Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 333


__ADS_3

Pulang dari rumah utama Maya mersa senang. Entah mengapa ia merasa bahagia .Dan berharap bisa bertemu lagi dengan keempat anak anak itu. Entah kenapa ia merasa dekat dan mengenal mereka. Namun ketika ia berusaha mengingatnya. Kepalanya terasa sakit.


" Kenapa sayang " kata Ryan ketika mereka masih dimobil .


" Ngak tahu bang , kepala mine sakit Mine merasa dekat dengan anak anak itu. Tapi ketika mine mengingat nya . Kepala mine pusing " kata Maya.


" Ya susah kau istirahat saja , jangan mengingatnya " kaza Ryan yang takut Maya memaksa kan ingatannya.


" Iya bang " kata Maya .Lalu bersandar di bahu Ryan dan memejamkan matanya.


Ryan yang tak tega pun lalu merengkuh tubuh Maya Agar bisa tidur nyaman dalam pelukannya Dengan Ryan duduk sedikit menyamping. Dan Menyandarkan kepala Maya di dadanya. .


Jhon yang melihat itu dari kaca spion menarik nafas dalam. Karna tahu Bosnya itu sangat menyayangi istrinya .Apalagi kondisi Maya seperti sekarang ini . Membuat Ryan khawatir. Dan Jhon hanya bisa berdoa. Agar nona nya itu cepat pulih.


***"**


Evan baru sampai di apartemen nya . Ketika Sinta menyambutnya didepan pintu dengan tersenyum. Karna ketika dia ke apartemen Ryan. Ryan dan Maya belum pulang . Yang membuat Evan gusar. Lalu pulang ke apartemennya.


" Baru pulang " kata Sinta tersenyum.


" Iya aku lelah apa kau menyiapkan makan malam " kata Evan .


" Kau ingin makan apa biar aku pesan " kata Sinta. sambil meraih ponselnya.


" Huh......apa kau belum bisa memasak juga " kata Evan menatap Sinta.


" Ya ampun sayang aku kan sudah bilang aku baru belajar" kata Sinta


" Kau tahu selama seminggu Jasmine disini. Dia menyiapkan semua keperluan dan kebutuhan ku dari sarapan pagi dan makan malam. Tampa bertanya dan juga tidak mengeluh " kata Evan yang merindukan masakan Maya.


Deg ......


Sinta terdiam mematung mendengar perkataan Evan yang membanding kan dirinya dengan Jasmin Padahal Evan belun sebulan mengenalnya.


" Baiklah besok pagi aku akan menyiapkan nya sekarang kau mau makan apa? biar ku pesan dulu " kata Sinta menatap wajah Evan yang terlihat lesu.


" Apa saja " Kata Evan beranjak dari sofa menuju kamarnya . Dan melepas pakaiannya dan melemparkannya sembarangan.


" Kemana dia membawanya " kata Evan mengingat Maya. .Yang memang membuat hati Evan begitu merindukan istri tuan Lee itu . Lalu melangkah masuk kamar mandi untuk membersihkan diri

__ADS_1


Sedangkan Sinta menata makanan untuk Evan. Karna ia tak mau kalah dengan Jasmine. " Bagaimana bisa ia merebut perhatian Evan dengan begitu singkat " guman Sinta yang sudah menyelesaikan semua. Dan tinggal menunggu Evan selesai mandi.


Sinta Lalu masuk kekamar dan melihat Evan yang baru saja keluar dari kamar mandi.


" Siapkan pakaian ku" kata Evan pada Sinta.


" Pakaian apa " kata Sinta bingung.


" Pakaian rumahan lah, apa kau pikir aku mau kekantor " kata Evan. ya g ingin Sinta melayaninya seperti Maya yang melayani nya dengan baik . Walau Maya amnesia. namun Maya tahu kewajibannya pada suaminya..


" Iya sebentar " kata Sinta tergagap.Lalu mengambil.pakaian Evan dari lemari dan memberikannya


" Kok ribet amat sih , biasanya juga ngak gitu " gerutu Sinta. Lalu meninggalkan Evan yang sedang memasang pekaiannya


Sedangkan Ryan baru saja membaringkan Maya diatas tempat tidur. Dan Ryan melepaskan sepatu Maya lalu menyelimuti nya. Dan mencium kening Maya. Sambil menyingkirkan anak rambut di wajah Maya.


