
Kim memeriksa setiap pintu kamar kecil . Namun ia tak menemukan siapa pun.
Tapi masih ada satu pintu yang belum terbuka . Yang membuat Kim curiga.
Sekitar 15 menit menunggu pintu pun terbuka Ada seorang wanita yang keluar . Lalu merapikan bajunya sebentar. .Setelah itu perempuan itu pun pergi.
Kim menatap sekilas wanita yang melewatinya. Namun wajahnya tertutup rambut panjang. Hingga Kim terdiam mengurungkan niat nya takut salah orang.
Wanita yang lewat itu pun tersenyum sinis . Meninggalkan tempat itu. Sedang Kim masih berdiri disana . Masih dengan rasa penasaran.
" Kenapa tidak ada " bathin Kim lalu pergi dari tempat itu.
..................................
Sedang di mobil seorang wanita tersenyum . Sambil melajukan mobilnya . Meninggalkan restoran itu.
" Hahaha .......Kau tertipu Kim. " kata nya sambil bersiul.
Lalu melajukan mobilnya kejalan raya . Dan berbaur dengan mobil lain.
Sedangkan Kim kembali ketempat duduknya.
" Kok lama sekali Kim ?" tanya Didi..
" Maaf tadi antri " kata Kim memberi alasan.
" Makan lah Kim " kata Ryan . Yang sedang menguyah makanannya.
" Iya tuan muda " kata Kim .Yang lalu mulai makan setelah berdoa.
" Seperti nya ada sesuatu Kim.?" tanya Alex .Yang melihat wajah Kim . Yang terlihat berubah.
" Tidak ada bang cuma ada sesuatu yang membuat ku penasaran " kata Kim.
" Apa ? " kata Ryan mengerutkan dahinya menatap Kim.
Kim menatap tuan mudanya itu sekilas " Aku seperti melihat seseorang sedang membututi kita , tapi ketika ku periksa dia menghilang begitu saja " kata Kim.
" Apa kau yakin Kim ?" tanya Didi
" Aku yakin bang " kata Kim
" Kurasa kita berpikiran sama Kim " kata Ryan tapi sekilas .Ketika aku memperhatikannya dia seperti seorang wanita " kata Ryan.
Kim lalu menatap Ryan " uhuk......uhuk......." Kim pun tersedak. Lalu langsung mengambil es teh didepannya dan meminumnya.
" Makanya kalo makan fokus " kata Didi yang menepuk pundak Kim.
" Aku tertipu " kata Kim.
" Kenapa ? ada apa ? " tanya Alex menatap Kim
" Tuan benar dia seorang wanita. " kata Kim
" Siapa Kim? " tanya Didi.
__ADS_1
" Orang yang mengawasi kita " kata Kim membuat Alex dan Didi saling pandang
.Satu sama lain . Begitu juga dengan Ryan yang menatap Kim .
" Kau bertemu dengannya Atau kau melihatnya. ?" tanya Ryan.
" Ya aku melihatnya .Dia seorang wanita " kata Kim .Yang merasa ditipu terang terangan Yang membuat Kim kesal .
"'Lalu siapa dia ? .Sialan..... pasti mereka ingin mempermainkan kita " kata Didi
" Sepertinya begitu " kata Alex . Yang lalu membuang nafas kasarnya
Sedang Ryan diam memikirkan siapa saja musuh musuhnya . Yang ingin berniat jahat padanya dan keluarganya.
...................................
Sedangkan di rumah utama Lee. Maya sedang duduk nonton di kamarnya .Di temani sang ibu.Yang lalu mendengar ponselnya bergetar.
Drt........drt.......drt.......
Maya pun melihatnya ..Dan lalu mengangkatnya " Siapa ini ? " tanya Maya.
Suara: " Kalian sekeluarga akan mati "
" Astagfirullah al adzim " kata Maya Yang terkejut. Lalu merekam suara itu.
" Kau siapa , kau mau apa ?" tanya Maya.
Suara : " Hahahaha.........hahaha.......Kalian semua akan mati " kata nya lagi tertawa.
Bu Lastri yang melihat Maya menoleh " ada apa May ?" kata bu Lastri.
"'Entah lah , Sepertinya ada orang yang ingin meneror ku" kata Maya
" Hah......gimana bisa May" kata bu Lastri kaget.
