Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 259 Salah Orang.


__ADS_3

Kim Dengan gesit menghadang orang yang membawa Queen..


" Berhenti pa " kata Kim


" Queen ..."


" Om.....": kata Queen yang menghempaskan tangan orang yang mengandengnya .


" Maaf pa saya kira anak saya " kata pria itu.


Namun tiba tiba muncul anak kecil sebaya Queen memeluk pria itu.


" Papah .........Sisi nyari papah. " kata anak memeluk kaki pria yang dipanggil papah.


" Sisi jangan jauh jauh .sampai papah salah orang. ayo kita pulang." kata pria itu


" Maaf pa tadi saya pikir anak saya. karna bajunya sama " kata pria itu meminta maaf.


Memang benar baju yang di kena Queen sama dengan baju anak bapa itu. Yang membuatnya hampir meninggal anaknya dan membawa Queen.


" Iya pa ngak pa pa. Tapi lain kali bapa jangan main tarik saja " kata Kim.


" Iya pa maaf sekali lagi , ayo sayang kita pulang " kata pria itu lalu mengandeng anaknya pergi meninggalkan Kim dan Queen.


" Huh......hampir saja " kata Kim.


" Queen ........."


Bima ,Nur Aska juga Tan dan Rey berjalan menuju Kim dan Queen Yang disusul Jhon dibelakang mereka


" Queen ngak pa pa kak cuma salah orang " kata Queen .


" Apa betul bang " tanya Bima


" Iya dia mengira Queen anaknya. " kata Kim.


" Ya sudah ayo kita pulang saja " kata Nur.


" Ya sudah apa kalian mau pulang atau mau jalan jalan lagi " tanya Bima.


" Kita pulang aja om, Tan sudah capek om jhon gendong " kata Tan merengek.


" Ya sini.." kata Jhon yang lalu mengangkat tubuh Tan ke pundaknya.


" Queen juga mau om Kim " kata Queen..Yang lalu digendong Kim.


" Rey sini biar di gedong om Bima bang Aska digandeng aunty ya bang " kata Bima .


" Ya om " kata Aska. karna tak mungkin ia minta gendong pada aunty nya.


Mereka pun lalu pulang kerumah. Di dalam mobil semuanya tertidur kecuali Bima dan Nur. yang memangku kepala Queen dan Tan.


" Pasti mereka kecapean by " kata Nur.


" Iya tadi juga kekenyangan " kata Bima

__ADS_1


" Kita tidak mampir kemana mana lagi kan Bim" tanya Kim.


" Ngak bang langsung pulang saja " kata Bima. Yang juga ingin cepat pulang. Dan istirahat di rumah.


..................................


Sedangkan dirumah. Maya baru saja selesai membuat cake . Lalu masuk kekamarnya dan merebahkan dirinya diatas ranjang.


" Kemana bang Ryan ? "tanya Maya .Karna biasanya suaminya itu sudah stand by di kamar bila sudah selesai sholat Isya.


" Anak anak juga belum.pulang " guman Maya. Lalu teringat akan seseorang siang tadi yang tampa sengaja mengikutinya.


" Dia siapa ya ? aku seperti tak asing dengan wajahnya " kata Maya . Karna ia juga kaget ketika Bayu mengikutinya.


Maya bukan tak tahu ada orang yang memperhatikannya. Namun selama orang itu tidak mengganggunya Maya bersikap biasa. Namun kali ini ada sesuatu. Yang menganjal di hatinya.


" Aku seperti pernah melihatnya tapi dimana ? " kata Maya yang mencoba mengingat ingat pria itu.


Cup........


" Abang bikin kaget aja " kata Maya.


" Hayo mikirin siapa ? " tanya Ryan .Yang ikut berbaring di sebelah Maya


" Tadi siang Maya seperti di ikutin orang bang. Wajahnya ngak asing. Tapi Maya lupa pernah ketemu dimana . Trus anehnya lagi dia seperti mengikuti gerak gerik Maya " kata Maya bercerita


Sesaat Ryan terdiam . Lalu menatap wajah istirnya itu.


" Kau mengenalnya ?" dimana ? kapan? " kata Ryan penuh selidik.


" Ok sekarang kenal dimana ? " tanya Ryan.


