Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 324


__ADS_3

" Kak Evan berangkat ya sayang kata Evan pamitan .


" Ya Kak hati hati " kata Maya menyalami Evan dengan Hikmat


Dan lalu ia juga menyalami Ryan dengan takzim seraya tersenyum .


" Hati hati di rumah ya " kata Ryan yang mengusap kepala Maya pelan.


Maya pun melambaikan tangannya pada dua pria itu. Dua pria yang membuatnya pusing memikir kannya. Karna dua duanya mengaku sebagai suaminya.


Lalu Maya pun kembali masuk apartemen nya . Dan membersihkan bekas sarapan mereka Lalu kembali kekamarnya. untuk membaca buku.


**********


" Jadi Maya benaran masih hidup bang " kata Desi dengan mata berkaca kaca.


" Iya tapi hilang ingatan dan tuaan Lee sudah menemuinya. Rupanya senior kalian itu sengaja mengambil kesempatan saat nona Maya amnesia. " kata Alex.


" Iya bang kok bisa dia nekad gitu sih padahal.Maya sudah menolaknya. Tapi bisa aja dia sakit hati bang makanya ngambil kesempatan itu. " kata Desi


"Itu lah abang juga heran dia ngak mau mundur . Kecuali Maya sudah ingat semuanya " kata Alex.


" Ya bang padahal dia itu player lho bang , kan banyak wanita lain tapi kenapa harus bini orang " kata Desi ngedumel.


" Hah.........inalilahi.......wah ini rival seimbang Des, biar dia tobat kali ya, Kaya bos dulu yang juga seorang casanova . bisa sembuh dengan nona Maya "kata Alex


" Bisa jadi bang , biar Kak Evan sembuh penyakit ain nya . Wah tapi ini bisa jadi bahan gosip Desi sama Vani nih bang " kata Desi terkekeh. ..


" Hush.......dosa mi, ingat ghibah itu dosa " kata Alex memperjelas.


" Iya tahu bang bercanda, tegang aja tuh syaraf pusing nanti bang tekanan darah tinggi " kata Desi .


" Masa ..... kalo naik dosis bisa ngejot dong biar turun tekanannya. " kata Alex Sambil memainkan kedua alisnya.


" Aish itu mah modus bang , gih berangkat sana .Nanti malah telat " dumel Desi Yang ngak mau melayani suaminya itu. Kemaren saja pinggangnya sudah mau patah kelamaan


" Iya deh abang berangkat " kata Alex tersenyum . lalu memberikan tangannya untuk dicium Desi. Desi pun melakukan kewajibannya . dengan takzim

__ADS_1


Setelah Alex berangkat Desi pun bersih bersih Karna tak ingin memakai pelayan lebih ngirit tapi untuk pakaian ia harus laundry.. Agar tidak terlalu lelah


***********


Sedangkan Bima sedang bicara dengan Kim .tentang Maya yang sudah ditemukan . Dan Ryan menempatkan 2 satpam untuk menjaga keamanan apartemen yang ditempati Maya.


"Bima akan kesana setelah semuanya berjalan normal bang , Agar Kak May bisa mengingat Bima dan ibu. ' kata Bima


" Ya Bima itu bagus , kita semua ingin nona Maya sembuh dan kembali seperti dulu " kata Kim


" Aamiin .. Iya bang itulah sebabnya Bima mencari situasi yang tenang agar bisa bertemu kak Maya bersama ibu. Juga anak anak " Kata Bima yang yakin Kakaknya bisa sembuh. Karna Maya adalah sosok kakak yang kuat dan sabar yang selama ini Bima kenal.


.


"' Iya Bim , yang sudah abang kekantor dulu untuk melaporkan penyelidikan kecelakaan " Kata Kim


" Iya bang hati hati " kata Bima. yang merasa lega kakaknya masih hidup dan baik baik saja walau mengalami amnesia tapi paling tidak masih selamat dari maut.


*********


Setelah melayani dua pria tampan makan malam Maya juga ngobrol dengan Evan dan Maya.


" Iya kak , kalo abang Ryan mau di buatin apa "tanya Maya.


