
Maya terbangun ketika sebuah ciuman mendarat di bibirnya.
" Bang maaf Maya kesiangan " kata Maya yang mengerjapkan matanya .Dan melihat Ryan sudah rapi.
" Ngak pa pa abang berangkat dulu ya " kata Ryan. Lalu mencium kening Maya.
" Ya bang " kata Maya yang lalu mencium tangannya Ryan.
Lalu Ryan pun melangkah menuju pintu .Dan keluar lalu menutup pintunya lagi sambil tersenyum.Maya pun lalu bangun untuk duduk. Entah mengapa badannya terasa lelah. Tak seperti biasanya. Entah berapa kali Ryan melakukannya tadi malam Maya tak tahu. Tapi membuatnya begitu lelah. dan sampai lupa sholat subuh.
" Yah punya hutang sholat deh, besok harus di qodo " guman Maya. Yang lalu beranjak dari ranjang dan bergegas kekamar mandi.Untuk membersihkan dirinya.
Maya baru saja keluar dari kamar mandi Ketika melihat bi Marni membersihkan ranjangnya.
" Bi Marni " Kata Maya seraya bergegas berpakaian.
" Capek ya non, bibi sudah siapin jamu herbal tuh " kata bi Marni .Yang matanya mengarah ke atas meja dekat nakas.
" Makasih bi, iya Maya capek banget " kata Maya yang lalu duduk didepan kaca rias untuk menyisir rambutnya.
" Iya jelas capek sudah beberapa hari ini non Maya ngak minum jamu, kalo terus di genjot ya tetap lemas tuh badan " sindir bi Marni.
" Ah bi Marni .. " kata Maya dengan wajah malu.Karna mendengar perkataan bi Marni yang prontal.
" Bibi tahu makanya tadi bibi bikinin jamu, Orang tuan muda itu herbal nya juga ngak pernah telat. Ya jelas klepek klepek tau suaminya gitu kalo dihajar ya tetap tepar non " Kata bi Marni santai.
" Ya bi trimakasih banget, Maya jadinya telat bangun dan tidak nemani abang sarapan" keluh Maya.
" Ngak pa pa non , sekali sekali nyantai.Toh tuan juga tahu. Non Maya kan lagi hamil jadi tuan muda tadi nyuruh bibi bawakan sarapan ke kamar " kata bi Marni.
" Ya bi terimakasih, apa Aska sudah sarapan ?" tanya Maya.
" Sudah non, malah tuh lagi berenang sama om nya. Juga ditemani ibu dan non Vani juga non Desi.
" Hah Vani dan Desi kesini bi ?" tanya Maya kaget.
" Iya tadi bareng para suaminya, karna seperti nya ada yang mereka bicarakan sama tuan Lim juga. " kata bi Marni.
" Oh ya sudah May sarapannya dekat kolam aja bi.biar sambil ngeliat Aska " kata Maya
__ADS_1
" Ya sudah nanti sarapannya di bawa kan kebelakang " kata bi Marni yang sudah selesai membereskan ranjang Maya dan menganti seprei nya dengan yang baru.
Maya pun lalu keluar dari kamarnya. Dan menuju kolam renang.Sedang bi Marni menyelesaikan tugasnya dikamar Maya
" Woi bumil kok baru bangun, habis enak enak ya jadi malas gitu " kata Vani meledek. Sambil berjalan mendekati Maya.
" Hush.........asal lho Vani, ada Aska tuh. Jangan ngomong gitulah " kata Desi. Yang juga mendekat Maya yang duduk sofa menghadap kolam renang.
"Ups ...sorry lupa gue " kata Vani tersenyum.
" Kebiasaan yang buruk " kata Maya.
" Iya deh maaf " kata Vani.
" Kalian tumben pagi pagi kesini ?" tanya Maya. Pada kedua temannya itu.
" Kita mau luluran May ,kemaren sudah janji sama bi Maryam lho lupa May " tanya Desi.
" Astaga , maaf gue benaran lupa. Iya ya kita mau luluran. kebetulan juga badan gue capek banget nih " keluh Maya
" Makanya jangan kebanyakan. Apa lagi sedang hamil .perut udah mulai besar gitu juga. " kata Desi.
" Lah lho juga Des, biar hamil juga masih senang di goyang Alex kan malah minta nambah lagi " kata Vani.
" Bukan ngidam Des, lagi demen lho. Kan lagi hot hotnya .jadi nagih terus " kata Maya.
" Hah bisa emang May " tanya Vani heran.
" Bisa lah ...kan mungkin juga bawaan bayi pengen ditengok bapanya " kata Maya lagi.
