
Maya diam lalu ia mengambil rukuh .Untuk sholat berjamaah. Bersama anak anaknya Yang kemudian disusul oleh Ryan.
" Lho papah mana mah ngak ikut berjamaah " tanya Aska.
" Maaf papa baru wudhu ayo sholat " kata Ryan . Yang lalu mengelar sajadah .Namun Aska mundur kebelakang
" Papah jadi imamnya ya " kata Aska yang lalu meratakan saf nya bersama Tan dan Rey . Dan Maya dan Queen dibelakang bersama Nia weni dan bi Marni juga Bi inah dan irah.
" Ayo " kata Ryan yang lalu memimpin sholat. Yang terdengar khusuk. Dan penuh penghayatan .Hingga sholat berjalan hikmat.
Setelah selesai semua kembali kekamar masing masing. Maya mencium takzim tangan suaminya itu
"'Maafin abang, abang tak bermaksud berbohong tapi ngak mau May curiga. Abang cuma mengantarnya belanja setelah bicara sebentar. ngak ngapa ngapain kok " kata Ryan yang tak melepas genggaman tangan Maya ketika i Maya mencium tangan nya tadi.
Mata Maya berkaca kaca " abang ngak bohong tapi seharusnya abang jujur sama May, Mana May tahu abang tidak berbohong bisa saja kan besok besok abang ketemuan lagi dan janjian " kata Maya pelan.
" May abang bersumpah ngak ada apa apa antara abang sama Rara cuma teman masa lalu abang " kata Ryan yang lalu makin mendekat dan memeluk tubuh Maya erat.
" Abang sayang sama May , demi Allah cinta abang buat May seorang . Demi anak anak juga " kata Ryan yang mengusap pungung istrinya itu. Karna Maya terlihat emosi.
Bagaimana tidak. Maya memang melawan ketakutannya. Masa lalunya membuatnya trauma dan tak ingin itu terulang lagi .Apalagi sekarang mereka mempunyai 4 orang anak. yang harus dijaga perasaannya.
" Abang yakin masih sayang sama May, Bukannya dia cinta pertama abang Sampai sampai fotonya saja masih abang simpan " kata Maya lirih.
Jedar......... ....
Punggung Ryan seperti dihantam batu besar. Ketika Maya tahu banyak tentang Rara. yang membuat Ryan bingung. Ia tak bisa berkata apa apa . Selama ini Ryan hanya menganggap Rara temanya tak lebih. Dan karna Rara seorang janda ia merasa kasihan . Karna Rara dulu teman baiknya. Semasa masih kuliah .
" Itu tidak benar May, , benar abang dekat dengannya semasa kuliah tapi kami tak ada hubungan apa pun . Dan kami ngak pernah pacaran " kata Ryan menyangkal dan berusaha menjelaskan. baik baik.
" Abang bohong , buktinya abang berbohong ketika di mall. Padahal May melihat sendiri dia abang berangkulan mesra " kata Maya.
__ADS_1
" Astagfirullah May itu tak seperti yang Maya Lihat. Rara memang merangkul abang Tapi abang menyuruh nya melepaskannya karna Abang risih " kata Ryan .
" May ngak percaya " kata Maya. Yang melepas pelukan Ryan lalu berdiri dan berjalan menuju kamar mereka meninggalkan Ryan sendiri.
" Aish.....kenapa begini jadinya " guman Ryan pusing membujuk istrinya itu .Karna Maya ngambek. Lalu menyusul Maya kekamar dan mengunci pintu.
" Huh.......ya Allah tolong hambamu ini " bathin Ryan yang ingin membujuk Maya. Namun bingung harus berbuat apa. Yang lalu kembali mendekati istrinya itu Dan memeluknya erat. Yang sedang berbaring diatas tempat tidur.
" Dengar May , Maya istri abang satu satunya kesayangan abang . Abang sayang banget sama May juga anak anak kita. Dan ngak mungkin abang menggantinya dengan yang lain " kata Ryan . Namun Maya Hanya diam dan terisak. Dan itu membuat Ryan merasa
sangat bersalah dan memeluk Maya semakin erat.
