Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 317.


__ADS_3

Desi dan Vani berlari menuju kearah Maya. Namun karna banyaknya orang yang melihat dua mobil yang bertabrakan ..Membuat Vani dan Desi bingung..


" Vani..... Maya van, mana Maya " kata Desi sambil menangis mencari Maya diantara korban kecelakaan.


" Nggak Tahu Des, dia yang mana ini, May ....." kata Vani terisak lalu berlari kembali ke mobil meninggalkan Desi untuk menelpon Didi.


" May,...... Maya......... !!! " teriak Desi yang melihat wanita yang wajahnya hancur tergeletak dipinggir mobil .


Dua mobil bertabrakan didepan restoran mewah itu. Entah siapa yang lebih dulu menabrak mereka tak tahu jelas. Desi hanya melihat Maya yang saat itu ingin menuju Mobil mereka.


" May...... May ..... jangan pergi May " kata Desi menangis histeris .


***********


Dikantor Didi langsung terduduk lemas mendengar berita itu, Ketika Vani menelpon nya . Mengatakan Maya tewas dalam kecelakaan.


Ryan yang mendengar pun tak percaya.


" Itu ngak mungkin .....bohong ngak mungkin " kata Ryan yang tak percaya Apa yang terjadi dengan Maya. Lalu Ryan keluar dari ruangannya sambil berlari.


" Jhon ........ bos ........ " teriak Didi Yang juga mengejar Ryan dengan matanya berkaca kaca menuju lift untuk turun menuju dimana Maya mengalami kecelakaan.


" Kim bantu kami, cepat ke tkp aku akan menyusul " kata Alex yang berjalan cepat menyusul Ryan dan Didi. . Sambil menelpon kim.


Sedangkan Vani dan Desi masih menangis sambil berpelukan melihat jasad wanita bertabrakan.


" Hiks.......hiks.........hik........Maya jangan pergi tangis Desi pilu sambil memeluk Vani


" Des ....kasihan Maya Des kasihan , May maaf kan kami " kata Vani menangis histeris yang membuat orang yang melihatnya merasa iba.


Sedangkan disebuah Mobil yang melaju Seorang pria , memeluk tubuh wanita yang terpental tersenggol mobil.


" May..........bangun ..... jangan begini " kata Pria itu yang tak lain Evan yang sedang menuju rumah sakit.


" Lebih cepat pa .....!!!" teriak Evan panik Menyuruh sopirnya untuk mempercepat mobilnya. Yang melihat jelas sebuah mobil dengan kecepatan tinggi hampir menabrak Maya ia sempat menarik tubuh Maya hingga mereka berdua terpental dan Kepala Maya terbentur Trotoar jalan . Yang banyak mengeluarkan darah.


Ketika sampai dirumah sakit . Evan bergegas mengendong tubuh Maya. Dan membawanya ke UGD dan dengan sigap para perawat membawanya untuk ditindak.


Evan gelisah mondar mandir didepan ruang operasi menunggu kabar Maya. Yang dioperasi karena mengalami cidera di kepalanya.

__ADS_1


Ceklek.........


Evan langsung menoleh lalu langsung menghampiri dokter yang keluar dari ruang operasi .


" Dok.....bagaimana keadaannya.." kata Evan .


" Dia selamat tapi mengalami amnesia yaitu lupa ingatan . Entah ia bisa mengingat lagi atau tidak tapi tergantung bagaimana kau merawatnya " kata dokter itu.


" Syukurlah, tapi tak.parah kan dok" kata Evan lagi.


" Tidak ia juga bisa pulang hari ini . Lukanya tak parah cuma benturannya sangat keras mengakibatkan memori ingatannya hilang dan hampir permanen. " kata dokter.


" Ngak masalah dok , yang penting dia selamat " kata Evan yang lega. Dan duduk dikursi tunggu untuk menunggu Maya keluar dari ruang operasi.


Evan meminta ruang vvip untuk Maya dan ia menyuruh sopirnya untuk pulang . Karna Evan akan menunggu Maya dirumah sakit.


*********


Sedangkan Ryan yang baru sampai ditempat kejadian berbalik arah mengikuti ambulans yang membawa jasad korban tabrakan.


Vani pingsan ketika Didi menjemputnya . Dan Desi histeris . Tak mau beranjak dari tkp karna sedih. Yang membuat Alex bingung harus berbuat apa.


