Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 199 Mengantar Suami


__ADS_3

Maya terlelap setelah makan Malam dan sholat.Tapi subuh ia sudah terbangun. Dan mengurus anak anaknya. Dan juga menyiapkan pakaian sekolah mereka dia atas meja.. Setelah selesai Maya pun menyiapkan pakaian Ryan.Yang akan berangkat nanti sore. Karna pagi ini Ryan ada meeting dikantor.


" Abang jadikan nanti sore pergi " tanya Maya pada Ryan.Ketika Ryan sedang menyisir rambutnya.


" Iya sayang .ngak apa apa kan kau abang tinggal . Pakaiannya ngak usah banyak banyak. Abang sudah punya beberapa disana .Di apartemen yang ditempati Diaz " kata Ryan. Yang memang meninggalkan beberapa pakaian kerja nya di apartemen.


" Iya bang ,Maya siapkan 6 potong saja " kata Maya.


" Abang titip anak anak ya, Kamu juga harus jaga kesehatan. Kalo seminggu belum beres abang akan lama disana. Abang sudah melimpahkan kerjaan pada Didi dan Alex untuk sementara." kata Ryan menjelaskan.


" Iya bang, abang juga harus jaga diri disana ya" kata Maya yang menatap Ryan.


" Ya sayang trimakasih sudah mengingatkan abang " kata Ryan terharu


" Ya bang, Maya slalu berdoa buat abang agar abang slalu sehat dan dijaga oleh Allah " kata Maya serius.


" Trimakasih sayang, abang tahu doa istri abang yang baik dan tulus ini slalu di ijabah Allah." kata Ryan yang lalu mencium kening Maya.


Maya pun tersenyum. Lalu memeluk suaminya itu. Begitu juga Ryan yang sudah rapi yang memeluk istrinya itu dengan rasa cinta.


" Ayo temani abang sarapan " kata Ryan yang lalu melepaskan pelukannya.


" Iya bang ayo. pasti anak anak juga sudah menunggu.


Keduanya pun lalu keluar dari kamar. Dan menuju ke ruang makan. Benar saja keempat anaknya. Sudah duduk tenang menunggu papah dan mamahnya.


" Wah anak papa pintar semua ya , sudah rapi dan pake seragam " kata Ryan yang menarik kursi.


" Biar Rey yang pimpin doa nya ya pah " kata Rey. Yang terlihat tampan.


" Ok ayo berdoa dulu , kita sarapan dan berangkat " kata Ryan.


Rey pun lalu memimpin doa sebelum makan. Lalu mereka pun sarapan dengan tenang. Setelah itu Ryan pun berangkat kekantor bersama anak anak nya . Yang sekalian mengantarkan mereka kesekolah. Karna hari ini spesial . Ryan ingin melihat anak anaknya sebelum berangkat ke Dubai.


Maya pun hanya mengantar sampai teras. Setelah mobil Ryan berangkat .Maya pun masuk rumah. Dan menyiapkan koper suaminya. Karna ingin mengantar sang suami ke bandara nanti sore.


................................


Maya Makan dengan tenang dimeja makan. Seorang diri tampa ditemani siapapun.Ketika tiba tiba bi Marni datang.

__ADS_1


" Non, ini nasi kotaknya " kata bi Marni yang menyiapkan 2 nasi kotak di dalam kresek.


" Trimakasih bi "kata Maya.


" Apa tuan muda lama disana non" tanya bi Marni seraya menarik kursi dan duduk menemani Maya makan.


" Entah lah bi, katanya kalo pekerjaannya cepat beres cuma seminggu. Tapi kalo belum ya agak lama " kata Maya lirih. Karna memang jarang ditinggal Ryan pergi jauh .Dan kalo pun keluar kota hanya 1 - 2 hari saja.


" Ya kita doakan aja non , biar pekerjaannya cepat beres dan cepat pulang " kata bi Marni.


" Iya bi trimakasih. ini nasi rendang atau sama ikan tepung " kata Maya bertanya.


" Dua duanya non, takut tuan muda pengen " kata bi Marni yang tahu selera makan Ryan tak rewel sama seperti Aska . Yang tak pilih pilih makanan.


