Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 122 Bertemu teman Lama 2


__ADS_3

Maya dan Desi baru saja ingin masuk. Ketika ada orang yang buru buru keluar pintu.


Brakk......


" Hei.....mata nya kemana ya kok ngak lihat orang mau keluar " kata wanita itu marah marah.


" Maaf mba, ini pintu umum kan mba, biasa aja kali " kata Desi


" Heh.....bukan pelangan aja sombong , minggir " kata wanita itu yang mendorong Maya namun Maya ditahan Desi..


Namun apa yang terjadi wanita itu langsung limbung jatuh dari pintu,Karna tersangkut heel nya. Ketika mendorong Maya.


Bug...........


" Mampus lho." kata Desi


" Akh.........auw !! sakit teriak " wanita itu yang terjerabab .Dengan muka merah dan dandanan nya rusak.


" Win tolong ...!! " teriaknya pada seorang wanita yang mengantarnya.


" Nona kenapa sampai bisa jatuh ?" kata wanita yang menolongnya


" Tuh wanita itu mendorongku " kata wanita itu menunjuk Maya dan Desi.


" Eh main asal tuduh kamu ya, kamu tuh yang dorong teman gue " kata Desi geram menahan marah.Karna tadi wanita itu sempat mendorong Maya.


" Maaf nona ada apa ini, kok ribut ribut " kata manager tempat itu bertanya. Yang terkejut tak tahu ada apa.


" Tuh pelangan baru kurang ajar, sudah menghalangi jalan .Malah mendorong saya sampai jatuh " kata wanita itu menujuk Desi dan Maya.


" Lho hati hati ya kalo ngomong makanya , kualat mau jahat sama kita. Tuh makanya jatuh kan mampus lho " umpat Desi kesal.


" Eh lho tuh yang mampus, harusnya mereka diusir tuh dari sini " kata wanita itu marah.


" Lho tuh , nampang dandan kaya seleb tapi paling mau jadi pelakor " kata Desi jengkel.


" Hei brani nya kau , kau tidak tahu aku pelangan tetap sini hah.....dan kau juga belum tahu siapa aku. Aku ini model terkenal tahu...!!! " teriak wanita emosi.


" Emang gue pikirin lho model cuma jual tampang dan tubuh lho kan ?" kata Desi yang brani membalas.


" Dasar wanita kurang ajar kau ya " kata wanita itu hendak melempar sepatu ke arah Desi dan Maya. Namun sebuah tangan kekar menahannya.


" Maaf nona bersikaplah sopan, tadi anda jatuh sendiri kenapa menyalahkan orang lain " kata Jhon yang sedari tadi mengawasi Maya dan Desi.


" Heh .....siapa kau brani sekali ikut urusan orang " kata wanita itu.


" Nona Mitha , sudah ayo kita pulang lihat sekarang dandanan anda jadi rusak " kata wanita yang tadi dipanggil Wina.

__ADS_1


" Tuh gara gara dua wanita itu tuh , mereka harus ganti rugi ,lihat dandanan ku jadi hancur " katanya merengek.


" Tapi nona " kata wina bingung.


" Ada apa ini kok ribut ribut " kata pemilik tempat itu yang keluar karna mendengar keributan.


" Nona Bella tuh suruh pelangan baru mu menganti rugi dandanan ku, apa mereka tidak tahu aku sudah dari pagi disini menghabiskan uang banyak " rengek wanita yang bernama Mitha.


" Nona Bella dia yang salah, dia mau mendorong majikan saya " kata Jhon yang angkat bicara.


" Maaf tuan jhon maaf nona Mitha , Saya tak tahu duduk permasalahannya. Jadi bisakah kalian menjelaskan. " kata pemilik salon.


" Mereka lebih dulu menghalangi jalan saya , Jadi usir mereka " kata Mitha emosi atau aku akan melapor ke polisi " kata Mitha mengancam.


" Silahkan nona melapor, disini ada cctv nya kan nona Bella " kata Jhon menatap Bella pemilik salon.


" Iya benar ada cctv nya di depan pintu." kata Bella.


" So.......sana lho lapar , paling lho yang bakal malu " kata Desi mencibir.


Yang membuat Mitha geram. Tambah jengkel karna ia merasa malu.


