Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 236 Pulang Ke Apertemen


__ADS_3

Nur cukup kaget melihat Mumun teman SD nya itu . Yang rumahnya tak jauh dari rumah mereka. Namun Nur ngak tahu lagi tentang Mumun setelah pamit pindah keluar kota bersama orang tuanya.


" Ya Allah jadi kamu istrinya den Bima. Nyonya Nur ini teman Mumun SD dulu. Kami tak pernah bertemu lagi setelah pindah. Dan waktu orangtua kami kecelakaan . " kata Mumun bercerita.


" Maaf mun Nur ikut berduka. Nur tidak tahu sekarang kamu yatim piatu " kata Nur memeluk temannya


" Ngak pa pa Nur semuanya sudah berlalu " kata Mumun .


Akhirnya mereka pun ngobrol banyak. Bima pun merasa senang .Melihat Nur bisa akrab dengan keluargganya. Bahkan bisa ketemu dengan teman SD nya. Yang membuat Nur bisa melupakan kesedihannya.


" Nah besok kan Aunty sudah pulang . Kita bisa jalan jalan belanja dan lihat lihat. Sekarang kita ngobrol dulu. Bikin rencana besok mau kemana saja " kata Maya.


" Hore.........." kata para krucil senang . Karna mereka bisa liburan.


" Aunty Nur ikut ngak .Kan jalannya bisa pelan pelan " kata Queen.


" Insyaallah lihat besok ya" kata Nur.


" Pasti.ikut lah . Untuk hari pertama di sekitar apartemen dulu. Setelah itu baru ke mall mall " kata Maya.


" Ye.....asyik .....beli beli kan mah ?" tanya Queen


" Itu jelas ya, kan ada papah juga " kata Maya Yang tahu suaminya . Dalam perjalanan ke Dubai bersama Kim .


" Yah Om ngak diajak nih " kata Bima yang ikutan nimbrung.


" Kalo ikut nunggu ada papah aja om, kalo besok untuk kaum wanita saja dan anak kecil " kata Aska .


Hahaha........


" Yah ....... capek deh " kata Bima . Yang tersenyum karna senang mendengar tawa para keponakannya itu.


" Iya kan om Bima kerja besok " kata Aska.


" Iya om tahu. ,Om cuma titip Aunty Nur saja . Dan belikan coklat yang banyak ya buat om ." kata Bima .


" Itu mah gampang om , Queen akan belikan dan bawakan yang banyak nanti " kata Queen tersenyum


Tawa dan canda . Mengurai keakraban keluargga itu. Nur merasa bahagia. Bahwa ia di terima dengan baik oleh keluargga suaminya. Yang Nur kira bukan hanya orang biasa. Karna terlihat dari kalangan orang berada. Karna orang biasa tak kan mampu membeli tiket untuk rombongan keluargga yang lumayan banyak.


Sehabis magrib Maya pun pulang bersama ibu dan juga anak anaknya. Sedangkan Mumun tinggal untuk menjaga Nur. Karna Bima Nur suruh ikut pulang. Ia tak tega melihat suaminya itu lelah. Setelah merawatnya berhari hari.


......................................

__ADS_1


Malam Sekitar jam 10 Ryan sudah sampai di apartemennya.


" Apa mereka sudah tidur Lan " tanya Ryan yang langsung menekan nomor sandi apartemennya.


" Sepertinya iya tuan, tadi sempat makan direstoran dekat sini " kata Alan.


" Sekarang kalian istirahat lah..Kita ada meeting besok jam 10 pagi. Dan ingatkan juga Bima " kata Ryan.


" Baik tuan " kata Lim juga Kim dan Alan.


Ketiganya lalu pergi menunggal.kan apartemen sang tuan muda.


Ryan pun lalu masuk membawa kopernya. Terlihat Bima sedang tiduran dengan para jagoannya di sofa besar. Didepan televisi. Uang ia kira Bima masih dirumah sakit.


Ryan hanya tersenyum .Lalu menebak dimana sang istri tidur. Dan ternyata Maya tidur dikamar utama miliknya.


" Lah ratu kecilku tidur dimana ?" kata Ryan mencari Queen..Yang lalu menaruh kopernya.


Lalu mendekati tempat tidurnya . Dan mencium sang istri.


" Bang " kata Maya kaget ketika ciuman Ryan mengusiknya.


