
" Hua.......hua .. ade Kakak lagi sedih " kata Maira tambah baper yang membuat semua orang tergelak tertawa.
" Maaf ya bu ini anak memang suka usil " kata sang ibu si Kembar.
" Ngak papa bu ini baru ngantar kakak nya jadi sedih ditinggal . Karna ngak ada teman ribut di rumah bu " kata Maya
" Iya bu emang gitu anak anak Sama seperti anak saya juga begitu. Kalo ada saudaranya ribut .Tapi kalo ngak ada nyariin dan kangen " kata ibu itu terkekeh.
" Iya benar bu, ayo. sayang kita pulang. Hai ade.... kita pulang ya " kata Maya Menyapa dua bocah kembar itu .
" Ya bu hati hati " kata ibu si kembar
" Dadah kakak..... jangan nangis ya " kata keduanya bocah itu .Yang membuat Kelvin tersenyum.. Melihat kelucuan dua anak itu
"' Apa belum kepengen " kata Ryan Yang
melangkah sambil merangkul bahu Kelvin.
" Pengen pah tapi santai aja. pah, takut yang ngasuh sama yang di asuh sama sama nangis Kelvin jadi bingung " kata Kelvin terkekeh
" Ya memang harus sabar , nanti juga bisa dewasa dengan sendirinya. " Kata Ryan
Lalu Keempat nya pun lalu masuk ke mobil Dan kembali pulang kerumah.
" Pah rumah jadi sepi masa hanya kak Aisyah sama Maira aja sih pah Minggu depan Kak Zi juga pergi " kata Maira yang bersandar di bahu sang suami .
" Kan ade bisa telpon mereka kalo kangen " kata Maya mengelus rambut Maira karna Maira duduk diantara mamah dan suaminya.
" Iya tapi ngak seru " kata Maira.
" Apa mau main kekantor aja sama kak Kelvin ..Tapi kalo kekantor kakak ngak pake rok mini ya sayang pake yang kaya gitu sama kak Kelvin aja " kata Kelvin .
Yang membuat Ryan terkekeh karna ulah putrinya itu kantor jadi heboh .Dan Rey sempat diprotes karna Kelvin dirayu anak remaja tangung. Karna mengira Maira gadis bayaran yang datang untuk menemui Kelvin
" Ya kak, tapi Kemaren kan Maira cuma pengen make aja kok Disekolah Maira banyak yang lebih seksi lagi " kata Maira.
" Tapi Maira tetap pake pakaian yang sopan ya nak, ngak boleh gitu itu bisa mengudang mata pria jadi jahat pada kita ya sayang ingat kita perempuan
.Jangan sampai di lecehkan " kata Maya .
" Ya mah , Maira ngak akan pakai lagi kok . kan sudah di buang kak Kelvin di tong sampah " kata Maira.
" Heh .... kok dibuang sih kan bisa di pake Mamah de " goda Ryan .
" Abang apaan sih " kata Maya manyun
Yang membuat semua orang di mobil tergelak mendengarnya.
__ADS_1
" Hahaha..... mamah lucu pake rok gitu kaya pemandu sorak " kata Maira tertawa.
Sedangkan dirumah kecil . Fatimah lagi merapikan pakaian nya Karna mereka akan pindah Kerumah baru Di mana Zi dan Damar menikah kemaren Karna rumah itu akan ditempati Ken dan Fatimah.
" Kalo capek besok lagi sayang kan bisa di cicil " kata Ken.
" Iya bi " kata Fatimah Yang melihat rumah ayah nya yang akan ditinggalkan nya.. padahal rumah itu penuh kenangan Karena ia besar dilingkungan itu..
" Ada apa, rumah ini akan diperbaiki Fat jadi Fat bisa mengontraknya nanti .Uang nya bisa Fat simpan atau di sedekah kan untuk ibu dan bapak " kata Ken pada Fatimah. Yang membuat Fatimah terharu.
" Abi apa Fatimah boleh main kesini
sekalian ziarah ke makam bapa dan ibu " kata Fatimah sendu
" Kenapa tidak Tak ada larangan buat Fatimah .Fat boleh kapan saja kesini " kata ken menatap istrinya itu. Sambil menutup semua benda dengan kain
" Trimakasih bi " kata Fatimah memeluk
Ken dari belakang . Lalu menyadarkan kepala nya dipunggung Ken.
