Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 228 Nur Pulang


__ADS_3

Nur ditelpon sang kakak ketika ia baru selesai sholat Ashar. Dan ia mau pulang setelah mendapat izin pada sang suami besok. Karna Bima sedang bekerja.Itu Yang Nur katakan pada Salman.


" Salman pun lalu membuang nafas kasar. dan Lega kalo adik iparnya itu berkerja untuk menghidupi keluargga kecil nya


.....................................


"'By...apa besok minggu aby juga kerja ?" tanya Nur


" Iya karna waktu Aby cuma sedikit. Jadi Aby minta maaf tak bisa bertemu umi dan abi. Tapi Aby akan mengantar Nur pulang besok " kata Bima.


" Iya bi ngak.pa pa nanti sekalian Nur juga cerita pada umi dan abi Kalo kita mau pindah kesana. " kata Nur tersenyum.


" Ya, oh ya ini ada uang . Beli lah oleh oleh untuk pulang " kata Bima yang menyodorkan 5 lembar uang ratusan .Yang ia ambil dari dompetnya.


" Ini kebanyakan By " kata Nur


" Tidak . Belikan juga makanan kesenangan Abi dan umi. Sampaikan salam Aby. Kalo sempat .Aby akan kesana " kata Bima.


" Ya By ' kata Nur


Nur pun lalu menyimpan uangnya di tasnya. Dan kembali mendekati suaminya. Bima pun tersenyum merangkul bahu sang istri.


" Ini sudah malam ayo kita tidur " kata Bima.


" Iya by " kata Nur yang lalu naik keatas ranjang disusul Bima .


Lalu Bima pun memeluk tubuh Nur. Dan Nur menyusupkan kepalanya didada bidang suaminya. Yang mendapat usapan lembut di kepala nya.


....................................


Bima mengantar Nur ke terminal. Sebenarnya Bima tak tega membiarkan istrinya itu pulang. Entah kenapa ada rasa tak nyaman dihatinya Namun Bima bersikap tenang. Dan mengizinkan Nur pulang . Karna permintaan uminya.


Sedang kan Bima tak bisa mengantar kan Nur sampai rumah. Karna ia harus fokus bekerja. Karna ia sudah berjanji pada abang iparnya. Dan tak ingin mengecewakan kakaknya dan ibunya. Padahal Bima ingin memperkenalkan Nur pada Sang ibu . Tapi karna Sang mertua menyuruh Nur pulang. Terpaksa lah ia harus mengikhlaskan istrinya itu. Untuk pulang kerumah orang tuannya.


....................................


"Assalamualaikum " kata Nur memberi salam.


" Walaikum salam " kata semua orang yang ada diruang keluargga.

__ADS_1


" Abi umi " kata Nur yang langsung bersujud di kaki umi nya terisak.


" Nur minta Maaf umi. " kata Nur. Yang melihat abi nya dan juga kakeknya


" Abi " kata Nur yang menoleh abi nya yang duduk disebelah uminya.


" Sudah Nur, abi dan umi sudah memaafkan Nur dan dan juga menantu abi. " kata abi Rahman.


" Apa Bima ngak ikut " tanya Salman.


" Suami Nur lembur kak, tadi hanya mengantar sampai terminal .Tapi besok ia akan menjemput Nur pulang . Dan akan menemui abi dan umi" kata Nur.


" Tidak punya sopan. santun Seharusnya dia mengantarmu pulang " kata sang kakek ketus.


Nur pun cukup kaget. Sedangkan Umi dan abi nya juga Salman hanya diam . Tak bicara apapun. Karna tahu sifat keras sang mertua.


" Suami Nur kerja kek, jadi ngak bisa ikut ." jelas Nur lagi.


" Dia kerja apa hah ... ..!!! apa lagi jaman sekarang susah cari keja. Kuliah aja belum selesai . Sok sibuk betapa sih penghasilannya Suami mu itu ngak berguna. Menikah sembunyi sembunyi tampa restu abi dan umi mu. ngak punya akhlak" kata kakek Nur lagi. Yang membuat Nur merasa kaget dan sakit hati.


" Papi " kata umi Syifa.


" Apa, kau terlalu memanjakannya hingga ia bebas di luar sana. Seharusnya tak perlu kuliah. Bila cuma dapat lelaki kere dan miskin " kata kakek Nur.


