
" Bagaimana kalian bisa tahu aku ada disini ?" kata Maya bingung . Padahal ia tak menghubungi kedua sahabatnya itu.
" Feeling aja May, kan rumah lho cuma ini mana ada yang lain " kata Desi.
" Iya May kan kita tahu karna ini tempat persembunyian terbaik kita dulu. " kata Vani.
" Tapi kalian ngak ngasih tahu bang Ryan kan " kata Maya.
" Mana ada May, kita kesini mau ngasih tahu lho, kalo Rara itu sepupunya Tania lho ingat ngak waktu kita ke mall dulu waktu lho hamil Sebelum kita berdua nikah " kata Desi.
" Iya gue ingat. pantesan sama kelakuan nya dengan sepupunya. " kata Maya.
" Itu jelas May , tapi kita kesini nya cuma sekarang takut kita di awasi anak buah laki lho jadi kita saling kirim pesan aja . Biar lho aman. " kata Vani.
" Ok lho catat no gue yang baru biar bang Ryan ngak curiga karna ponsel gue di non aktif kan .Dan aku sudah menghubungi Aska juga.. Biar dia bisa mengawasi papahnya dan perempuan itu " kata Maya.
" Sip ide berlian . terus gimana minggu depan pasti reuni lho hadir ngak ?" tanya Desi. menatap Maya.
"'Itu pasti dan ada kejutan buat lho berdua.."'Kata Maya tersenyum penuh arti
" Apaan May" kata Vani penasaran.
" Yah pake main rahasia. segala lho May. " kata Desi manyun
" Ya kalo bilang sekarang bukan kejutan dong kita tunggu tanggal mainnya ya " kata Maya tersenyum. menatap kedua temannya
"Yah......senang banget lho May bikin kita penasaran " kata Desi
"Hehehe.....":Kata Maya terkekeh Sambil melanjutkan makannya.
" Lho makan apa May tumben ngirit " kata Vani menatap Maya.
" Lah kalo gue ngak gesek gesek di rumah , kalo disini kan jelas ketahuan sama abang dia kan punya banyak Mata dan bisa ketahuan aki sembunyi disini. " kata Maya
" Iya juga ya, berarti lho pake uang cash dong May .Tapi menurut gue lho hebat May Bisa bikin laki lho dan laki kita kelimpungan " kata Desi
" Iya ,sisa kita pas shoping shoping waktu itu.Dan masalah bang Ryan biarin pusing pusing deh mikir, kan biar kapok " kata Maya
__ADS_1
" Ya Sudah kita pesan Makanan aja Des, Biar Maya cukup persediaannya Jadi kita dukung lho May .Karna memang darurat." kata Vani
" Ok sip pesan deh Van Biar Maya aman kita ikut senang . " kata Desi yang lalu rebahan di atas kasur . Lalu Vani pun langsung memesan makanan untuk.mereka bertiga. Sambil ngobrol.
********
Sedangkan Ryan terkulai lemas di ruang tengah karna Maya juga belum ada kabar
Bahkan keempat anaknya hanya diam tampa bercerita atau pun ngobrol. Yang membuat Ryan merasa tambah bersalah .
" Ya ampun May tega banget ninggalin abang Mana anak anak terlihat sedih dan berubah" kata Ryan yang lalu melangkah gontai masuk kekamar.
Membuat Didi dan Alex yang menemani ikut pusing melihatnya. Karna mereka juga kena imbasnya. " alamat panjang nih derita kita lex bila nona ngak ketemu " kata Didi
" Eh tunggu kenapa ngak tanya istri istri kita aja di, sapa tahu mereka tahu. " kata Alex.
" Tapikan kita sudah nanya tadi malam mereka juga bingung " kata Didi yang juga bingung harus berbuat apa semuanya jadi kacau .
" Ini semua gara gara wanita ular itu Pasti dia senang bisa . Bikin kita jadi kacau gini " kata Didi yang ikut prihatin karna anak anak tuannya juga terlihat sedih.
********
" Kami ngak tahu bang kalo Kim dipecat . Dia ngak pamit kata Alan cuma bilang mau pergi. .Setelah itu ngak kembali..Mungkin dia juga marah sama tuan Karna tak percaya padanya " Kata Jhon .
