Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 483


__ADS_3

Pagi ini sebagian berkumpul dimeja makan Sedangkan yang lain masih belum ..Karna masih lelah dengan kegiatan rutinitas masing masing .


Dikamar Ken Fatimah masih berada dalam pelukan suaminya . Karna tadi Ken meminta haknya Setelah 3 hari ini sibuk Yang membuat Fatimah terabaikan


" Bi ..." kata Fatimah melihat wajah sumringah suaminya itu


"Eugh........kenapa !" kata Ken menatap lekat wajah Fatimah .


" Apa mau lagi ...." bisik Ken pelan


" Bu........bukan itu " kata Fatimah Malu Lalu menyusupkan kepalanya di dada Ken


Yang membuat Ken tersenyum.


"' Ada apa " kata Ken berbisik sambil mencium pipi Fatimah


" Fat ngak minum pil ,Kalo Fat hamil bagaimana ?" kata Fatimah pelan lalu kembali mendongak kan kepalanya menatap mata Ken dalam


Ken yang ditatap tersenyum Lalu mengecup kening Fatimah.


" Apa ada masalah " kata Ken menatap dalam mata Fatimah.


" Ti.....tidak.....Tapi Fatimah masih kuliah bi dan pastinya abi akan banyak tanggungan buat abi " kata Fatimah


" Tidak akan Fat bisa cuti kuliah . Tak jadi masalah biayanya berapa. Abi masih kerja masih bisa buat sepuluh anak " kata Ken tersenyum . Yang langsung membuat Fatimah kembali menyusupkan kepalanya mendengar perkataan Ken . Dan lalu memeluk erat Suaminya itu.


Ken hanya terkekeh kecil merasakan pelukan Fatimah . Yang membuat Ken tahu istrinya itu mulai mencintainya. Karna Fatimah tak sekali pun membantah ucapannya. Walau Fatimah banyak diam


Namun Ken bisa merasakan perhatian Fatimah padanya .


Ken lalu memeluk erat Fatimah . Keduanya terdiam . Hanya terdengar helaan nafas sesekali yang terdengar pelan dalam pelukan dua anak manusia itu .


Fatimah mu memejamkan matanya


Merasakan detak jantung suaminya itu


Kini ia merasa tenang . Merasakan cinta Ken padanya. Yang awal nya ia ragukan.


Tapi kini Fatimah yakin Ken suami yang baik Yang membuat Fatimah bahagia.


Walau kini Ayah nya tiada Tapi Fatimah bersyukur Allah mengirim kan suami nya Di waktu yang tempat .Saat ia butuh


seseorang untuk berbagi suka dan duka


" Trimakasih Ya Allah kau kirim kan pada ku malaikat penolong ketika aku tak punya siapa siapa lagi " kata Fatimah dalam hati


Yang semakin erat memeluk tubuh polos Ken yang juga memeluk nya erat Seakan tak ingin melepaskan nya

__ADS_1


Di kamar Lain Zia baru saja membuka matanya . Dan terkejut melihat Damar yang penopang kepalanya Melihatnya baru mengerjapkan mata.


" Kak Damar sudah bangun " kata Zi yang masih dalam dekapan Damar


" Dari tadi , kakak menunggu Zi bangun " kata Damar menatap lekat istrinya cantiknya itu .


" Kenapa menunggu Zi " kata Zi heran


Cup ...... Sebuah kecupan mendarat dibibir Zi.


" Kak Zi masih bau " kata Zi yang tak enak suami nya itu mencium nya


" Kak Damar ngak perduli Zi , kak Damar mencintaimu Bagi kakak seperti apa pun Zi untuk kak Damar Zi yang tercantik di dunia ini " kata Damar Yang mengecup lagi bibir Zi


" Oh ya " kata Zi yang merasa hatinya berbunga bunga. Mendengar gombalan


suaminya itu. Dan Zi akui itu membuatnya


bahagia.


" Iya lah karna Zi satu satu nya istri kak Damar " kata Damar kembali mencium bibir Zi . Yang membuat Zi menangkup wajah suaminya itu dengan kedua tangannya. Lalu mencium bibir Damar.


" Zi juga mencintai kak Damar " kata Zi pelan Yang membuat Damar memeluk nya


semakin erat. Karna sudah lama Damar diam diam mengagumi Zi . Dan kini ia bersyukur Bisa mendapat kan cinta istinya itu utuh untuknya.


