Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 262 Ketakutan Nur.


__ADS_3

Sesampainya dirumah Maya mengingatkan anak anaknya cuci tangan dan kaki sebelum tidur. Juga tidak lupa mengganti pakaian mereka.


Sedang para pelayan membawa bingkisan oleh oleh dari keluarga Nur . Yang lumayan banyak. kebelakang


" Bi Mar mau bagi bagi ngak " tanya Alan yang melihat banyak wajik , buah jeruk dan roti kukus juga salak ditata dimeja.


" Kalo mau nanti Lan, izin nona dulu. Kan bukan punya kita. Kalo ngomong sekarang pasti di kasih tapi ngak enak .sama tuan " kata Bi Marni.


" Ya bang nanti aja . " Kata Mumun .Yang juga ngak enak Karna itu milik majikannya.


"Dibagikan aja bi, dan sebagian buat besok buat yang jaga malam juga " kata Maya yang kedapur untuk mengambil air putih


" Itukan banyak sayang ngak ke makan.Mun tuh bantuan bi Marni bagi bagi . " kata Maya.


" Ya nyonya " kata Mumun senang karna suaminya Alan sudah ngiler. Dari tadi . Pengen banget nyobain. Karna memang Mumun lagi hamil muda. Dan Alan yang ngidam.


" Semuanya nona." tanya bi Marni .


" Iya bi. itu banyak banget. Walau makanan desa tapi enak bi kan sayang kalo ngak dibagi takut besok ngak enak dan basi " kata Maya. Yang juga melihat ayam bakar satu besek besar.


Pastinya keluargga Nur juga ingin memberi kan yang terbaik . Hingga membuat banyak oleh oleh untuk mereka pulang.


.................................


Sedang di rumah Nur di ruang tengah semua keluarga berkumpul duduk santai setelah tamu pulang.


" Ya ampun Nur , ini semua bingkisan mahal mahal nih " kata Bella Yang melihat bingkisan di taruh diruang tengah ..


" Iya banyak banget lihat sampai perhiasan juga "Kata umi. Yang melihat hampir 50 bingkisan yang lumayan besar.


" Masyaallah Nur . Tuan Lee rupanya memang royal " kata abi . yang melihat pemberian dari keluargga menantunya itu.


" Itu semua buat dibagi abi. " kata Nur.


" Tapi Perhiasan dan pakaiannya buat Nur de, itu bingkisan saja yang bagiin biar adil .Karna itu hak mu hadiah dari pihak keluargga Bima " kata Salman


Atikah dan Bella yang melihat semuanya merasa iri .Karna Nur beruntung .Dapat suami yang tampan dan juga tajir.


" Wah Nur , beruntung banget lho dapat laki tajir kaya Bima. Mana tampan dan baik. Keluargganya juga royal " kata Devi adik Altaf


" Alhamdullilah kak rezeki tak diduga " kata Nut tersenyum.


" Yang untuk mu dibawa masuk kekamar Nur biar yang lain kita bagi nak " kata umi.

__ADS_1


" Ya umi " kata Nur.


" Bibi Nur hebat ya bisa punya suami kaya Bima . Katanya direktur perusahaan ya. masih muda dan tajir lagi " kata Devi pada umi Syifa .


" Mungkin sudah jodohnya Dev " kata umi yang tak enak mendengar pujian semua orang pada putrinya. Padahal . Dulu umi sempat menentangnya dan meremehkan Bima. Yang ia kira hanya pemuda miskin.


" Kenalannya di mana sih Nur dulu bisa ketemu Bima " tanya Devi.


" Di kampus kak. Bima teman kampus Nur " kata Nur yang merasa tak enak. Karna banyak orang yang penasaran dengan suaminya itu.


Nur pun lalu terdiam. Sambil memilah milah bingkisan penting yang akan ia bawa masuk kekamar.


" Nur kalo Bima tajir gitu. Apa dia ngak pengen poligami . Kan wajar kalo laki laki kaya punya istri lebih dari satu.." Kata Devi bertanya.


Deg................


" Ya Allah godaan apa ini " bathin Nur . Yang merasa pertanyaan Devi bagai jarum yang menusuk hatinya.


" Nur ngak tahu kak, tapi untuk itu suami harus izin istri kan .Kalo mau menikah lagi " Jawab Nur lirih.


