
Sore sepulang dari kantor Alex dan Didi Menjemput istri istri mereka untuk pulang. Anak anak terlihat senang . Bahkan mereka ingin menginap lagi biar bisa bermain dengan Leo dan Leon. Yang butuh teman semasa liburan.
" Kan besok lagi bisa bang " kata Alex pada Kelvin .
" Iya tapi nginap ngak pa pa kan pah. " kata Kelvin yang memang ingin menginap lagi .
" Huh....... bang besok kita kesini lagi sama mami dan papi. Kasihan bang Aska bila kamarnya penuh . Besok sepulang sekolah langsung kesini mami janji . Jadi kita pulang dulu " kata Desi yang merayu putra sulung nya itu
" Baiklah tapi mami ngak bohong kan " kata Kelvin.
" Iya masa mami bohong " kata Desi . Yang tak mau membuat repot Maya. Karna anak anak akan bermain sampai malam bila dibiarkan. Jadi Desi mengantisipasinya lebih dulu agar bisa istirahat dengan tenang.
Setelah berhasil merayu Kelvin mereka pun langsung pulang. Sedangkan Didi sekeluarga sudah pulang duluan sedari tadi.
Maya mengantar sahabatnya itu sampai pintu utama . Lalu masuk kembali setelah mobil sahabatnya itu menghilang dari pandangan.
Sedangkan di kamar Lim .Mischa asyik menonton telivisi . Seharian ini ia hanya dikamar tampa keluar.
" Apa ngak bosan dikamar terus ?" tanya Kim menatap Mischa yang fokus menonton.
" Ngak ada teman kak " jawab Mischa sekenanya
" Kan ada Ima disebelah. juga ada nona Maya .Bersikap ramah lah pada mereka. Biar mereka mau berteman. Nona Maya itu Sangat baik dan juga royal. kalo kau berteman dengannya kau pasti akan ditraktir belanja " kata Lim.
" Ah masa kak Lim tahu dari mana ?" tanya Mischa.
" Didi dan Alex yang cerita. kalo pergi dan belanja pasti nya mereka juga dibelikan . Dan itu sering bukan sekali dua kali Asal kau baik dan ramah pasti mereka mau berteman " kata Lim bercerita
Mischa terdiam .mengingat dirinya yang sempat bicara kasar dengan Maya. Padahal mereka menumpang di rumah Maya. Yang membuat Mischa malu. Apalagi tadi Desi sempat menyindirnya.
Mischa sadar ia terlalu sombong makanya dia jarang punya teman dan sahabat. Yang kadang membuat nya bosan dan jenuh di apartemen mereka.
" Ya kak, besok akan akan menyapa mereka " kata Mischa
" Ya bergabunglah dengan mereka, oh ya habis ini bersiap siap lah kita akan jalan jalan . Dan suruh Leo dan Leon juga untuk bersiap siap " kata Lim.
" Kita akan kemana Kak ?" tanya Mischa .
" Makan diluar dan bersenang senang. Lalu besok kita akan ke makam papi dan mami mu juga orang tuaku " kata Lim.
__ADS_1
" Ya kak " kata mischa lalu ia pun beranjak dari sofa untuk mencari anak anaknya. Yang tadi bermain di taman.
...................................
" Hai...... Ima lagi apa ?" kata Mischa yang menyapa Ima yang baru dari rumah utama.
" Ini kak lagi habis mandiin Zia " kata ima tersenyum .
" Oh ..... Apa Kak Kim sudah pulang" tanya Mischa basa basi.
" Sudah kak, paling lagi sama anak anak di taman .Tadi lagi main bola " kata Ima.
" Kelihatannya mau pergi ya kak ?" tanya Ima.
" Iya mau jalan jalan menemani anak anak " kata Mischa pamer. berharap ima juga ingin ikut.
" Oh gitu bagus lah biar kak Mischa ngak bosan hati hati dijalan. " kata Ima.
" Apa kau tak ingin ikut ?" tanya Mischa basa basi.
" Ngak kak, Ima sering pergi dengan kak May -dan juga kak Desi dan kak Vani . " kata Ima tersenyum. Membuat Mischa terdiam.
