
Selama Dua minggu Ryan bersabar menunggu semuanya beres. Akhir besok mereka bisa menikah. Dan hari ini Ryan berikrar masuk agama islam.
" Slamat nak, besok kalian bisa menikah. Mudah kalian diberi kemudahan ." kata Ustad yang membimbing Ryan untuk menjadi seorang mualaf.
" Dan untuk nak Maya, bimbing lah nak Ryan agar bisa menjadi suami yang baik dan bertangung jawab ya nak. Karna dia baru belajar.
" Iya pa ustad " jawab Maya.
" Dan untuk nak Ryan kau sudah seperti Bayi yang baru lahir, dosa mu yang lalu sudah terhapus . kini jadilah lebih baik lagi " nasehat ustad Hadi pada Ryan.
" Trimakasih pa ustad , mudah mudahan saya istiqomah " kata Ryan
" Aamiin " sahut beberapa orang. yang membuat Maya terharu.
" Jadi bisa kalian tinggal menikah saja. setelah itu semuanya aman " kata ustad tersenyum
" Ya pa ustad " kata Ryan mengangguk.
Hari ini Maya merasa sangat lega. Bahwa Ryan sudah menjadi seorang mualaf. besok mereka akan menikah.Maya pulang ke desanya .Karna ia harus meminta paman nya sebagai walinya. Adik dari ayah Maya..Desi dan Vani tak bisa datang karna sibuk. Dan Vani pindah ke perusahaan Maya .karna Ryan meminta Maya untuk berhenti bekerja Dan hanya mengurusnya dan Aska. Jadi Maya resain bekerja dan Vani menjadi penggantinya Untuk mengisi kekosongan. posisi Maya dikantor.
" Maaf nak, rumah kami sangat kecil dan sederhana " kata bu Risma ketika mengantar kopi untuk Ryan yang duduk tengah ruangan bersama Bima.
" Ngak pa pa bu, saya bisa maklum. Nanti kalo ibu tidak repot rumah ini bisa di perbaiki " Kata Ryan.
" Tapi kami belum punya biaya nak " jawab ibu menghela nafas.
" Untuk masalah biasa itu gampang bu, Nanti biar saya bicara dulu dengan Maya " kata Ryan.
" Berarti mau di bikin bagus ya bang " kata Bima.
" Yah begitulah kira kira " kata Ryan.
" Wah abang hebat, pasti punya banyak uang dan kaya " Kata Bima dengan polosnya memuji Ryan.
Yang membuat Maya dan ibu tersenyum mendengar perkataan Bima.Sedang Ryan hanya tersenyum simpul.
................................
Paginya Ryan sudah bangun lebih dulu. Ryan tidur dengan Bima. Sedangkan Maya bersama sang ibu dan Aska .Karna paman dan bibinya menginap dirumah Maya. Dan akan pulang setelah Maya menikah nanti siang.
Maya hanya mengadakan pernikahan sederhana saja Karna tak mungkin mengundang para tetangga Karna ia malu dulu pernah gagal membina rumah tangga.
__ADS_1
Ketika bersama Bayu.
" Sudah siap nak " Kata bi Saripah ketika Maya sudah terlihat cantik memakai kebaya putih.
" Sudah bi "kata Maya yang gugup .Walau ini pernikahan kedua .Tapi entah mengapa. perasaan nya begitu tegang dan deg degan.
Tidak seperti dulu ia menikah dengan Bayu.Tak ada perasaan gugup dengan dada berdebar debar.
Sedang kan di luar Ryan sudah mengucapkan ijab kabul. Maya yang mendengarnya semakin tegang. Namun senang bahwa Ryan bisa melakukannya tampa kesalahan sekalipun. Dalam satu kali hentakan Nafas.
" Sudah May , Ayo keluar nak. kau sudah sah jadi istrinya " kata bibi Saripah
" Iya bi " kata Maya yang berdiri ingin beranjak keluar dari kamar .
" Ayo keluar pengantin pria sudah menunggu" Kata ibu Sambil mengedong Aska anak Maya.
" Iya bu " kata Maya gugup lalu melangkah pelan.
Ryan terpaku menatap Maya yang terlihat sangat cantik Padahal Maya habis melahirkan. Tubuhnya terlihat seksi dan ramping. Bahkan aura kecantikannya memancar sempurna yang membuat Ryan gugup.
