Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 192 Bertemu Lagi.


__ADS_3

Selesai sholat jumat .Ryan mengajak anak anaknya makan siang disebuah restoran mewah. Bersama Didi Alex juga Kim dan Jhon.


" Asyik makan enak nih " kata Rey yang memilih steak dan gurami goreng tepung kesukaannya.


" Ish apa kakak ngak bosan makan itu kan banyak yang lain " kata Tan. yang menunjuk beberapa menu enak di buku menu.


" Aku tidak suka " kata Rey mengeleng.


Ryan hanya mendengarkan saja perdebatan anak anaknya itu.Sedang Aska duduk tenang setelah memesan makanan.


" Aska apa Kelvin tidak nakal disekolah " tanya Alex bertanya pada Aska. Untuk tahu banyak sifat lain putranya.


" Ngak om, cuma mungkin tadi dia lagi malas dan ngak mood. Jadi tak bisa menjawab soal. Lalu kurang percaya diri sampai di ledek teman teman . " kata Aska menjelaskan.


" Kenapa sampai bisa ngompol " tanya Alex lagi. Seraya menatap Aska. Sedangkan Ryan menatap putranya sulungnya itu dengan santai.


" Tadi dia mau pipis, tapi karna tak ada yang menemani jadi ditahan. Biasanya Rey yang mengantar " kata Aska menjelaskan


" O begitu. " kata ALex lega Karna putranya itu sama sekali tidak nakal.


" Tapi Kelvin sangat suka mengoda Queen " kata Tan yang membuat Alex kaget.


" Hah......masa iya " kata Alex. seraya menatap bosnya.


" Hahaha.......anakmu mulai genit Lex, Seperti ia senang dengan nona Queen " kata Didi. Yang membuat Kim dan Jhon tersenyum. Sedang Ryan diam tampa ekspresi sama sekali.


" Ih apaan masih kecil juga om, masa genit sih. Itu bukan genit om cuma usil .Kaya ade Tan yang sering bikin De Queen biar nangis " kata Rey menjelaskan.


" Iya betul itu tuan muda, kan Om Didi tak tahu dunia anak kecil " kata Alex yang menyindir Didi.


" Ish .......terserah lah. Tapi yang om tahu Kelvin memang suka mengoda Queen " kata Didi. Yang sengaja mengoda Alex.


" Biarkan saja mereka masih kecil di, lagi pula biasa anak anak bertengkar dan bercanda nanti juga berteman baik lagi " kata Ryan menengahi.


" Iya di, namanya juga anak kecil jadi wajar lah mereka usil. Kalo kita yang usil tuh ngak wajar . Boleh usil tapi sama istri bukan begitu bos " kata Alex Sambil memainkan kedua alisnya.


" Cih........bisa aja lho lex " Lata Didi yang membuat Kim dan Jhon tersenyum .Melihat tingkah konyol Alex.


Tak lama pesanan makanan pun datang. Dan para pelayan menatanya di atas meja. Setelah selesai. Ryan pun menyuruh Aska memimpin doa makan. . Dan lalu setelah itu mereka pun makan bersama sama. Menikmati makan siang diwaktu lapar.


............................


Sedangkan Maya baru saja keluar dari mall.


Bersama Nia dan Mumun .Belanja bulanan yang ditemani Jeff dan Alan.

__ADS_1


" Kalian makan dulu ya disana Jeff, saya mau cari mainan untuk Queen dulu " Kata Maya.


" Ya nona " kata Jeff mengangguk.Lalu mengajak.Alan juga Mumun untuk makan. Sedangkan Nia ikut menemani nona mudanya.


Tak lama setelah mendapatkan boneka barbie untuk Queen .Maya pun mengajak Nia dan Queen makan siang bersama.Yang lumayan mengantri.


" Maya " tegur Bram yang juga sedang mengantri makanan ditempat yang sama bersama Toni untuk makan siang.


" Lho kalian mau makan juga " kata Maya


" Iya kami juga mau makan " kata Toni tersenyum. Sambil membawa nampan makanan.


Sedang Nia membawa nampan makanan. Yang diikuti Maya yang lalu duduk di kursi yang kosong.


" Boleh bergabung kan " kata Bram yang ingin tahu banyak tentang Maya.


" Oh silahkan " kata Maya yang tahu karna banyak kursi yang pernuh. Jadi apa salahnya berbagi meja dengan teman lama.