" Kok gue ngak , biasa aja nih " kata Vani. yang moodnya biasa saja.
" Ya kan beda beda , orang anaknya juga nanti berbeda " Sahut Desi.
"Iya betul Des, mungkin Vani nanti pas sudah hamil tua tuh enak digenjot " kata Maya meledek.
" Tahu ah kalian ini, saru tuh omongan jangan Keras keras di dengar ibu lho May malu " Kata Vani
Lalu ketiganya pun tertawa .Entah kenapa Maya sangat senang bisa kumpul bersama dua sahabatnya yang rada koplak. Karna bisa saling curhat satu sama lain. Dan juga saling mendukung Kadang juga saling ledek antar sahabat.
__ADS_1
Maya pun sambil sarapan, begitu juga Desi dan Vani yang ikut mengambil makanan yang dibawakan Mumun yaitu roti bakar keju dan buah salad.
" May tadi malam kudengar Mey ying istri tuan Gee kesini , mau ketemu dengan lho atau tuan Lee .Apa sudah ketemu?" tanya Vani.
" Lah ngapain kesini, dan gue juga ngak ketemu " kata Maya bingung.
" Syukurlah May , katanya bi Marni di siram tuh sampai ngacir tuh orang berdua. saking jengkelnya karna ngotot pengen ketemu suami ganteng mu itu. lho " kata Desi.
" Kok bisa,, gue ngak tahu kejadiannya " kata Maya bertanya penuh selidik.
" Ya jelas lho kan dikamar, mana toh nona Mey bawa temannya sesama model buat goda suami mu, niat banget tuh orang bertamu maksa " kata Vani
" Aku sih ngak tahu, karna Bang Ryan bilang sudah pulang. " kata Maya.
" Bukan pulang malah diusir , karna suami lho ngak mau bertemu. Terus diusir sama Kim dan Jhon malah ngotot mereka " kata Desi bercerita.
" Hah......astaga.....lagian ngapain tuh mau kesini malam malam. ngak bisa siang apa !! Tapi dia ngak nelpon gue tuh " kata Maya.
" Nah itu lho harus curiga May, berarti tuh ular gatal pengen goda suami lho.Bukan lho May " kata Vani mengingatkan.
Maya pun terdiam. memikirkan apa yang dikata Vani.Karna kemaren ia juga menyadari suaminya di goda dokter Nisa dan Siska. Dengan senyuman manis.
" Ya allah mudahan rumah tangga gue baik baik saja Des, Van" kata Maya yang khawatir mengingat dulu. Bayu juga tergoda oleh perempuan lain.Apalagi May ying sangat cantik.
" Aamiin May, kita doakan .Asal lho harus pintar jaga tuh suami lho.Jangan lengah tuh pasti niatnya ngak bagus. Masa mau ketemu maksa. Gue kan diceritakan bang Alex " kata Desi
" Iya gue juga May, dapat cerita dari mas Didi. pas kita sarapan tadi " kata Vani.
" Ingat May, godaan slalu ada. Cinta tak selamanya berjalan mulus. Lho jangan meleng .Karna lho tahu siapa suami lho. Dan lagi banyak wanita yang pengen duitnya Dan lho harus pandai pandai menjaganya." kata Desi.
" Iya May, orang kak Bayu, aja tergoda apalagi tuh suami lho , Yang tajir dan tampan. Jelas lho harus kudu hati hati. Apalagi hamil tua gini. Tambah nanti puasa lama pas melahirkan mana tahan " kata Vani.
" Ih kalian ini bukannya. menyemangati malah bikin gue shock " kata Maya.
" Kita tak bermaksud gitu May, cuma ngasih tahu. Makanya kita kesini .Mau ngasih semangat buat lho. Untuk jaga tuh pa bos, jangan lengah. kita juga rugi kalo lho nyampe di abaikan " kata Desi jujur. Karna tak ingin temannya itu jatuh terpuruk lagi.Dan mereka ngak bisa dapat bonus dari Maya yang royal.
" Iya May lho harus kuat. Strong dan percaya diri. Singkirkan ular ular liar yang mencoba masuk rumah tangga lho " kata Vani
" Iya Des , Vani. akan gue usahakan. Karna aku ngak mau jatuh dan hancur untuk kedua kalinya lagi ." kata Maya. Yang mengingat perceraiannya yang pertama.
__ADS_1
Lalu mereka pun kembali makan. Dengan tenang dan lahap. Karna Maya tahu. Teman temannya itu sedang mengingatkannya.Agar dia slalu siaga mengingat suaminya yang tajir.....Dan juga player.
Nah lho May..........gimana??????