
Sore ini Maya dan Nur sudah menyiapkan semua bingkisan yang akan di bawa.
" Kak banyak banget, Apa ini ngak ngerepotin kak May " kata Nur .Yang merasa tak enak hati dengan kakak ipar itu. Yang juga dangat baik padanya.
" Nur ini ganti waktu kamu belum lamaran kemaren juga tanda sayang kami semua sama Nur " kata Maya
" Trimakasih kak , sudah merepotkan Kak Maya ibu dan semuanya " kata Nur
" Ngak anggap ini rezeki mu.. Lagian ngak setiap hari kita silaturahmi Kak May juga belum ketemu abi fan umi Nur juga ibu. Jadi apa salahnya kita kesana .Kan Nur dan Bima mau nginap disana " kata Maya.
" Iya kak " kata Nur yang lalu memeluk Maya. Karna terharu kakak iparnya itu sangat perhatian
" Ya sudah sana siap siap. Nanti setelah bang Ryan pulang .Kita langsung berangkat " kata Maya.
" Iya kak " kata Nur. Lalu meninggalkan Maya. Dan Weni juga Mumun yang sibuk memasang pita untuk hiasannya.
" Mun Wen habis ini langsung siap siap ya " kata Maya
" Ya nya kita selesaikan ini dulu " kata Weni.
" Ya sudah ibu mau mandi dan dandan dulu " kata Maya. Yang lalu berjalan menuju ke kamarnya.
.....................................
Ada 7 mobil yang mengantar Nur fan Bima pulang. Termasuk Kim sekeluarga dan juga Alex dan Didi sekeluarga . Yang juga ikut mengantar . Sedang Ryan sendiri memakai empat mobil untuk keluargganya.
Mereka disambut keluarga Nur.
" Masyaallah.....tuan Lee kami tidak menyangka kalo tuan sekeluarga mau silahturahmi " kata Ustad Rahman basa basi. Untungnya Nur sudah memberi tahu mereka . dari pagi. Hingga bisa membuat jamuan untuk tamu yang dibantu Atikah dan Bella istri Altaf..
" Sebenar sudah lama kami ingin silahturahmi ustad tapi waktunya belum pas " kata Ryan .Yang memang akhir akhir ini sering sibuk Lalu memperkenalkan anak anaknya .
" Aduh kok tampan semua ya dan juga cantik " kata Altaf melihat anak anak Tuan Lee duduk tenang di dekat papah dan mamahnya begitu juga anak anak Alex dan Didi juga Kim.
" Ini yang paling kecil pa ustad jadi sedikit manja " kata Ryan tersenyum yang duduk memangku Queen.
" Queen hanya tersenyum mendengar perkataan sang papah sambil melirik anak kecil seumurnya .Yang tak lain putra Altaf.
" Hai " kata Queen menyapa.
" Oh ini putra saya tuan Lee namanya Malik umurnya 5 tahun " kata Altaf.
__ADS_1
" Oh begitu mungkin mereka seumuran. karna anak anak saya juga hampir 5 tahun " kata Ryan .
Lalu mereka pun ngobrol sambil menikmati makanan yang sudah di siapkan. Sambil bercanda. dan juga bercerita.
Sedangkan Nur sedang membantu menyiapkan oleh oleh untuk sang kakak ipar yang disiapkan Salman dan Altaf.
" De Nur kakak ipar mu cantik banget . Pantas kalo Bima juga tampan " bisik Atikah.
" Ya kak karna ibu mertuaku juga masih cantik " bisik Nur .
" Iya mana bingkisan banyak banget apa mereka orang kaya " Tanya Atikah
Deg......
" Biasa aja kak " kata Nur .Yang tak mau membahas tentang kakak iparnya.
" Nur yang dekat abi itu siapa ? bisik Bella.
" Itu suami kakak ipar Nur Kak mang kenapa kak ?" kata Nur
" Masyaallah pantasan serasi tampan dan cantik .Anak anaknya pada ganteng dan cantik " kata Bella berbisik .
