Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 342


__ADS_3

Bi Marni yang mendengarkan obrolan Alan dan Kim hanya tersenyum . Karna sudah biasa keduanya bercanda. Apalagi sekarang semuanya sudah menikah .Tak aneh bila mereka bicara frontal tentang hubungan dewasa. Karna hanya sebagai candaan biasa . Yang membuat mereka menjadi akrab . Apalagi ketika bosan menunggu dan menjaga tuan muda mereka. Agar tak terlalu jenuh . Kadang mereka juga berbuat usil pada temannya sendiri.


" Kim lan kopinya disini ya, di minum dulu mumpung panas " kata bi Marni yang membuatkan keduanya kopi


" Trimakasih bi, lama lama ngatuk juga bi kalo ngak ngopi . Mana tuan juga belum keluar " kata Alan .


" Ya memang hari ini tuan muda memang ingin menemani nona muda Mumpung anak anak libur biar bisa bulan madu " kata bi Marni.


" Alah bi.....enak ya . kita aja pengen juga bulan madu tapi bingung belum bisa " kata Alan.


" Kenapa bingung tinggal berangkat saja kok bingung " kata bi Marni.


" Bukan bingung bi, karna malas ribet orang dirumah aja sudah bulan madu kok masa jauh jauh sama aja rasanya " kata Kim terkekeh


" Ya benar bi lagian di villa belakang juga sudah kaya hotel bintang lima ngapain capek capek keluar kota " kata Alan.


" Ya syukur lah ...." kata bi Marni tersenyum


*********


Sedangkan Bima dan Nur baru saja masuk ke rumah abi dan uminya. yang terlihat lengang .


" Bibi....... bi....." panggil Nur mencari bi sumi.


" Iya siapa ya,": kata bi sumi tergopoh gopoh menghampiri Nur.


" Ya Allah non Nur ya ayo masuk non" kata bi Sumi.


" Bima dan Nur pun lalu masuk kedalam rumah. dan lalu duduk diruang tamu.


" Umi dan abi kemana bi kok sepi ? " tanya Nur bingung.


" Itu non lagi keluar kota besan nya kecelakaan . Abi nya non Atiqah " kata bi Sumi .


" Inalilahi wainalilahi rojiun . " kata Bima dan Nur bersamaan.


" Trus kak Salman mana " kata Nur lagi

__ADS_1


" Ikut non jadi rumah kosong cuma tinggal bibi sendiri " kata bi sumi


" Ya sudah non dan den Bima masuk aja kekamar Bibi mau bersih bersih dulu ya " kata bi Sumi pamit.


"" Ya bi biar kita istirahat " kata Nur yang lalu mengajak Bima kekamarnya . dan lalu membuka pintu.


" Aaaaa .. ...." teriak seseorang ketika pintu terbuka .


Nur yang kaget langsung merangkul tangan Bima melihat dua gadis tampa hijab sedang berpakaian seksi lalu buru buru sembunyi. . Dan Bima memalingkan wajahnya. menjaga pandangannya.


" Bi sumi .......bi sumi........,!!!" teriak Nur yang membuat bi sumi kaget.


" Iya non ada apa ?" kata bi sumi.


" Kenapa ada orang dikamar Nur kan ini bukan pondok kamar pribadi Nur "kata Nur yang risih melihat kamarnya dimasuki orang lain.


" Itu non , itu bukan santri sini tapi keponakan umi yang menginap disini dari bandung putri kakak nya umi " jelas bi Sumi. sepupu non " kata bi Sumi


Nur terdiam karna merasa kecewa karna Kamarnya ditempati orang lain ..Tampa seizinnya.


" Lah kok pulang non " kata bi sumi bingung padahal Nur baru juga datang.


" Ya bi saya ngak.punya tempat lagi disini ngak dianggap " kata Nur yang terlihat kesal karna Kamarnya sudah dipakai orang lain padahal ia menguncinya dengan rapat . Agar kamarnya aman.


" Maaf non bibi ngak tahu apa apa " kata bi sumi.


" Ngak pa pa bi Nur pulang ya bi " kata Nur .pamit yang di anggukan bi Sumi.


" Ya sudah ayo " kata Bima lalu mereka pun pulang . Untungnya tadi Bima membawa mobil sendiri.