" Maaf kan abang May lalai menjaga mu..Abang janji ini tak kan terulang lagi . Cepatlah sembuh " kata Ryan yang lalu mengecup bibir Maya . Dan meninggalkan Maya untuk membersihkan diri.


Sepeninggalan Ryan Maya terbangun dan mengerjapkan matanya " hah.....kenapa aku sudah di kamar. Apa bang Ryan tadi menggendongku " Kata Maya Yang ingat dia sangat mengantuk dan pusing ketika di. dalam mobil


Lalu perlahan duduk dan melihat jam di dinding kamarnya " ya ampun sudah magrib " kata Maya . Lau bergegas masuk kamar mandi .


Tak lama Maya sudah keluar dari kamar mandi dan mengambil mukenanya untuk sholat . Setelah selesai ia pun kedapur.


Ryan yang ingin minum tak sengaja melihat Maya. pun terkejut.


" May, apa Maya sudah bangun " tanya Ryan yang tak sengaja menyebut nama Maya .


Yang membuat Maya menoleh pada Ryan .


" Sudah bang , ini mau masak tapi .....


Deg.....


Ryan pun cukup kaget ketika .ketika menyebut nama Maya tapi jasmine tak menolak


" Nggak usah, biar abang pesan aja masaknya buat sarapan aja. atau mine ingin makan diluar " kata Ryan


" Makannya dirumah aja ya bang May capek " kata Maya

__ADS_1


" Tadi bila apa May ....Maya apa mine sudah tahu Maya itu nama asli mine " kata Ryan .


" Bang Ryan boleh panggil mine dengan nama May, mine ngak keberatan kok ," kata Maya.


" Serius .... abang boleh panggil pake nama itu. Itu nama kesayangan buat mine dari abang " kata Ryan yang memang biasa memanggil May ketimbang nama pemberian Evan


" Iya bang " kata Maya tersenyum. Karna ia merasa itu memang nama nya


" Baik lah dari sekarang abang panggil May ya sayang " kata Ryan yang ingin Maya bisa cepat sembuh .


" Iya bang " kata Maya.


Ryan pun lalu mengajak Maya ngobrol di balkon . Sambil melihat pemandangan diluar. Sambil menunggu makanan yang ia pesan diantar.


Keduanya ngobrol santai ..Dan Ryan juga menceritakan tentang pantai Agar Maya mengingatnya kenangan mereka. Saat pertama kali keduanya bertemu dan menghabis kan waktu di pinggir pantai bercerita dan juga berjalan jalan . Menikmati indahnya sunset di senja hari.


Ketika asyik ngobrol bel apartemen pun pun berbunyi . Pertanda makanan sudah datang


" May tunggu disini ya , biar abang yang buka pintu dan membawa makanannya kesini " kata Ryan .


" Ya bang " kata May lalu duduk menatap bintang di langit.


" Aku seperti mengingatnya " kata Maya yang melihat indahnya bintang di langit yang . tak terhitung banyaknya menghiasi indahnya malam . Yang membuat Maya mengingat sedikit sedikit apa yang pernah ia lakukan bersama Ryan. dulu. Ketika mereka masih di villa pantai.


" Ini makanannya sayang ." kata Ryan yang membawa Dua box pizza dan makanan padang yang diantar Jeff .


" Kok banyak bang " kata Maya.


" Ya buat ngemil pas nanti lapar lagi " kata Ryan tersenyum.


" Heh........iya bang " kata Maya terkekeh..


" Apa kita makan disini saja biar romantis " kata Ryan.


" Boleh biar Maya ambil karpet dan minumnya dulu ya bang " kata Maya yang lalu berdiri dan pergi untuk mengambil karpet . Untuk makan di balkon sambil bercerita.


" Ya ngak pake lama ya " kata Ryan.


" Ya bang " kata Maya tersenyum. lalu tak lama Ma,a kembali dengan membawa karpet Dan juga minuman mineral dua botol

__ADS_1


" Wah asyik seperti abg aja kita " kata Ryan


" Abg........ tua bang " kata Maya terkekeh.


__ADS_2