Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 429


__ADS_3

Maira hanya tersenyum .Karna sang mamah alergi pada kucing .


"' Kasihan mah tadi Maira ambil mereka terjatuh di got " kata Maira


" Astagfirullah Mai ..... ya bawa ke tempat piaraan kucing aja nak .Mamah ngak brani dekat dekat " kata Maya


" Kasihan mah mu Maira mandikan dan Mai taruh di villa belakang aja ya . " kata Maira


" Ok Tapi ngak boleh bawa kedalam rumah ya " kalo ngak mamah suruh mang ujang buang kalo masuk masuk sini. Sudah sana bawa kebelakang ha cih......" kata Maya bersin Yang membuat Maira bergegas membawa ketiga anak kucing itu ke villa belakang.


Sedangkan Desi dan Vani melongo . Melihat Maira dengan gemasnya memeluk anak anak kucing yang kotor itu .


" Hi...ih..... anakmu May tahu mamahnya alergi kucing malah piara kucing " kata Vani.


" Ih....... geli juga aku " kata Desi yang juga


Tak menyukai hewan berbulu itu.


" Dasar Maira senang banget memungut anak kucing " kata Maya. Yang tak pernah melarang anaknya memelihara kucing.. Walaupun Maya alergi kucing Tapi Maya tetap memberi makan nya Apabila bertemu kucing yang minta makan padanya.


********


Di negara lain seorang pria tampan sedang asyik duduk di club malam . Sambil bersantai menunggu Klein nya


" Malam tuan Tan membuat anda menunggu " kata seorang pria tua yang tersenyum ramah


" Baik lah langsung saja " kata Tan santai .


" Begini Tuan karna kami ingin Club ini tetap berjalan Jadi kami tetap ingin membayar dan menyewa nya Karna ini pencarian kami tuan muda. Kasihani lah kami karna tak ada lagi pendapat kami ." kata pria tua itu.


" kau tahu ini tanah keluargga kami Tapi kalian tetap membangunnya Apa kau pikir aku akan diam " kata Tan.


" Kami di tipu tuan , kami tidak tahu kalo mereka menipu kami " kata pria tua itu. Yang merasa di curangi klein nya.


" Baiklah aku beri kalian kesempatan dengan tetap membayar pajak dan uang sewa " kata Tan .


" Baik tuan oh ya kami punya hadiah untuk tuan muda " kata pria tua itu. Yang tahu salah dan berharap usahanya tetap berjalan.


" Mhem...... dehem Tan


" Ini tuan Tan " kata Pria itu bertepuk tangan dan menyuruh anak buahnya keluar dengan membawa seorang gadis muda . Yang terlihat cantik .


" Tuan Tan ini hadiah untuk tuan , Dia masih virgin " kata pria tua itu berbisik pelan.


" Kau yakin " kata Tan mengerutkan dahinya.

__ADS_1


" Saya membelinya sendiri tuan dari pemilik aslinya " kata pria itu


" Maksudnya " kata Tan menatap gadis yang tertunduk itu


" Ayah nya sendiri yang menjualnya pada saya tuan dan dia masih murni " kata pria itu pelan .


" Baiklah terimakasih " kata Tan yang lalu beranjak dari tempat duduknya . Dan lalu merapikan pakaiannya.


" Peng Alung bawa dia " kata Tan yang lalu meninggalkan club malam itu keluar menuju mobilnya.


" Apa kita pulang tuan muda. " kata Apeng bertanya pada tuan mudanya itu .


" Aku ingin ke mansion pinggir danau " kata Tan


" Baik tuan muda " kata Apeng yang lalu menyuruh gadis itu masuk.


" Jangan banyak tingkah bila kau masih ingin hidup " kata Alung memperingat gadis itu


Gadis itu hanya terdiam dengan tubuh gemetaran dan air mata keluar dari sudut matanya Yang membuatnya cepat menghapusnya ketika ia n masuk kedalam mobil dan duduk disebelah Tan.


Mobil melaju di kegelapan malam .Menuju sebuah mansion yang jauh dan berada dipinggiran kota Tepatnya di sebuah pedesaan.