" Maaf kan kami nona Lee, nona Mitha pelangan baru disini , jadi maaf kalo dia bersikap kekanakan " kata Bella yang melihat Maya sambil membungkukkan badannya.


Deg.....


" Tidak pa pa kak Bella. Mungkin moodnya lagi tak bagus " kata Maya tersenyum.


Maya memang kenal Bella pemilik salon kecantikan mahal itu.Karna bi Marni yang membawanya pertama kali dan pulang di jemput sang suami. Karna Bella kenal baik dengan Ryan .Karna salon itu jadi langganan keluargga Lee sejak dari neneknya. Jadi Bella mengenal Maya dengan baik walau jarang ke salon.


" Maaf nona Mitha, sebaiknya anda bergegas pulang.Karna nona Desi dan nona Maya ini adalah atasan suami anda " kata Bella penuh penekanan.


Jleb.......


" Silahkan nona Lee nona alex " kata Bella mempersilakan Maya dan Desi masuk. Yang membuat para karyawan yang tadi melihat ternganga


Bella pun lalu mengantar Maya dan Desi keruangan khusus . Spesial bagi Maya dan Desi. Setelah itu Bella menghampiri managernya


" Lia kalo nona mitha datang kesini lagi naik kan tarifnya. Hampir saja ia menghancurkan reputasi salon ini. karna tingkahnya itu memalukan sekali " dumel Bella.


" Lia hanya mengangguk " karna ia hanya bekerja dan tak tahu banyak tentang orang orang penting.


Cukup lama Maya melakukan perawatan sampai ...


" Hai bukannya kau Maya " Sapa seseorang ketika Maya sedang menunggu Desi keluar.Karna ia sudah selesai duluan.


Maya menatap orang yang menyapanya .Dan masih ingat dengan jelas siapa wanita itu.

__ADS_1


" Widia ya !" kata Maya.


" Iya masih ingat denganku ,aku dengar kau kerja di tempat yang bagus, tapi kok sekarang ......" kata Widia melihat kearah perut Maya yang membuncit.


" Oh aku sudah lama berhenti kerja dan menikah " kata Maya.


" Wah cepat sekali padahal kita baru lulus setahun lebih " kata Widia yang cukup terkejut.


" May, sudah yuk pulang " kata Desi.


" Kau Desi kan " kata Widia yang juga kaget melihat Desi .


" Hai .....bukan nya kudengar kau jadi model " kata Desi yang memang satu jurusan dengan Widia.


" Iya hanya model untuk pakaian saja " kata Widia tersenyum senang bisa bertemu teman sekampusnya itu.


" Ya sudah kita duluan ya " kata Maya.


Kalian berdua sudah menikah ?" tanya Widia yang melihat tangan Desi adan cincin melingkar.


" Iya kita ini bumil yang lagi ingin bersenang senang " kata Desi.


" Oh gitu, aku baru mau mulai " kata Widia.


" Ya sudah kita duluan ya " kata Maya.


" Oh ya silakan " kata Widia.


Maya dan Desi pun pulang meninggalkan tempat itu.Tampa banyak bicara. Lalu keduanya masuk mobil dan hilang di kejauhan.


Sedangkan Widia menatap kepergian dua temannya itu. Sampai menghilang di balik pintu .Dan masuk mobil yang membawa keduanya pergi.


" Kau kenal mereka Wid ?" tanya Lia yang menegur Widia .Yang memperhatikan Maya dan Desi. Manajer tempat itu sekaligus sepupunya.


" Iya mereka teman temanku waktu kuliah, apa mereka sering kesini ?" tanya Widia yang memang langganan salon kecantikan itu.


" Wah harusnya kau lebih dekat dengan mereka Karna mereka kenal baik dengan pemilik tempat ini " Kata Lia pada Widia.


" Hah.....bagaimana bisa , mereka pelanggan salon ini juga "tanya Widia.


" Aku tidak tahu tapi nona Bella bilang mereka istri tuan Lee dan tuan Alex " kata Lia.


" Deg.........


" Kau jangan bercanda Li, ngak mungkin lah " kata Widia yang mengenal Lee dan Alex asistennya itu.Yang sering bertemu di tempat ia bekerja sebagai model.


.

__ADS_1


__ADS_2