"Maya juga tidak tahu, bu tapi aku seperti mengenal suara itu. . Entah kapan dimana ? cuma May lupa bun dimana " kata Maya. Yang mencoba mengingat sesuatu.
" Mungkin teman lama mu." kata bu Lastri.
" Tidak bu, bukan temanku , tapi seseorang yang juga akrab dengan Ryan " kata Maya.
Lalu memutar suara yang ia dengar dan mencoba mengingatnya. Lama Maya mengulang nya .Sampai bu Lastri bingung sendiri melihat Maya .
" Paling kau lupa May " kata bu Lastri.
" Tunggu ............." kata Maya mendengar kan rekaman itu lagi.
Deg.......
"'Tak mungkin Cindy , bukankah dia sudah meninggal. Namun suaranya mirip ..Suara Mey ying berbeda " bathin Maya
Maya pun lalu berpikir. Entah mengapa dia tak takut sama sekali . Karna Maya yakin itu cuma ancaman . Dan lagi pula siapa pun itu .Mati dan hidup manusia Allah yang menentukan.
Lalu Maya pun meletakan ponselnya diatas nakas Lalu kembali menonton televisi.
__ADS_1
Sedangkan disebuah mansion Seorang wanita baru saja sampai. Dan masuk kedalam mansion tersebut.
"'Kau baru pulang " kata Diaz menatap wanita itu . Yang lalu langsung duduk disofa.
" Mhem......" jawabnya.
" Kenapa kau masih suka berkeliaran" kata Diaz seraya berpangku tangan.
" Paling mereka hanya mengangapkun hantu. Atau mirip saja" kata wanita itu yang tak lain adalah Cindy.
" Tapi bila kau menampakan diri . Mereka akan curiga . Karna jimmy sudah tewas bersama Ana " kata Diaz.
" Tapi aku ingin membuat wanita itu mati ketakutan . Karna dia sudah merebut apa yang seharusnya menjadi milikku " kata Cindy. Yang masih berharap Ryan menjadi
Miliknya berserta kekayaan Ryan.
" Ck......jangan terlalu bermimpi .Tuan Lee bukan orang yang mudah diambil hatinya. Sekali kau mengkhianatinya . Dia akan berhati hati . Karna dia tak mudah percaya dengan siapapun kecuali orang orang kepercayaan nya." kata Diaz.
" Aku tahu. Tapi aku akan membuat hidupnya menderita karna telah menolak ku " kata Cindy tertawa.
Hahahaha .......
" Astaga mereka sama sama psikopat" kata pa tua pelayan Diaz . Yang mendengar semuanya. Lalu pergi dari situ setelah menguping pembicaraan tuannya itu.
....................................
Sedang di rumah Nur baru saja bangun . Setelah tadi sempat tertidur sehabis zuhur. Dan melihat Bima tak ada di kamar.
" Kemana aby " kata Nur .Lalu turun dari ranjang
" Apa mungkin di teras sama kak Salman " bathin Nur yang lalu mencuci wajahnya di kamar mandi dan lalu mencari sang suami. Keluar dari kamar
" By " kata Nur yang melihat Bima sedang bersama Kak Salman .Sedang membuat kandang ayam di belakang rumah
" Nur " kata Bima yang menoleh.
" Nur cari nyatanya disini " kata Nur yang lalu duduk disebelah Bima
" Aby lagi menemani kak Salman membuat kandang untuk anak ayam yang baru menetas. " kata Bima
" Lah trus siapa yang membersihkannya bila Kak Salman sibuk.
" Ada mang ujang santai saja." kata Kak Salman . Karna ingin menuruti kemauan Atikah yang juga hamil .
"'Kak Atikah juga hamil Nur Kak Atikah ingin memelihara anak ayam " kata Bima.
"'Hah......kak Atikah hamil kak, slamat ya kak " kata Nur senang ..
"'Iya makanya aby dan umi mau dapat cucu dobel " kata Kak Salman .
" Alhamdulilah ":kata Nur senang mendengarkan kakak iparnya itu hamil .Karna ia harus ikut sang suami di Dubai .Jadi tak mungkin bisa hamil di rumah orang tuanya. Dan tentunya umi dan aby nya sangat berharap .ia tinggal. Tapi Nur berat berpisah dengan Bima. Karna ia tak ingin berjauhan dengan suaminya itu.
" Brak..............
" Ada apa ? " kata Bima dan Nur yang menoleh
__ADS_1