Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 135 kemarahan bi Marni


__ADS_3

Setelah mengirim uang buat Delima Maya pun keluar dari kamar sang ibu.Menuju dapur. Namun ia tak menemui siapapun disana.


" Bi inah, Lihat tuan ngak ?" tanya Maya.


" Oh tuan sepertinya sudah kekamar non, tadi kayanya ada yang nyari tuan " kata bi Inah.


" Siapa bi ?" tanya Maya ingin tahu.


" Kurang tahu non " kata bi Inah Yang memang ngak tahu.


" Ya sudah bi, Maya ke kamar dulu " kata Maya. Lalu pergi meninggalkan bi Inah sendiri


Sedangkan diluar Kim dan jhon juga Alan. berusaha untuk menahan dua wanita yang ingin berusaha masuk ke dalam rumah utama


" Kami hanya ingin bertemu tuan Lee saja kenapa banget sih kalian menghalangi. " kata Lola jengkel.


" Tuan muda dan nona sedang istirahat dikamar .Jadi kalian tak di izinkan masuk " Kata Kim kekeh. Karna dua gadis itu ngotot padahal sudah di beri tahu.


Namun keduanya tetap tak bergeming. Padahal sopir sudah bersiap untuk mengantar kan pulang. Ketika tadi Ryan menolak untuk bertemu . Karna lelah.


Sedangkan dikamar Ryan sedang memeluk Maya .Sambil mengelus bahu Maya. Setelah tadi menceritakan masalah kerabatnya


" Bang tadi katanya ada yang mencari abang didepan siapa bang" tanya Maya.


" Mey sama temannya ,tapi sudah diantar pulang kok " jawab Ryan datar .


" Mau apa mereka kesini, mau ketemu May " tanya Maya kepo. Dan lalu menatap lekat wajah tampan suaminya itu.


" Mungkin , abang bilang kau sudah tidur " kata Ryan yang menatap manik mata Maya dalam. Karna ia tahu Pasti Mey punya niat tertentu pada sang istri.Dan Ryan tak akan memberikan o kesempatan pada Mey .


" Oh begitu " kata Maya lalu terdiam. Entah mengapa Maya merasakan bahwa suaminya itu tak senang dengan Mey ying. Walau itu istri sepupunya.


Cup ....sebuah kecupan mendarat dibibir Maya.Yang terdiam sesaat.


" Kenapa?" kok diam " tanya Ryan.


" Ngak, cuma Maya berpikir kalo Mey ying itu mendekati Maya punya niat Lain ya bang " Kata Maya


" Sepertinya begitu, lagian ngapain dekati istri abang pake ngotot , kalo kau saja ngak nyaman " kata Ryan.


" Iya bang, itu yang Maya takutkan . Lagian aneh dia pikir Maya senang berteman dengannya. Padahal Maya ngak nyaman sama sekali. Karna dia hanya ingin memanfaatkan Maya bang " kata Maya.


" Baguslah kalo kau tahu., jadi jangan percaya pada siapapun..Apalagi kalo kamu ngak nyaman.dan baru mengenalnya " kata Ryan.

__ADS_1


" Ya bang " kata Maya yang mengelus wajah tampan suaminya itu.


" Kau terlihat seksi hari ini sayang " kata Ryan yang juga mengelus pipi Maya sambil mengecup bibir mungilnya.


" Apa kau lelah " kata Ryan pelan .


" Sedikit " kata Maya tersenyum manis.Yang membuat hati Ryan slalu meleleh melihat senyum Maya.


" Abang boleh ........


Belum lagi selesai bicara Maya sudah mencium bibir Ryan dan saat itu Ryan tak mau melepasnya Sambil menahan leher Maya..Sampai keduanya larut hingga hanya terdengar lenguhan dan ******* saja. Untuk menikmati surga dunia.


Sedang di luar mey berteriak teriak dengan Lola memanggil manggil Lee.


" Astaga ada apa sih non , kalian ini berisik banget " kata bi Marni ngedumel.


" Tuan muda dan nona itu sudah istirahat dari tadi .Jadi besok saja lagi kesini nya " Kata bi Marni


" Yah...... bi kami cuma mau ketemu sebentar saja ini belum malam banget kok " Kata Lola pada bi Marni.


" Astagfirullah ini non berdua ya, ngak punya sopan santun ya. orang lagi tidur capek masih pengen bertemu pake ngotot " kata bi Marni kesal.


