Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 260 Curhat Berjamaah.


__ADS_3

Maya sedang duduk manis ketika Desi dan Vani datang bertamu pagi ini .Setelah mengantar buah hati mereka kesekolah. Lalu mereka bertiga menemui Ima di Villa belakang. Sedang kan Bima dan Nur masih di kamarnya


" Pagi ma, lagi ngapain ? tanya Desi yang langsung masuk kedalam villa .


" Hai kak tumben pagi pagi sudah absen kak Maya " kata Ima.


" Jelas lah kan ini jumat kita bisa santai anak anak kan ada kegiatan habis sholat Jumat " kata Desi.


" Iya ma yuk gabung bikin rujak " kata Vani


" Ih kaya ngidam aja sih kak " kata Ima tersenyum.


" Emang kalo pengen rujak harus hamil ma " tanya Desi . Yang lalu duduk manis di sofa.


" Ya ngak juga sih kak " kata Ima.


" Ma ngak usah di jawab ujung ujung nya Nanti toh merembet hal hal mesum " kata Maya yang ikut duduk di sebelah Desi.


" Biasa May sekali kali " kata Vani.


" Tapi juga pukul rata .Dan hati hati didepan anak anak .Mereka sudah mulai kritis " kata Maya.


" Ah mana mengerti mereka May " kata Vani


" Dih nanti kalo mereka bertanya lho bakal pusing Tadi malam aja tuh bang Ryan di buat pusing sama Queen. Salahnya sendiri ngomong ngak pakai rem. " kata Maya.


" Hah kok bisa May , emang nanyain apa Queen " tanya Desi.


Maya pun lalu menceritakan ketika Ryan asal ngomong dan lalu dijawab dan diperjelas oleh si ratu Lee.Yang membuat ima Desi dan Vani ikut tertawa


" Hahaha ...............


" Wah berarti bapa bos mati kutu dong." kata Desi tergelak.


" Jelas lah Queen gitu lho .anak mu yang satu itu spesial May dia cukup kritis kalo bertanya " kata Vani.


" Makanya kak kadang ima juga kadang melarang kak Kim untuk tak asal bicara masalah dewasa. Apalagi didepan anak anak .Karna mereka jadi kepo " kata ima.


" Mending kalo kepo ma, kalo pas merembet ditanya terus kan kita mati kutu " kata Vani .


" Eman pernah bertanya apa Van si Via " tanya Maya


" Kan Mas Didi pernah ditanya sama Via gara gara iseng ngomong gini..Hai sayang yuk bikin ade biar Via dan Vino punya adik lagi " kata Vani

__ADS_1


" Nah tuh anak dengarkan terus pi pi bikin ade itu gimana sih ,terus gayanya gimana ? di jawab sama si papi bikinnya pake tepung kak . trus si Via. ngomong ngak bisa lah pi mana ada bikin ade pake tepung emang kue .


orang mamah ngeluarin aja susah gitu trus pake hamil besar. Kalo pake kain itu boneka. Nah cuma papi praktek deh cara bikinnya sama mami " Curhat Vani


" Lah ngak mungkin kan gue praktek depan tuh bocah " kata Vani lagi


" Hahaha ............


" Yah begitulah Van makanya aku juga sering negur bang Ryan biar hati hati ngomong " kata Maya.


" Gue sih sama Alex santai May . Tapi juga lihat lihat situasi karna anak anak kadang juga bisa ngintip" kata Desi.


" Hah....emang pernah diintip kak " kata Ima


" Ya pernah sekali dan untungnya dikamar mandi. .Kita bilangnya mandi bareng. Kalo ngak habis deh ...." cerita Desi.


" Hehehe..........gila juga lho Des indehoy di kamar mandi ngak kedinginan tuh. Capek lagi goyangnya " kata Vani terkekeh.


" Lah sensasi baru Vani coba aja inovasi dari pada diranjang melulu. kan cari gaya baru " kata Desi cuek


" Hahaha........praktek kak Van besok sama Mas Didi " goda Ima


" Alah kaya kamu ngak Ma, biasanya juga " kata Maya menyindir.


