Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 434


__ADS_3

Tan terdiam. sesaat .Sedang Cia terlelap Karna lelah melayani tuan nya itu . Yang membuat Tan tersenyum . Entah kenapa ia jadi menyukai kepolosan Cia


" Kau sangat polos Cia aku tak bisa membiarkan mu tampa pengawasan. Bagaimana bisa ada gadis sepolos dirimu Kau bisa saja dibodohi orang lain. Untung nya kau bertemu dengan ku " guman Tan Yang tak bisa membayangkan Bagaimana nasip Cia bila berada di tangan orang lain. Bisa bisa ia dijadi kan wanita Malam . Dan untungnya malam itu ia mendapat hadiah dari klein nya. itu. Dan ia mendapatkan Cia masih utuh dan suci


Tan beranjak dari tempat tidur dan masuk kekamar mandi .Tak lama kemudian Tan pun selesai dan langsung berpakaian.


Lalu mengambil ponsel dan dompet nya diatas nakas..


" Aku berangkat kerja dulu ya . Tidurlah gadis imut ku " kata Tan mencium kening Cia . Dan lalu melangkah menuju pintu untuk berangkat kera


Tan memang bekerja nyambi kuliah . Namun ia tetap bisa menyelesaikan kuliahnya dengan baik Selama 7 tahun dengan gelar S2 nya Membuat Tan bangga ia bisa menyaingi Rey .Tan juga tak pernah dekat dengan gadis mana pun Dan tak ada yang spesial baginya Selain hanya bersenang senang saja . Layaknya anak muda . Ia juga hobby kumpul bersama teman temannya. Namun Tan tak pernah menunjukkan siapa dirinya Dan juga tak bersikap sombong . Dan banyak orang tak tahu siapa sebenarnya Tan. Tan hanya mengunakan motor sport nya untuk berangkat kuliah .Dan teman temanya tak ada yang tahu ia menyandang lama besar keluargga Lee .Yang cukup berpengaruh di negara itu


" Tan ..... " kata oma melihat cucunya itu baru berangkat kerja


" Iya oma " kata Tan.


" Apa kau sudah tahu bang Aska mu akan mengelar resepsi di Dubai " tanya oma.


" Sudah oma tiga minggu lagi tadi malam Bang Aska sudah menelpon Tan memberi tahu Tan " kata Tan.


" Apa kau akan pergi membawa Cia " kata Oma. .


" Ya oma dia bisa berteman dengan Maira " kata Tan.


" Bagus lah apa kau sudah mendaftarkan nya untuk sekolah lagi " tanya oma.


" Belum oma nanti Tan akan menyuruh Alung untuk mengurusnya " kata Tan.


" Ya ....berangkat lah " kata oma .


" Ya oma " kata Tan yang lalu mencium takzim tangan omanya Yang slama imi mengurusnya dari sejak sekolah dasar . Karna itu memang permintaan kakek buyut nya Yang ingin putrinya dijaga para ahli warisnya . Karna Ryan mengurus milik


papinya sendiri.


Disisi lain Tian sudah terlihat rapi . Karna hari ini ia bekerja bersama Rey kakak iparnya .Untuk belajar mengelola bisnis Yang akan ia jalankan . Karna sang mertua ingin Tian mengurus perusahaan milik Queen .


" Sudah siap sayang ayo kita sarapan " kata Queen mengandeng tangan Tian menuju meja makan.


" Apa kau akan kuliah hari ini " tanya Tian

__ADS_1


" Ya karna ngak mungkin aku nganggur dirumah " kata Queen.


" Ya sudah hati hati ya " kata Tian


" Ya sayang " kata Queen tersenyum.


" Pagi pah mah " sapa Queen yang duduk dikursi yang ditarik Tian


" Ayo sarapan Rey pimpin doa " kata papah.


" Ya pah " kata Rey Yang lalu memimpin doa . Setelah itu mereka pun makan .


" Ken apa kau sudah mengecek Yang di Tangerang " tanya Rey.


" Sudah kak kemaren Ken sudah kesana bersama kelvin dan Vino yang di Bekasi.


" Ya sudah...berarti kita sudah bisa rapat dan ingat kan Vino Agar jangan lupa membawa laporannya " kata Rey.