Disepanjang jalan Nur hanya diam . Bima sesekali melihat Nur yang terlihat kecewa. Namun Nur diam. Belum mau bercerita Dan Bima hanya membiarkan . nya saja Karna istrinya itu pasti bercerita sendiri nanti.


Hanya sekitar 40 menit mereka sudah sampai di rumah utama Lee .Dan Nur langsung masuk kekamarnya. Yang disusul Bima. Lalu Bima menutup pintu kamarnya.


" Kenapa kok Nur hanya diam dari tadi "Kata Bima menatap istrinya .


Nur tak menjawab tapi langsung memeluk Bima lalu terisak. " hiks .....hiks .....hiks...."

__ADS_1


" Menangis lah kalo itu bisa menghilangkan beban Nur " kata Bima yang memeluk istrinya itu erat .Sambil mengusap punggungnya.


" Nur sedih kenapa Kamar Nur ditempati orang lain . Padahal kan masih banyak kamar kosong .Dan kenapa harus kamar Nur by ." kata Nur terisak sedih


" Ya sudah .......jangan menangis " nanti kita bisa tanya sama umi ya " kata Bima


" Ngak usah Nur disini saja , Nur ngak mau pulang kesana lagi " kata Nur ngambek. Karna ia sudah terlanjur kecewa .


Bima pun hanya terdiam pada bumil itu. Dia bisa memaklumi perasaan sang istri Karna memang itu kamar pribadinya Dan seharusnya mereka minta Izin dulu pada pemiliknya Kalo ingin memakainya Karna Nur tak ingin apa yang ada dikamarnya terjamah orang lain.


Setelah puas menangis Nur pun tertidur dipelukan Bima. Lalu pelan pelan Bima merebahkannya.


Bima bisa mengerti apa yang istrinya inginkan . Apalagi ketika Nur pulang tak tepat waktunya . Karna pihak keluargga Nur juga tak ada dirumah. Bima pun lalu membiarkan Nur tertidur dan menyelimutinya .


."' Kasihan juga bumil nya aby " kata Bima yang lalu melepas hijab Nur pelan pelan. Takut menganggu Nur . Setelah itu Bima mencium kening nya dan meninggal kan Nur untuk duduk di sofa melihat email nya di laptopnya Karna Bima tetap memantau pekerjaanya Dan memeriksanya setiap waktu. Walau ia jauh. Karna ada asistennya yang rutin memberi laporan dan kabar langsung dari Dubai .


.


Cukup lama Bima memeriksa emailnya Dan lalu menutupnya dan keluar dari kamar . Menuju halaman samping .Dimana ada Ali dan Jhon juga yang lain sedang asyik ngobrol sambil ngopi istirahat di jam sore.


" Den Bima kok tumben kesini" kata Jhon . bertanya sambil menyesap kopinya


" Pengen santai juga lah bang Mumpung bumil lagi tidur jadi bisa santai "


" Hahaha......ya harus den, karna menang gampang gampang susah menghadapi bumil yang sensitif perasaannya bahkan gampang baper " kata Jeff.


" Iya bang memang ekstra hati hati. kita para suami kudu gerti " kata Bima..


" Yah begitulah suami siaga satu den Maklum memang harus perhatian sedikit Apa lagi hanya tinggal menghitung hari. " kata Ali.


" Ya bang wah tumben ngak ada cemilan nya nih kok sepi " kata Bima


" Iya bi ,Marni yang rajin buat di apartemen tuan muda. Sedangkan Nia dan weni pergi tinggal yang lain kan ngak gerti mau bikin apa Biasanya kalo ada nona May semua terkendali ." kata Jeff.


"' Ya doakan aja bang biar kak May cepat sembuh Bima masih bersyukur Kak May selamat Dari pada berduka . Dan Bima juga sedih lihat anak anak .Yang belum siap kehilangan mamahnya Tapi untungnya . Sekarang semuanya baik baik saja . Dan kita tinggal menunggu kak May pulang kerumah ini lagi .Berkumpul seperti dulu lagi. " kata Bima


" Aamiin ....." kata semua nya bersama kompak. Mengamini. karna rumah utama terasa sepi bila Maya pergi .

__ADS_1


__ADS_2