Ryan dulu seorang petualang cinta satu malam .Dan hanya satu kali memakai.
Tapi entah kenapa ia merasa gugup melihat Maya. Padahal dia sudah biasa berhadapan dengan wanita cantik diluar sana .Bahkan dari kalangan atas.
" Nah kalian sudah sah tinggal tanda tangan setelah itu selesai " kata pa ustad
" Trimakasih pa " kata Ryan tersenyum
" Sama sama nak, kini Maya tangung jawab mu sekarang " kata pa ustad.
" Iya pa " kata Ryan.
Tak banyak orang yang diundang hanya sesepuh kampung, ustad dan paman Maya.sekeluargga. Karna Maya tak ingin mendengar omongan atau banyak pertanyaan yang datang padanya.Atas pernikahan keduanya. dan juga kegagalan pernikahan pertamanya.
Setelah itu dilanjutkan dengan acara makan siang bersama di rumah Maya. Walau sederhana tapi terasa begitu hikmat.
" Maya selamat ya nak semoga samawa. dan hidup rukun. jadi istri yang sabar dan baik.dan layani dan urus suami dengan baik setiap waktu. Agar rumah tanggamu bahagia. jangan mengulang kesalahan yang sama " kata paman Maya.
" Iya paman, trimakasih sudah membantu Maya dan Bima selama ini, kami sudah banyak merepotkan paman " kata Maya.
" Itu tak jadi masalah nak, paman akan pulang bersama bibi mu . Ingat rawat anak mu baik baik dan juga suamimu . Paman berdoa kau slalu bahagia." kata Paman Ali.
__ADS_1
" Ya paman" kata Maya.
Paman Maya pun hendak pamitan. Bersama para tamu. juga pada pa ustad.
" Paman ini sedikit rezeki , trimakasih sudah merestui kami " kata Ryan .Ketika paman Ali hendak pergi.
" Sama sama nak Ryan, paman titip Maya tolong jaga dan sayangi dia ya nak " kata paman Ali lembut. Seraya menerima pemberian Ryan
" Iya paman saya janji " kata Ryan.
Lalu paman Ali pun berpamitan pulang .Begitu juga dengan pa Ustad. Hal sama yang dilakukan Ryan yang menyisipkan amplok ke kantong baju ustad desa itu.
" Wah saya jadi ngak enak ini " kata pa ustad. sumringah senang.
" Hanya sekedar hadiah kecil pa ustad " kara Ryan sopan.
" Kalo begitu terimakasih nak Ryan , semoga kalian bahagia " kata pa ustad.
" Aamiin trimakasih pa " kata Maya yang ikut melepas para tamu pulang..Yang tak lupa dibawakan bingkisan dan hadiah sederhana.
Ada rasa lega dihati Maya . Setelah semua selesai dan berjalan lancar tampa ada halangan. Walau sangat sederhana dari pada yang pertama. Tapi Maya sangat bahagia luar biasa. Entah mengapa ia merasa. sangat senang . tidak seperti dulu menikah dengan Bayu.
Begitu juga dengan bu Risma yang terharu karna Maya mendapatkan Pria yang lebih baik dari Bayu. Dan ia berharap dengan pernikahan kedua ini Maya bisa hidup bahagia.Karna Ryan terlihat tulis menyayangi Maya dan cucunya
" Apa Aska tidur bu " tanya Maya.
" Iya nak, sepertinya Aska juga ikut merasa bahagia tahu ibunya menikah. Dan Aska tidur tampa rewel " kata bu Risma.
" Ibu ada ada saja " kata Maya yang tersipu Malu.
" Sudah sana Layani suamimu makan dulu , tadi ibu lihat nak Ryan belum makan karna ngobrol dengan para tamu " kata bu Risma.
" Iya bu " kata Maya lalu menghampiri Ryan yang sedang ngobrol dengan Bima dan teman temannya.
" Bim , bang Ryan biar makan dulu ya, apa kalian sudah makan " tanya Maya
" Sudah kak, tinggal bang Ryan yang belum." kata Bima.
" Ya sudah kamu bantuin mb Nisa, bagi bagi bingkisan untuk para tetangga dekat ya Bim dan juga teman temanmu " kata Maya.
" Siap kak " kata Bima lalu mengajak temen temannya untuk mengantar bingkisan. Dan juga berkatan kepada para tetangga .
__ADS_1