" Astagfirullah ....jaga mata kak " suami orang Kata Nur
" Neng punya suami ganteng kaya gitu mah bisa ngamar ngak keluar . mak koloni sampai pagi " kata salah seorang yang bantu bantu.
" Hahaha........ bisa aja mak , trus kapan sholatnya " kata Nur terkekeh.
" Ya dijamak .lah ."
" Yah dosa ngak niat ibadah . jaga mata sudah punya juga " kata Nur.
Yang membuat semua orang didapur tertawa mendengar perkataan Nur.
" Bercanda neng " kata yang lain.
Memang perhatian semua orang tertuju pada Ryan dan Maya pasangan yang serasi .Yang dikarunia 4 orang anak itu cukup menarik perhatian. Apalagi mereka terlihat lucu lucu dan tampan. Begitu juga para Santriwati yang membantu ikut berbisik bisik .
Karna memang pesona Ryan tak kalah dengan Bima .
" Aby itu sudah punya anak empat kok masih tampan ya aby " kata Bella yang berbisik pada suaminya .
__ADS_1
" Astagfirulah umi itu istrinya juga cantik emang mau tukeran " kata Altaf mengoda sang istri.
" Aby ......ih cuma nanya." kata Bella cemberut
" Hahaha ........
Salman yang mendengar pun ikut tersenyum karna ulah kaka Ipar itu .
" Bang iya kalo tukeran mau pas ngak sakit hati dong " ledek Salman. Yang tahu kakak iparnya itu tak bisa melihat pria tampan.Gatal mulut nya ingin bergosip.
" Biasa man bukan cowok aja yang hilap mata .Perempuan juga ngak bisa lihat yang bening . Padahal.laki orang " sindir Altaf pada sang istri.
" Ya begitulah bang maklum masih kurang kokoh tuh iman " kata Salman
.........................
Sedang diluar Ryan dan keluargganya sedang asyik menyantap hidangan..Setelah selesai makan mereka pun ikut sholat magrib dan isya berjamaah. Lalu setelah itu kembali ngobrol sebentar. Dan sekitar jam 09 malam. Rombongan Ryan pun berpamitan . Untuk pulang . karna anak anak mereka sudah mengantuk.
Ustad Rahman sekeluarga pun mengantar mereka sampai pintu gerbang Dan juga sempat membawakan oleh oleh . Bima dan Nur menginap di rumah ustad Rahman selama dua malam . Karna besok lusa mereka akan menghadiri akad Amin dan juga Andra teman Bima dan Nur. Yang dibuat berbarengan secara sederhana.
........................................
Disisi lain seorang pria sedang menyusun rencana. Karna hari ini ia tak melihat wanita pujaan itu menjemput anak anaknya .
" Kau kemana May ? aku pasti mendapatkan mu sayang. Tunggu saja nanti" kata pria itu sambil tersenyum menatap foto Maya yang terpampang di dinding kamarnya.
" Sabar ya kita kau akan jadi ratuku. Kita akan bercinta tiap hari " katanya lagi. Lalu pergi sambil tersenyum.
menuju mobilnya. yang melaju di kegelapan malam .Yang jauh dari permukiman penduduk menuju sebuah mansion besar ditengah hutan yang cukup luas dengan penjagaan ketat.
" Malam tuan " kata seorang pria yang menyambut pria tu
" Siapkan baju ku. aku akan ke paris malam ini. Oh ya jangan lupa siapkan juga semua perlengkapan ku lusa untuk ke Dubai. Jangan lupa taman belakang bersihkan sebelum aku kembali. " kata pria itu.
" Baik tuan akan saya siapkan " kata pria tua yang sudah 10 tahun bekerja dengan majikannya itu.
Lalu pria itu pun naik kelantai atas menuju ruang kerjanya . Untuk mengurus semua pekerjaannya yang belum sempat ia bereskan beberapa hari ini . Karna ia menguntit Maya. kemana pun Maya pergi.
" Huh ......aku harus lembur" katanya
Yang lalu duduk dikursi kerjanya untuk melihat berkas berkas serta laporan bisnis yang ia jalankan diluar sana yang tidak diketahui orang banyak.
__ADS_1