Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 127 Godaan Bro.


__ADS_3

Maya mengantar suami nya sampai halaman gerbang. tidak lupa Maya mencium takzim tangan suaminya itu.


" Hati hati ya bang " kata Maya tersenyum


" Iya abang slalu hati hati, jaga dirimu jangan capek capek ya " kata Ryan yang mencium pucuk rambut Maya.


Sedangkan Kim dan Didi hanya diam melihat pasangan itu. Ryan pun lalu masuk kedalam mobil. Dan kim menutupnya.


" Kami permisi nona " kata Kim.


" Ya Kim hati hati " kata Maya melambaikan tangannya pada sang suami. Ryan hanya tersenyum. Lalu Kim pun berjalan memutar dan masuk ke mobil.


Mobil berjalan perlahan meninggal kan pintu gerbang. Maya tersenyum ketika mobil menghilang berbaur di jalan. Lalu membalik kan badannya untuk masuk kembali kerumah.


Sedang mobil Ryan melaju pelan melintasi kepadatan jalan yang mulai macet.


" Bagaimana luka mu sudah sembuh Di " tanya Ryan dari belakang. ketika didalam mobil.


" Iya tuan, sudah mengering tapi tidak sakit " kata Didi yang sudah mulai masuk kerja.


" Syukurlah. apa dia sudah diberi hukuman " tanya Ryan.


" Sudah tuan , biasa cuma masa percobaan.karna saya kasihan " kata Didi.


" Godaan bro, apa dia cantik " kata Kim mengoda Didi.


" Tidak juga, lebih baik yang sekarang orisinil " kata Didi tersenyum.


" Kau tak ingin menikah Kim?" tanya Ryan karna kim mengoda Didi.


" Belum ketemu yang pas tuan, jadi harus bersabar " kata Kim.


" Jangan kelamaan tuh selang bisa berkarat " sindir Didi pada Kim.


"'Sialan lho " kata Kim mengumpat.


" Hahaha........Ryan tergelak mendengarkan candaan receh Didi.


" Cepat lah menikah Kim, kau akan tahu nikmatnya bercinta dengan istri sendiri " kata Ryan sambil terkekeh.


" Baik tuan muda ,saya masih memilih " kata Kim.


" Emang cari yang yang gimana ?" tanya Didi.


" Yah.. pastinya setia dan baik tentunya " jawab Kim serius.


" Ya mudahan saja kau mendapatkannya. Masih banyak stock diluar sana .Tapi hati hati tertipu .Karna dulu aku hampir tertipu " kata Didi jujur.


" Wah kau berpengalaman Di, apa Vani cukup baik " hanya Ryan.

__ADS_1


" Yah lumayan bos, dari pada yang main api dibelakang " kata Didi.


" Berarti kau masih beruntung bro, waktu itu keciduk. " kata Kim terkekeh.


" Yah begitu lah rupanya dibalik keciduk ada hikmah yang bermanfaat " kata Didi .Yang merasa bersyukur dengan Vani ketimbang pacarnya yang dia jaga selama 3 tahun tapi ujung ujungnya mengkhianatinya.


Sedang dibelakang Hp Ryan bergetar. Ryan pun melihat siapa nama orang yang menelponnya.


" Lola ada apa dia menelpon " bathin Ryan.


" Kim kau tidak sibuk kan ?" tanya Ryan .Sambil melihat pesan masuk ke ponselnya.


" Ada apa tuan " kata Kim heran sambil mengerutkan dahinya.


" Lihat ini " kata Ryan. Memberikan ponselnya pada Kim .


" Kau temui dia nanti ketika aku rapat, Aku ngak berminat " kata Ryan malas.


Didi pun ikut melirik ponsel bosnya itu terlihat gambar gadis seksi.Yang membuat Didi tersenyum.


" Godaan bro " kata Didi terkekeh.


" Saya harus berbuat apa tuan ?" kata Kim bertanya.


" Terserah apa yang ingin kau katakan, tapi intinya aku tak tertarik menemuinya. Buatmu saja kalo dia mengoda tak perlu menghindar apa lagi gratis " kata Ryan santai.


" Hahaha......wah lumayan bro, kalo gratis bisa buat asah asah pedang " kata Didi frontal.


" Lah siapa bilang kau murahan, kau yang ngomong sendiri bro. Aku hanya bercanda lagian kalo ia mengoda apa salahnya cicip cicip ya kan bos " kata Didi terkekeh.


" Terserah, tapi kalo sekali tergoda takut ketagihan mending di tahan " kata Ryan.


" Anjir lho bro, aku ngak tertarik biar licin mending pake sabun takut dosa " kata Kim yang memang seorang muslim.Walau ibunya seorang mualaf tapi Kim dididik dengan baik tentang agama.