"'Tunggu .....Maya pernah lihat wajahnya waktu di Taiwan trus waktu di mall ketika ia ditabrak seorang nenek "kata Maya menjelaskan .Saat di merasa ingat dan familiar dengan wajah pria itu.


" Taiwan ketemu dimana ?" tanya Ryan menatap intens istrinya.


" Di mall waktu pergi sama bi Ying " kata Maya karna ia sempat bertabrakan dengan pria itu. Saat akan pulang.


" Kau juga pernah melihatnya di Taiwan" kata Ryan yang lalu terdiam. Dan berpikir keras . Mengingat ingat siapa yang bisa ia curigai.


"'Bang.........


"Mhem .......


" Apa ada yang mau jahat sama May bang " tanya Maya menatap wajah Ryan yang sedang berpikir.


" Kalaupun ada abang akan menjaga May dan anak anak kita .Dengan Taruhan nyawa abang " kata Ryan yang tak ingin terjadi apapun dengan keluargganya


" Trimakasih bang sudah Jagain May dan juga anak anak " kata Maya .


" Itu sudah kewajiban abang." kata Ryan yang memeluk Maya lalu mencium bibir istrinya.


" Abang pengen apa May lelah " tanya Ryan .


" Ngak bang " kata Maya yang tersenyum pada suaminya itu.

__ADS_1


Dan membiarkan Ryan menggerayangi tubuhnya . Ryan baru saja akan melancarkan aksinya namun tiba tiba........


"Door. ...door .......papah mamah ini win buka pintu nya " teriak ratu Lee itu


" Bang itu Queen "


" Tahu ah biarin tangung May " kata Ryan


" Door.......door .....pintu pun di gedor lebih keras..."


" Astaga .......kata Ryan yang sudah tangung Lalu buru buru menyelesaikan hasratnya Setelah pelepasan Ryan bergegas turun dari ranjang dan cepat cepat menuju kamar mandi


Maya pun lalu langsung mengenakan pakaiannya dan merapikan rambutnya...Lalu bergegas menuju pintu yang masih di gedor.


Ceklek .....


" Ngapain sih mah lama banget buka pintunya " kata win yang langsung masuk melewati Maya dan naik keatas ranjang.


" Eh ade mau ngapain " kata Maya.


" Win mau bobo sini boleh kan mah " kata Queen.


" Ngak boleh enak aja, kan sudah punya kamar sendiri " kata Ryan yang baru muncul dari kamar mandi dengan bertelanjang dada.


" Yah papah gantian dong win pengen bobo di peluk mamah " kata Queen cemberut


" Trus papah gimana ?" tanya Ryan


" Sana papah sekali kali bobo sana kak Tan " kata Queen .


" Yah pisang ketemu pisang dong " jawab Ryan


Plak.......


" Abang apaan sih " kata Maya sambil mendelikkan matanya.


" Itu mah pisang ketemu pisang " kata Queen menjelaskan apa yang ia dengar. Takut sang mamah salah dengar.


" Hahaha..............


" Yap betul pisang ketemu pisang ya de " kata Ryan yang lalu naik keatas ranjang dan memeluk putri bungsunya itu.


" Emang apa pisang ketemu pisang pah " tanya Queen menatap wajah Ryan.


Ryan pun saling beradu pandang dengan Maya. Maya hanya diam karna pertanyaan itu di tujukan untuk sang papah


" Pah maksud pisang ketemu pisang itu apa " kata Queen lagi bertanya.


" Tuh pah ditanya hayo jawab . Makanya jangan ngomong sembarangan " kata Maya yang ikut berbaring diranjang . Dan Queen berada di tengah keduanya.


" Apa ya ?" kata Ryan bingung.


" Setahu win pisang ngak mungkin ketemu pisang pah , karna kan mereka ngumpul jadi satu sisir dan berjejer rapi. Juga ngak jalan jalan pisangnya. Kecuali kalo pisang nya ketemu dipasar . Kalo dirumah kan ngak mungkin . Kalo dipasarkan . Di jual bareng bareng jadi bisa ketemu pah " jelas win. Yang membuat Ryan tak bisa berkata apapun.


Sedang Maya hanya tersenyum dan menyembunyikan wajahnya . Karna ia hampir tak bisa menahan tawanya .

__ADS_1


__ADS_2