
Bayu berjalan gontai masuk ke kantornya. Kini tak ada lagi harapan untuk bisa mempertahankan Maya. Karna sekuat apapun ia mencoba mengancam Maya. Semakin jauh Maya menghindarinya.
" Kok lemas bro ,gimana masih sama " tanya Renaldy yang tahu Bayu akan bercerai dengan Maya.
" Maya tak mau lagi bertemu denganku dy " Kata Bayu lirih.Sambil duduk di kursi.
" Ya sudah kau lepaskan saja dia Bay, Ikhlaskan Maya pergi .Toh kamu yang salah disini " kata Renaldy menasehati Bayu.
" Tapi aku sudah berusaha untuk berubah dy " Kata Bayu lirih karna putus asa.
" Huh.....semuanya sudah terlambat Bay, bukannya dulu Maya sudah berkali kali memberikanmu kesempatan. Dan aku juga sudah mengingatkan mu berkali kali " kata Renaldy yang iba melihat temannya itu.
" Iya dy aku bodoh, kenapa aku tak sadar saat itu .Dan masih menuruti kemauan Laras " Kata Bayu Benar benar menyesal.
" Lah kenapa harus sedih Bay, kalo dia ngak mau ya sudah. Cari yang lain saja " kata Wawan yang datang mendekati keduanya.
" Kau ini wan, bukannya membantu malah memperkeruh saja " dumel Renaldy
" Tapi kan memang Maya nya ngak mau, Masa perlu dipaksa juga. Toh dia sudah tak mau lagi ya biarkan saja .Biar tahu rasa kaya cantik saja ." kata Wawan mengomel.
" Plak...Wawan pun dapat pukulan dari Bayu.Yang membuatnya langsung diam tak bersuara lagi.
" Lho belum merasakan namanya cinta wan, jadi seenak nya saja ngomong " kata Bayu kesal.
" Rasain tuh " Kata Renaldy mencibir.
Wawan pun akhirnya kembali ke kursinya .Karna memang Wawan lah yang belum beristri .Dan masih senang bermain main dengan wanita.
" Makanya gue lebih baik menjomblo dari pada nikah pusing mikirin wanita yang cerewet. " kata Wawan.
" Itu pikiranmu sekarang Wan, nanti kalo burung perkutut mu itu kena penyakit .Baru tahu rasa.baru ingat dosa dan bertobat tapi terlambat " kata Renaldy
Yang membuat Wawan langsung bergidik ngeri mendengar ucapan Renaldy. Hingga membuatnya tak berkutik.
" Biarin dy, biar dia tahu rasa " kata kevin yang menyahuti omongan Renaldy.
" Maka nya gue biarkan puas puas dulu vin, tunggu aja pas kena batunya " kata Renaldy lagi.
" Tega lho dy sama teman sendiri " kata Wawan dengan muka masam.
" Makanya ingat tuhan, sudah waktunya bertobat. Lagian lho tega juga ngelihat teman kita sedih.Tuh lihat mukanya aja sampai kusut " kata Renaldy menujuk wajah Bayu.
Hahaha......tawa Kevin.
__ADS_1
" Ya di setrika lah biar ngak kusut dy, oh ya nanti Nela bakal kesini bentar lagi , tuh wan bisa lho dekatin buat lho rayu .Dia itu mantan nya bos Ryan " kata Kevin melirik Wawan.
" Cih ...mau emang sama yang kosong dompetnya " kata Renaldy.
" Entah lah, kalo bos besarkan cuma sekali pake buang .nah dari pada nganggur bisa lho pake wan " kata kevin yang bicara prontal.
" Gila lho vin, nawarin maksiat " kata Renaldy.
" Lah dosa kecil sama dosa besar .tetap sama masuk neraka .lah sekalian aja nyemplung " kata Kevin cuek.
" Lho aja vin, Gue lagi boke " kata Wawan membuka suara.
" Cih boke tumben habis betapa banyak semalam " kata Kevin bertanya.
" Banyak lah 3x mengoyang " kata Wawan
Bayu yang mendengar kan obrolan gila para temannya hanya diam. Karna dia sudah kapok dengan apa yang terjadi Akibat perbuatannya sendiri. Rumah tangganya hancur. Dan kini sudah tak ada lagi yang bisa ia pertahankan.