" Bagus Kim, kalau tak tergoda. Bila kau teguh pasti dapat yang lebih baik " kata Didi


" Dia sedang mengharap yang jauh Di , tapi masih belum datang " kata Ryan mengoda Kim. Yang pernah suka dengan adik kelasnya .Namun sekarang entah pindah kemana. Dan kim tak pernah bertemu lagi


"Punya Kim, apa cantik ?" tanya Didi melirik Kim. Ketika mobil berhenti di lampu merah.


" Dulu sudah lama bro, seiringnya waktu dia menghilang. " kata Kim yang dulu pernah bertetangga dengan gadis cantik. Tapi ia sudah pulang kampung.


" Kenapa ngak dicari Kim ?' tanya Didi .


" Tak ada waktu bro, mungkin kalo jodoh ngak kemana pasti akan bertemu " kata Kim yakin.


" Harapan yang bagus Kim, semoga kau berjodoh " kata Ryan.


" Trimakasih tuan untuk doanya." kata Kim.

__ADS_1


" Ya mudahan kau bertemu Kim, dan bawa dia ke hadapan kami " kata Didi.


" Insyaallah " kata Kim .Yang lalu kembali menjalankan mobilnya


Lalu di dalam mobil pun kembali hening. Ketika mobil memasuki halaman parkir tidak lupa Ryan untuk mengingat kan Kim untuk menemui Lola. Sahabat dekat Ryan dulu dan juga pernah dekat dengan Cindy.


" Slamat bekerja tuan " kata Kim membukakan pintu dan sedikit membungkuk.


" Trimakasih Kim " kata Ryan.


" Slamat bersenang senang Kim, kalo dia beri kesempatan sikat bro " kata Didi berbisik. Lalu melangkah berjalan mengikuti Ryan di belakang.


Kim hanya mengeleng kan kepalanya. Karna harus menemui Lola gadis yang menunggu Ryan di sebuah Cafe pagi ini jam 10.


" Ada ada saja godaan wanita " kata Kim yang bicara sendiri lalu masuk kembali kedalam mobil.


Mobil pun melaju Cafe yang dituju.Entah alasan apa yang harus Kim katakan. Kalo Bosnya itu tak mau menemuinya. Kim bingung sendiri apalagi dia seorang perempuan.Lalu kim pun melaju membawa mobilnya menuju tempat janjian. Hanya 35 menit .Ia sudah sampai.


" Aish ....harus ngomong apa nih" kata Kim bingung.Yang sudah turun di tempat yang dijanjikan.


Kim pun berpikir harus berkata apa .Namun ketika hendak masuk.Wanita yang menunggu berdiri didekat pintu. Depan cafe dengan pakaian seksi.


"Wow foto dulu ah " kata Kim yang diam diam mengambil gambar Lola yang sedang menunggu Ryan. Lalu mengirimnya pada Didi dan Alex.


" Pagi nona , apa anda nona Lola " kata Kim menyapa dengan sopan.


" Iya anda siapa " tanya Lola mengerutkan dahinya merasa tak kenal.


" Saya wakil tuan Lee, tadi nona bilang ada yang harus dibicarakan. Karna tuan Lee sibuk jadi tuan Lee menyuruh saya untuk menemui anda nona " kata Kim.


" Astaga.....bukanya dia seorang presdir apa tak punya waktu sedikitpun " kata Lola ngedumel.


" Buat apa punya asisten banyak , kalo ngak bisa diandalkan " kata Lola . Sedangkan Kim merekam semua pembicaraan Lola dan dirinya . karna untuk memberitahukan tuan mudanya.


" Maaf nona , memang tuan muda rapat kali ini tak bisa diwakilkan . Lalu ada yang perlu saya bantu nona " kata Kim sopan.


" Ngak ada " kata Lola kecewa yang duduk memamerkan pahanya.


" Waduh paha ayam nih " kata kim membatin.


Sedangkan Lola merasa kecewa karna dia tak berhasil memancing Ryan untuk bertemu.


" Sialan kau Lee, tahu aja aku pasang perangkap " kata Lola dalam hati.


" Mana nyuruh anak buahnya lagi , Tapi lumayan keren sih " kata Lola yang kebetulan sedang lapar. menggerutu pelan.


" Oh ya sudah kita ngobrol didalam saja bagaimana " kata Lola .


" Baik lah nona " Kata Kim yang menghela nafas . Lalu mengikuti Lola yang masuk kedalam cafe.Yang sudah buka dari.pagi.

__ADS_1



**** Nah lho kim tertarik ngak ya !!!!! ada paha seksoy oey.....


__ADS_2