":Bisa jadi ya sudah itu kita urus nanti tapi apa kalian sudah mengawasi anak anak .Kenapa mereka begitu tenang tampa komentar.
" Mereka sudah tahu bang, kalo tuan dan nona ribut Dan nona pergi dari rumah Karna ada Wil " kata Jhon
" Tapi kenapa mereka terlihat biasa biasa saja ya ? " kata Jhon lagi.
" Kok bisa ya apa mereka tak bertanya tentang nona Jhon "kata Didi menatap serius.
Jhon mengeleng . " tidak bang sepertinya mereka sudah tahu banyak. Bahkan mereka tak banyak ngobrol di mobil " kata Jhon yang juga bingung
" Wah ....pasti ada konspirasi nih, masa mereka bisa setenang itu .Tapi tadi mereka bersikap cuek dengan tuan " Kata Didi .
" Entah lah .....semuanya kacau Tapi aneh juga kalo nona tidak pulang . Anak anak terlihat santai. Apa .....tunggu jhon apa nona sudah menelpon anak anak " kata Alex menatap Jhon . Begitu juga Didi , Alan Jeff dan Ali.
__ADS_1
"Itu yang saya tak tahu bang . Dan Kita melewatkan sesuatub bang.. Saya yakin pasti nona sudah menelpon mereka. Karna tidak. mungkin mereka begitu tenang " kata jhon curiga.
" Ok awasi semua Jhon , kami pulang dulu dan ingat awasi juga bos . Jeff apa belum ada hasil nona sembunyi dimana ? " kata Alex
" Belum tapi saya menduga nona Desi dan nona Vani pasti tahu " kata Jeff. menatap Alex dan Didi . Yang membuat Didi dan Alex saling pandang. satu sama lain.
" Masalah itu biar kami urus jeff , kalo mereka tahu dan menyembunyikan pasti ada alasannya " kata Alex . Lalu keduanya pun berpamitan. pulang. kerumah masing masing..
Dan sesampainya dirumah Didi langsung membawa Vani kerumah Alex dan mereka berempat berkumpul . di ruang tamu . sedang kan anak anak berkumpul dirumah Vani karna mereka bertetangga.
" Ayo kata kan apa yang kalian sembunyikan " kata Alex menatap Desi. Karna terpaksa Alex menginterogasi sang istri dan sahabatnya.
" Van......" kata Alex
" Kami tidak tahu bang tapi satu info buat abang kalo Rara adalah sepupu Tania mantan mas Didi " kata Vani yang lalu menatap Didi.
" Hah .........aku tidak tahu menahu itu bang " kata Didi mengangkat kedua bahunya.
" Lalu nona May kemana ?" tanya Didi pada Vani yang dijawab gelengan kepala oleh keduanya.
" Ck.......kompak berbohong ya sekarang kalian " kata Alex berdecak kesal. Karna Alex menduga keduanya pasti tahu . Namun mereka tak bergeming sama sekali. Yang membuat Alex bingung
*****
" Wah jadi dua kubu ini bang ,aku yakin mereka tahu bang dimana nona " kata Didi. mondar mandir berpikir untuk membantu memecah kan masalah. sang tuan muda.
" Tapi kita tak bisa memaksa di, Tapi kalo mereka tahu tak mungkin kan mereka tidak saling menghubungi. . Pastinya nona butuh sesuatu. Dan anehnya lagi menurut tuan tak ada transaksi dimanapun tentang nona Maya " kata Alex yang dibuat pusing.
Sedangkan Desi dan Vani mengintip suami suami mereka "mampus , bingung kan Maya pintar bikin tuan Lee pusing beserta antek anteknya bisik Desi .
" Yes ....kita aman, tapi harus hati hati , buat pelajari suami yang suka bohong kerjain aja " dikira nya kita bodoh kali " kata Vani .Lalu keduanya saling tersenyum.
Sedangkan Ryan sedang rebahan di kamarnya ditemani Queen sang putri .
" Queen ngak kangen mamah " kata Ryan yang menatap putrinya itu.
"'Kangen tapi ......win tak mau bikin mamah nangis ,makanya biarin mamah bebas diluar sana " kata Queen manyun yang membuat Ryan melongo mendengar ucapan putrinya itu.
__ADS_1
"'Maksudnya.......?? " tanya Ryan menatap putrinya itu. Dengan mimik serius.