
Bayu pun lalu membuka pintu rumah . Dan disana ada seorang wanita yang berdiri sambil cemberut .
Ceklek.....
"' Hai apa kau Bayu suami nya Caca " kata wanita itu menatap Bayu lekat
" Iya anda siapa " kata Bayu heran yang menelisik wajah wanita itu dari atas sampai bawah.
" Gue kakaknya Caca " kata wanita itu
" Lalu ada apa ?" kata Bayu heran menatap tajam wanita itu.
" Panggil dia aku ada perlu dengannya " kata wanita itu .
" Astaga ngak sopan banget nih orang " bathin Bayu.
" Maaf nona saya tidak tahu anda siapa dan tujuan anda apa kesini " kata Bayu .
"' Hei kau Bayu kan suaminya Caca. Caca adikku Kau yang menikahinya kan " kata wanita itu gusar karna Bayu tak percaya
" Maaf mungkin anda salah orang, " kata Bayu Karna Bayu sudah mendengar semua cerita Caca kalo keluargganya sudah membuangnya Dan aneh bila ada orang yang mengaku Caca adiknya padahal sudah berbulan bulan Caca tak pernah dicari
Dan kini ada orang yang datang mengaku ngaku Caca adiknya.
" Hei ...aku benaran kakaknya kemaren aku melihatnya melahir kan dirumah sakit " kata Wanita itu bicara sedikit berteriak yang membuat bi inem dan keluar
" Ada siapa mas " kata bi Inem
" Bukan siapa siapa bi mungkin salah orang saja
"' Bi suruh pergi saja saya malas meladeni orang yang ngak jelas " kata Bayu . Lalu masuk kedalam.
" Sialan kamu ca , awas kalo aku ketemu kamu " kata wanita itu dengan hati kesal
Karna tak berhasil bertemu Caca. lalu pergi dengan menghentak hentakan kakinya
Sambil kembali menunggu angkutan umum di pinggir jalan.
******
Sedangkan dirumah ustad Rahman banyak orang yang berdatangan .Sholawat dan music qasidah terdengar sangat merdu mengiringi Azzam yang sedang di gedong sang abi dengan didampingi Bima. mengelilingi para ustad dan habib juga para santri pondok.
"' Mudahan jadi anak sholeh ya nak " kata seorang ulama yang datang dan memberi kan tetesan kurma di .mulut Azzam .
__ADS_1
" Aamin " kata ustad Rahman yang menyambut sang cucu ketika rambutnya di gunting .oleh tiap orang yang menyambutnya.
" Bu Lastri yang melihat cucunya itu berkeliling tersenyum senang karna Azzam tak sama sekali menangis .
" Nur besok sehabis dicukur rambutnya mau di timbang dirumah atau di toko emas Kan bisa . sekalian sedekah nanti " Kata bu Lastri
" Nur tidak tahu bu, besok terserah aby saya Nur ikut keputusan aby " kata Nur
" Ya sudah " kata bu Lastri yang sambil merangkul menantunya itu.
" Bule kok tamunya banyak sekali " kata Ima karna sampai teras rumah ustad penuh. dengan tamu .
" Kakeknya seorang ustad ma, wajar kalo sebagai anak lelaki Azzam dihormati " kata bu Lastri .
Ya bagaimana pun Ali dan Azzam adalah cucu sorang ustad Dan tidak .aneh bila ia disambut semua orang Apalagi sang kakek yang anak pondok Wajar kerabat dan sahabatnya datang untuk ikut berbahagia atas kelahiran cucu ustad Rahman.
" Ya Allah Nur tamu nya banyak banget mengalahkan orang hajatan mantu " kata Amel yang duduk dekat Nur dan Mala
" Iya Nur cukup ngak persiapannya ." kata Mala.
" Insyaallah cukup .kok " kata Nur . Karna Bima sudah memperhitungkan semuanya
Dan juga malah melebihkan. Setelah acara porong rambut dan sholawat selesai para tamu pun menikmati hidangan prasmanan
" Ya Allah Bim ., Tuh tamu banyak banget luar biasa tuh rezeki anak lho " kata Andra yang duduk disebelah Bima dan Amin sambil mengedong bayi Azzam..