" Ayo bangun kita sarapan " kata Zi


" Boleh kak Damar sarapan Zi dulu satu kali saja " kata Damar tampa malu Sambil menatap dalam manik mata Zi.


" Cuma satu kali " kata Zi


" Ya satu kali tapi kalo Zi mau nambah boleh " kata Damar tersenyum . Yang membuat Zi tersenyum . Lalu membenam kan kepala Damar di dadanya .


Damar pun tak membuang kesempatan itu.


Bagi nya ini saatnya memadu kasih dengan kekasih halalnya. Yang sudah lama ia harapkan Dan tak mungkin ia melepas kesempatan emas itu lagi.


" Trimakasih sayang " kata Damar Yang lalu ******* bibir mungil Yang kini jadi candunya itu. Memasukinya dengan pelan dan lembut Dan menikmati gerak alurnya semanis mungkin.


Tak ada kata kata yang bisa Damar ucapkan ketika memadu manisnya cinta .Dalam sebuah ikatan nyata. Yang membuat Zi menjadi miliknya seorang.


Yang ia simpan rapi di hatinya. Kini ia akan memperjuangkan nya sampai kapan pun. Tak perduli apa kata orang tentang dirinya Yang dulu berharap memimpi kan


gadis cuek yang mematahkan banyak hati pria di kampusnya itu .


Zi hanya menikmati setiap permainan Damar Yang membuat nya terbuai sampai keringat keduanya basah. Dan Damar berhenti ketika menyelesai kan permainan nya Dengan durasi sangat lama yang membuatnya puas lalu memeluk Zi erat dalam dekapan nya.

__ADS_1


" Aku mencintai mu Zi " kata Damar pelan Yang menghapus keringat basah di kening istrinya .


" Zi juga kak " kata Zi tersenyum menatap manik mata Damar . Lalu memeluk suaminya itu dengan kepala didadanya.


Dan keduanya kembali tertidur . merajut mimpi indah dengan cinta .


Di sisi Lain Aska baru saja terbangun ketika sebuah kecupan mendarat di bibirnya.


" Pagi sayang " kata Amina terlihat cantik Karna sudah rapi Dan pastinya sudah mandi Karna bau wangi melintas di hidung Aska yang sudah hafal dengan wangi sabun sang istri.


" Pagi juga , kenapa tak bangun kan abi lebih awal " kata Aska .


" Abi masih terlihat lelah Membuat Mina ngak tega membangunkan nya " kata Amina yang mengelus dada telanjang suaminya itu. Karna tadi malam Keduanya memadu cinta sampai dini hari. Yang membuat Aska lupa daratan.


" Lain kali bangun kan abi untuk sholat paling tidak. " kata Aska yang meraih tangan Amina lalu mencium nya


" Baiklah sekarang mandilah bi , mina lapar " kata Amina .


" Astaga . ... " kata Aska bergegas beranjak masuk kamar mandi . Karna tahu istrinya itu tak akan makan bila tak bersamanya . Karna masih malu dan belum terbiasa. Dirumah orang tuanya .


Sedang kan Amina merapikan tempat tidurnya Dan menganti seprei sehabis pergulatan semalam Yang membuat tempat tidur mereka berantakan.


***********


Dimeja makan terlihat sepi karna semua berkumpul diruang tengah Tan yang tiduran di sofa sambil menaruh kepalanya


di pangkuan Cia Sedang asyik menonton film action . Kelvin yang juga menonton juga rebahan bersama Maira yang tertidur lagi karna ulah Kelvin sebelum


sarapan. Yang membuatnya mengantuk


Dan Kelvin membiarkan istrinya itu terlelap sambil dipeluk ya.


" Waduh .... kok pada teler " kata Maya melihat dua pasang anak dan menantunya tanpa suara.


" Masih ngantuk mah " kata Tan


" Yang lain kemana ?" tanya Maya


" Lagi dikamar lah pastinya lagi sibuk masing masing " jawab Tan santai


" Ya sudah kalian sudah sarapan " kata Maya


" Sudah mah " kata Kelvin.


" Aku yang belum sayang " kata Ryan yang memeluk istrinya dari belakang.


" Ih abang malu ..... ayo sarapan " kata Maya yang mengandeng mesra buaya mesum nya itu . Karna walau pun sudah tua Ryan tak pernah mengurangi jadwal

__ADS_1


bercintanya. Walau kini ada dua calon cucu akan hadir di tengah keluargganya.


__ADS_2