang asyik .ngobrol seorang santri datang menghampiri Salman dan abi Rahman .
" Ustad ada tamu yang mau bertemu mb Nur ustad " kata santri ..Yang tergopoh gopoh
Apa de Bima masuk kamar ?" tanya Salman .
" Ya ustad tadi katanya mau istirahat sebentar " kata santri itu.
__ADS_1
" Ya sudah suruh masuk dulu biar saya panggilkan de Bima dulu ya " kata Salman
" Ya ustad, permisi abah ustad" kata santri
" Ya.... ya hati hati , oh ya kamu jangan lupa makan ya ini sudah siang ..Ambil saja yang diatas meja " kata abi Rahman..
" Ya ustad saya permisi dulu " kata nya kembali keluar berjaga .menunggu para tamu di teras depan
Salman pun bergegas menuju kamar Nur dan mengetuk pintunya
Tok.....tok.....tok....
Ceklek ......pintu pun terbuka.
" Nur ada tamu yang ingin bertemu " kata Salman .Seraya menengok kedalam.
" Aby azzam lagi istirahat kak , Ya sudah Nur saja yang kedepan " kata Nur karna mertuanya juga baru saja pulang dari sini.
Nur pun lalu bergegas kedepan dan melihat tamunya dengan berjalan pelan
" Aunty Nur " teriak Queen yang melihat Nur berjalan kearah mereka.
Salman yang melihat tamunya itu para wanita bergegas memanggil Atiqah untuk menemani Nur .abi yang duduk memangku Ali cucunya langsung kaget melihat Salman datang menghampiri Atiqah.
" Umi sini biar kan tinggalkan dulu masakannya . Ada tamu Nur bantu buat kan minum mi " kata Salman yang bingung karna tamu tak putus putus berdatangan .
" Ya ... bi " kata Atiqah yang lalu membuatkan teh untuk para tamu sedang para santriwati sedang membantu masak untuk para tamu ..
Di kamar Nur rombongan Maya pun masuk
Dan melihat bayi Azzam yang tertidur di sebelah Bima. Yang membuat Queen mencubit hidung om nya itu. Dan Bima membuka matanya karna kaget..
" Halo om bimbim " kata Queen melambaikan tangannya.
" Astaga kak May , " kata Bima yang langsung bangun Untuk duduk melihat kakaknya bersama sahabat dan sepupunya datang.. juga anak anaknya
" Hai om kami mau lihat ade bayi " kata Rey tersenyum.
" Sini kalian semua naik tapi jangan berisik ya " kata Bima Yang menyuruh 10 keponakan nya itu Duduk diatas ranjang untuk melihat anaknya. Sedangkan Bima menyalami kakak kakaknya satu persatu dan menyuruh mereka duduk Yang membuat kamar Nur jadi sempit .
__ADS_1
" Waduh ini jadi sempit Bim " kata Vani terkekeh karna Hanya Nur yang duduk sedangkan Bima berdiri .
" Hahaha ..... penuh ya om kamarnya kaya kolam ikan koi nya Queen " kata Queen terkekeh.
" Shut ade lagi bobo tuh nanti bangun" kata Bima yang melihat bayinya menggeliat tapi tidak menangis .
" Wah dia tahu by kalo saudaranya semua datang maka nya ngak rewel pengen bermain " kata Nur melihat putranya bangun tapi tak menangis . Sedangkan tadi siang bila ada yang mendekati nya bayi rewel. Sekarang walau banyak orang dia tetap tenang l dan hanya menggeliat
" Iya umi kok ngak rewel ya hanya menggeliat saja Padahal tadi rewel sama nenek saja yang ngak rewel " kata Bima yang lalu mendekati bayi Azzam .
" Emang sempat rewel de Nur " kata Maya melihat bayi Azzam.
" Iya kak kalo sama orang lain ..Tapi sama ibu ngak . .Trus ada tamu lagi dan rewel lagi tapi sekarang kok anteng ya mungkin tahu ya abang dan kakak kakaknya datang " kata Nur
" Iya kak , tadi rewel ini walau kakaknya berisik cuma diam nih ngak rewel " kata Bima .
" Om bimbim boleh cium ngak " kata Queen .
" Boleh ..... tapi gantian ya " kata Bima.
" Eh ...no no.... ngak sekarang ya Besok kalo sudah 40 hari . Kasihan tuh pipi nanti habis dicium banyak orang " kata Maya. yang tak mau keponakan kenapa napa Apa lagi baru lahir dan lagi pula anak anak nya belum mandi.
" Ya rugi dong ngak bisa nyium " kata Queen .
" Jangan ya de kan adik nya baru lahir .kalian juga belum mandi tuh ade bayi kasihan. Takut kena kuman kuman dari sekolah kan kalo sakit gimana ? Lihat masih kecil kan masih imut Belum bisa jalan tuh cuma lihat lihat dan menggeliat kan " kata Maya.
" Yah ...... kita cuma ngeliatin aja nih " kata Tan.
" Kan nanti kalo sudah 21 hari ade bayi pulang kerumah besar sabar nya besok pas disana bisa cium biar tidur di kamar besar " kata Bima.
" Hore.....aku suka aku suka " kata Zia senang Begitu juga dengan yang lain sambil tersenyum Karna bakal kedatangan anggota baru. dirumah utama Lee
" Wah kalo gitu nanti kamarnya kita xang hias ya om " kata Aska tersenyum
" Oke......" kata Bima
" Hore......teriak anak-anak itu bersamaan
.
__ADS_1