
Sedangkan dirumah utama Maya sedang tiduran di sofa sambil menonton film drama.. Karna ia lagi ingin malas malasan
Tok........ tok........tok ....
" Masuk " kata Maya
Ceklek...
" Nona ada tamu yang mau bertemu nona " kata bi Inah .
" Hah..... siapa bi " kata Maya
" Non Sinta non " kata bi Inah.
" Ya sudah suruh tunggu " kata Maya Yang lalu duduk dan melangkah pelan keluar menemui tamunya diruang tengah .
" Sinta ....."
" Hai...... maaf menganggu mu " kata Sinta.
" Ngak pa pa , tumben sendiri ada apa ?" kata Maya..
" Aku mau minta tolong padamu May , begini saudara ku sekarat ..Ia sakit kanker stadium 3 umurnya ngak akan lama. Tapi dia minta tolong pada ku Untuk mengantar nya menemui anak dan mantan suaminya di Jerman . Aku punya uang .Tapi hanya sekedar untuk makan " kata Sinta jujur karna Evan hanya mengiriminya 50 juta sebulan . Tapi ia juga membantu sang tante dan kebutuhannya selama di jakarta.
" Lalu ....." kata Maya menatap Sinta.
" Kalau kau berkenan tolong pinjami aku untuk mengantarnya kesana Dan membawa nya kembali. Evan masih diluar kota aku tak bisa menghubungi. hari ini mungkin dia ke proyek " kata Sinta.
" Aku janji akan menyicilnya padamu. " kata Sinta.
" Apa 100 juta cukup ?" tanya Maya.
" Cukup .....May lebih dari cukup " kata Sinta yang hanya ingin membantu sepupu nya itu minta maaf pada mertuanya Dan juga suaminya agar bisa meninggal dengan tenang bila ajal menjemputnya .
" Berapa no rekeningmu aku akan transfers nya sekarang " kata Maya yang lalu mentransfer lewat mobile banking .
" Ya akan aku kirim " kata Sinta yang senang dan terharu. Karna Maya mau menolongnya
Ting......
Tak berapa lama notifikasi pun masuk dan
Uang sudah terkirim.100 juta.
__ADS_1
" Sudah masuk May trimakasih " kata Sinta yang langsung memeluk Maya.
" Aku ngak tahu harus bertrimakasih dengan cara apa ..Aku akan menyicilnya " kata Sinta yang meneteskan air mata.
" Kau ngak perlu membayarnya aku memberinya cuma cuma Sin , Antar saudara mu itu agar ia bisa tersenyum ketika ia pergi nanti " kata Maya iba.
" Kau serius May tapi ini bukan uang yang sedikit " kata Sinta menatap Maya tak percaya memberikannya cuma cuma tampa pamrih padahal uang itu tidak sedikit.
" Doakan saja aku sehat selalu bersama keluargaku tampa kekurangan itu sudah cukup " kata Maya tulus
" Iya May mudahan Allah membalas kebaikanmu dengan rezeki yang berlipat lipat dan juga memberikan kesehatan untuk mu sekeluarga " kata Sinta Yang lalu memeluk Maya erat sambil terisak .
"Aamiin " kata Maya yang memang tak pernah merasa rugi menolong orang yang membutuhkan..Karna pahala terbesar sebuah amal Adalah ketika ada orang yang butuhkan bantuan di saat itu Dan kita menolong nya .Maka allah akan melipat gandanya berlipat lipat pahala dan berkah.
nya. Apalagi kita iklas membantu nya.
Setelah ngobrol lama Sinta pun pulang .Ia berkali kali mengucapkan syukur Atas pertolongan Maya .Sore itu juga Sinta membeli tiket ke Jerman untuk Rara dirinya dan juga tante. nya Setelah minta Izin dengan Evan . Untuk mengantar Rara minta maaf . kepada Anak dan suaminya sebelum terlambat .
Sedang Maya kembali rebahan diatas tempat tidur mengingat cerita Sinta .
" Kasihan sekali dia sudah jatuh malah tertimpa tangga " Kata Maya . Mungkin orang berpikir hidup sukses itu mudah dan instan bisa dicapai dengan cara yang cepat Padahal semuanya perlu pengorbanan dan perjuangan .Tidak ada kesuksesan tampa perjuangan .yang sia sia Kalo hanya ingin hidup enak semua orang juga mau. Tapi hanya sedikit yang berpikir logis dan real. Dan berjuang. Karna membangun semua nya dari nol akan terasa manis hasilnya. Seperti buah tua yang matang di pohon pasti akan berbeda dengan buah karbitan. Yang hanya diperam.