" Apa May bisa bikin salad buah...Abang pengen salad buah biar segar nih mata pas kerja " kata Ryan.


" Dih kalo mau segar segar nyemplung di kolam aja bang " kata Evan


" Suka suka gue lah, kenapa situ yang sewot " kata Ryan cuek.


" Cih ....gitu aja baper " sindir Evan.


" Lho kali dari pada ngelakuin orang ngak jelas mending tidur. " kata Ryan yan beranjak fari tempat duduknya.


Maya yang mendengar perdebatan dua pria itu hanya menonton sampai keduanya puas dan pada akhirnya berhenti dan masuk lamar masing masing.


" Akhirnya mereka bosan juga " kata Maya mengelengkan kepalanya lalu masuk ke kamar. nya.

__ADS_1


Ryan yang sudah masuk kamar langsung memejam matanya . Tapi tak lupa ia menyetel alarm untuk sholat dan kekamar Maya.


" Kau boleh lupa abang May, tapi kita tetap bisa saling membutuhkan " kata Ryan tersenyum lalu berdoa dan tidur cepat.


Maya yang sudah masuk kamarnya . Lalu rebahan diatas ranjangnya Lalu ia pun mengambil buku untuk membaca novel kesukaan Hampir Satu jam lebih Maya pun mengantuk Karna matanya berat dan lelah . Ia terlelap dengan sendirinya.


Sedangkan Evan bingung karna tadi siang Sinta menanyakan keberadaanya.


" Kenapa Cepat amat sih pulangnya " kata Evan yang malas bertemu kekasih nya itu Karna ujung ujungnya. Dia hanya menemani dan mengantarnya shoping


" Ah biarlah yang penting tidak ketemu, paling pemotretan cuma seminggu . akhir pekan saja baru kutemui" kata Evan bicara sendiri. Sambil membayangkan Maya


***********


Jam 02 malam Ryan kembali bangun ia sholat dulu , baru mengendap endap ke kamar Maya . Yang tertidur pulas dengan selimut yang melorot.


Ryan pun lalu berbaring dan mendekap tubuh Maya. Karna itu yang biasa ia lakukan bila tidur bersama.


Lama Ryan menatap wajah Maya. lekat Lalu mengecup bibir nya Yang membuatnya jadi candu dan menginginkan lebih . Maya melenguh ketika merasakannya. Namun matanya terasa berat untuk dibuka


" Abang ...........desah Maya pelan.


" Iya sayang ini abang " kata Ryan yang kembali menikmati malam indah bersama Maya dan Maya merasakan itu nyata.Dan terbuai karna Ryan melakukannya dengan lembut. Maya merasakan hal yang sama dalam mimpinya. Namun ia Sadar itu bukan mimpi. Hanya ia tak mampu membuka matanya. Dan pasrah ketika Ryan mengalami pelepasan beberapa kali dan mengecup bibirnya. .


Maya tertidur sesaat. karna lelah dan ketika terbangun ia kembali mendapati tubuhnya polos .


'Maya melihat setiap sudut ruangan tak ada siapa pun . Sedangkan kunci pintu kamarnya juga seperti posisi semula tak berubah .


" Apa aku bermimpi , tapi itu terasa nyata " kata Maya . Karna tak mungkin ia bercinta dengan hantu .


" Tapi bagaimana bisa ia masuk sedangkan kamar dikunci rapat " kata Maya bingung


" Akh sudahlah mungkin itu hanya mimpi dan perasaanku saja " kata Maya Yang beranjak kekamar mandi Untuk membersih kan diri. dan sholat. Karna dia tak ingin mengingat hal yang membuatnya sakit kepala..


Lalu Maya keluar kamar untuk menyiapkan sarapan karna bi Marni tak bisa datang . Karna tak enak badan Hanya bagian bersih bersih yang membantunya dan sorenya sudah pulang.


********

__ADS_1


Vani terkejut ketika Desi menceritakan semuanya tentang Maya yang yang ditembak cinta oleh Evan. Yang tidak diceritakan Didi . Karena Didi tak ingin Vani ikut pusing memikirkan sahabatnya . Karna pasti Vani akan curhat dengan Desi.


__ADS_2