" Nur kau bawa apa de " kata Salman mengalihkan perhatian kakeknya


" Oleh oleh buat umi dan abi kak " kata Nur Yang masih terisak.


" Umi bawalah Nur masuk , dia sedang lelah kan baru pulang " kata abi .


Umi pun mengangguk. Lalu mengandeng putrinya itu masuk kekamar.Nur yang memang sedih langsung berbaring diatas ranjangnya. Karna sang kakek marah karna Nur menikah sembunyi sembunyi.


" Istirahat lah " kata umi Yang tak tega melihat putrinya itu sedih. .Lalu meninggalkan kamar.


Sedang kan di ruang tamu sang papi mengomel.tak jelas. Namun Ustad Rahman dan Salman hanya diam .Tak ingin menambah panas suasana.


" Syifa besok bawa Nur kerumah untuk sowan pada neneknya. " kata Kakek Nur.


" Baik pi " kata umi sambil menganggukkan kepala.

__ADS_1


"Ya sudah papi pulang dulu. besok bawa Nur kesana. Papi akan menunggu " kata papi Syifa .


" Ya pi" kata umi Syifa Yang lalu mengantar sang papi sampai teras rumah bersama sang suami. Sedangkan Salman bergegas menemui sang adik dikamarnya.


Ceklek.....


" Nur apa Nur baik baik saja de " kata Salman yang duduk disisi ranjang . Dekat Nur yang berbaring


" Nur baik baik saja kak, Nur minta maaf bila mempermalukan keluarga ini kak. Tapi Bisakah jangan sampai menghina suami Nur. Dia ngak salah kak. " kata Nur Lirih.


" Iya de. abi dan umi juga kakak sudah tahu. Bima ngak salah Dan kau juga harus maklum karna kakek masih kaget. Sama. halnya kami yang terkejut pada saat itu Nur. Jadi bersabar lah. " kata Bima.


" Lambat laun semuanya akan bisa menerima. Dan Nur harus sabar ya .Kakak sayang sama Nur. Begitu juga umi abi dan kakek juga nenek." kata Salman.


" Sekarang istirahat lah " kata Salman yang mengusap kepala Nur . Lalu beranjak dari sisi ranjang menuju pintu keluar.


.................................


Siang nya Nur diajak umi Syifa kerumah sang kakek dengan diantar sopir. Tapi Nur sempat bicara pada Bima ia menginap beberapa hari sebelum berangkat. Karna minggu depan Mereka akan berangkat ke Dubai Dan semuanya sudah diurus .Dan Nur juga sempat menelpon Amel. Mengatakan bahwa ia sedang izin pulang kerumah umi dan abi nya.


" Wah ada tamu rupanya " kata umi Syifa yang menatap tamu papinya.


" Iya ini kenal cucu saya Nur gadis sholehah dan cantik " kata Kakek Nur bangga memperkenalkan pada tamunya. Dan salah satunya seorang pria yang terkesima melihat kecantikan Nur.


" Nur iitu nak Radit dia adiknya Cindy model internasional .Dia ini anak muda yang sukses putra relasi bisnis kakek " kata Kakek.Nur.


Sedang kan Nur hanya menangkup kan tangannya dan langsung menunduk.


" Wah kamu cantik sekali , apa masih kuliah " tanya Cindy.


" Iya kak " jawab Nur .


" Wah hebat , pasti banyak pria yang suka sama Nur dikampus ya. Nur cantik dan juga sholehah " puji Cindy.


" Trimakasih kak " jawab Nur.


" Syifa mereka ini baru datang. Tadi mereka sedang mengurus bisnis dekat sini. Papi suruh sekalian mampir. Untuk makan siang. Sekarang masuk dan bantulah mami mu. Biarkan Nur disini ngobrol dengan Radit " kata Kakek Nur.


Deg............

__ADS_1


Ada rasa tak nyaman dihari Nur. Apa lagi melihat sekilas tatapan laki laki didepannya yang terlihat ingin memangsanya.


" Ya Allah jauhkan aku dari bahaya ya allah " kata Nur takut . Dan entah mengapa perasaannya menjadi tak enak.


__ADS_2