Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 252 Laporan Alan


__ADS_3

Di rumah Utama Ryan sedang bersantai bersama kim. Sambil menikmati coklat hangat dekat taman belakang. Namun tiba tiba ponsel Ryan berdering.Yang membuatnya langsung meraihnya dan menerima panggilan Alan.


" Ya lan gimana ? tanya Ryan.yang mendengarkan laporan Alan. Sedangkan Kim hanya diam mendengarkan.


" Ya nanti Kim akan menyelidiki nya dengan Jhon ." kata Ryan yang lalu memutus kan sambungan nya setelah Alan memberi salam.


" Walaikum salam " jawab Ryan sambil memijat kepalanya yang sedikit pusing memikirkan orang orang yang slalu mengusiknya.


"Ada apa tuan? sepertinya membuat tuan berpikir keras "kata Kim menatap Ryan serius.


" Cindy mengalami kecelakaan bersama Diaz dan Jimmy .Dan itu terjadi didepan mobil mereka persis siang tadi. Awal nya Ali tidak tahu Tapi polisi mengatakan Bahwa sebelum menghembuskan nafas Cindy sempat menyebut nama Maya.


" Aku ingin kau menyelidikinya bersama Jhon. Itu murni kecelakaan. Atau sengaja ingin membuat istri dan anak anakku celaka Tapi aku ikut berduka atas tewas nya mereka. Dan jangan ada saksi . Yang menyeret keluargaku Karna mereka tak tahu apa pun " kata Ryan.


" Ya tuan muda . Besok pagi kami akan menuju TKP ." kata Kim


" Ya Kim dan hati hati , jangan terlalu dekat dengan polisi .Mereka pasti akan mencari kambing hitam untuk memperlancar aksinya " kata Ryan.


" Ya tuan. kita bukan tak punya uang tapi kadang mereka punya cara untuk memanipulasi kecelakaan. Kalo polisi yang jujur ngak masalah .Tapi kadang mereka juga mencari uang " kata kim .


" Itulah sebab nya aku tak ingin keluargga terseret. Tutup semua celah " kata Ryan .Yang tak mau berurusan dengan para penjahat Apalagi yang melibatkan istri dan anak anaknya. Yang tahu apapun


.Bukan Ryan pelit mengeluarkan uang. Tapi lebih baik ia sumbangkan ke panti Dari pada jerih payah nya sia sia.Untuk hal tak berguna Apalagi bila menjadi uang suap.


.....................................


Sedang kan dikampung Maya sedang merapikan semua pakaian anak anaknya kedalam koper. Untuk pulang sore nanti. Karna sudah berziarah. juga membagikan bingkisan dan hadiah untuk para tetangga . tadi malam .


" May kenapa ngak besok aja pulangnya nak " tanya bu Lastri.


" Kasihan abang bu. Kalo lama ditinggal " kata Maya .


"Iya ibu tahu, tapi ibu juga kangen dengan anak anak dan cucu cucu ibu " kata Bu Lastri.


" Ayo ibu ikut mumpung bawa mobil dua , kan Bima juga masih seminggu. Mak sanah juga biar bisa ketemu cucu cucunya " kata Maya.


" Serius May, apa muat mobilnya " kata bu Lastri.


" Muat bu.ngak usah bawa banyak pakaian kan bisa beli disana " kata Maya yang tersenyum pada sang ibu. Karna Maya tahu ibu nya itu masih kangen berkumpul tapi gengsi mengatakan ingin ikut.

__ADS_1


" Ya ibu berkemas dulu ya dan bilang mak Sanah. " kata bu Lastri senang.


Maya hanya mengeleng kan kepala Sebenar nya iya sudah menawar kan ibunya untuk tinggal di rumahnya. Namun ibunya lebih nyaman tinggal dirumahnya sendiri.Dan Maya bisa memaklumi itu. Namun kadang juga kangen bisa berkumpul bersama Namun karna Maya tak bisa meninggalkan suami nya lama sendiri Ia pun harus memberi pengertian pada ibu.