" Queen dimana ?" kata Ryan yang melepaskan kemejanya.


":Tadi ia minta tidur sendiri dikamar sisi kanan " kata Maya Yang lalu duduk perlahan diatas tempat tidur.


" Hah maksud abang, apa nya yang bagus ?" tanya Maya.


Ryan tak menjawab tapi langsung ikut berbaring diatas ranjang sambil menarik tubuh Maya dalam pelukannya .


" Abang......" kata Maya.


" Abang kangen " kata Ryan lalu membungkam bibir istrinya itu. Entah apa yang terjadi. Hanya tembok kamar yang menjadi saksi bisu. Pergumulan panas itu.


................................


Subuh Nur sudah bangun. .Begitu juga dengan Mumun. Keduanya lalu duduk sambil menikmati roti yang masih banyak diatas meja . Yang dibawakan kakak ipar dan mertuanya.


":Aku ngak nyangka Nur kalo kamu jadi istrinya den Bima. Tapi aku juga senang karna den Bima itu sangat baik. Begitu juga nyonya dan ibu nyonya.


" Iya Mun aku juga merasa bersyukur " kata Nur lirih yang berbeda dengan keluargga umi.nya.


Lalu keduanya bercerita panjang lebar. Sampai akhirnya Mumun juga bercerita tentang keluargganya dan ikut bibinya untuk bekerja. menjadi pembantu keluarga Lee.

__ADS_1


Yang membuat Nur tahu kalo Bima adik ipar dari seorang pengusaha ternama .Pantas saja hidupnya berkecukupan. Walau terlihat sederhana. Namun Bima sangat pandai menutup jati dirinya. Dan juga keluargganya.


Sebenarnya Bima bisa saja hidup mewah. Tapi Bima memilh menjadi dirinya sendiri. Untuk tak bergantung pada sang kakak.


....................................


Siangnya Nur pun pulang ke apartemen .Yang dijemput Alan . Karna Bima sudah mulai ada pekerjaan


" Subhanallah mun ini yang namanya Burj khalifa gedung pencakar langit itu " kata Nur yang takjub melihat pemandangan laut biru dari kaca dinding gedung menuju apartemen


" Iya Nur bagus banget kan " kata Mumun.


" Masyaallah. ini baru pertama kalinya aku kesini Mun " kata Nur tersenyum.


" Sama dong aku juga Nur ,kalo ngak diajak Nyonya mana tahu Dubai. kan Mumun orang kampung " kata Mumun polos.


" Ih kamu mun , sama aku juga " kata Nur ikutan.


" Tapi kamu mending Nur jadi anak ustad. Dan juga istri den Bima. Mana ganteng sholeh baik dan kaya. Aku juga mau kalo dikasih Nur " kata Mumun.


" Ya mudahan besok dapat jodoh yang baik. Mun .Sholeh dan juga bertanggung jawab " kata Nur.


" Aamiin doain yang ganteng juga ya Nur " kata Mumun.


" Ya " kata Nur tersenyum.


Lalu keduanya berjalan mengikuti Alan dan pa Mus sopir yang bertugas antar jemput. .Yang membawa barang barang Nur .


Tak lama mereka pun tiba di sebuah pintu . Yang lalu bel nya di pencet Alan


Ting......pintu terbuka.


" Assalamualaikum " salam Nur .


" Walaikum salam " jawab semua orang yang sudah menunggu Nur. pulang


" Hore.......aunty pulang " kata Queen berteriak senang.


" Slamat datang aunty " kata Aska dan si kembar


Nur pun masuk dengan tersenyum . Ia di sambut dengan senyuman.Begitu juga dengan mertua dan kakak iparnya. Yang memeluknya dengan kasih sayang. Yang berbeda dari perlakuan Uminya pada sang suami. Yang menganggap Bima orang miskin dan bodoh. Padahal uminya belum tahu siapa Bima.


Kadang orang lain hanya menilai penampilan luar orang saja. Tampa ingin tahu lebih banyak. Mereka tertipu dengan gemerlapnya dunia. Umi nya yang sudah belajar ilmu agama .Masih terpaut pada kemegahan dunia fana. Sampai tega . Ingin memisahkan Nur dengan menantunya sendiri. Yang belum tentu pilihannya lebih baik dari perkiraannya.

__ADS_1


.


.


__ADS_2