
Nur dan Bima berpamitan pulang ketika sudah sore. Tak lupa keduanya memberikan hadiah untuk dua pasang sejoli yang baru menikah itu. Sebagai tanda sayang pada sahabat mereka
" Wah bulan madu benaran nih kita " kata Amin melihat tiket ke Bali pulang pergi gratis .
" Yoi. makasih Bim , untuk tiketnya kita ngak bakal lupain kebaikan lho dan kenangan bulan madunya " kata Andra.
"'Sama sama dra min , nikmati bulan madunya. Kami pulang lusa. jadi ngak bisa mengantar kalian " kata Bima
" Sudah cukup Bim ngak diantar kita sudah gede ini " kata Amin tersenyum.
" Ok kalo gitu kami pulang ya " kata Bima pamit .
" Ya Bim , Nur slamat jalan .Mudahan slamat sampai tujuan ya " kata Amin dan Andra.
" Trimakasih doanya Min dra , ayo mel Mila " kami pulang ya " kata Nur.
" Ya beb trimakasih banyak " kata Amel yang lalu memeluk sahabatnya itu. Begitu juga Bima. Yang berpelukan dengan Andra dan Amin.
Keduanya pun pulang dengan taxi. Menuju mall terdekat untuk belanja sebentar keperluan pulang .Setelah itu Bima minta di jemput pa Ali .Karna tak mungkin Bima pulang dengan taxi Paling hanya di antar di pintu gerbang .Dan harus berjalan kaki untuk masuk kedalam rumah utama Lee yang cukup luas itu.
Nur tersenyum bahagia . Bisa belanja sepuasnya bersama sang suami. Ada rasa bahagia dihatinya . Apa lagi sekarang ia hamil . Karna ia ingin punya buah cintanya bersama i Bima .
" Apa kau senang " kata Bima ketika Nur mencoba baju barunya . Yang ia beli tadi .
" Sangat senang by , ini bagus sekali " kata Nur .
" Alhamdulilah . Kalo sudah pulang nanti Nur bisa belanja lagi dan memilih sendiri disana " kata Bima.
" Tapi pakaian disana tidak sebagus disini by " kata Nur . Yang lebih suka dengan barang lokal. Sebab itu lah tadi ia memborong banyak untuk dipakai disana . Termasuk daster ibu hamil.
Bima pun lalu duduk disofa . Sambil melihat Nur yang mencoba baju barunya. Istrinya itu terlihat senang hari ini. Hingga senyum slalu terlukis diwajahnya .
" By terimakasih ya " kata Nur yang lalu duduk disebelah Bima .Setelah tadi mencoba semua baju. Dan menaruhnya di koper.
" Besok kita packing. Jangan terlalu capek..cicil sedikit sedikit aja " kata Bima yang merangkul istrinya itu .
" Iya by " kata Nur yang lalu bersandar di bahu Bima . Yang membuat Bima mencium rambut Nut yang tampa hijab
" Rambut Nur wangi " kata Bima.
" Kan Nur pake sampo yang biasa by " kata Nur yang mendongak melihat wajah suami tampannya itu.
__ADS_1
" Oh ya " kata Bima yang membuat mata kedua nya saling bertemu..
" Apa Nur ngak pengen pulang kerumah abi dan umi besok dan juga bisa menginap satu hari sebelum kita pulang " kata Bima menawarkan
" Ngak by kita pamit aja pas paginya ya " kata Nur . Yang merasa tak nyaman kerumah orang tuanya. Karna masih ada orang lain . Yang menginap dan tinggal disana. Yaitu kerabat jauh mereka.
" Yakin ngak kangen umi dan abi juga kak Salman " tanya Bima.
Nur terdiam. Bukan ia tak kangen kepada keluargganya .Tapi kata hatinya mengatakan ada orang yang ingin memisahkan nya dengan Bima. Itu yang membuatnya takut. Entah itu benar atau tidak tapi Nur merasa tidak nyaman.
" Kan sekarang sudah ada Aby " kata Nur yang lalu memeluk manja suaminya itu.
" Baiklah. Kalo Nur ngak mau ngak apa apa .Kita akan pamitan pagi nya saja. Sebelum berangkat " kata Bima. Yang tersenyum lalu memegang dagu Nur dan mengecup bibir mungil istrinya itu.
