
Maya lalu mendekati ayah dan anak itu. Lalu duduk didekat putrinya Yang sedang mengeluarkan jurus merayu ala ratu Lee untuk bisa mendapatkan black card.
" Emang ade buat apa pegang itu. kan bisa pinjam mamah " kata Maya.
" Ya buat win belanja lah mau beli beli coklat juga baju cantik yah..... semuanya mau win borong." kata gadis cantik itu.
" Oh ya tadi mamah sudah belanja buat makanan ringan yang dibungkus untuk anak panti, win mau lihat ngak ?" tanya maya yang mengalihkan perhatian Queen.
" Benaran mamah sudah belanja dan borong borong , berati ngak jadi pah, besok aja pinjam kartu ajaib nya " kata Queen yang lalu turun dari tempat tidur.
" Yuk mah lihat...win pengen lihat apa aja. besok kalo kurang win minta kan kartu ajaib papah buat beli lagi " kata Queen
" Ok.....dah papah kita pergi dulu " kata Maya.
" Lah kok papah ngak diajak .Masa cuma mamah " kata Ryan yang memasang wajah cemberut
" Papah dikamar aja ini urusan perempuan " kata Queen penuh penekanan.
" Hah..........capek deh, terserah lah " kata Ryan tersenyum lalu berbaring diatas ranjang.
Sedang Queen tersenyum lalu mengandeng Maya pergi meninggalkan kamar. Menuju ruangan tempat menyimpan belanjaan siang tadi
" Wah banyak banget mah ini buat berapa orang mah " kata Queen. Sambil melihat lihat makanan ringan yang dibeli Maya.
" Untuk 200 orang cukup , itu juga mamah lebihkan biar ngak kurang. " jelas Maya.
" Oh cukup banget mah itu malah kelebihan teman teman sekelas win cuma 30 orang dan paling anak panti yang banyak " kata Queen yang senang bisa berbagi . Dan juga merayakan ulang tahunnya di panti asuhan .
" Ya sudah besok mamah bungkusin , win tinggal mengundang teman teman win untuk datang ke sana " kata Maya.
"'Trus makan nya juga kan mah " kata Queen .menatap sang mamah. memastikan.
" Iya dong semua sudah diatur Queen tinggal duduk manis " kata Maya yang menatap lekat sang putri. yang sangat mandiri Dan juga seperti orang dewasa .Padahal baru berumur 5 tahun besok lusa.
" Trimakasih mah " kata Queen yang lalu memeluk sang mamah . Karna senang Mamahnya sudah menyiapkan semuanya .
"'Ya sudah mah win mau bikin undangan dulu ya , biar besok di bantu Via buat bagi bagi " kata Queen Yang .lalu pergi meninggal kan Maya. Karna saking senangnya.
__ADS_1
Maya tersenyum sambil membuang nafas kasar. Maya dan Ryan memang tak pernah merayakan khusus ulangtahun anak anaknya secara besar besaran hanya makan untuk keluarga dan juga kerabat dirumah. atau di restoran. Karna tak ingin kehidupan pribadinya terusik. Dan juga untuk keamanan dari musuh musuhnya.
Maya pun kembali kekamarnya Setelah menutup kembali pintu ruang penyimpanan.
" Sudah selesai urusan perempuannya " tanya Ryan ketika Maya masuk ke dalam kamar
Maya tersenyum " sudah bang, dia seperti orang dewasa saja ya bang. Dan Maya seakan merasa tua" kata Maya . Yang lalu duduk di dekat Ryan yang sedang memainkan ponselnya.
"'Iya May, untung kita sudah punya empat sekaligus . Jadi ngak terlalu bertahap merawat mereka .Tinggal kini kita bebas bercinta " kata Ryan yang langsung menarik tubuh Maya dan memeluk nya
" Abang apaan sih.. jangan terlalu dibahas takut anak anak dengar bang " kata Maya yang lalu membalas pelukan Ryan.
Cup.......
" Ngak papa biar mereka cepat dewasa " kata Ryan .
" Dih abang mereka masih kecil .walau pun mereka cerdas dan pintar tapi kita juga harus hati hari memberi pendidikan " kata Maya
" Baiklah abang serahin semua sama May, yang penting mereka bisa mandiri dan sukses " kata Ryan .
