Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 461


__ADS_3

Sedang asyik nya ngobrol Queen pun datang bersama Tian .


" Wah kaya nya seru nih " kata Queen tersenyum.


" Iyalah kak, kita tadi nyariin kak Win kok ngak ada kemana emang ?" kata Maira .


" Kita nengok maminya kak Tian ..Oh ya mah pah ada maminya Tian di depan pengen bertemu mami " kata Queen.


"' Suruh masuk aja sayang biar bisa ngobrol disini bareng " kata Maya


" Iya sayang biar ngumpul bilang ada om Lim dan Papah Ryan " kata Lim melirik Ryan.


" Ya sayang suruh masuk " kata Ryan


" Ok biar Queen panggil dulu " kata Queen Yang lalu keluar menghampiri Tian Dan maminya.


" Sayang masuk lah Mereka pada ngumpul kok . Dan mamah sama papah nyuruh kita masuk ikut bergabung " kata Queen .pada Tian


"' Ayo mi " kata Tian yang mengandeng tangan mami nya .


" Ayo mi ngak pa pa " kata Queen Yang juga ikut mengandeng tangan mertuanya


Dan mereka pun masuk keruang keluargga disana keluarga besar Ryan dan teman teman nya berkumpul . Maya pun langsung berdiri menyambut besan nya itu.


" Hai jeng saya Maya mamahnya Queen " kata Maya ramah yang memeluk besan nya dengan mencium pipi kiri dan kanan nya


" Saya Sania Jeng " kata Mami gugup yang melihat Maya sangat cantik .


"' Oh ini kenalin Desi Vani , ima sepupuku dan itu kerabat kami itu Lim dan anak anaknya juga istrinya " kata Maya.


" Hai San masih ingat aku " sapa Ryan tersenyum


"' Itu papah nya Queen " kata Maya tersenyum


" Astaga kenapa dunia sempit sekali " kata Mami Sania yang kenal Ryan yang merupakan Pria idola sekolahnya dulu.

__ADS_1


" Hahaha . ... iya betul hanya selebar daun kelor . Padahal aku senang makan sayur itu didesa " kata Maya terkekeh.


Lalu membawa besan nya itu duduk disofa Dan mereka pun ngobrol bersama teman temannya.


Suasana pun menjadi meriah ketika masa muda jadi bahan cerita dihiasi canda dan tawa serta tingkah konyol masa remaja. Yang membuat anak anak mereka mendengar kan cerita orang tuanya ikut tertawa.


Pada akhir nya Tian pun ikut menginap di rumah sang mami . Ketika mengantar sang mami pulang bersama Queen. Dan paginya mereka harus kembali pulang . Karna Siang nya mereka kembali bertolak ke jakarta.


" Hati hati ya besan besok. Maaf aku tak bisa mengantar kalian karna aku harus bekerja " kata mami Sania.


" Ya besan ngak masalah . Yang penting jeng sehat . Tian dan Queen juga akan pindah kesini dalam waktu dekat ini. " kata Maya


" Ya jeng. trimakasih sudah mau menerima kami " kata Mami Sania. Yang memeluk Maya sebelum pulang


" Astaga jangan berkata begitu jeng Kita sekarang keluargga . Doakan mereka bahagia itu sudah cukup " kata Maya. Yang tahu besannya itu berkecil hati. . Padahal Maya sudah tahu semua nya tentang Tian dari suaminya. Maya tak bisa membayangkan rasa nya sakit hati . Hidup dimadu. Mungkin kalo ia yang berada dalam posisi Sania ia pun memilih hal yal sama . Seperti apa yang dialaminya dulu Ketika suami pertamanya selingkuh .


" Ya sudah besan saya pulang dulu ya . " kata mami Sania


" Ya " kata Maya yang melambaikan tangannya pada sang besan.


" Iya ingat ngak usah main indehoy malam ini Takut kesiangan indehoy nya dalam pesawat aja " kata Maya berbisik


" Ih... mamah apaan sih " kata Queen dengan wajah merona .


" Hehehe..... udah sana cepat pulang " kata Maya terkekeh. Yang sengaja mengoda sang putri.