" Ya bi trimakasih. abang pasti suka. Maya sudah selesai. May pergi ngantar bang Ryan dulu ya bi " kata Maya yang sudah rapi dan selesai makan. Setelah tadi sholat terlebih dahulu sebelum makan siang.


" Ya non hati hati " kata bi Marni . Ketika Maya beranjak dari kursi makan dan membawa kantong kresek berisi makan siang untuk suaminya.


..................................


Maya turun dari mobil. Ketika sampai di sebuah gedung perkantoran.


" Ya nona " kata Jhon. Yang lalu menutup pintu mobil ketika Maya sudah turun. Lalu bergegas memarkir mobil.


Sedangkan Maya naik kelantai 15 melalui Lift khusus petinggi perusahaan.


Ting.......pintu lift pun terbuka.


Maya lalu berjalan menuju ruangan Ryan.Sambil melangkah santai membawa 2 kotak makanan dari rumah. Yang dikemas rapi oleh bi Marni.


" Siang bu, presdir belum selesai meeting silahkan menunggu di ruangannya " kata Sekertaris Ryan ramah. Ketika melihat istri presdirnya itu datang.


" Trimakasih mba." kata Maya sopan.


Lalu Maya pun masuk keruangan Ryan yang tertata rapi. Dan duduk menuju sofa sambil membuka dan mengeluarkan kotak makanan dimeja untuk suaminya Dan juga menyiapkan Air meneral.


" May, kau sudah disini sayang " kata Ryan yang melihat istrinya itu duduk tenang ketika memasuki ruangan diikuti Kim.


" Iya bang , koper abang sudah bagasi mobil .Dan ini May, bawakan Makan siang buat abang juga " kata Maya.

__ADS_1


" Oh ya, trimakasih sayang. kebetulan abang lapar " kata Ryan yang melihat jam 01.20.


" Ini bang " kata Maya Yang lalu duduk di dekat suaminya. Dan membuka kotak makanan yang berisi pull dengan lauk yang enak.


" kalo begitu saya permisi tuan muda " Kata Kim yang juga ingin makan siang kekantin.


" Eh Kim ini buat kamu satu, ayo dimakan " kata Maya yang meraih 1 kotak lagi buat Kim.


" Oh buat nona saja " kata Kim menolak merasa tak enak.


" Saya tadi sudah makan dirumah Kim. Makan lah " kata Maya mengangkat kotak makanan dan menyodorkannya pada Kim.


" Tapi......


" Ambil Kim ,makan lah " kata Ryan yang tak mungkin menghabiskan dua kotak makanan karna porsi nya yang sangat banyak.


" Baiklah, trimakasih nona, tuan . Saya makan dulu di ruangan saya " kata Kim.


" Ya, ngak usah terburu buru " kata Ryan santai. Karna mereka berangkat sore .


" Baik tuan , mari nona " kata Kim sopan. Lalu pergi ke ruangannya untuk makan siang.


Ryan makan dengan lahap..Apalagi ada ikan crispy kesukaan Rey. Yang membuatnya bersemangat makan karna di temani Maya. Apalagi menunya lengkap. Itulah sebabnya Ryan jarang makan diluar. Karna sang istri sudah membuat kan menu makanan enak dirumah .Dengan menu yang berganti ganti agar tidak cepat bosan.


..................................


Ryan memeluk Maya ketika mereka sudah masuk ruang cek tiket dan bagasi.


" Hati hati ya bang telpon Maya bila abang punya waktu " kata Maya.


" Ya sayang, jaga kesehatan dan anak anak kita. Dan peluk cium untuk mereka. " kata Ryan.


" iya bang, Kim Alan titip suamiku " kata Maya pada dua pengawal suaminya itu.


" Iya nona, kami akan slalu menjaganya " kata Alan. Dengan sopan dan tegas.


" Kami berangkat nona, kami akan menjaga tuan muda dengan jiwa raga kami. titip ima dan anak saya "kata Kim memberi hormat.


" Ya Kim sama sama " kata Maya yang merasa Kim sudah seperti adiknya. Apalagi Kim menikah dengan Ima sepupunya.

__ADS_1


__ADS_2