" Itu pasti bang selama kita mengarah kan mereka ke hal yang baik .Pasti semuanya baik baik saya. Anak itu investasi dunia dan akherat. yang akan menjaga kita nanti di waktu tua " jelas Maya.
" Apa masih ngak puas tadi ?" tanya Maya.karna suaminya itu menatapnya dengan penuh hasrat.
" Ngak ada kata puas kalo bersama dengan istri abang ini. Malah kalo perlu seharian. cuma sayang abang harus kerja. " kata Ryan . Yang membuat Maya tersenyum.
Keduanya pun berciuman . Tak lebih karna Ryan juga tak mau istrinya terlalu lelah .Walau Maya tak bekerja. Namun Ryan tahu istrinya itu kadang sibuk membersihkan kamar sendiri dan kamar anak anaknya. Karna kasihan dengan bi Marni . Yang sudah mulai tua.
Tapi Maya mengangap bi Marni seperti keluarganya sendiri. Karna bi Marni jarang pulang kampung . Dan anak anaknya tinggal jauh Karna mereka tinggal di surabaya.
..................................
Sedang di kamar Queen . gadis kecil itu sibuk membuat undangan .Yang sudah ia beli lama dengan amplop mini .Yang akan ia bagikan untuk teman teman sang kakak dan juga abangnya.
" Lagi ngapain de?" tanya Aska yang masuk kekamar adik bungsunya itu.
"'Lagi buat undangan bang, ini buat teman teman abang kalo ada yang mau datang ke panti . bukan gedung mewah " kata Queen.
__ADS_1
" Ok trimakasih , ini paling buat sahabat dekat abang aja. Tidak banyak cuma beberapa orang "' kata Aska.
" Ya ngak pa pa bang , dari pada nanti ada yang ngak suka jadi repot " kata Queen Yang masih sibuk menulis daftar nama teman temannya.
"'Berarti Mamah sudah nyiapin semua nya de, buat Lusa pas pulang sekolah kan?" tanya Aska .
" Iya bang semua sudah siap tinggal kita makan makan " kata Queen senang.
Sebenarnya Queen diam diam.menabung. Untuk membeli banyak boneka dan mobil mobilan Untuk dibagikan pada anak anak panti .Dan Aska membantu adik bungsunya itu . Semua sudah mereka bungkus .Dan tinggal dibawa. Dan itu tampa sepengetahuan kedua orang tuan mereka. Dan Tan juga Rey ikut ambil bagian dengan menyisihkan uang jajan mereka. Mereka kompak melakukannya dengan diam diam.
Sedang asyiknya menulis undangan Tan dan Rey pun muncul .
" Yah .....pantasan abang ada disini .Tadi kita cari di kamar kosong " kata Rey.
" Ini lagi bantuan ade win, biar cepat selesai" kata Aska
" Trus buat teman temanku mana de?" tanya Tan. Yang mencari undangan untuk teman temannya.
Tuh yang warna biru, buat ka Rey warna kuning " kata Queen Yang sudah menyiapkan dan memisahkan semua undangan Untuk kakak dan abangnya.
Kok pintar de, tahu kesukaan kakak " kata Rey tersenyum suka dengan desain Queen.
" Jelas dong.....kan sesuai kesukaan masing masing " kata Queen
" Trimakasih ya de, Kak Tan juga suka desain nya "Kata Tan yang membolak balik kartu undangan cantik.
" Apa ade tambahin sendiri warnanya " tanya Aska yang melihat kartunya terlihat cantik.
" Iya bang biar kelihatan bagus , cantik kan .karna Queen suka menggambar " kata Queen.
" Wah itu harusnya jadi arsitek aja de " kata Rey mengarahkan.
" Ngak Queen pengen jadi tukang desain " jawab Queen.
":Desain apa?" tanya Aska
" Mendesain hati abang dan kakak biar berbunga bunga ....." kata Queen tersenyum
__ADS_1
" Hah........apaan tuh ....!!! " kata dua orang bocah yang kaget sedang berdiri didepan pintu. kamar Queen.