Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 353


__ADS_3

Setelah sholat Maya mengajak Sinta Untuk bicara hati kehati tentang Evan .Dan juga berjanji membantu Sinta .Karna Maya sudah menolongnya. tempo hari. Yang membuat Sinta terharu dengan kebaikan Maya. padahal mereka baru saja kenal namun Maya sangat baik padanya.


" Kamu ngak usah khawatir Aku akan bicara nanti sama Kak Evan " kata Maya.


" Trimakasih May aku ngak tahu harus bagaimana lagi membalas kebaikan mu " kata Sinta .


" Biar Allah yang membalas Sin, nanti kamu .mau pulang sama Desi dan Vani atau diantar. " kata Maya.


" Heh...... Sin menurutku dari pada pulang ginap disini aja di villa belakang kalo cuma belajar masak sih gampang bi Marni ada tuh buat ngajarin " kata Vani.


" Iya Sin dari pada pulang kesepian mending disini bu bos masih banyak tempat kosong tuh di belakang ketimbang ditempati jin dan hantu " kata Desi.


" Hush.. .. ngawur lho van. Ngapain jin dan hantu yang ngak salah di bawa bawa " kata Desi


" Hahaha ....... bercanda Des serius aja lho bawaan lho " kata Vani terkekeh


Membuat Sinta dan Maya juga ikut tertawa


mendengar canda Keduanya .


**********


Sedangkan di kantor Evan wajahnya terlihat tegang . Karna tadi malam anak buahnya mengatakan ia di bogem anak buah tuan Lee. Karna membuntuti mereka Yang membuat Evan tak habis pikir Bagaimana tuan Lee tahu dan membuat Evan tak berkutik..


' ****..........aku harus apa sekarang kalo aku lanjut pasti dia tak kan tinggal diam ." kata Evan Apalagi ia sudah ketahuan.


" Huh....... Aku ngak bisa begini terus aku bisa stres . Apalagi sekarang sudah tak ada kerjasama lagi " kata Evan bingung


Membuatnya pusing. karna ia sudah brani mendekati Maya yang tak pernah ia sangka kalo Maya istri seorang pengusaha hebat. Tadi nya ia pikir kalo suami Maya benaran tukang cilor yang diceritakan Maya.


.


" Aish aku bisa gila kalo terus begini " kata Evan Yang memang berharap Maya jadi miliknya . Ia pikir bisa menyingkir kan suami Maya dengan mudah tapi dugaannya meleset. Orang yang ia kira orang biasa nyatanya .Bukan orang sembarangan .


Evan memejamkan matanya .Tak mungkin ia bisa menggapai Maya karna itu hanya mimpi . Tapi dia sudah membuang Sinta demi Maya . Yang membuat Evan kini menyesal


Akh . .......... prank......prank.........

__ADS_1


Evan pun melempar gelas kopi nya Yang membuat Irvan kaget ketika ia ingin masuk ruangan Evan.


" Astaga van lho sudah gila ya Main lempar aja " kata Irvan kesal. Karna kaget ulah adiknya itu.


" Siapa suruh masuk ruangan ku " kata Evan


" Makanya jangan kemaruk jadi orang Sadar diri ,ingat lho sudah banyak dosa mainin perasaan orang banyak Jadi player murahan tapi hancur kan akhirnya . Ingat hidup itu cuma sekali Jangan sia siakan " kata Irvan


Yang sudah lelah menasehati dang adik.


" Bukannya bantu malah nambahin " kata Evan gusar.


" Bagaimana bisa bantu lho, lho salah van bini orang di akui bini sendiri. Lah jelas yang punya marah ngak terima , kalo lho yang jadi dia juga pasti melakukan hal sama kan " kata Irvan


" Tapi aku cinta kak " kata Evan.


" Cinta apa terobsesi .Makan tuh cinta .lho yang bikin urusan bisnis lho hancur " kata Irvan kesal Lalu pergi meninggalkan Evan yang duduk seorang diri yang lagi memikir kan nasib cintanya.


