Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 109 Rencana pulang.


__ADS_3

Pagi ini Maya sudah terlihat cantik .Memakai dress pink lalu menemani suami nya sarapan. Sedangkan Aska sedang disuapin Nia.


" Opa mungkin minggu depan kami harus pulang ,pekerjaan disana sudah lama ta diawasi " kata Ryan pada tuan Choi disela makannya.


"Kenapa tidak tinggal disini saja, suruh Alex dan Didi mengawasinya." kata opa yang keberatan apalagi ia senang bermain bersama sang cicit.


" Bukan Ryan tak percaya opa , tapi di sana tambang batu bara sangat tinggi pendapatannya " kata Ryan yang sangat tak mungkin melepas perusahaan sang papi yang pendapatannya cukup besar. Walau perusahaan sang kakek juga sama.


"'Opa mengerti, tapi kapan opa bisa istirahat bila kau tak mengambil alih semuanya " kata opa yang sudah ingin bersantai.


" Opa bisa mempercayai Steve dan aku akan mengawasinya " kata Ryan yang tahu kakeknya itu sudah masanya pensiun


" Baik lah nanti opa bicarakan dulu dengan Steve sebelum kau pulang " kata opa menatap Ryan.


" Iya opa semakin cepat semakin baik. Opa bisa istirahat dan aku bisa bolak balik sebelum Maya melahirkan " kata Ryan yang melirik istrinya itu.


" Kenapa kalian tidak menetap disini saja Lee, bagaimana kalo mami kangen sama Aska":kata mami yang sudah terbiasa dengan cucunya itu. Dan itu membuatnya senang karna ada hiburan tersendiri.


" Tapi Ryan juga ngak bisa menetap disini lama mi, mami kan tahu perusahaan papi semakin berkembang. Dan Ryan tak mungkin menjualnya begitu saja ketika penghasilannya sangat menguntungkan " kara Ryan memberi alasan.


" Dia benar Ly , Dia juga harus mengawasi perusahaannya. Dan lagi Maya sedang hamil. kita harus memikirkan karyawan dan cicit cicit ku juga " kata opa.


" Iya pi, tapi mami sudah malas berpergian jauh. Apalagi mengantar papi sana sini. Biar Lee saja yang mengurusnya." kata Mami.


" Itulah makanya Ryan harus pulang mi, masalah nanti pengen lihat cucu cucu mami gampang. Kami akan datang lagi kesini" kata Ryan


" Iya mi, Maya dan Aska juga pasti rindu mami kalo kami tinggal disana " kata Maya ikut bicara.


" Ya terserah kalian saja tapi opa mau , nanti ketika lahiran si kembar harus dibawa kesini " Kata opa menegaskan.


" Ya opa " kata Ryan yang lalu mengusap perut Maya. Karna kehamilan Maya menjadi kebahagian keluargganya.


Obrolan pagi dimeja makan itu pun berakhir. Ketika Ryan berangkat kekantor untuk mewakili sang opa.Yang ingin menikmati masa tuanya. Karna ada Ryan yang sudah biasa mengurus perusahaan.Membuat tuan Choi sedikit lebih tenang untuk bersantai.


" Abang berangkat dulu ya, jangan membuat dirimu terlalu lelah" kata Ryan yang memeluk istrinya itu dan mencium pucuk rambut Maya.


" Iya bang hati hati dijalan " kata Maya Yang mencium tangan sang suami.


" Ya " kata Ryan yang lalu masuk kedalam mobil. Dan lalu menutupnya.

__ADS_1


Maya melepas Ryan sampai menghilang dibalik pintu gerbang. Ada rasa bahagia dihati Maya. karna kini ia bisa menikmati hidup normal layaknya seorang istri yang melayani suaminya. Dan memberikan keturunan.dan menjaga sang buah hati dengan cinta.


Yang dulu belum sempat ia rasakan.Ketika Menikah dengan Bayu.


...................................


" Ye........akhirnya lho pulang May, kita sudah kangen banget " kata Desi ketika mereka bertiga Vc.


" Ya lihat minggu depan , menunggu bang Ryan menyelesaikan pekerjaanya." kata Maya.


" Jangan lupa oleh olehnya ya May ,tapi kalo ngak sempat nyari juga ngak pa pa May,.Yang penting lho sehat.Cepat pulang aja kami kangen banget ": kata Vani dan Desi.