Lalu Queen pun bergegas naik kedalam mobil. Dan duduk didepan ..Karna mami Sania memilih duduk dibelakang.


Setelah Queen masuk Tian pun menjalan kan mobilnya .


"' Mamah bilang apa ?" kata Tian


" Ngak ada say , cuma bilang jangan bangun kesiangan agar bisa packing " kata Queen.


" Ya besok kita pulang habis subuh aja " kata Tian

__ADS_1


" Ya "' kata Queen tersenyum


Sedangkan sang mertua hanya diam Mendengar obrolan keduanya . Dan mami Sania senang melihat anak nya bersikap manis pada sang menantu.


" Mami berharap kalian bisa hidup bahagia nak . juga cucu cucu mami kelak " kata mami Sania berdoa dalam hati. .Karna bahagia sudah bertemu dengan besannya. Yang menurutnya sangat ramah dan baik Juga tak menyangka Queen adalah putri Ryan idola teman temannya dulu ..Yang terkenal tampan dan tajir . Bahkan sampai sekarang Ryan masih terlihat awet muda . Dan begitu juga anak anak nya yang mewarisi ketampanan papahnya dan kecantikan Mamahnya.


" Pasti Nora dan Keyla tak akan percaya aku ber besanan dengan Idola mereka. Ya si cupu ini dulu paling di hindari " kata mami Sania yang sebenarnya sangat cantik Namun ia sering menyamarkan dirinya dengan kaca mata tebalnya. Agar tak di ganggu dan benar saja . Banyak orang tak menyadarinya ..


" Mi ayo turun kita sudah sampai " kata Tian yang membuyarkan lamunan maminya


" Oh ya maaf mami hampir ketiduran " kata Mami Sania yang turun dari mobil Dan seorang pelayan sudah membuka kan pintu untuk menyambut mereka .


" Malam nyonya tuan muda nona " kata pelayan itu ramah .


" Malam ket ,kunci rapat pintu ya Tuan muda dan nona mu Menginap disini malam ini * kata mami Sania


" Iya nyonya " kata sang pelayan ..Lalu menutup pintu rumah dengan rapat dan kembali kekamarnya.


Sedangkan Sania mengantar Tian dan Queen ke kamar yang sudah disiapkan pelayan .Yang ia suruh sore tadi sebelum pergi. Karna memang Sania ingin putra dan menantunya itu menginap .


" Istirahat lah akan mami bangun kan besok pagi " kata mami.


" Ya mi slamat malam " kata Tian . begitu juga Queen


Lalu mami Sania pun masuk kekamarnya Dan meletakan tasnya diatas nakas. Lalu berbaring diatas tempat tidur nya . Namun belum lagi ia merebahkan tubuhnya . Ponselnya berdering


" Astaga ia yang menelpon malam malam begini " kata mami Sania yang beranjak dari tempat tidur mengambil ponselnya


" Ya halo "


" Sania ini aku . Maaf bila aku banyak punya salah padamu ..Tapi tolong maaf kan aku " kata suara disebrang sana yang tak lain suara William.


" Aku sudah memaafkan mu sebelum kau memintanya . Tolong jangan nganggu aku lagi " kata Mami Sania Yang langsung memutuskan hubungan sepihak .


Lalu meletakan ponselnya disamping bantal. " sudah terlambat Will kenapa kau baru meminta maaf sekarang . Setelah hatiku tertutup " kata mami Sania dengan mata berkaca kaca. Padahal dia dulu sangat mencintai pria itu. Tapi Will yang tak pernah menoleh padanya . Hanya ketika butuh saja ia meniduri dirinya sebagai pelampiasan hawa nafsunya. Lalu mami Sania memejam kan matanya untuk tidur . Tak perlu memikir kan masa lalu. karna kini ia sudah menemukan kebahagiannya sendiri . Tampa harus tertekan dan merasa sakit hati .

__ADS_1


Sedang dikamar lain . Kedua anak manusia sedang asyik tidur berpelukan . Tak ada yang melakukan keduanya selain tidur dengan saling memeluk. Karna Sang mamah sudah berpesan. . Dan Queen pun menuruti nasehat mamah nya Walau tadi bayi gedenya itu sempat merengek meminta jatah.


__ADS_2