
Neti memberikan gadis itu teh hangat .Agar ia tak kedinginan . Neti lalu meminjamkan baju. lamanya. Karna gadis itu terlihat lebih muda darinya.Jadi pasti masih muat.
" Ini pakailah bajumu kotor " kata Neti Yang .Meninggalkan gadis itu untuk berganti baju.
" Trimakasih mba " kata gadis itu.
Neti hanya mengangguk dan lalu menghilang di balik pintu.
Sedangkan gadis itu meminum teh hangat Yang ada didepan nya .Lalu menganti pakaiannya yang kotor .
" Apakah ini karna " kata gadis itu pelan. Dulu ia pernah memberi obat perangsang untuk Bima teman sekampusnya yang ia kagumi. Dan berharap ia bisa tidur dengan pria itu. Tapi kini ia ditiduri pria lain .Karna obat perangsang yang ia minum dari sahabatnya.
Tangis gadis itu pecah. mengingat kini ia berbadan dua Dan tak tahu siapa pria yang menidurinya.
" Hiks.......hiks.......kini aku wanita hina " kata nya lirih yang tak lain adalah caca teman Nur satu jurusan .
" Ya tuhan inikah hukumanku yang slalu menzalimi orang " katanya lirih. Sambil terisak karna ia diusir dari rumah orang tuanya.
" Hiks.....hiks.....bagaimana ini " kata Caca dengan tangis tersedu sedu .Yang membuat Neti yang masuk kekamar. Menjadi merasa iba.mendengarnya.
" De.......kenapa ? jangan menangis " kata Neti yang lalu mengusap pundaknya.
" Masa depanku hancur mba....aku diusir orang tuaku karna aku hamil diluar nikah. Aku tidak tahu siapa orang Yang sudah memperkosaku " kata Caca terisak.
Membuat hati Neti merasa seperti tersayat. sayat karna membayang kan apa yang dialami gadis itu.
"'Kau istirahat dulu , nanti kita bicara ya .ini makan dulu isi perut mu" kata Neti yang membawakan makanan di nampan.
" Trimakasih mba " kata Caca .Yang masih terisak.
Neti pun keluar dan menemui sang kakak dikamarnya. Lalu menceritakan apa yang terjadi. Bayu yang mendengarnya. Hanya terdiam terpaku . Tak bisa berkata apa apa
" Mas bisa kah mas Bayu menolongnya "kata Neti berharap.
" Bagaimana aku bisa menolongnya " kata Bayu bingung.
" Nikahi dia mas , nanti anaknya biar neti yang rawat. Neti tak bisa hamil .Tapi insyaallah Neti akan mengangap bayi itu seperti anak Neti sendiri. Yang akan menemani Neti tua nanti " kata Neti.
Bayu yang terdiam lalu memandangi adiknya itu. Apa yang dikata kan Neti benar. Karna tak ada salahnya menolong gadis itu. Dan menikahinya. Walau ia masih muda .Tapi paling tidak ada teman bagi Neti dirumah.
"'Baiklah kita bicarakan ini setelah ia merasa lebih baik " kata Bayu.
__ADS_1
" Trimakasih mas " kata Neti.
" Tak perlu bertrimakasih mungkin ini jodohku ."'kata Bayu .Yang dulu mengingat Maya menikah dengan Ryan Dan waktu itu Maya melahirkan anaknya. Tapi Ryan tetap sayang dengan Aska. Bahkan mengangap Aska anak kandungnya sendiri. Sampai membuat akta Aska dengan nama belakang Ryan. Dan kini Maya hidup bahagia.
" Tapi ....." kata Neti menggantung.
" Ngak usah khawatir. kakak akan menjaganya. Mungkin ini jodoh kakak. Dan kita bisa merawat bayi itu sama sama. " kata Bayu.
" Iya mas " kata Neti . Lalu kembali masuk kekamarnya. Untuk melihat kondisi gadis yang mereka tolong.
" Dia tertidur " guman Neti yang lalu menyelimuti Caca.
....................................
Sedang dirumah Maya . Desi dan Vani tergopoh gopoh menemui sahabatnya itu.Mendengar tentang Cindy yang kecelakaan Padahal belum sebulan mereka juga mendengar kabar itu.
" Lho ngak pa pa kan May " kata Desi menelisik semua tubuh Maya dari atas sampai bawah.