Karna tak terlintas sedikit pun dihati Nur kalo ada wanita Lain dalam hidup suaminya.


" Devi kok nanya nya gitu sih " kata Altaf yang merasa tak enak mendengar pertanyaan adik iparnya itu pada sepupunya.


" Devi kan cuma bertanya bang Tapi memang Bima cukup tampan dan tajir. Wajar saja kalo banyak yang mau . Bahkan rela jadi istri kedua. " kata Devi.


" Ya Alah jangan sampai itu terjadi.Jauh kan kami dari fitnah dan godaan wanita jahat .Yang ingin menghancurkan rumah tangga kami ya rabb " kata Nur . Yang lalu bergegas masuk kekamarnya.


Entah mengapa ia merasa tersinggung dan sakit hati atas perkataan Devi..Seakan menyindirnya. Dan Devi terlihat tak suka melihat kebahagiaan Nur dan Bima.


Sedang kan Bima sedang ngobrol dengan Ahmad di teras. Mereka membicarakan tentang bisnis. Dan juga tentang kuliah.


" Bima istirahat de, sudah malam " kata Salman .Yang menghampiri Ahmad dan Bima yang sedang asyik ngobrol .


" Ya kak , apa Nur sudah kekamar " hanya Bima .


" Sudah. istirahat lah sudah malam. Kak Ahmad sudah biasa dia kalau bergadang " kata Salman.


" Ya sudah Kak , Kak Ahmad Bima ke kamar dulu ya " kata Bima .


" Ya de " kata Ahmad. Yang kini mengagumi rivalnya itu. Dulu ia pikir Nur akan menunggu nya. Tapi rupanya ada laki laki lain yang lebih baik dari dirinya.


Bima pun lalu melewati beberapa orang santriwati Yang membuat mereka berbisik bisik ketika Bima lewat

__ADS_1


" Wah pantasan mb Nur cepat cepat nikah .orang suaminya tampan gitu .Dan juga orang kaya. Mana masih muda lagi dan seorang direktur " kata seorang santri


" Iya aku sih mau jadi istri keduanya" kata salah satu dari santri.


" Berharap ..mana mau dia sama kamu. Orang mb Nur aja cantik .Ngak mungkin cari istri lagi .


" Shut ......jangan bergosip " kata Ahmad menegur.


" Eh maaf ustad " kata santri itu terdiam.


Salman yang mendengarnya . Hanya bisa membuang nafas kasar. Karna tahu Bima jadi perhatian banyak santriwati. Apalagi mereka tahu Bima seorang direktur muda.


Sedangkan dikamar Nur duduk sendiri. sambil mengusap perutnya .Berharap ada janin yang tumbuh disana Untuk pelengkap kebahagiaan nya dengan Bima.


,Ceklek..........


" By......" kata Nur kaget .Ketika Bima masuk. Dan menutup pintu .Lalu menguncinya.


" Belum tidur " tanya Bima


" Belum by , menunggu aby masuk " kata Nur tersenyum.


" Ya sudah ayo tidur sudah malam " kata Bima yang lalu naik keatas ranjang. Dan berbaring.


Nur pun juga ikut berbaring. Dan mendekati suaminya itu . Membuat Bima tersenyum dan mengecup keningnya.


" By aby sayang Nur kan ?" tanya Bima.


" Sayang kenapa " jawab Bima.


" Apa aby ingin punya istri lagi selain Nur " tanya Nur. Yang hatinya merasa resah mengingat ucapan Devi .Dan ada rasa takut


di hatinya


" Astagfirullah ......emang Nur pengen aby menikah lagi ?" tanya Bima menatap Nur lekat.


" Tidak , Nur ngak mau dipoligami by " kata Nur cemberut.


" Astaga .... kenapa ?" kata Bima memancing reaksi Nur.


" Nur ngak akan sanggup " kata Nur menatap manik mata Bima dengan mata berkaca kaca. Takut suaminya itu ingin menikah lagi.


Bima lalu tersenyum .Karna melihat Nur yang terlihat ingin menangis. Lalu memeluk istrinya itu. dengan erat .

__ADS_1


" Ngak ada wanita lain di hati aby selain Nur " kata Bima berbisik pelan ditinggal Nur.


Yang membuat Nur tersenyum dan memeluk suaminya itu erat . Sambil menyusupkan wajahnya didada bidang Bima.


__ADS_2