"'Mah.....Queen mau yang ini aja " kata Queen


" Iya sayang , biar mamah potongin ya " kata Maya pada putrinya itu.


" Anak mu ya May " tanya Toni Seraya menatap Queen. penuh selidik.


" Iya Ton " kata Maya. Yang membuat Bram cukup terkejut . Lalu menatap Queen lekat.


" Oh tiga tahun Bram , oh ya anak kalian sudah berapa?" tanya Maya balik bertanya.


" Ish.....gue baru nikah sebulan May, bini gue belum hamil. Nih sih Bram masih jomblo bila lho nganggur embat aja. Dia GM sekarang " kata Toni.


" Wah hebat , gede dong gaji nya " kata Maya memuji .Slamat ya Bram kalo nikah jangan lupa undangannya " kata Maya tersenyum. Sambil menyuap makanannya..Sedangkan Nia hanya diam saja .Jadi pendengar setia majikannya itu.


" Ah biasa aja May, rumah lho di mana biar nanti ku kirim undangan " kata Bram kecewa kalo Maya sudah menikah lagi.


" Oh ..maaf gue lupa alamatnya. karna ngak hafal " kata Maya yang memang tidak pernah tahu alamat lengkap rumah tinggalnya.


" Kok bisa " kata Toni berpikir heran.


" Iya lupa gue, tapi titipin Vani aja atau Desi aja Bram kalo mau ngasih undangan " kata Maya. Karna Bram tahu no ponsel Desi dan Vani


" Ok ngak masalah " kata Bram. Sedikit kecewa karna Maya sepertinya menghindar darimya. Bagaimana mungkin bisa lupa alamat rumahnya sendiri pikir Bram.


" Ya sudah nanti bila ngak lupa kita titip Desi dan Vani aja " kata Toni seraya melirik Bram yang terlihat bermuka masam.


" Mah kenyang " kata Queen.

__ADS_1


" Om ini siap mah ?" tanya Queen menatap Bram dan Toni


" Oh ini teman mamah waktu sekolah dulu de, seperti ade Queen yang punya teman sekolah juga " kata Maya yang menjelaskan pada Queen agar paham dan mengerti.


" O seperti Via ya mah sama laura dan lena gitu " kata Queen


" Iya sayang " kata Maya tersenyum.


Bram yang mendengar Maya yang bicara lembut pun terharu melihat obrolan ibu dan anak itu. Karna Queen begitu aktif dan juga pintar. Dan Bram mengira tadinya Maya janda beranak satu.Karna ia sudah tahu Maya bercerai dengan Bayu senior itu. Padahal Bayu cukup mapan menurut Bram.


" Anak lho ada berapa May " tanya Toni melihat Queen yang terlihat imut


" Ini yang bungsu Ton ,yang pertama berumur 5; tahun " kata Maya.


" Oh jadi sudah punya anak dua nih, suami lho kerja dimana ?' " tanya Toni lagi.


Belum lagi Maya menjawab pertanyaan Toni tiba tiba .....


" Kok dua sih om, anak.mamah itu ada empat om. Ada bang Aska, Kak Rey, sama kak Tan " kata Queen menjelaskan.


Uhuk.....uhuk .......


" Bram yang mendengar ucapan Queen pun cukup kaget. Begitu juga dengan Toni.Bagaimana mungkin Maya bisa punya empat anak secepat itu pikir keduanya.


"'Serius May, anak lho empat " kata Toni menelan salivanya. Karna Maya masih terlihat cantik dan seksi.


Namun belum lagi Maya menjawab seorang pria menghampiri meja mereka.


" Maaf nona, tuan minta nona menjemput anak anak dikantor. Karna tuan akan ada meeting " kata Jeff mengingatkan Maya.


" Oh iya jeff, trimakasih sudah mengingatkan saya " kata Maya .


" Baik nona kami menunggu" kata Jeff.


" Oh ya Bram , Ton, kami duluan ya .karna harus menjemput anak anak ku " kata Maya.


" Oh ya silakan sampai ketemu lagi " kata Toni.


" Ya May, hati hati " kata Bram lirih .Yang melihat Maya pergi Dan tak punya harapan lagi.Karna Bram pikir masih ada kesempatan namun hasilnya zonk.


" Hei bro aja cepat makan kita harus meeting nanti jam 01 30 " kata Toni.


" Oh iya aku hampir lupa " kata Bram .Lalu menghabiskan makanannya untuk segera kembali kekantor.


__ADS_1


Visual Queen Almira Lee


__ADS_2