" Baik May maafin tapi janji jangan pernah temui perempuan itu lagi " pinta Maya.
" Ok abang janji sama May nggak akan menemui Rara lagi " kata Ryan. Yang lalu membalik tubuh Maya menghadapnya Dan mengusap air mata istrinya itu . Lalu mencium dan memeluknya erat. Karna ia tak ingin kehilangan ibu dari anak anaknya itu.
****
" Kak Kim kenapa sih , kok mondar mandir sedari tadi kaya setrikaan sampai licin tuh lantai " kata Ima yang menatap suaminya itu
" Kakak lagi mikirin nona Maya " kata Kim
" Astagfirullah kak, apa kak Kim ngak mikirin perasaan ima, Pake mikirin kak May . Tahu diri kak dia istri tuaan Lee masa kak kim masih ngak puas dengan Ima " omel Ima . panjang.
" Astaga ma, Kamu salah paham de, bukan begitu maksud kak Kim . Maksud Kakak kasihan kalo nona Maya diselingkuhi tuan muda " kata Kim
":Hah ....... bagaimana bisa ,kenapa kak Kim ngak ngomong dari tadi. " kata Ima bengong
" Lah ini ngomong , Ima aja yang ngak gerti .Makanya tadi siang nona Maya sedih . Karna melihat tuan muda jalan sama WIL nya " jelas Kim
" Inalilahi, kok bisa sih. trus kenapa kak Kim Nggak cerita dari kemaren . " kata Ima.
__ADS_1
" Ya Kak Kim ngak pengen de Ima ikut mikir Apalagi ini bukan urusan kita " kata Kim.
" Ya tapi setidaknya kak Kim beritahu Ima biar Ima bisa bantu kak Maya Paling tidak Ima bisa buat Kak Maya tersenyum. Tapi ngomong ngomong kenapa tuan Lee gitu sih Tega banget sama kak Maya. Ngak kasihan apa sama anak anaknya. " kata Ima.
" Entah lah bisa aja hilap " kata Kim asal
" Cih hilap .....mana ada kalo lakinya mau tapi perempuannya ngak.mau .Ngak akan jadi begitu juga sebaliknya . Pastinya kalo selingkuh ya sama sams mau lah . Nggak ada kata hilap atau kalap .Gila aja bilang hilap. Kalo kak Kim berani gitu . Ima potong tuh si otong biar dijadikan sosis goreng " dumel Ima kesal .
" Alamak..... kok punya Kak kim yang dipotong kan ngak salah ." kata Kim Ngeri ngeri sedap mendengar ancaman sang istri.
" Habisnya kesal Ima " jawab Ima cemberut.
" Ya kesalnya jangan sama kak Kim dong , makanya kaka ngak cerita sama de Ima. Masalahnya sudah emosi duluan . Dan pake mau potong punya kaka segala . Terus nanti kaka ngak punya otong gimana? Ngak bisa gituan dong Masa mau sama sosis goreng yang 10 ribuan " kata Kim tersenyum.
" Kak Kim.......apaan sih. ngak lah mana mau Ima begitu Ngak ada rasa ." kata ima manyun.
"'Alhamdulilah berarti aman " kata Kim Yang lalu duduk di sisi tempat tidur Sambil merangkul sang istri dan tersenyum manis.
Dan lalu mencium pipi Ima yang manyun
" Idih kak Kim lebay deh " kata Ima yang akhirnya tersenyum. Sampai lupa yang mereka bahas apa . Hingga menguap begitu saja. Sambil saling tersenyum satu sama lain.Lalu saling mendekat. Namun tiba tiba.....
Tok...tok....tok.....
"'Siapa tuh kak ?" kata Ima yang melihat ke pintu.
" Biar kaka yang buka " kata Kim Yang beranjak dari tempat duduknya membuka pintu.
Ceklek.......
" Bang Alex " kata Kim kaget.
__ADS_1
" Siapa kak "' kata Ima yang ikut muncul dari balik pintu . Yang terkejut melihat Alex dan Desi. Yang sudah berdiri didepan kamar