*******


Dikantor group Lee Ryan baru saja keluar dari ruang rapat. Dan langsung masuk ruangannya Bersama Alex dan Didi.


lex " kata Ryan


" Sudah bos , dia bilang Evan belum bertindak mungkin dia berpikir ulang karna takut bos " Kata Alex


" Biarkan saja tapi tetap awasi dia , jangan lengah. Kalo di jual aku beli . Karna dia sudah menantang kita dan aku harus membalas. Apa dia pikir aku diam karna takut " kata Ryan santai.


" Ya bos, biar dia tahu kalo kita tenang bulan berarti tak bertindak. " kata Didi.


" Ya sudah oh ya gimana dengan Lim apa ia sudah bikin laporan untuk yang New york " kata Ryan.


" Belum bos aku takut dia lagi ada masalah bos, Karna dari tadi pagi belum bisa dihubungi ngak seperti biasanya." kata Alex


" huh......kau harus kesana Lex Karna kita harus cepat bergerak takut terjadi sesuatu karna besok Bima pulang. kau bisa kesana bersama Bima Aku sudah memintanya pulang hari ini " kata Ryan.


" Baik bos tapi apa Didi bisa menangani semuanya disini di " kata Alex menatap Didi. Yang sibuk mengecek berkas.

__ADS_1


" Insyaallah Lex aku usahakan " kata Didi


" Kalo begitu urus keberangkatan besok siang . Biar aku dan Didi yang menangani disini " kata Ryan .Yang tak tega pada Lim . Yang kewalahan mengurus perusahaannya seorang diri Karna hanya sedikit orang yang bisa di percaya.


"' Baik bos " kata Alex


Lalu Didi dan Alex pun mengecek semua berkas di sofa , Ryan yang kembali ke kursinya . Duduk tenang sambil mengecek ponselnya Dan tiba tiba...


Drt..... drt .........


" Halo sayang gimana kabar kalian ?" tanya Ryan yang tersenyum melihat putri kecilnya itu tersenyum


" Kami baik baik saja pah , minggu depan kami pulang " kata Queen sumringah


" Bagus lah papah punya kejutan buat kalian " kata Ryan tersenyum .


" Hah kejutan apa pah " kata Queen penasaran .


" Kalo papah kasih tahu ya bukan kejutan namanya " kata Ryan.


" Yah........ curang " kata Queen mencebik kan bibirnya .


" Hahaha ....... sabar nanti kalo sudah pulang juga tahu sendiri " kata Ryan yang gemas melihat putrinya itu.


" Baiklah tunggu kami pulang , kak Tan..........!!" teriak Queen yang berteriak diusili sang kakak


" Sudah ya pah ..... nanti malam win telpon karna kak Tan lagi ngambil mainan win tuh " katanya yang lalu memutuskan pembicaraan nya dengan sang papah


Ryan tersenyum melihat anak anaknya itu baik baik saja Dan sedikit tenang setelah Maya bisa kembali kerumah. Dan itu akan jadi hadiah buat anak anaknya. Ketika pulang nanti Yang memang slalu menanya kan sang mamah Apa lagi Aska yang slalu rutin menelponnya tiap siang untuk menanyakan kabar Maya padanya .


"' Apa mereka mau pulang bos " tanya Alex


" Iya kehadiran mereka juga akan membantu Maya pulih ." kata Ryan.


" Syukurlah tuan , kuharap semuanya kembali seperti dulu Agar semuanya senang dan juga kita bisa berkumpul lagi seperti dulu " kata Didi.


" Ya di kuharap begitu " kata Ryan

__ADS_1


"'Aamiin kata Alex dan Didi yang mengamini.


Ryan pun lalu tersenyum karna kini ada harapan semuanya kembali seperti semula. Dan ia berjanji memberi hadiah untuk Maya untuk tantangan Maya ia akan membawa Maya keliling dunia untuk menepati janjinya Dan juga anak anaknya. Tapi ia harus menyelesaikan pekerjaanya . Lebih dulu agar ia tenang meninggalkan kantor nya sebelum ia pergi


__ADS_2