
Nur memejamkan matanya. Ketika Bima memeluknya dan tidur terlelap dipelukan suaminya. Karna memang sudah lelah.
Menjelang sore Nur pun mengerjapkan matanya.Terbangun lebih dulu. dan menatap wajah Bima yang masih terlelap .
" Ya Allah suami ku tampan banget " kata Nur tersenyum. Karna ia tak menyangka Pria sederhana didepannya itu banyak menyimpan rahasia hidupnya.
" Ya Allah jangan pisahkan kami .Aku sangat mencintainya " kata Nur. Yang meraba wajah Bima pelan agar tak terbangun. Karna slama ini ia slalu mengagumi suaminya itu. Bahkan sejak dari pertana mereka hidup bersama.
" Semoga Allah slalu melindungi mu by . Dan juga menjagamu dari orang orang jahat " kata Nur pelan . Aku slalu menyayangi sampai ajal menjemput " kata Nur yang lalu mengecup kening sang suami.
" Huh ........ sudah sore " kata Nur ,yang ingin bangun dari pembaringan .Namun sebuah tangan menahannya.
" By ......." kata Nur yang menoleh pada Bima dengan mata masih terpejam.
" By sudah bangun? " kata Nur lalu mengusap rambut sang suami. Lalu Bima pun membuka matanya dan tersenyum.
" Tapi masih ngantuk " jawab Bima yang masih memeluk tubuh Nur.
" Ayo mandi kita sholat berjamaah " kata Nur.
" Sebentar ....." kata Bima yang langsung menekan leher sang istri pelan.
Mpt..... Mpt ..
Nur yang cukup kaget pun hanya bisa tersenyum . Dengan polah Bima yang langsung ******* bibir Nur dan menekannya lebih dalam.
Nur pun hanya bisa menikmati keinginan suaminya itu.. Sore itu mereka memadu kasih yang membuat Nur kewalahan. Karna hari ini berbeda dari biasanya . Yang membuat Nur luar biasa merasakan nikmat berlipat lipat.
":Trimakasih by, " kata Bima setelah pelepasan terakhir . Lalu mencium kening Nur dan berbaring di samping Nur kembali.
" Trimakasih juga by " kata Nur yang lalu memeluk tubuh Bima sambil tersenyum bahagia.
Karna sebelum kepulangannya Nur sudah melepaskan kontrasepsi nya Andaipun ia hamil ia tak jadi masalah karna Nur hampir menyelesaikan kuliahnya. . Dan tinggal menunggu sidang.
" Ya Allah mudahan kau berikan kami pengganti yang lebih baik " kata Nur mengusap perutnya. Berharap buah cinta mereka cepat tumbuh .
" Ayo mandi.....kita sudah janji mau main sama para Krucil tadi " kata Bima
" Iya by " kata Nur tersenyum. Lalu bangun dan bergegas menuju kamar mandi dengan selimut tipis. Dan Setelah itu Bima pun menyusul nya
............................................
Di Taman anak anak sedang bermain bersama. Ketika Bima dan Nur ikut bergabung.
" Wah sudah pada tampan dan cantik ya keponakan om ....Masyaallah sini de " kata Bima ketika melihat Queen berlari lari.
" Om Bimbim.......lihat kupu kupu nya bagus om " kata Lian yang menujuk kupu kupu yang berterbangan.
__ADS_1
" Om tangkap om " kata Via.
" Jangan kasihan kita lihat aja....mereka juga ingin bermain seperti kalian " kata Bima.
" Iya om tuh kan de, kasihan kalo ditangkap nanti mati " kata Tan.
" Ayo sini semua aunty bawakan cemilan nih " kata Desi yang baru ikut bergabung dengan anak anaknya.
" banyak banget kak " kata Bima. Sambil mencomot cake yang dibawa Desi.
" Iya tadi kak May mu bilang. bila masih kurang .Masih banyak kok di dalam " kata Desi,
" Wah kalo kelamaan tinggal disini Nur jadi obesitas nih kak " kata Nur yang ikut mencicipi cake buatan maya.
"'Heh....Nut ngak usah takut gendut.Sudah laku ini . Mana jadi istri direktur lagi .Iyakan Bim " sindir Desi.