"'Iya gue tahu kok, masalah itu gampang bisa dipaket kesana " kata Maya yang sayang pada dua sahabatnya itu. Karna tak mudah mencari sahabat yang baik dan care.


" Ok trimakasih May, kita tunggu lho balik kesini Kita bakal heppy heppy deh kalo lho sudah pulang" kata Desi


" Ya sudah gue main sama Aska dulu ya " kata Maya


" Ok salam buat pacar gue si Aska ya " kata Desi tersenyum.


" Ok bye.." kata Maya.Yang lalu memutuskan sabungan ponselnya dan meletakkannya diatas nakas. Lalu mendekati Aska yang bermain di atas karpet bulu.


" Tante Desi dan tante Vani ,mereka kangen sama Aska katanya " kata Maya yang mengelus kepala Aska.


" Ama Aska agen." kata Aska juga tersenyum.


" Mudahan kerjaan papah Aska cepat kelar, Jadi kita bisa cepat pulang " kata Maya tersenyum.


" Ya " celoteh Aska yang sedang bermain mobil mobilan.


" Nia mulai nanti malam . Baju baju Aska yang ngak dipake sudah harus dipacking ya. Biar kita pulang ngak ribet dan sudah siap ." kata Maya.


" Ya bu " kata Nia.


....................................


Sedangkan ditempat lain Bayu sudah mengajukan pindah keluar kota, karna ingin hidup tenang bersama sang adik. Karna sang ibu sudah meninggal .Akibat kecelakaan.Dan Bella sudah menikah.


" Lho yakin mau pindah Bay" kata Renaldy menatap Bayu sahabatnya.

__ADS_1


" Iya dy, gue mau cari suasana baru sama Neti dan hidup tenang .Rumah mami sudah dijual untuk bayar semua utang utang mami .Yang beliau tinggalkan " kata Bayu lirih. Karna kehidupannya banyak masalah.


" Ya sudah ,kabari kami slalu disini ya .jangan lupa kau juga jaga diri " kata Renaldy.Yang kasihan dengan nasip temannya itu.


" Ya dy, trimakasih " kata Bayu yang membereskan berkas berkas yang ia tangani.


" Oh ya , apa kau tak pernah ketemu Maya lagi Bay ?" tanya Renaldy.


" Ngak dy, mungkin dia sudah hidup bahagia. gue tak pernah sekalipun bertemu dengannya ." kata Bayu Yang sempat bertemu Vani. Vani bilang Maya liburan ke luar negri


" Ya sudah, mudahan saja lho bisa dapat pengganti Maya secepatnya " kata Renaldy.


" Trimakasih dy" kata Bayu. Lalu membereskan barang barangnya.Untuk dibawa pulang.


Sedang kan Renaldy menatap nanar sahabatnya dari sejak kuliah itu. Hidup Bayu kacau setelah bercerai dengan Maya. dan ia pun mengalami banyak masalah dan utang yang ditinggalkan sang ibu. Juga harus menguliahkan adiknya Neti. Di tambah masalah Bella sakit. Dan untungnya ada Pria yang mau melamarnya dan menikahi Bella.


Bayu harus pindah keluar kota, karna juga dapat rekomendasi dari kantor untuk mencari suasana baru dan tempat baru.Agar bisa melupakan semua masalah masa lalunya.


Dan bisa mulai dari nol dan juga mulai hidup baru bersama sang adik.


.............................


Sedangkan Maya sedang asyik menonton tv .Ketika Mey ying menelponnya mengajaknya keluar


" Maaf Mey, aku tak bisa karna Aska tak mau ditinggal " kata Maya memberi alasan.Karna tak mau dibodohi oleh Mey ying lagi.


Maya bukannya pelit, tapi ia hanya tak senang dimanfaatkan orang lain.Hanya untuk bersenang senang.


" Yah padahal aku ingin pergi mengajakmu ke taman " kata Mey ying.


" Kapan kapan saja Mey " kata Maya menolak halus.Agar Mey tidak tersinggung.


" Baiklah May, tapi lain kali kau harus ikut ya " Kata Mey basa basi.


" Iya Mey, lain waktu " jawab Maya santai.


Lalu hubungan pun terputus.Ketika Mey memutuskan dari sebrang sana. Lalu Maya tersenyum karna dia punya alasan untuk bisa menghindari mey ying.


" Reader jangan lupa semangati author ya beri like dan bantu vote juga komen untuk masukan dan juga nonton iklan nih .ya please..........

__ADS_1



__ADS_2