" Iya by " kata Nur sambil mengusap wajah Bima pelan .
" Kenapa ? " tanya Bima .
Nur mengeleng. Namun setelah itu ia mengecup bibir sang suami. Yang membuat Bima Kaget. Karna tak biasanya . Istrinya itu agresif lebih dulu.
" Apa sekarang istri aby mulai nakal " kata Bima menatap Nur intens.
"'Maaf ":kata Nur malu . Yang lalu menyembunyikan wajahnya didada Bima.
" Aby mau istirahat , apa mau digendong" kata Bima .
Nur pun mengangguk .Tampa bicara Bima langsung mengendong istrinya itu keatas ranjang. Dan Bima pun ikut berbaring disampingnya.
" Apa aby sayang Nur " tanya Nur yang memegang wajah Bima. Ketika keduanya saling berhadapan.
" Kalo aby tak sayang Nur aby tak akan menikah dengan Nur " kata Bima menatap manik mata Nur.
" Nur juga sayang aby " kata Nur pelan Yang menyelam dalam mata Bima yang menatapnya lekat.
" Kapan Nur mulai sayang sama aby " tanya Bima . Tampa mengalihkan pandangannya.
" Ketika aby menikahi Nur " kata Nur jujur. Karna semenjak itu lah rasa sayang itu tumbuh dengan sendirinya.
" Oh ya " kata Bima tersenyum . Karna kini ia dan Nur punya perasaan yang sama. Begitu juga Nur yang tersenyum manis. Yang membuat Bima hilang kendali dan mengecup bibir mungil istrinya itu dengan rasa bahagia.
Keduanya pun memadu kasih sore itu.Ketika lelah keduanya pun lalu tertidur dan mandi menjelang magrib.
__ADS_1
..........................................
Sedangkan di rumah ustad Rahman seorang gadis sedang termenung duduk sendiri di serambi dapur.
" Non Devi kok melamun ngak ke masjid atau ke pondok buat ngaji " kata bi Sumi.
" Ngak bi, oh ya kapan Nur pulang kesini lagi bi . " kata Devi.
" Kurang tahu non , tapi kalo mau pulang katanya sekalian mau pamit .Tapi bibi kurang tahu persisnya kapan " kata bi Sumi.
" Yah padahal aku ingin ngobrol banyak bi sama Nur " kata Devi.
" Ngobrol apaan " tanya Atikah yang muncul tiba tiba.
" Eh kak Atikah tumben dirumah ngak ngajar kak " tanya Devi.
" Sudah terus kamu ngapain cuma diam dirumah katanya mau mondok " kata Atikah
" Kan mau nunggu Nur pulang kak, siapa tahu dia pulang hari ini. " kata Devi .
" Nungguin Nur atau Bima ?" tanya Atikah yang lalu duduk di depan Devi.
" Ya Nur lah kak , kau Devi mau curhat " kata Devi menatap Atikah .
" Yakin........Dev kakak sih ngak yakin kamu nunggu Nur tapi suaminya Nur kan "'kata Atikah yang curiga dengan Devi . Yang lalu saja menatap dan mencuri pandang Bima. Tapi Bima tidak perduli.
" Ngak lah kak , lagian Devi ngak tertarik sama Bima " kata Devi ngeles.
" Ah masa sih, Lain di bibir Lain dihati Dev.. Sedalam dalamnya laut bisa diukur . Tapi dalam hati manusia siapa yang tahu. Bibir bisa berbohong tapi mata tidak. Karna terlihat jelas mana mata yang jujur atau bohong " kata Atikah panjang lebar.
" Maksud kakak apa sih ?" kata Devi
" Tak ada maksud apa pun Dev ." kata Atikah santai.
" Trus kenapa kaka ngomong gitu " tanya Devi.
" Kaka tahu kamu suka sama Bima kan !!" kata Atikah yang menatap Devi lekat .
" Ngak kak " kata Devi berbohong
" Siapa yang suka sama Bima..........??" tanya Salman yang datang kedapur
__ADS_1
" Deg.........
" Ngak ada kak , kakak salah dengar kali " kata Atikah yang tak mau suaminya itu tahu kalau sepupunya itu menyukai suaminya Nur .