" Hehehe.......kak Desi bisa aja " kata Nur terkekeh.
Sedangkan Bima hanya tersenyum saja
" Nur kalo kumpul sama kak Desi dan Kak Vani hati hati bisa ikut korslet tuh pikirannya " kata Bima .
" Yah .......ngak benar itu Nur .Bima cuma ngada ngada " kata Desi tersenyum .
" Emang biasanya ngomong apaan by " kata Nur penasaran.
" Tahu ah tanya sendiri tuh " kata Bima.
" Hahaha.......kalah set lho Bim , Desi di lawan ":kata Vani yang baru datang bersama Maya.
" jelas lah orang dia baru level pemula " kata Desi tertawa.
" Senang banget lho Des ...... bully si Bima . Adukan bang Alex Bim biar dia kapok '" kata Vani.
" Hadeh............malah jadi provokator lho Van , kan dia juga sudah pengelaman tuh. Apalagi masalah gituan . Tuh rambut aja habis keramas tuh pastilah habis main jungkat jungkit " kata Desi menyindir.
Nyes.........
Wajah Nur pun langsung merona merah. Mendengar perkataan Desi. Yang membuat Bima langsung menjauh dan bermain bola bersama Aska.
" Bang ayo kita kesana " kata Bima.
" Hahaha............kabur dia Nur " kata Desi tergelak.
" Hust .. ....rempong lho Des.....bikin malu masih kecil ." kata Maya menegur
" Kecil apaan May. sudah bisa bikin anak tuh " kata Desi tergelak.
__ADS_1
" Hadeh senang banget lho godaan Bima. tuh Nur jadi merona mukanya malu " kata Vani.
Nur hanya bisa tersenyum ..Mendengar obrolan absurd para teman kakak iparnya. Memang Nur belum terbiasa. Tapi karna ketiganya ramah dan supel. Nur pun tahu kalo mereka hanya bercanda dan sengaja mengoda Bima dan dirinya.
" Jangan diambil hati ya Nur, anggap angin laku, maklum emak emak rempong " kata Maya.
" Ngak kak, Nur tahu kok kak Desi bercanda " kata Nur tersenyum.
" Yah Jaim lho May biasanya lho juga ikutan " kata Vani.
" Tapi ngak depan anak anak juga kali Van, nanti otaknya ikutan korslet. Kaya mami nya " kata Maya.
" Hahaha.. .....biasa itu mah May, kalo Vani lebih vulgar dan seronok " kata Desi.
" Enak aja lho kali " kata Vani sambil melempar kulit jeruk.
" Lah jaim ada Nur biasanya juga curhat " kata Desi.
" Nur sini de, biar kita nyantai " kata Maya.
" Iya kak " kata Nur yang duduk berjejer dengan trio mewek itu.
" Oh lho jadi pulang besok May. " tanya Desi.
" Jadi lah ,tapi siang nunggu bang Ryan balik dulu .
" Satu mobil . sama bima dan Nur juga. " tanya Vani.
" Iya kan mau ke makam Bapa dan syukuran sambil ngenalin Nur juga disana " kata Maya.
" Oh ......kalo gitu jangan lupa oleh olehnya " kata Desi.
" Lah lho mah cuma mikir oleh oleh nya Des. mbok bawain skali skali " Sindir Vani.
" Iya deh bawakan besok buat Ibu ya May" kata Desi
"Terserah kalian aja " kata Maya. santai.
Karna sudah biasa bagi mereka pulang pergi bawa bingkisan. Nur yang mendengar pun teringat akan oleh oleh yang belum ia pisahkan untuk sang mertua. Yang dulu sempat ikut merawat Nur ketika masih sakit.
Dan itu membuat Nur terharu . Karna sang mertua sangat perhatian dan juga baik. Begitu juga dengan kakak iparnya Yang membuat Nur nyaman . Berkumpul dengan keluargga Bima yang bisa menerimanya. Ketimbang keluargga sang umi.
" Ya Allah mudahan rumah tangga ku slalu baik baik saja. " kata Nur dalam hati lalu tersenyum .
" Nur ..Bima kalo minta jatah berapa kali sehari ? " tanya Desi .
" Hah........." kata Nur kaget yang membuat Maya dan Vani langsung mencubit tangan Desi.
__ADS_1