" Ya Allah jadikan kami orang yang mensyukuri nikmat mu .mengingat mu dan slalu memperbaiki diri apabila kami khilaf dan jadi kami dan keturunan kami ahli surga " doa Maya dalam hati yang mengusap perutnya Bersamaan dengan ibunya yang datang membawa nampan.
" Kenapa ibu repot repot kan ada yang lain untuk melayani May " kata Maya yang tersenyum .
" Ibu ngak punya kerjaan , ngak ada salah nya ibu memanjakan mu Apalagi ibu sekarang sudah hidup nyaman berkat dirimu May " kata ibu membelai mengelus punggung Maya.
" Ibu bisa saja. itu rezeki ibu lewat May. Yang memang Allah kirimkan buat bu " kata Maya. Yang bersyukur ibu nya masih sehat sampai hari ini
," Iya nak ibu tahu dan ibu bersyukur punya anak seperti .May yang baik rendah hati dan juga penyayang " kata Ibu .
" Ayo makan setelah itu minum vitamin nya. " kata bu Lastri yang berjanji pada Ryan untuk menjaga putrinya itu.
" Terimakasih bu Maya sayang ibu " Kata Maya Yang lalu memeluk ibunya. Lalu mengambil Nampan dan menaruhnya dekat Maya.
Maya pun makan dengan pelan menikmati sayur asam dan ayam geprek masakan bi Marni yang membuat nya slalu makan dengan lahap.
" Bu tadi Bima bilang malam ini aqiqah Azzam . Datanglah kesana sama bi Marni mak dan ima . mewakilkan Maya dan abang " kata Maya
" Apa nak Ryan ngak bisa datang kesana " kata bu Lastri bertanya.
" Tadinya niat kesana bu, Tapi malam ini ada pertemuan penting antar perusahan yang tak.bisa diwakilkan " kata Maya
__ADS_1
" Baik lah trus May dengan siapa di temani siapa ?" kata bu Lastri.
" Kan ada bi Inah juga Nia dan Weni. bu kan juga ada Ratih . Dan anak anak juga " kata Maya.
" Ya sudah nanti ibu akan bilang bi Marni untuk ikut dan juga pa Ali " kata bu Lastri..
" Ya bu " kata Maya yang ngak enak pada orang tua Nur . Karna bagaimana pun Bima juga ingin keluargga nya hadir..
*******
Sedang kan di sebuah perumahan Bayu baru saja memboyong istri dan anaknya pulang. Dan bayu sempat mencari seorang pembantu yang akan membantu Caca istrinya .Dirumah sementara ia bekerja. dan Neti juga akan menemani Caca selama di izinkan suaminya
" Alhamdulilah sudah dirumah " kata Caca
" Ini sudah dirumah sayang ini rumah Rangga rumah kita bunda dan ayah " kata Caca yang bicara pada bayinya dan menaruh putranya diatas ranjang.
" Apa dia bangun " tanya Bayu
" Ngak mas malah tambah nyenyak tidurnya " kata Caca tersenyum
"' Syukur lah " kata Bayu senang karna sudah bisa pulang kerumah ..
" Bi inem sini ini istri saya Caca bantu bantu dia ya bi mengurus bayi kami " kata Bayu Yang memperkenalkan bi inem pada
Caca.
" Semoga betah ya bi tinggal disini " Kata Caca tersenyum ramah .
" Ya mas mba , insyaallah bibi betah " kata bi inem yang memang butuh pekerjaan untuk menopang hidup keluargga nya didesa.
" Permisi.........spada hello ada orang tidak ya " teriak seseorang dari luar.
" Siapa mas ?" tanya Caca menatap Bayu
" Mas juga ngak tahu. Mas lihat dulu ya " kata Bayu yang lalu keluar dari kamar.
Untuk melihat siapa tamu yang datang.
" Siapa ya ...???Aku seperti mengenal suaranya " kata Caca.
****Slamat hari ibu para wanita yang sudang berkeluarga semoga kita bisa menjadi ibu yang baik dan juga menghormati ibu yang kita sayangi ****
.
__ADS_1