Ketika Maya tak mau lagi hidup bersamanya.
Kini Bayu hanya bisa meratapi kesedihannya.
Istri yang baik ia khianati, dan slalu ia sakiti.
Dulu Bayu berpikir Maya tak kan pernah tahu. Dan mudah untuk dibohongi tapi Ia salah. Sepandai pandai kau menyimpan bangkai pasti akan ketahuan juga
Namun kini penyesalan itu tak berarti .Karna semuanya sudah lepas dari genggaman.
Dan hanya menyisakan kenangan pahit.
" Hai semuanya " kata Nela yang baru datang mengantar berkas.Lalu melangkah masuk . Keruangan Pa burhan.
" Gila tuh si Nela bodynya pantasan Bang Ryan tertarik " kata Wawan yang menelan saliva nya ketika Nela lewat.
" Ya iya lah montok kaya gitar spanyol bro" Kata Kevin yang memanasi Wawan.
" Mhem..." dehem Wawan.
" Hahaha. .....mulai traveling tuh otak lho kan Wan " goda Kevin.
" Ngak brani gue bro milik big bos bakal hancur karier gue " kata Wawan yang tahu diri.
" Lah kalo sudah bekas, mana mau big bos " kata Kevin lagi.
__ADS_1
" Jangan mulai vin, otakmu juga kotor terkontaminasi virus mesum." kata Renaldy yang akhirnya ikut bicara.
" Tapi gue ngak munafik dy, belum nyoba yang kaya gitu " kata Kevin yang memang setia pada sang istri .Tapi hanya mulutnya yang mesum.
" Emang lho mau nyoba vin , sana ngak ada larangan " kata Renaldy.
" Ngak brani gue, takut dosa mending sama istri dirumah " Kata Kevin tersenyum.
" Halah cemen lho vin " kata Wawan.
" Biarin lah ketimbang hancur kaya tuh orang " Sindir kevin melirik Bayu.
Bayu yang disindir hanya diam .Tak ingin terpancing temannya. Karna hatinya sudah lelah mengahadapi permasalahan yang ia buat sendiri. Dulu andai ia tak tergoda
pastilah sekarang ia sudah bahagia dengan Maya.
Apalagi saat ini Maya hamil. Anak yang sempat tidak diakui nya. Bahkan Maya mengalami pendarahan karna didorong olehnya Bayu untuk melindungi Laras.
" Bay, ayo makan siang " kata Renaldy .Yang mengajak Bayu kekantin.
" Bentar dy, duluan gih kalo sudah lapar " kata Bayu. Yang masih berkutat didepan komputernya.
" Ya sudah lho nyusul ya " kata Renaldy.
" Ya " jawab Bayu singkat.
Lalu Renaldy pun meninggalkan Bayu Sedangkan Wawan sudah lebih dulu dengan Kevin. Setelah selesai Bayu pun melangkah kekantin .
" Bay tunggu " kata Nela.
" Hai Nela tumben ngak sama pa Burhan " Kata Bayu
" Lagi ada telepon penting dari klein ,jadi gue tinggal aja " Kata Nela.
" Kok terlihat bete Bay kenapa? " tanya Nela.
" Ngak ada apa apa " Kata Bayu Yang lalu langsung mengambil makanan. Ketika sudah sampai dikantin.
Nela yang melihat Bayu yang cuek cukup penasaran .Bayu memang berbeda karna dia memang sedikit pendiam dan tak banyak bicara.Apalagi akhir akhir ini.
..............................
Sedangkan disisi lain Seorang Pria tampan duduk santai dikamar hotel . Sambil tersenyum memandang foto Maya ketika dipantai.
__ADS_1
" Abang kangen May, kalo pekerjaan abang sudah selesai .Abang akan segera pulang " Guman pria itu yang tak lain adalah Ryan.
Ryan memang sedang ada pertemuan penting masalah perusahaan .Yang ditangani asisten kakeknya yang sedang sakit. Hingga ia harus turun tangan sendiri Untuk mengurusnya .Karna bagaimanapun ia adalah satu satunya ahli waris keluarga Lee.