" Sana kalian makan nanti ketinggalan " sindir Bima sambil. melirik dua sahabatnya .itu
" Sabar bro , santai aja masih banyak orang penting Kata nya motong kambing banyak jadi ngak perlu takut kehabisan kalo perlu gue bawa sama pancinya " kata Andra.
" Heh.....ngawur itu mah merampok masa tamu pulang bawa panci " sindir Bima terkekeh
" Ngak masalah yang penting gulai dan tengkleng nya mantap " kata Amin .
" Mantap kok belum pada jadi jadi itu main apa cuma pegang pegangan atau ngak ngapa ngapain " ledek Bima pada Andra. dan Amin.
" Yah nyindir dia bro .Dia bilang kita ngak bisa bikin Lihat nanti tanggal main nya Lho bakal kalah " kata Amin
" Kalah gimana orang sudah keluar nih " kata Bima pamer putranya pada dua sahabatnya itu.
" Halah.. nanti aku bikin kembar tiga Bim " kata Amin tak mau kalah.
" Iya Aku juga mau kembar tapi cukup dua saja " kata Andra juga
__ADS_1
"Hehehe ... aku bercanda Mim dra " kata Bima.
"' Serius juga ngak pa pa ngak masalah Bim , Orang lho sudah tancap gas duluan kalo yang dulu ngak hilang mungkin sudah gede ya Bim " kata Amin.
Deg......
Ada rasa cubitan pedas dirasakan Bima Mengingat anak pertama mereka yang tak bisa bertahan hidup..Namun kini Bima dan Nur sudah dapat ganti nya .
" Oek ...... Oek " oceh Azzam sekarang berumur seminggu .Yang membuyarkan lamunan Bima .
" Oh iya mau ke umi ya, ya sudah dra min aku antar Azzam dulu ke Nur Sana kalian makan tuh sudah mulai longgar " kata Bima yang lalu beranjak membawa bayinya pada sang istri
" Umi ade haus " kata Bima yang menyerahkan anaknya. Ketika sudah membawa bayinya masuk..
" Uluh uluh haus ya nak..Ayo kita mimik dulu ya. Bu Nur masuk dulu ya " kata Nur yang diikuti Ima.
" Iya nak biar Azzam bobo dulu " kata ibu Yang masih duduk bersama bi Marni.
" Bu banyak banget tamunya pa ustad ya. kata bi Marni yang merasa kan acara Bima cukup meriah .
" Iya bi bahkan dulu Maya ngak seperti ini karna darurat ngak tahu besok yang hamil sekarang " kata bu Lastri
" Iya bu karna dulu serba darurat sekarang sudah ngak kaya dulu .Tapi kata non Maya waktu hamil si kembar kata nya juga meriah waktu di Taiwan Dan nyonya Lily sendiri yang mengundang para tamu. Yang kebanyakan pengusaha " kata bi Marni tersenyum.
" Iya bi kalo saya terserah lah Mereka bikin acara atau tidak yang penting sehat Dan mereka tetap anak sholeh dan Sholehah .
" Aamiin ......" sahut Bima .Yang mendekati sang ibu.. Dan duduk di hadapan sang ibu.
" Bu nanti pas pulang bilang ya Semua untuk dirumah Kak May sudah disiapin . Nanti tinggal dibawa saja " kata Bima . Yang memang menyuruh orang dari tadi .sore untuk menyisih kan nya
" Iya nak " kata Ibu yang lalu beranjak Karena giliran mereka untuk makan Bersama ibu ibu dan para santri putri.
Sedangkan Bima ikut bergabung dengan mertuanya dan juga Salman dan Altaf Sambil mengambil makan untuk dirinya.
" Man sate nya enak nih boleh bawa pulang kagak buat bini yang ngidam
" Boleh Zak , ngidam lagi bini lho " kata Salman bertanya
" Iya untung ngak gue bawa kalo lihat adik ipar lho tampan gitu beuh bakal di sosor Man ' kata teman salman
" Ah masa sih " kata Altaf
" Iya bang , makanya tadi mau ikut ngak tak ajak takut malu " kaya Zaki tertawa. ..
__ADS_1
Yang membuat semua tergelak . Maklum karna kadang orang hamil tingkah nya aneh aneh .Bima yang mendengar hanya tersenyum karna ia tak mengalami hal seperti itu sewaktu Nur hamil