" Iya bi, Kaya orang ngak sekolah aja " kata Alan yang juga sudah jengkel.


Karna jengkel tak mau pergi juga.Akhirnya bi Marni menyuruh Alan mengambil selang untuk menyiram bunga. Lalu menyiramnya pada Mey ying dan Lola yang otomatis kaget setengah mati.


" Nih rasain nih " kata bi Marni jengkel


" Bibi .....apaan sih basah nih " kata Mey .


" Iya nih bi, gimana nih ngak punya hati nih bibi " dumel Lola.


" Ya sudah tambah lagi nih " kata bi Marni lagi


" Aaaaa .....teriak keduanya yang lalu pergi dari halaman depan rumah utama. Menuju pintu gerbang.


Hahaha......Tawa Alan tergelak begitu juga dengan Kim dan Jhon yang ngakak ulah bi Marni yang membuat kedua gadis itu lari tunggang langgang.karena disiram air kran.


" Jengkel bibi, sudah berisik masa ngak punya adat orang cantik dan model gitu ngak punya sopan satun bertamu " kata bi Marni ngedumel.


" Benar bi hahaha.......biar kapok mereka. Lagian tahu orang sudah istirahat aja pake ngotot. Pengen ketemu maksa " kata Kim .


" Iya lah bikin jengkel aja , kita harusnya sudah istirahat dari tadi. Malah jadi capek karna ulah mereka " kata jhon. Yang juga jengkel.

__ADS_1


" Ya sudah sana istirahat " kata bi.Marni yang sudah merapikan serang air untuk menyiram tanaman. Lalu ikut masuk kedalam rumah. Membuat Alan tersenyum. Karna berhasil mengusir dua wanita liar itu.


Sedangkan di kamar Ryan menatap Maya yang sudah terpejam .karna lelah melayani hasrat nya . Setelah pelepasan yang ketiga


" Kau sangat cantik sayang " kata Ryan meraba pelan wajah istrinya.


" Membuat aku ngak pernah bisa menolak pesona mu." kata Ryan yang lalu mengecup bibir mungil Maya. Lalu menggeser tubuhnya sedikit agar bisa merapat dan memeluk Maya. Lalu Ryan pun ikut memejamkan matanya.menuju nirwana.


......................................


Sedang ditempat lain .Delima sedih mengingat kisah cintanya yang kandas.


" Ya allah kenapa ini terjadi " kata Ima yang berbaring di sofa menunggu sang emak dirumah sakit.


" Andai aku bisa bertemu kak Kim " kata Ima yang menghapus air matanya yang berkaca kaca.karna merindukan sosok lain.


Ketika mengingat kakak kelasnya dulu .Waktu sma di mana dia dulu ikut bersama sang ibu dikota . semasa ayahnya masih hidup dan menjadi sopir.


Waktu itu mereka tinggal mengontrak di sebuah perumahan kelas menengah. Dan disana Delima berteman baik dengan Kim yang slalu berangkat sekolah dengan naik sepeda.Tetangga yang menurut Ima sangat baik dan ramah. Namun sejak ayahnya meninggal merekapun pindah dari tempat itu.


Tampa sempat memberi kabar pada Kim.Kakak kelasnya yang baik itu .Yang membuat Ima tak pernah bisa melupakan Kim sampai saat ini.


.................................


Sedangkan Kim baru saja menghempaskan badannya setelah bertugas seharian.Sambil menatap foto di dompetnya.


" Apa kau baik baik saja Del, kakak sangat merindukan mu .Apa kau sudah menikah ?" tanya Kim bicara sendiri.


" Wah ada yang mulai stress nih " ledek Jhon yang mendadak muncul didepan pintu.


" Asam kau Jhon ngapain juga ngintip ngintip


orang lagi istirahat " kata Kim.


" Istirahat atau mengkhayal , ngak usah diharap Kim paling dia sudah nikah sama pria lain " ledek Jhon yang lalu tiduran disofa.


" Kepo banget kau Jhon, pengen tahu urusan orang aja "kata Kim dengan wajah masam.


" Aku hanya penasaran Kim, takut lho gila atau stress mikir gadis yang tak tahu dimana keberadaannya . Dan lagi pula Kau tak punya waktu untuk mencarinya." kata Jhon meledek.


" Mentang mentang sudah menikah sombong. Kalo jodoh ngak kemana Jhon pasti bertemu lagi. " kata Kim yakin


__ADS_1


Visual kim ya , ganteng ngak sih.


__ADS_2