Apalagi anak anaknya masih sekolah . Maya tak bisa pergi jauh kecuali liburan. Ibu nya yang semakin tua membuatnya khawatir . Maya merasa akan tenang bila sang ibu ada dirumahnya. Karna semua sudah tersedia. Dan hanya tinggal menikmati masa tuanya .


" Mamah...........!!!" lihat win dapat belut banyak " kata queen yang membuyarkan lamunannya .Dan membawa lima bungkus kripik belut. Yang membuat Maya tersenyum.


"Itu sih bukan dapat tapi nyarinya pake duit " kata Maya tersenyum.


" Iya mah tapi ini sudah digoreng tadi win bantu nangkap juga " kata Queen.


" Ya .....sayang sana dimakan . Atau mau dibawa pulang " kata Maya yang heran entah sejak kapan anak anaknya itu suka makan kripik belut.


" Mamah ........huh ...capek nih punya Tan juga banyak " kata Tan yang muncul bersama Rey .Yang juga membawa kripik belut .


" Astaga banyak sekali. emang kalian suka makannya.


" Suka kak , tadi di rumah le Mus malah makan yang masih hangat. Mereka main ke sawah tadi kak. Tapi pulangnya Bima nyuruh le Mus goreng kan Dan sekalian beli biar bisa sambil nyemil " kata Bima.


" Makan belut kan bagus May banyak protein nya dan bagus buat kecerdasan juga " kata mak Sanah .


" Ya kan dulu belum.tahu itu enak. Kalo sekarang sudah gerti. " kata mak Sanah tersenyum.


" Iya kak, Nur juga suka " kata Nur yang membawa kripik belut satu kantong kresek besar .Untuk oleh oleh.


" Ya Allah kalian memborong banyak sekali " kata Maya tersenyum.


" Ya kak mumpung kesini . Sekalian ngelarisin le Mus " kata Bima


" Ya sudah siap siap sana Nanti keburu malam . Kan kita mau pulang " kata Maya.


" Yee.........pulang asyik , Mah ini buat papah ya " kata Tan.


" Ya dijadikan satu aja dalam dus biar taruh


di bagasi " kata Maya.


" Iya mah. " kata Tan.

__ADS_1


....................................


Sore sehabis ashar . Mereka pun pulang bersama bu Lastri dan Mak sanah yang ikut serta. Untuk bertemu sang cucu.


Suasana perjalanan hening karna semuanya tertidur Setelah tadi bermain lama di sawah.


" Ali sepinya " kata bi Marni .


" Iya bi pada teler . Biarkan saja bi. Nanti kan ngak kerasa sudah sampai " kata pa Ali.


" Iya Li . Pas rame bikin heboh dan kalo sudah pada tidur sepi. ngak kerasa mereka sudah semakin besar " kata bi Marni . yang duduk di sebelah Maya dan bu Lastri yang juga ikut tertidur.


..................................


Di sisi lain Ryan dan Didi menyusul Kim dan Jhon Melihat tempat kecelakaan kemaren . Yang sempat membuat mereka penasaran. Untuk menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi.


" Apa masih jauh di" tanya Ryan. .


" Sebentar lagi tuan. Tapi bukannya nona pulang hari ini. " tanya Didi.


" Iya nanti kita akan telp Ali dan Alan. kita tunggu mereka disana sekalian " kata Ryan..


....................................


Sedang kan disebuah gudang pinggiran kota seorang pria duduk tenang . Menunggu anak buahnya datang.


"Bos mereka semuanya tewas " kata pria yang baru datang .


" Bagaimana bisa " kata pria itu.


" Kami tidak tahu tapi kami tak bisa menyelamatkan mereka Karna semuanya diluar dugaan.


" Lalu bagaimana dengan wanita itu . Wanita yang bernama Maya " kata Pria itu


" Sepertinya dia selamat tuan " kata pria itu.


" Baiklah awasi dia . aku ingin ia kalian bawa hidup hidup. jangan kalian lukai dia" kata pria itu.


" Baik bos " kata pria itu bergegas pergi

__ADS_1


" Kau akan jadi miliki May, aku tak perduli dengan Ryan " kata pria itu tersenyum sinis .


__ADS_2