" Ih kak Maya apaan sih " kata Ima yang wajahnya merona merah


" Hahaha ........gimana rasanya ma ,asyik kan apa lagi sambil main air shower. Seraya bercinta di bawah hujan " kata Desi


" Yah kompor lho Des....." kata Vani.


" Makanya Vani cobain, Maya aja sering tuh " sindir Desi.


"Sialan lho Des, ngintip lho ya " kata Maya tersenyum.


" Kagak May laki lho cerita sama laki gue .Makanya di ikutan nyobain " kata Desi jujur.


" Hah.....wah rempong juga tuh bos aib May " kata Vani terkekeh.


" Biarin lah. kan sesama pria. kita aja juga suka curhat. jadi wajarlah mereka juga kaya kita pas ngumpul " kata Maya.


" Hadeh.........asal jangan di luar batas sih ngak masalah May takut nya tuh laki kita nyebar aib bini bini ya " kata Vani.


" Ya ngak mungkin lah kak. Mereka juga punya batasan. Paling cuma batas bercanda. Karna Ima juga sering dengar sih " kata Ima.

__ADS_1


" Lho suka menguping ma " kata Desi memainkan alisnya.


" Ngak kak cuma kebetulan aja pas dengar mereka bercanda. Wajar lah kak antar pria " kata Ima.


" Ish ish.....yuk sudah yuk ngerujak. mumpung sudah pada makan " kata Maya.


" Ayo sekalian ngajak Nur juga biar rame " kata Vani.


" Ayo dekat kolam renang aja apa disini ?" tanya Maya memberi pilihan


"'Terserah yang penting happy fun deh " kata Desi. Yang tak ambil pusing mau di manapun


Lalu mereka berempat pun kedapur Nur yang melihat pun ikut bergabung . Menambah heboh suasana. Karna ada mangsa baru yang bakal mereka kerjain . Untuk jadi bahan candaan


...........................................


Sedang dikantor Ryan sedang menelpon Steve untuk menyelidiki seseorang . Didi dan Alex hanya mendengarkan saja.


Setelah menelpon Ryan pun lalu menghubungi Lim . Untuk memberikan data baru perusahaan cabang. Setelah selesai Ryan pun meletakan ponselnya kembali di atas meja .Dan duduk disofa bersama dua asistennya .


" Apa non Maya kenal orangnya tuan.? "kata Didi.


" Itu yang masih aku selidiki. Karna Maya bilang dia juga pernah melihatnya di Taiwan " kata Ryan.


" Berarti dia mengikuti non Maya tuan " kata Didi. Sambil memikirkan sesuatu


" Bisa jadi " kata Ryan .


" Tapi kenapa nona Maya atau dia sudah lama kenal nona Maya bos " kata Alex


" Entah lah cuma Maya bilang ia pernah melihatnya. beberapa kali." kara Ryan.


" Kalo begitu nona Maya bisa mengenali sketsa wajah tuan Siapa tahu dengan itu kita bisa menyelidikinya .Dan tahu siapa orangnya " kata Didi.


" Kau betul di, kita bisa menyuruh orang untuk membuat sketsanya. Biar nona Maya yang memberikan gambarannya " kata Alex


" Ya itu akan membuat kita lebih mudah mengawasinya " kata Ryan .Yang merasa terusik dengan orang yang ingin menganggu rumah tangganya.


" Iya tuan besok saya akan menghubungi teman saya dikantor kepolisian " kata Didi.


" Ya di ,lebih cepat lebih baik . Agar kita tahu siapa pelakunya.. Dan apa yang ia inginkan " kata Ryan .


" Bagus di. Karna aku juga penasaran dengan orang itu. Sepertinya dia tak punya rasa takut dengan tuan muda " kata Alex .

__ADS_1


" Mungkin dia tak mengenalku Lex .Atau juga tidak tahu. siapa suami Maya " kata Ryan.


" Ya bos sepertinya begitu " kata Didi .Yang juga di iyakan Alex .


__ADS_2