" Hei....kenapa?" kata Ken memegang tangan Fat di pinggang nya .Lalu berbalik
memeluk istrinya itu.
" Fat hanya ingin memeluk abi " kata Fatimah lirih Karna ia bahagia bisa mendapatkan suami yang baik. Dan tak pernah menyangka pria yang ia tabrak
mobilnya itu Sekarang menjadi suaminya sekarang .Bahkan Fatimah masih belum sempat menganti kerusakan mobil yang ditabraknya
Ken .Yang lalu balas memeluk istrinya
Dulu tak pernah terpikir olehnya . Bisa secepat ini menikahi Fatimah..Tapi takdir
Jua yang membawanya. Karna pada akhirnya ia bisa menikahi gadis yang diawasinya selama seminggu .
Cukup .lama keduanya saling berpelukan
Ken memeluk Fatimah erat .Dan mencium
pucuk rambut Fatimah Yang memang tak berhijab bila di kamar. Merasakan bau wangi harum shampo rambut Fatimah Yang panjang terasa lembut di hidung Ken
" Sudah beberesnya. setelah ini kita pulang ya " kata Ken .Yang cukup lama
memeluk Fatimah .
" Iya bi sedikit lagi " kata Fatimah lalu mengurai pelukannya .Dan lalu melanjutkan membereskan buku dan pakaiannya.
Lalu menutup barang yang tersisa .Agar tak berdebu Karna tak mungkin Fatimah membawanya Karna di rumah baru sudah komplit dan lengkap
__ADS_1
*******
Dikamar Damar Zi membantu Damar merapikan buku dan pakaian Damar Yang mereka taruh dalam dus Agar rapi selama mereka tinggal nanti . Damar hanya membawa sedikit pakaiannya. Tapi itu juga sudah dua koper. Karna disana mereka juga bisa membeli lagi. Karna minggu depan mereka akan berangkat
Dan Zi akan kembali lagi untuk kkn.
Tadinya Zi berpikir akan pindah . Tapi
karna Damar bilang ia akan tinggal bersama Yuda . Sementara Zi bisa menyelesaikan kuliahnya Dan bisa melanjutkannya S2 disana .
Damar sebenarnya tak mau meninggalkan Zi Tapi ia perlu menyesuaikan diri dulu di sana nanti .Apalagi di tempat baru Agar Zi tak bosan Dan bisa tenang selama ujian skripsi Jadi ia akan menjemput Zi setelah wisuda nanti.
Setelah selesai kedua nya pun istirahat dan Zi berbaring di tempat tidur sambil
melihat Damar Yang masih sesekali
Memasukan barang barangnya ke lemari dan menguncinya .
"' Zi ngak papa kan kak Damar tinggal Nanti Kakak akan jemput setelah lulus ngak nyampe setengah tahun " kata Damar memeluk istrinya itu. Dia juga sudah meminta erik untuk menjaga Zia di kampus .Yang juga teman Zia Juga adik satu kelompok di sasana latihan .
Yang juga bisa ilmu bela diri.
" Ya kak "kata Zia lalu memeluk suami
nya itu. Karna pasti ia akan merindukan
Damar .Tapi ia masih bisa menghabiskan waktu bersama orang tuanya juga Maira
Selama ditinggal Damar nanti. Karna ia hanya dua minggu mengantar Damar .
" Jaga diri ya ,ingat jangan berjalan sendiri di tempat sepi . " kata Damar
" Ya kak " kata Zi memeluk Damar erat.
Damar pun membalas pelukan Zi Dan mencium kening Zi. Ia pasti akan merindukan Zia kalo disana Tapi karna Damar ingin Zi tak repot mengulang kuliahnya .Akhirnya Damar mengalah
Mengingat kota Taiwan cukup padat
Dan juga rawan ia harus hati hati Selama tinggal disana
" Disana nanti kak Damar pasti kangen Zi
seperti ini " kata Damar pelan.
" Zi juga pasti kangen kak Damar .
Tapi kita masih bisa vc an kan " kata Zia menyandarkan kepalanya Di dada suaminya .Yang besok sudah mulai belajar bekerja di kantor kak Rey
__ADS_1
" Itu pasti sayang , tapi tak akan lama
Juga ngak akan terasa bila Zi kuliah dan sibuk " kata Damar Yang mengecup bibir Zia. Dan keduanya larut dalam kemesraan.