" Tunggu pa ,tolong ulang yang ini pa " kata Kim yang melihat Maya yang ingin menyebrang jalan . Namun seseorang menariknya dari belakang. Satpam keamanan itu pun mengulang gambar rekaman itu beberapa kali


" Berarti nona yang ini tidak meninggal tuan, tapi ada yang menarik dan menolongnya " kata Satpam itu. tegang.


" Lalu siapa yang menolongnya " tanya Kim yang membuat dua Satpam itu mengelengkan kepalanya .


Kim merasa lega , Tapi ia harus merahasiakan semua ini dulu sebelum ada titik terang karna belum tahu siapa orang yang menolong Maya dan kemana ia membawanya. Kim menyugar rambutnya Kasar . Bingung harus bicara apa dengan Alex dan tuan mudanya.


Sedangkan dirumah sakit Ryan . Ryan tertunduk sedih ditemani oleh Jhon . Jhon sedang menyuruh Ali menjemput bu Lastri ibu Maya . Setelah itu Jhon menelpon Bima. Bima yang mendengar kabar itu pun bergegas pulang. Membawa Nur bersama.nya.


" Kenapa bisa begini Jhon . Aku tak sanggup Jhon " kata Ryan terisak. Yang membuat Jhon tak tega melihat kehancuran bosnya itu yang terduduk dilantai rumah sakit sambil bersandar. di dinding rumah sakit.


" Jhon " kata Alex yang datang bersama Didi. lalu mendekati Ryan.


" Bos bangunlah jangan begini kau harus kuat demi anak anak mu, iklas kan semuanya . Ayo tuan jangan duduk disini. Kita sedang menunggu nyonya ibu dan Bima. datang ." kata Didi.


" Aku ingin disini di menunggunya . " kata Ryan lirih namun ia angkat Didi dan Alex ke kursi tunggu .

__ADS_1


Alex lalu memesan kamar untuk bos nya yang terlihat shock dan lemah .Agar bisa istrirahat . Lalu beberapa orang perawat datang membawa brankar untuk membawa Ryan keruang vvip dan menyuntikan obat tidur. Karna Alex tak tega melihat kesedihan Ryan .


" Bagaimana ini apa Vani sudah sadar di ?" tanya Alex yang sempat membawa Desi dan Vani kerumah utama .karna disana ada Ima dan para pelayan yang membantu mengurus mereka


" Aku juga bingung harus bagaimana lagi?" kita Menunggu nyonya ibu dan Bima saja untuk membawa jasad nona . Karna kondisi tuan muda tidak baik " kata Didi. yang melihat Ryan sudah tertidur tenang setelah disuntik.


Jhon dan Didi pun saling tatap. Karna ikut sedih dan berduka dengan apa yang terjadi. .


" Kita harus tenang , kalo tidak semuanya kacau. Desi dan Vani belum. bisa diajak bicara karna mereka histeris mengingat kejadiannya " kata Didi. Yang menarik nafas dalam .


" Ya bang kita menunggu Bima saja. aku takut bos belum siap menerima kenyataan dan kondisinya tak memungkin kan. " kata Jhon yang lalu menyelimuti tubuh Ryan dengan selimut . Karna AC nya mulai dingin.


*******


Bima bergegas keluar dari mobil Menuju lorong rumah sakit yang dijemput Jhon Diparkiran rumah sakit.


" Dimana jasadnya " tanya Bima .


" Disebelah sana Bim " kata Jhon yang lalu menuju kamar Mayat . Untuk melihat jasad kakaknya.


" Ini Bim apa kita langsung bawa pulang saja " Kata Jhon menatap Bima.


Bima terdiam dan membuka kain menutup jasad yang terbujur kaku. ," Inalilahi wainalilahi rojiun ." kata Bima lalu memperhatikan wajah Dan memegang tangan serta tubuh dari jasad yang terbujur kaku. itu. Lalu membuang nafas kasar.


" Ada apa Bim?" tanya Jhon heran.


" Ini bukan jasad kak Maya " kata Bima


Jedar.....


Jhon mundur beberapa langkah. " Kau jangan bercanda Bim . Ngak mungkin jasad nya di tukar " Kata Jhon yang kaget setengah mati tak percaya apa yang ia dengar.


"Lalu bagaimana ?" kata Jhon bingung.


" Aku yakin kak May masih hidup " kata Bima .


" Hah.........?????


.

__ADS_1


__ADS_2