Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 76 Bersenang senang.


__ADS_3

Vani dan Desi berteriak heboh ketika sudah masuk gerbang rumah Maya.


" Wow ....gila lho May, lho punya laki tajir benaran nih rumah atau istana sih " kata Vani yang takjub .


" Iya May wah rumah suami lho bagus banget May " kata Desi yang ikutan melongo.


Mobil pun berhenti di halaman dekat pintu utama. Maya pun turun sambil mengendong Aska yang anteng


" Ayo kalian mau terus melongo gitu atau turun ?" tanya Maya yang melihat tingkah kedua temannya yang terpukau melihat kagum rumah yang ditinggali nya.


" I...iya kita mau turun May " kata Vani Yang masih melongo.


"Van kita ngak mimpi kan !" tanya Desi.


" Iya Des ,kita dirumah Maya kan " kata Vani.


" Heh.....ayo masuk biasa aja ngak usah sampe bengong gitu kali " tegur Maya pada dua temannya itu. Sambil tersenyum lalu melangkah masuk rumah.


" Iya May, ayo Van kita Masuk. Wah.....May kita serasa tinggal di istana mewah ini " kata Desi yang memegang tangan Desi.


" Iya Des kita ngak lagi berkhayal kan " kata Vani yang lalu mencubit tangannya sendiri


" Auw .... sakit Des " kata Vani. Yang lalu mencoba mencubit Desi.


" Auw ,........sakit Vani.....ngapain sih cubit cubit gue . ini real ngak mimpi Van" kata Desi.


" Ayo kita ke teras belakang, disana sudah di gelar karpet busa biar Aska bermain " kata Maya yang membawa Desi dan Vani ke belakang. Untuk santai bersama teman temannya.


Desi dan Vani saling bergandengan tangan sambil melihat apa yang mereka lewati.


Karna Rumah yang di tinggali Maya sangat luas dan besar.


"Ayo sini " kata Maya yang lalu meletakan Aska karpet busa lembut .Dan ia pun duduk sambil berbaring.


" Ya ampun May, enak banget lho hidup .Sudah punya Villa terus punya rumah tinggal segede gini. tuh si om om benaran tajir ya " kata Vani yang melihat kolam renang tak jauh dari tempat mereka berdiri.


" Wah ada kolam renangnya Des , benaran nih kita bisa senang senang May" Jata Vani yang masih kagum. Dengan kehidupan Maya sahabatnya.


" Iya kalian tinggal nyemplung aja sana, kalo mau mandi. " kata Maya.


"'Aih lho kok jadi orang beruntung banget May. Dulu aja lho susah eh sekarang malah berubah mendadak tajir. Nah.....nasip kita kaya gimana ya Van " Kata Desi .Yang masih melihat kiri kanan karna kagum dengan rumah Maya.


" Iya lho May , rupanya tuhan ngasih lho ujian sengsara dulu. Trus sekarang lho bahagia kaya kisah kisah Cinderella di film film itu lho May " kata Vani. Yang melihat lihat sekeliling.


" Iya May , gila nih rumah berapa duit bisa bangun segini gedenya. tuh laki lho " kata Desi .


" Sudah ih .....kalian kesini mau bersenang senang atau malah bengong lihatin rumah sih " kata Maya terkekeh.karna dari tadi hanya mengomentari rumahnya saja.

__ADS_1


" Dua duanya May " kata Desi dan Vani bersamaan Sambil melihat kearah Maya yang tersenyum.


" Pantasan lho mau aja nikah sama tuh om om May, tajirnya kaya gini. Gue mah juga mau kalo dikasih rumah segede gini." kata Desi.


" Dih lho Des, emang mau lho dimadu sama Maya " ledek Vani


" Ya kalo Maya mau, ngak masalah ya May kita jadi madu yang baik kan ." seloroh Desi sambil tersenyum


" Ogah, ah sakit nya disini nih. aku diselingkuhi aja kecewa apa lagi dimadu ngak enak coy " kata Maya jujur .Sambil menujuk dadanya


" Nah lho Des, Maya aja ngak mau " kata Vani. Meledek Desi.


" Gue bercanda May, jangan lho masukan hati ya May " Kata Desi mengedipkan matanya .


" Tapi kalo lho mau ngak masalah " kata Desi lagi tertawa mengoda Maya.


" Aish kau ini Des, niat banget di madu hati hati lho omongan itu doa " kata Maya


" Amit amit.....pahit pahit .....sorry deh May, gue bercanda " kata Desi yang cengengesan


"Hahahaha .........Tapi lho kudu hati hati tuh May, Bisa jadi Desi ada niat nikung lho May " goda Vani.