" Ya kak " kata Ken Yang sudah biasa sarapan rutin bersama papah dan mamahnya. Karna Kim dan Ima sedang sibuk mengurus ibu nya yang sedang sakit sakitan . Sedangkan Zia belum bangun. Karna mengambil kuliah siang .


Setelah selesai sarapan Rey dan Tian pun kekantor. Sedang Ryan bersama Didi Berpisah karna ada pertemuan dengan klein..Dan Alex sudah menunggu mereka di tempat yang dijanjikan.


Wajah nya terlihat kesal karna Andrew tak bisa menangani Kliennya . Dan membuat William sedikit emosi .


" Apa kau tak bisa bekerja dengan baik. papi sudah mengatakan nya berkali kali " kata William Yang memang tak biasa


mendidik Andrew . Yang ia tahu hanya memberinya pendidikan dan kebutuhan sehari hari.


" Kau membuat tender kita kalah dan papi


belum bisa membuat kesepakatan " kata William yang sedikit emosi namun masih bisa menahannya


" Maafkan Andrew pi " kata Andrew merasa bersalah karna tak bisa memenang kan tender. hari ini.


" Ya sudah kembalilah keruangan mu " kata William Yang membuang nafas kasar . kecewa karna putra yang ia harapkan belum bisa ia banggakan .Padahal ia lebih banyak menghabiskan waktu dengan Andrew dari pada Tian yang sejak kecil disekolahkan asrama olehnya.


" Kemana anak itu. bagaimana mungkin ia bisa bertahan sejauh ini " kata William Yang tak habis pikir dengan Tian yang masih belum kembali Lalu ia pun menelpon orang kepercayaannya


" Ram apa kau sudah menemukan nya ?" kata William .

__ADS_1


" Belum tuan kami juga sudah mencari gadis yang dimaksud nona Angela tapi nihil


karna ia kadang kuliah kadang tidak. Dan pihak kampus tak tahu dimana ia tinggal ." kaya Rama di sebrang sana


"Apa kau sudah menanyakan teman temannya . Yang biasa bersama Tian " kata William.


" Sudah tuan mereka juga tidak tahu . Cuma mereka sempat melihat .Tian sering bersama gadis itu .


" Baiklah cari tahu dimana gadis itu tinggal seret dia kedepan ku Aku sendiri yang nanti akan membuat nya buka mulut .Agar Tian mau pulang " kata William kesal.


" Baik tuan " kata Rama.


Lalu hubungan pun terputus Yang membuat William kecewa . Karna sampai hari ini Tian belum juga pulang . Padahal semua Atm sudah di blokir .


" Anak itu membuat ku pusing.. Atau mungkin wanita itu membawanya kesana Tidak ..... kalo ia disana tak mungkin papi Mencari Tian sampai kesini " kata William


" Anak itu keterlaluan " umpat William


Prank........


" Awas saja kalo dia pulang . Akan ku buat dia menyesal mempermalukan ku " kata William yang membuang Vas bunganya. . Yang gagal karma tak bisa membujuk Angela jadi menantunya.


Disisi lain Tian baru saja menyelesaikan laporannya . Dan Tian langsung meminta Didi untuk mengeceknya.


" Bagus boy ini permulaan yang baik" kata Didi . Yang mengoreksi hasil pekerjaan menantu bosnya itu. Karna Alex. dan dirinya lah Yang bertugas untuk mengajarinya Karna Lim ingin Tian cepat bisa menguasai tugasnya Walau pun hanya lewat email


" Apa semua nya harus dikirim lewat email.om ? " kata Tian.


" Iya karna ini langsung dari om Lim Setelah kau mahir kau akan dikirim kesana . Jadi kau harus turun tangan .Nanti ada Leo dan Leon yang membantumu disana " kata Didi.


" Ya om saya mengerti " kata Tian Yang kini serius bekerja Karna tak mungkin ia menyalah gunakan kepercayaan mertuanya. Karna kini ia sudah punya tangung jawab pada Queen .Wanita yang kini menjadi penyemangat hidupnya..


" Ya sudah ayo kita makan papah mertua mu pasti sudah menunggu kita " kata Didi .


" Ya om " kata Tian yang lalu beranjak dari tempat duduk nya . Dan ikut melangkah menuju pintu Untuk makan siang bersama.


.


.

__ADS_1


__ADS_2