Tak lama mereka pun sampai dan Tan pun turun ketika Apeng membukakan pintu mobil dan mengawal wanita itu


" Ayo cepat turun " kata Apeng .


Lalu gadis itu turun mengikuti Apeng. Yang berjalan di belakang Tan . Dan ketika masuk mansion Gadis itu kagum melihat rumah besar yang baru dilihatnya.


" Disini kau akan melayani tuan muda dan jaga sikap mu karna kau hanya pelayan ingat itu Dan layani semua kebutuhannya " kata Alung .


" Baik tuan " kata gadis itu..


.


" Ayo aku antarkan ke kamarmu " kata Alung yang membawa gadis itu di kamar yang tak jauh dari kamar tuan muda nya.


" Kau tidur di kamar ini ada beberapa pakaian untuk wanita di lemari . Dan kau bisa memakainya " kata Alung.


Sedangkan Tan masuk kamarnya dan berbaring diatas kasur empuknya.


" Peng mana wanita itu suruh dia kesini aku ingin dia memijat ku " kata Tan.


" Baik tuan " kata Apeng yang lalu memanggil gadis itu.


" Temui tuan muda dan layani dia " kata Apeng menyuruh gadis itu kekamar Tan.

__ADS_1


" Baik " kata gadis itu ketakutan lalu bergegas menuju kamar Tan. Yang membuatnya semakin ketakutan .Tapi mau tak mau ia harus menurut karna ia sudah dijual oleh sang ayah. Dan tak ada lagi tempat nya tinggal. Selain bekerja dengan orang yang membelinya.


Tok....tok.....tok


" Masuk......" kata Tan dari dalam


Gadis itu pun masuk dengan perasaan takut . Dan menunduk. Lalu mendekati Tan


" Apa kau bisa memijat ku Dan sekarang pijat punggung ku " kata Tan


" Baik tuan " kata gadis itu lalu memijat punggung Tan pelan pelan


" Siapa namamu " tanya Tan Yang merasa nikmat dipijat Cia Karna lama ia tak dipijat.


" Cia tuan " kata gadis itu .Sambil terus memijat punggung Tan


" Cia ...... Cia apa ?" tanya Tan


" Cia ling tuan " kata gadis itu yang terus memijat Tan Sampai ia kelelahan Lalu tertidur sambil duduk di ranjang Tan


Tan yang terbangun Setelah sempat ketiduran Melihat Cia yang tertidur di samping nya .


" Astaga kenapa dia ketiduran " kata Tan yang lalu merebahkan Cia di ranjangnya.


Deg.....


Tan terpaku melihat wajah cia yang terlihat cantik . Wajah gadis yang masih belia seumuran dengan Maira adiknya yang baru berumur 15 tahun


.


" Astaga kasihan sekali Bagaimana bisa orang tua mu menjual mu " kata Tan yang lalu memejamkan matanya karna sangat mengantuk


Cia membuka matanya ketika merasakan tubuhnya terhimpit dan ....


" Astaga " kata Cia karna tubuhnya dijadikan guling yang dipeluk erat Tan .Lalu menatap Tan yang tertidur nyenyak dengan wajah polos Tampa dosa yang membuat Cia tak bisa bergerak sana sekali .


"Apa dia tuan ku " kata Cia yang menatap lekat.


" Ya ampun majikanku sangat tampan " kata Cia yang menelisik wajah Tan yang dilihatnya hanya berjarak dua senti itu.


" Dia sepertinya orang baik " kata Cia yang lalu pelan pelan menjauh kan tangan Tan agar ia bisa bangun ..Dan tiba tiba ....


" Kau ...kata Tan terkejut Melihat wajah cantik Cia yang tak berjarak..Dan bibir keduanya menempel . membuat manik mata keduanya bertemu..


Tan yang masih mengantuk pun kembali memejamkan matanya dan mendiamkan Cia yang mematung tak bergerak karna kaget.

__ADS_1


," Ya ampun dia tidur lagi " kata Cia bingung dan tak bisa berbuat apapun dan hanya diam memandangi Tan yang terpejam. Dan merasakan bibir Tan yang menempel dibibir nya .


,


__ADS_2