" Hadeh lho Van, mau jadi kompor bledug lho ya " kata Desi manyun.


" Gue bercanda Des " kata Vani tertawa .Lalu keduanya pun mendekati kolam renang.


" Benaran kita dipinjami May, laki lho ngak bakal marah nih" kata Vani serius.


" Ya ngak lah , bentar tuh kita minum dulu " Kata Maya menujuk para pelayan mengantarkan cemilan dan kue kue yang tadi di beli Maya.


" Wow.... pelayanan vvip nih , trimakasih ya mba " kata Desi ramah pada pelayan pelayan muda Maya.Sambil menyesap jus yang yang disuguhkan.


" Sama sama nona." kata para pelayan itu ramah dan lalu pergi kembali kedapur.


" Mba boleh minta saus yang pedas ngak" Kata Vani yang melihat ada sosis goreng .


" Sebentar kami akan ambilkan " kata pelayan Maya


" Wah kalo tinggal disini lama.badan gue bisa bekak May, karna Makan tidur doang " kata Vani.


" Iya May, pas kita di villa pantai itu gue naik 2 kg " kata Desi


" Iya gue juga Des, untungnya gue langsung diet kalo ngak pada sesak semua tuh baju " kata Vani.


" Hahaha .....kalian bisa aja , kok gue ngak " kata Maya yang tubuhnya malah tambah langsing


" Ya jelas lah, lho kan ada yang genjot lho tiap hari May. Mana bisa gendut orang ekstra berkeringat dan perlu tenaga " kata Desi prontal.

__ADS_1


" Aish lho Des kaya tahu aja " kata Vani menatap Desi.


" Kenapa lho lihat gue?" kata Desi heran ditatap Vani.


" Yah.. gue curiga aja jangan jangan lho sudah....... " kata Vani


" Ayo apa......gue ngak ngelakuin gitu Van, gue cuma pernah nonton di film dewasa tuh." Kata Desi jujur dengan muka merah semerah tomat.


" Dih......kau ini Des, otakmu ngeres juga. Vani ngak usah diceritain masalah gituan. Nanti toh otaknya terkontaminasi racun berbahaya " kata Maya tersenyum yang sudah biasa dengan obrolan absurd teman temannya.


" Emang kalo gituan berkeringat May, dan perlu tenaga juga " kata Vani polos


" Nah lho May jawab noh...... mulai korslet toh otaknya pengen tahu " ledek Desi.


" Tahu ah, nanti rasain sendiri aja kalo sudah nikah Van " kata Maya .Yang mukanya merona merah karna menahan malu


" Hahaha ....kena lho May, biar lho ajarin tuh bocah " kata Desi tertawa ngakak.


"Plak.... auw......" kata Desi Yang dipukul Vani.


" Sialan lho Des, emang lho engak tuh otak lho juga ngak sinkron " kata Vani terkekeh .


" Hadeh ayo mandi, dinginkan nih otak dulu yang sempat tercemar mikirin urusan parno " Kata Desi yang ingin nyemplung.


" Ayo .....eh tapi ambil baju ganti dulu May " kata Vani. Biar selesai mandi bisa ganti baju.


" Ayo , mba Nia tolong jagain Aska sebentar ya " kata Maya pada baby sister Aska .


" Ya nyonya " kata Nia sopan sambil tersenyum.


Maya pun beranjak dari karpet bulu, dan mengajak Desi dan Vani kekamarnya untuk memilih milih baju ganti.


" Wow....gila lho May, banyak banget nih Baju mana merk mahal mahal .Lho borong borong nih . Sampai masih ada labelnya segala " Kata Vani heboh.ketika sudah dikamar Maya.


" Ngak tahu Van, gue tinggal make tuh semua dibelikan .aku tinggal make doang " kata Maya yang memang ketika datang semuanya sudah dipersiapkan semua oleh Ryan suaminya.


" Aih....ini kata orang jawa , orang pintar kalah sama orang bejo May, lho punya laki yang royal pada lho. Sampai baju aja siap pake semua model ada nih. mana mahal mahal " Kata Desi .Yang lalu memilih baju yang akan ia dipake.


" Pake langsung bawa pulang ya May, kata Vani yang mengedipkan matanya pada Maya.


" Terserah kalian ,ambil aja yang kalian suka " kata Maya.


" Yeah.........lho baik banget May, makasih " kata Vani tersenyum sumringah. Begitu juga Desi yang sibuk memilih milih baju yang akan mereka pake.



__ADS_1


__ADS_2