Karna Ima terlihat santai . Tak terpengaruh atau pun iri.Karna memang ia sering keluar dengan kakak sepupunya .Bahkan sampai bosan belanja Karna bajunya sudah menumpuk di lemari.
" Ya kak slamat bersenang senang " kata Ima tersenyum.
" Ya trimakasih " kata Mischa Lalu masuk kedalam rumah yang mereka tempati . Untuk tinggal sementara .Ketimbang tidur di hotel. Dan bisa mengirit biaya.
Ima pun ikut masuk kerumah. Setelah Mischa masuk kerumahnya. Untuk bersiap siap pergi. Jalan jalan bersama suami dan anak anaknya
...................................
Sedangkan dikamar Maya . Ryan dan Maya baru saja keluar dari kamar mandi .Lalu keduanya berpakaian . Takut nanti ada yang akan masuk ke kamar mereka.
" Bang ayo sholat dulu takut ratu kecil mu gedor gedor pintu " kata Maya yang membuka kunci kamarnya .Agar nanti bisa masuk tampa menggedor pintu. Setelah itu keduanya pun lalu sholat ashar. Dan benar saja. Setelah selesai salam Putrinya sudah duduk manis diatas tempat tidur.
"'Hai pah " kata Queen yang duduk bersandar sambil memainkan ponsel sang mamah
" Hai sayang apa anak papah yang cantik ini sudah mandi " tanya Ryan.
__ADS_1
" Ya jelas dong pah, masa ngak lihat putri papah ini sudah cantik dan wangi " kata Queen .
" Masa.....sini papah cium dulu , masih ngak wanginya atau malah bau ketek " kata Ryan bercanda.
" Ih papah tuh yang bau ketek , mah .....masa papah bilang win bau ketek " kata Queen mencebikkan bibirnya .
" Yang membuat Ryan dan Maya tertawa bersama. Karna putrinya itu cemberut.
" Yang ampun cantik nya papah kok cemberut ya kan papah bercanda " kata Ryan Yang langsung mencium pipi ratu Lee itu.
Namun Queen tetap cemberut dan lalu menangkup wajahnya ke bantal
" Ih ......jangan ngambek dong , nih mah, coba sini mah masa putri cantik papah ngambek " kata Ryan.
" Masalahnya papah melupakan sesuatu " kata Maya .
" Hah .....apa sih, lupa apa ya masa iya sih papah pelupa ." kata Ryan mencoba mengingat sesuatu.
" Berarti papah sudah pikun dong .Masa lupa kalo win mau........." kata Win
" Mau apa .....hayo .....papah tahu " kata Ryan sengaja. lupa . kalau si kembar akan berulang tahun.
" Apa ......" kata Win berharap sang papah mengingatnya
" Apa ya ......?? kok papah lupa lagi . Tadi barusan mau ingat tapi kok mendadak lupa " kata Ryan yang sengaja lupa
" Papah nakal masa lupa besok kan win mau ulang tahun " kata Queen cemberut
" Oh .....iya ulang tahunya ade sama kakak semua kan ." kata Ryan tersenyum.
" Iya ...trus papah mau ngasih apa ?" .kata Queen dengan wajah ditekuk . Yang membuat Ryan gemas melihat putrinya itu.
" Kira kira apa ya ? ade mau minta apa " kata Ryan bertanya
" Terserah papah, tapi besok win mau ngadain acara sama teman teman di panti " kata win cemberut
" Ok ... ngak masalah nanti kado dari papah menyusul ya , ade mau minta apa ? ayo ngomong jangan ngambek jelek lho nanti hilang cantiknya " kata Ryan tersenyum
Sedang Maya hanya tersenyum melihat interaksi suami dan putrinya itu Sambil memasukan pakaian .Yang sudah disetrika bi inah pagi tadi.
__ADS_1
" Win mau punya kartu ajaib kaya mamah itu lho pah, yang buat gesek gesek " Kata Queen.
" Hah......kartu ajaib........" kata Ryan tersenyum Lalu melirik Maya yang tersenyum pada suaminya itu.