" Ih kalian kenapa sih kaya lihat hantu aja " dumel Maya .
" Ya khawatir sama elu lah , orang gue takut Cindy jadi zombie mau nemuin lho makanya bangkit dari kubur . " kata Vani.
" Hadeh ......gue pikir bangkit dari kubur jadi penganut ilmu sesat " kata Desi.
" Inalilahi Des.......amit amit....jangan lebay deh ...ngeri gue. dengarnya " kata Vani.
" Lagian pake mati dua kali kan jadi tanda tanya beb " kata Desi.
" Ya kita kan ngak tahu kejadiannya .Jadi maklum saja .Bila ditipu dan di bohongin Eh..malah orangnya masih berkeliaran tapi kalo memang sudah ajal mau nipu dan bohong gimana pun akhir mampus juga " kata Vani panjang lebar.
" Yah sadis juga lho Van pake bilang mampus...meninggal kali " kata Desi meralat perkataan Vani
" Hadeh sama saja " kata Vani cuek..
Sedang kan Maya hanya mendengarkan perdebatan dua sahabat itu.Sambil tersenyum melihat keduanya yang tak mau mengalah satu sama lain.
" Sudah ngak usah dibahas ngapa , orangnya sudah dikubur juga Dan lagi ngak ada untungnya kita membahas dia " kata Maya melerai keduanya
" Iya juga ya May lagian kan dia juga jahat sama lho .Tapi kenapa dia bisa sembunyi ya ....??? " kata Desi berpikir.
" Yah ....ngak usah dipikir yang penting Maya selamat. Biar tuh orang masuk kubur. Lagian siapa suruh jadi jahat" kata Vani.
__ADS_1
" Iya beb, yuk May kita kebelakang cari makanan " kata Desi sambil memainkan kedua alisnya.
" Hahaha ........kaya nya kebiasaan deh lho Des...senang banget ya aji mumpung " sindir Maya
" Hahaha .......iya lah May ....kau mumpung laki lho kerja. Kalo dia di rumah rikuh gue " kata Desi jujur.
" Sama gue juga.....berarti kalian besok mau takziah May Kerumah Cindy ?" tanya Vani.
" Kalo gue ngak Van, mungkin bang Ryan aja .Karna bang Ryan ngak mau aku terlibat dengan masalah Cindy .Jadi aku dirumah cukup kirim belasungkawanya aja " kata Maya.
" Ya syukurlah May ....tuh orang sudah dapat balasan yang sama. Mau buat orang celaka Eh ..malah dia celaka sendiri " kata Desi.
" Makanya itu namanya Karma Des, upah dari kejahatannya menzalimi orang akhirnya berbalik " kata Vani.
" Iya juga ya kasihan sih gue dengarnya. Lagian ngapain coba pakai jahat sama orang. tuh kalo ngak dunia .ya nanti juga diakhirat ketemu . " kata Desi
" Sudah yuk kebelakang . Kita bikin rujak di belakang Mangga nya lagi berbuah lebat .Jadi ngak ada salahnya kita rujakan " kata Maya.
" Mantap May....bikin ngiler nih , untung sudah steril biar jungkat jungkit tiap hari ngak bakal hamil tapi ngidamnya lanjut......." kata Vani.
" Hadeh ......Emang ngak pengen nambah Van kaya Maya tuh empat beb." kata Desi
" Sudah ngak kuat ngejan oey, kalo bikin nya sih ok aja " kata Vani
" Hahaha......bisa aja lho Van " kata Maya.
" Jelas itu May dia kan paling rajin digenjot mana nambah mulu " sindir Desi
" Hadeh...... bilang aja pengen..Tapi gengsi minta jatah kalo Alex sibuk . Kalo gue mah cuek aja. Samperin beres deh . Ngak bakal nolak tuh laki bila dirayu " kata Vani.
" Kaya kucing garong dong." kata Desi.
" Iya lah tapi tepatnya ulat gatal , senggol aja pasti nyosor " kata Vani terkekeh.
Membuat Maya dan Desi ikut tertawa. mendengar curhatan Vani .
""*****Numpang promosi guys baca novel baru ya bila ada waktu nya
Kalian yang punya waktu ikut baca ya . ini novel author yang ketiga ***
__ADS_1